MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Ikuti Workshop Civil-Military Collaboration in Emergency Preparedness

Lembaga kemanusiaand an kegawatdaruratan medis MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) menjadi salah satu peserta Workshop Civil-Military Collaboration in Emergency Preparedness yang digelar oleh Universitas Pertahanan (Unhan) RI dan WHO. Workshop diadakan pada Sabtu – Minggu/12 – 13 Agustus 2023 bertempat di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam workshop ini, MER-C diwakili oleh dr. Naenda Stasya, MARS selaku Ketua MER-C Training Center (MTC), lembaga pelatihan MER-C yang berfokus pada pelatihan kegawatdaruratan dan kebencanaan. Kolaborasi sipil-militer merupakan program inisiasi untuk berbagi wawasan dan langkah nyata menghadapi tantangan darurat kesehatan serta memperkuat kapasitas sistem kesehatan nasional. Workshop ini juga bertujuan meningkatkan kolaborasi dan koordinasi antarinstitusi, baik sipil maupun militer, dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan tanggap darurat mengatasi ancaman global. Kegiatan diadakan secara hybrid (daring dan luring) dan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari 11 peserta perwakilan ASEAN dan Timor-Leste, serta 24 peserta nasional yang berasal dari Unhan RI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, Pusat Kesehatan TNI, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, Palang Merah Indonesia, POLRI, MER-C, MDMC Muhammadiyah, dan Universitas Indonesia.

MER-C Berikan Pelatihan Emergency First Response (EFR) kepada Komunitas Forum Potensi Tangerang Selatan

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), memberikan pelatihan Emergency First Response (EFR) kepada anggota Forum Potensi Tangerang Selatan, Sabtu/29 Juli 2023. Pelatihan diikuti oleh sekitar 50 orang peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk anggota komunitas, relawan, dan para pemuda yang ingin berkontribusi positif dalam masyarakat.                         Pelatihan diadakan di Villa Darul Ikhlas – Sinergi Foundation, Tangerang Selatan, dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat awam dalam memberikan pertolongan pertama pada situasi darurat yang ditemukan sehari-hari. Instruktur MER-C yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari para relawan medis terlatih dan berpengalaman baik di rumah sakit maupun lokasi bencana mengajarkan peserta mengenai berbagai aspek dalam pertolongan pertama. Pelatihan diberikan dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif dilanjutkan dengan praktek berkelompok. Hal ini untuk memastikan peserta memahami setiap materi yang telah dipaparkan.                           “Kami menyambut dengan tangan terbuka kerjasama ini. MER-C melalui MER-C Training Center dapat berbagi ilmu dan pengalaman melalui pelatihan EFR kepada anggota Forum Potensi Tangerang Selatan karena keterampilan dasar EFR penting untuk dimiliki oleh berbagai elemen masyarakat. Semakin banyak masyarakat awam yang memiliki kemampuan ini, maka semakin banyak orang yang dapat diselamatkan dari kematian maupun kecacatan. Selain itu, kolaborasi bersama dengan berbagai lembaga kerelawanan adalah langkah yang baik untuk terus dilanjutkan kedepannya. Hal ini berpotensi untuk dapat saling belajar dan bekerjasama satu sama lain” kata dr. Naenda Stasya, MARS, Ketua MER-C Training Center. Para peserta tampak bersemangat dan antusias mengikuti setiap materi pelatihan hingga akhir acara. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, anggota Forum Potensi Tangerang Selatan siap berperan aktif dalam memberikan pertolongan pertama di tengah-tengah masyarakat. Keahlian mereka dalam merespons situasi darurat diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif dan menyelamatkan lebih banyak nyawa dalam berbagai keadaan krisis.                           Turut hadir dan memberikan sambutan pada acara pelatihan adalah Lurah dan TNI Bhabinkamtibmas Tangerang Selatan. Sementara, peserta pelatihan berasal dari perwakilan elemen Masyarakat Tangerang Selatan, diantaranya yaitu BPBD Kota Tangerang Selatan, BSI Maslahat, Cantigi Anawidri Indonesia, Pemadam KebakaranTangerang Selatan, ERDAMS FKM UMJ, Forum Pembauran Kebangsaan, Gencar, Helix Corps, HW UMJ, Kokam Tangerang Selatan, Komite Kemanusiaan Indonesia, Komunitas Ojol Tangerang Selatan, LKC Dompet Dhuafa, Menwa Universitas Pamulang, Pelopor Rescue Center, PMI Kota Tangerang Selatan, POSRAYA Indonesia, Relawan Nusantara (Jakarta Timur), Rufaidah Humanity Care, Rumah Zakat, Satpol PP Tangerang Selatan, Speed (Serikat Pengemudi Daring) Kota Depok, Mahasiswa UIN Jakarta, Wahana Muda Indonesia (WMI), Yayasan Cordova Syariah, RPAI Tangerang Raya, PKS Tangerang Selatan, BSMI Kota Depok, BSMI Kota Bogor, dan IEA Tangerang Selatan, dan beberapa peserta individu.  

Silahkan bertanya?