MER-C Kirim Tim Lanjutan ke Wilayah Gempa di Pasaman Sumbar
Minggu malam (28 Feb 2022) sekitar pkl 22.00, MER-C mengirimkan tim medis lanjutan ke wilayah gempa bumi Pasaman, Sumatera Barat. Tim terdiri dari1. Dr. Muhammad Zuhdi (Ketua Tim)2. Taufik Nursidik (Perawat)3. Izzati Rozi Zulmi, ST ( Tim Transportasi & Logistik)4. Abdul Qodir Muftie (Tim Transportasi & Logistik) Tim yang diketuai oleh dr. Muhammad Zuhdi, berangkat dari Jakarta dengan menggunakan armada double cabin yang diharapkan bisa memudahkan pergerakan tim ke wilayah-wilayah pelosok yang belum dan masih membutuhkan bantuan medis. Tim akan bertugas selama 1 minggu ke depan, menggantikan Tim Advance dari Padang dan Medan yang saat ini sedang bertugas di sana. Dukungan dan Bantuan dapat disalurkan melalui : Rekening Kemanusiaan MER-CBSI – BSM, 701.565.8899BCA, 686.0099339Atas nama Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut:Call Center MER-C : 0811990176Website : www.mer-c.orgFB & Youtube : MER-C IndonesiaTwitter & IG : @mercindonesia
Tim MER-C Tiba di Lokasi Gempa Malampah, Pasaman

Jum’at malam/25 Februari 2022, sekitar pukul 18.00 waktu setempat, Tim advance MER-C yang bergerak dari Batipuh Sumbar pasca bencana gempa bumi 6,2 SR mengguncang Pasaman dan sekitarnya pada Jum’at pagi, akhirnya tiba di lokasi bencana, tepatnya di Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman Timur. “Saat kami tiba tadi malam, belum ada bantuan yang masuk ke daerah Malampah. Nakes juga belum ada,” ungkap Wirsal, relawan perawat MER-C yang melakukan assessment awal. “Belum ada posko Induk dan media center, infonya baru hari ini katanya akan dibuat, namun belum ada gambaran di daerah mana akan dibangun. Warga membangun tenda-tenda di depan rumah mereka,” ujarnya. Akibat gempa, di daerah Malampah tepatnya di desa Guguang dilaporkan sebanyak enam warga belum ditemukan. Di desa Melayu sebanyak lima warga meninggal dunia. Empat orang diantaranya sudah dimakamkan, sementara satu orang lagi masih dalam pencarian karena tertimbun reruntuhan bangunan. Gempa susulan berskala lebih kecil masih terus terjadi. Untuk korban luka-luka ditangani di RS sekitar seperti RSUD Jambak Pasbar dan RS Yarsi. Korban yang tidak dapat ditangani dirujuk ke RS yang lebih besar seperti RS M. Djamil di Padang. Diperkirakan masih ada korban-korban di lapangan yang belum mau dan belum bisa dibawa ke RS, namun jumlahnya belum bisa dipastikan. Tim melaporkan sempat terjebak di desa terdampak karena akses menuju lokasi pada Jum’at malam sempat terputus akibat air meluap sampai ke jalan. Namun sekitar Sabtu/26 Februari 2022, pukul 4 pagi dengan bantuan alat berat akhirnya jalan dapat diakses kembali dan Tim MER-C bisa melanjutkan assessment ke desa-desa terdampak lainnya. “Di sini listrik dan jaringan internet padam total, namun untuk jaringan telepon masih ada di titik titik tertentu. Untuk masuk ke desa-desa terdampak selain jalan yang sempit aksesnya juga mendaki,” tambahnya. Sementara, lima relawan tambahan yang berangkat dari Medan masih dalam perjalanan menuju lokasi bencana. Jika diperlukan, selain tim medis umum, MER-C akan menurunkan Tim Bedah untuk membantu penanganan operasi para korban gempa. Dukungan dan bantuan bagi program ini dapat disalurkan melalui : Rekening Kemanusiaan MER-CBSI – BSM, 701.565.8899BCA, 686.0099339Atas nama Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut :Call Center MER-C : 0811990176Website : www.mer-c.orgFB & Youtube : MER-C IndonesiaTwitter & IG : @mercindonesia
Gempa 6,1 SR Guncang Sumbar, MER-C Kirim Tim Medis

Gempa bumi berkekuatan 6,1 SR mengguncang wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat/25 Februari 2022. Gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 8.35 waktu setempat, berdasarkan data sementara telah menyebabkan 7 warga meninggal dunia, puluhan warga luka-luka dan sebanyak 5.000 warga terpaksa mengungsi yang tersebar di 35 titik pengungsian. Gempa susulan dikabarkan telah terjadi sebanyak 40 kali. Pada hari kejadian bencana terjadi, MER-C Indonesia segera menurunkan tim relawan medisnya. Tim advance yang terdiri dari satu perawat dan satu supir yang berada di Batipuh, Sumatera Barat, pada pukul 2 siang langsung bergerak ke lokasi bencana. Jarak tempuh via darat diperkirakan akan memakan waktu sekitar 5 jam. Sementara itu, pada Jum’at malamnya/25 Februari 2022, Tim lanjutan yang terdiri dari dua dokter umum, satu perawat dan dua mahasiswa kedokteran juga berangkat dari Medan, Sumatera Utara menuju ke lokasi bencana di Pasaman. Tim advanve akan bertugas hingga satu minggu ke depan untuk melakukan assessment awal dan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak bencana. Dukungan dan bantuan bagi program ini dapat disalurkan melalui : Rekening Kemanusiaan MER-CBSI – BSM, 701.565.8899BCA, 686.0099339Atas nama Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut :Call Center MER-C : 0811990176Website : www.mer-c.orgFB & Youtube : MER-C IndonesiaTwitter & IG : @mercindonesia
MER-C for PALU & DONGGALA

Lombok belum lagi pulih, ujian bencana menerpa belahan bumi Indonesia lainnya. Jum’at/28 September 2018, gempa bumi berkekuatan 7,7 SR disertai tsunami menerjang wilayah Palu, Donggala dan sekitarnya. Jumlah korban jiwa dan luka masih terus diverifikasi. MER-C melalui Cabangnya di Makassar hari ini (Sabtu/29 September 2018) telah bergerak ke lokasi bencana untuk melakukan Initial Assessment of Disaster. MER-C juga menyiapkan Tim Nasional untuk diberangkatkan sebagai tim medis lanjutan. Kepedulian dan bantuan Bapak/Ibu/Sahabat bagi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala & sekitarnya dapat disalurkan melalui : BCA, 686.0099339BSM, 701.5658.899BNI Syariah, 303.2000.922 Semua rekening atas nama :Medical Emergency Rescue Committee Info :www.mer-c.orgFB : MER-C IndonesiaCall Center : 0811990176 #mercpedulipaludonggala#mercpedulilombok
Assessment ke Dusun Pepandah Yang Belum Tersentuh Bantuan

Rabu/5 September 2018, Tim MER-C bagian logistik melakukan assessment di desa Rempek, dusun Pepandah Rt 3, kec. Gangga, kab. Lombok Utara. Kondisi pengungsian jauh dari jalan utama dan wilayah ini juga belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali, baik bantuan medis maupun logistik. Tim juga mengecek sumber air warga yang berada di bawah pohon besar untuk memastikan penggunaan air yang sehari-hari dikonsumsi warga. Wilayah ini akan menjadi salah satu wilayah mobile clinic dan distribusi bantuan MER-C. ————————————Bantuan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui: BCA, 686.0099339BSM, 701.5658.899BNI Syariah, 303.2000.922 Semua rekening atas nama :Medical Emergency Rescue Committee Info :www.mer-c.orgFB : MER-C IndonesiaCall Center : 0811990176 #mercpedulilombok
Jemput Bola, MER-C Datangi Pasien Patah Tulang Korban Gempa

Lombok Utara, MINA – Tim mobile clinic medis kemanusiaan MER-C melakukan aksi jemput bola kepada tiga korban gempa yang menderita patah tulang di Dusun Kertaraharja, Desa Genghelang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (13/8). Kepala Dusun Kertaraharja, Khoirul Hadi sebelumnya menghubungi tim MER-C yang berada di Rumah Sakit Tanjung, ibu kota Kabupaten Lombok Utara. Setelah mengecek langsung kondisi korban, tim dokter MER-C memutuskan, ketiga pasien harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan, mengingat kondisinya yang semakin memburuk Tim MER-C akan membawa korban ke RS Tanjung dan RS Awet Muda untuk segera dilakukan operasi. “Semua biaya pengobatan sepenuhnya akan ditanggung oleh Tim MER-C mengingat para korban masih dalam kondisi kekurangan akibat musibah gempa,” kata Widi Kusnadi wartawan MINA melaporkan dari Dusun Kertaraharja. Widi mengatakan, seluruh rumah warga yang ada di dusun tersebut hancur rata dengan tanah. Tidak ada satu bangunan pun yang bisa digunakan untuk tempat tinggal. (L/P2/RI-1) Sumber : https://minanews.net/jemput-bola-tim-medis-mer-c-datangi-pasien-patah-tulang-korban-gempa/
MER-C Turunkan Tim Nasional untuk Gempa Lombok

Lombok berduka dan hampir lumpuh pasca 2 gempa besar mengguncang wilayah ini pada Minggu/29 Juli 2018 dengan kekuatan 6,4 SR dan diikuti dengan gempa yang lebih besar berkekuatan 7 SR, Minggu/5 Agustus 2018, hanya dalam jangka waktu sepekan. Namun pola bencana gempa Lombok kali ini tidak biasa. BMKG merilis sampai dengan 13 Agustus 2018 pukul 10.00 WITA tercatat sebanyak 593 gempa susulan terjadi di Lombok. Kebanyakan gempa susulan yang terjadi tidak besar, terasa hanya seperti getaran atau goyangan kecil. Namun satu gempa susulan yang terjadi pada hari Kamis/9 Agustus 2018 terasa cukup besar. Gempa dengan kekuatan 6,2 SR, mengejutkan Tim bedah MER-C yang saat itu tengah melakukan tindakan operasi pada pasien korban gempa di lantai 4 RSU Provinsi Mataram, setelah dinyatakan aman untuk digunakan. Gempa membuat para dokter dan pasien panik bahkan sampai ada yang berlarian. Pelayanan medis di RSU ini akhirnya dihentikan dan dipindahkan ke tempat lain yang lebih aman. Gempa susulan diperkirakan akan terus terjadi hingga beberapa waktu ke depan. Merespon bencana gempa bumi Lombok, MER-C Indonesia telah menurunkan Tim Nasionalnya untuk tanggap bencana dan melakukan pertolongan medis dan tindakan operasi. MER-C juga menetapkan Lombok sebagai wilayah misi kemanusiaan jangka panjang. Hal ini disampaikan saat konferensi pers mengenai “Hasil Temuan dan Pernyataan MER-C Menyikapi Gempa Lombok dan Action Plan ke Depan” yang digelar di Kantor Pusat MER-C, Selasa/14 Agustus 2018. Hingga saat ini, MER-C telah menurunkan 31 relawan dengan rincian 6 dokter spesialis, 12 dokter umum, 5 perawat, dan 8 relawan non medis. Kamis/16 Agustus 2018 akan dikirimkan tim lanjutan yang terdiri 10 relawan medis dengan berbagai keahlian untuk mendukung program kemanusiaan MER-C di Lombok. Pengiriman Tim akan terus dilakukan secara rolling dan terjadwal hingga beberapa bulan ke depan. Sementara data yang masuk sampai dengan hari Sabtu/11 Agustus 2018, Tim Bedah MER-C telah melakukan 14 tindakan operasi dan Tim mobile clinic telah melayani 505 pasien korban gempa dengan menyusuri desa-desa yang belum tersentuh bantuan di Lombok Utara. Pada Fase Akut MER-C membentuk 4 tim kecil sbb: 1. Tim Mobile Clinic untuk melakukan case finding, fokus di Lombok Utara2. Tim Rujuk Balik dan Kontrol untuk mengawasi perawatan pasien di tempat penampungan sementara3. Tim Perawatan Pasien Bangsal4. Tim Bedah, saat ini bertugas di RSUD Awet Muda, Narmada Lombok Barat Untuk mendukung kerja medis di lapangan, Senin malam/13 Agustus 2018, MER-C mengirimkan satu truk berisi bantuan medis dan kemanusiaan untuk Lombok diantaranya tenda-tenda dan peralatan guna pembukaan RS Lapangan di Lombok Utara. MER-C juga mengirimkan kendaraan operasional berupa satu unit ford ranger dan dua unit motor trail untuk memperluas jangkauan mobile clinic MER-C. Dukungan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui: BCA, 686.0099339BSM, 701.5658.899BNI Syariah, 303.2000.922 Atas Nama: Medical Emergency Rescue Committee Info:Website : www.mer-c.orgCall Center : 0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok
MER-C Kirim Ambulans Bantu Operasi Korban Gempa Lombok

Dinamika penanganan korban gempa di Lombok masih sangat fluktuatif. Menyusul gempa Kamis lalu/9 Agustus 2018, manajemen RSU Propinsi Mataram hanya mengijinkan penggunaan ruang operasi sentral untuk tindakan bedah ringan semisal debridement. Untuk operasi besar, terpaksa dilakukan di RS lain seraya menunggu pendirian Kamar Operasi Lapangan selesai. Inisiatif MER-C untuk memulai tindakan operasi di RS Awet Muda (RSAM), Narmada adalah tepat dan mulai menunjukkan hasil. Pasien-pasien yang sebelumnya antri di RSU Propinsi, mulai dikirimkan ke RSAM untuk menjalani operasi yang dilakukan oleh Tim Bedah MER-C berkolaborasi dengan PABOI Jaya dan Departemen Orthopaedi FKUI/RSCM. Kendala yang timbul adalah kurangnya ambulans untuk transport antar RS. Namun kondisi ini tidak berlaku lama karena ambulans MER-C Cabang DI Yogyakarta tiba di Lombok, Sabtu pagi ini/11 Agustus 2018 setelah melalui jalan darat. Tak hanya kendaraan, ambulans juga membawa serta 4 orang relawan sbb: 1 dokter, 1 perawat, 1 orang logistik dan 1 supir. Tanpa menunggu lama, ambulans langsung aktif menjemput pasien dari RSU Propinsi Mataram untuk dilakukan tindakan operasi di RSAM. Serah terima pasien ditemani dokter MER-C Cabang Medan yang ditarik dari lokasi mobile clinic di Kec. Kayangan, Lombok Utara untuk mendukung operasional RSAM. Direncanakan Sabtu sore ini (11 Agustus 2018) dan Senin sore (13 Agustus 2018), tim medis baru dari Jakarta dan Yogyakarta berisikan dokter ahli ortopaedi, dokter ahli anestesi, perawat bedah, perawat dan tim logistik akan datang untuk membantu operasional RSAM dan realisasi rencana pendirian RS Lapangan di Kab. Lombok Utara. Dukungan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui : BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama : Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok#BersatuMenolongNegeri
Pindah ke Narmada, MER-C Lanjutkan Operasi Korban Gempa

Pasca gempa berkekuatan 6,2 SR yang terjadi Kamis, 9 Agustus 2018 pukul 13.25 WITA, pelayanan medis di RS Propinsi Mataram terhenti. Manajemen RS Propinsi memutuskan memindahkan seluruh pasien dan tindakan ke RS Lapangan yang dibangun di halaman RS. Hal ini membuat antrian pasien operasi semakin panjang. Beberapa pasien bahkan dirujuk ke RS lain. Menyikapi hal tersebut, tim medis MER-C bergerak cepat mencari alternatif RS yang masih aman untuk melakukan tindakan operasi dan perawatan pasien. Dipilihlah RS Awet Muda (RSAM) yang berlokasi di daerah Narmada, sekitar 30 menit perjalanan dari RS Propinsi Mataram. Sebagai rumah sakit tipe D, RS ini memiliki fasilitas kamar operasi dan perawatan yang mencukupi. Dengan ijin penggunaan dari direktur RSAM dan dokter bedah yang bertugas disana, tim bedah MER-C juga meminta kepada Dinas Kesehatan untuk dapat menarik dan mengerjakan operasi pasien di RSAM. Dan siang tadi, Jumat 10 Agustus 2018, tim bedah melakukan operasi perdana terhadap pasien dengan diagnosa patah tulang tungkai kiri. Kita berharap agar masyarakat terdampak gempa di Lombok bisa bersabar menghadapi bencana. Dan tim medis yang bertugas diberikan kekuatan, kesehatan dan keamanan agar bisa terus memberikan bantuan kepada para korban yang membutuhkan. Dukungan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui : BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama :Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok
MER-C Tim Medis Pertama Capai Desa Salut

Kamis, 9 Agustus 2018, tim mobile clinic MER-C berangggotakan dr. Miftahul Masruri, dr. Akita Akbar, dr. Lia Rahmarini, Kipa Jundapri, Islamiyah Samaun, bersama tim MER-C Mataram masih menyisiri wilayah- wilayah gempa terparah di Lombok Utara. Kali ini wilayah yang dituju adalah dusun Salut Timur, desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kab. Lombok Utara. Tim MER-C merupakan yang pertama melakukan pertolongan medis di desa itu pasca gempa yang terjadi Ahad (5/8) lalu yang melanda NTB. Data pejabat desa setempat menyatakan, korban meninggal di desa tersebut 14 orang. Sementara korban luka ringan dan berat baru mendapat pengobatan setelah tim MER-C tiba di desa. Desa Salut memiliki delapan dusun, yaitu Salut timur, Kendal Barat, Montong Singgang, Tunjang Besi, Tanak Sebang, Nursnjong, Sambitintang, dan Lokok Beru. Kondisi desa Salut masih mencekam. Listrik belum menyala sejak tragedi gempa. Masyarakat masih trauma. Hampir semua rumah warga hancur (90 persen). Selain bantuan pengobatan medis, hal yang mendesak adalah kebutuhan air bersih. Selama ini warga mengandalkan air PAM desa. Sejak gempa, saluran air terputus hingga warga belum mendapat air bersih hingga saat ini. Gempa Ditengah Operasi Sementara itu, Tim Bedah MER-C bersama tim bedah lainnya masih berfokus membantu pasien-pasien korban gempa dari berbagai daerah yang dirujuk ke RSU Mataram. Tim melakukan _ward triage_ utk menentukan prioritas pasien yang dioperasi, lalu dilanjutkan dengan kegiatan operasi. Ditengah operasi, tim dikejutkan dengan gempa cukup besar berkekuatan 6,2 SR, membuat dokter dan pasien panik sampai ada yang berlarian. Sementara, Tim berlindung di tepi-tepi dinding lantai 4, tempat kamar operasi berada. Setelah gempa mereda, operasi segera diselesaikan dan lanjut briefing dengan Direktur RS serta tim lainnya. Diputuskan untuk menghentikan pelayanan di RS Mataram dan mencari alternatif pelayanan bedah di RS lain, atau dengan menggunakan tenda atau kontainer.Dukungan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui : BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama :Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok