MER-C Berikan Pelatihan Emergency First Response (EFR) kepada Komunitas Forum Potensi Tangerang Selatan

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), memberikan pelatihan Emergency First Response (EFR) kepada anggota Forum Potensi Tangerang Selatan, Sabtu/29 Juli 2023. Pelatihan diikuti oleh sekitar 50 orang peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk anggota komunitas, relawan, dan para pemuda yang ingin berkontribusi positif dalam masyarakat. Pelatihan diadakan di Villa Darul Ikhlas – Sinergi Foundation, Tangerang Selatan, dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat awam dalam memberikan pertolongan pertama pada situasi darurat yang ditemukan sehari-hari. Instruktur MER-C yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari para relawan medis terlatih dan berpengalaman baik di rumah sakit maupun lokasi bencana mengajarkan peserta mengenai berbagai aspek dalam pertolongan pertama. Pelatihan diberikan dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif dilanjutkan dengan praktek berkelompok. Hal ini untuk memastikan peserta memahami setiap materi yang telah dipaparkan. “Kami menyambut dengan tangan terbuka kerjasama ini. MER-C melalui MER-C Training Center dapat berbagi ilmu dan pengalaman melalui pelatihan EFR kepada anggota Forum Potensi Tangerang Selatan karena keterampilan dasar EFR penting untuk dimiliki oleh berbagai elemen masyarakat. Semakin banyak masyarakat awam yang memiliki kemampuan ini, maka semakin banyak orang yang dapat diselamatkan dari kematian maupun kecacatan. Selain itu, kolaborasi bersama dengan berbagai lembaga kerelawanan adalah langkah yang baik untuk terus dilanjutkan kedepannya. Hal ini berpotensi untuk dapat saling belajar dan bekerjasama satu sama lain” kata dr. Naenda Stasya, MARS, Ketua MER-C Training Center. Para peserta tampak bersemangat dan antusias mengikuti setiap materi pelatihan hingga akhir acara. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, anggota Forum Potensi Tangerang Selatan siap berperan aktif dalam memberikan pertolongan pertama di tengah-tengah masyarakat. Keahlian mereka dalam merespons situasi darurat diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif dan menyelamatkan lebih banyak nyawa dalam berbagai keadaan krisis. Turut hadir dan memberikan sambutan pada acara pelatihan adalah Lurah dan TNI Bhabinkamtibmas Tangerang Selatan. Sementara, peserta pelatihan berasal dari perwakilan elemen Masyarakat Tangerang Selatan, diantaranya yaitu BPBD Kota Tangerang Selatan, BSI Maslahat, Cantigi Anawidri Indonesia, Pemadam KebakaranTangerang Selatan, ERDAMS FKM UMJ, Forum Pembauran Kebangsaan, Gencar, Helix Corps, HW UMJ, Kokam Tangerang Selatan, Komite Kemanusiaan Indonesia, Komunitas Ojol Tangerang Selatan, LKC Dompet Dhuafa, Menwa Universitas Pamulang, Pelopor Rescue Center, PMI Kota Tangerang Selatan, POSRAYA Indonesia, Relawan Nusantara (Jakarta Timur), Rufaidah Humanity Care, Rumah Zakat, Satpol PP Tangerang Selatan, Speed (Serikat Pengemudi Daring) Kota Depok, Mahasiswa UIN Jakarta, Wahana Muda Indonesia (WMI), Yayasan Cordova Syariah, RPAI Tangerang Raya, PKS Tangerang Selatan, BSMI Kota Depok, BSMI Kota Bogor, dan IEA Tangerang Selatan, dan beberapa peserta individu.
ILUNI FKUI’98 dan MER-C Training Center Gelar Pelatihan Simulasi Penanggulangan Bencana
Ikatan Alumni Universitas Indonesia Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI 1998) bekerjasama dengan MER-C Training Center (MTC) menggelar pelatihan Simulasi Penanggulangan Bencana Bidang Kesehatan. Pelatihan berlangsung selama dua hari, 28 – 29 Januari 2023 bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalies FKUI ke-73 tahun. Ketua MER-C Training Center, dr. Naenda Stasya, MARS bersyukur MER-C Training Center mendapat kepercayaan dari ILUNI FKUI sebagai penyelenggara pelatihan. “Kami bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan ILUNI FKUI’98 yang telah menunjuk MER-C Training Center untuk memberikan pelatihan Simulasi Penanggulangan Bencana bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran UI. Sekitar 30 mahasiswa FKUI mengikuti pelatihan ini,” ujarnya. Naenda menjabarkan bahwa pelatihan diselenggarakan dengan menggabungkan lima metode, yaitu kuliah umum dan diskusi, presentasi dan pembahasan kasus, praktikum atau skill station, team building dan terakhir simulasi bencana. Narasumber pelatihan adalah para relawan MER-C yang memiliki latar belakang pendidikan spesialis emergency medicine serta telah bepengalaman di berbagai wilayah perang, konflik dan bencana alam baik di dalam maupun di luar negeri. Selain itu, MER-C Training Center juga melibatkan narasumber berkompeten lainnya baik dari ILUNI FKUI, Basarda (Badan SAR Daerah) dan IRRES (Indonesian Rescue). MTC (MER-C Training Center) merupakan bagian dari Yayasan MER-C yang bergerak di bidang pelatihan kegawatdaruratan medis dan keahlian medis lainnya. Sebelumnya, pada bulan Oktober 2022 lalu, MER-C Training Center juga telah memberikan pelatihan serupa kepada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (UNIMAL), Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 28-30 Oktober 2022 itu berlangsung di Pos TNI AL Rancong, Lhokseumawe dan diikuti oleh 110 mahasiswa.
Program Praktisi Mengajar, Kontribusi MER-C dan FK Malikussaleh Dalam Bidang Kedokteran Bencana

Jakarta, MER-C – Selama bulan September – Oktober 2022, Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, di Lhokseumawe, Aceh, menggandeng MER-C untuk mengisi modul Kedokteran Bencana yang menjadi bagian kurikulum pendidikan dokter. Kegiatan ini merupakan bagian dari program praktisi mengajar yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Topik yang diampu oleh Tim MER-C adalah “Ethic and Legal Issue in Disaster”, “Physical, Mental, and Physcho Social Impact of Disaster”, “Stakeholder of National, Regional and International Disaster”, “Hospital Disaster Plan” dan “Rapid Health Assessment”. Menurut dr. Hadiki Habib, SpPD, SpEm, relawan MER-C yang terlibat sebagai praktisi pengajar, diskusi terkait Kedokteran Bencana dilaksanakan secara daring dari Jakarta kepada mahasiswa kedokteran Universitas Malikussaleh di Lhokseumawe, Aceh. Fokus diskusi adalah pemaparan pengalaman praktis Tim MER-C dalam kebencanaan serta teori-teori pendukung. Terdapat dua kelas yang mengikuti modul dan masing-masing kelas melaksanakan lima pertemuan. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memperkenalkan bidang Kekedokteran bencana sejak dini kepada mahasiswa kedokteran, sehingga dapat dibangun minat, mendapatkan wawasan dan gambaran aktivitas profesional yang peluang kerjanya sangat terbuka luas, baik dalam kegiatan mitigasi, kesiapsiagaan, respon bencana, dan rehabilitasi pasca bencana.
MER-C Training Center Mengadakan Pelatihan di Stikes PHI

MER-C Training Center (MTC) mengadakan pelatihan Basic Surgical Skill and Sirkumsisi di Stikes Husada Persada Indonesia (Stikes PHI). Pelatihan ini merupakan program tahunan yang rutin diadakan untuk mengasah keahlian pada mahasiswanya. Antusias peserta sangat terlihat jelas pada saat pemberian materi dan praktek dengan menggunakan manekin. MER-C Training Center (MTC). MER-C training Center merupakan bagian dari Yayasan MER-C yang bergerak dibidang pelatihan kegawatdaruratan medis dan keahlian medis lainnya. Info :Website : www.mer-c.orgMTC Center : 0812 8444 7594FB : MER-C IndonesiaIG : @mercindonesiaTwitter : @mercindonesia #together_we_learn_something_useful