MER-C Memuji Sikap PM Inggris Sunak Batalkan Wacana Liz Truss

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia memuji sikap Perdana Menteri Inggris yang baru, Rishi Sunak yang membatalkan wacana PM Inggris sebelumnya, Liz Truss. yang berencana memindahkan Kedutaan Besar Inggris dari Tel Aviv ke Yerusalem. Hal ini diungkapkan Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad menanggapi pernyataan juru bicara Sunak yang dengan tegas menyebutkan bahwa tidak ada rencana untuk memindahkan Kedutaan Besar Inggris di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, dilansir AFP, Kamis (3/11/2022). “MER-C memuji sikap dan keberanian PM Sunak yang membatalkan wacana PM Truss walaupun ada pertentangan dan cibiran sinis dari Israel,” ujar Sarbini. “Kami mendukung langkah PM Sunak karena merupakan upaya yang produktif untuk menciptakan perdamaian di Palestina,” tambahnya. Lebih lanjut, Sarbini berharap Inggris di bawah pemerintahan PM Rishi Sunak bisa memainkan peran yang lebih optimal dalam membantu penyelesaian konflik Palestina – Israel. “Hadirnya Israel karena andil Inggris melalui Deklarasi Balfour. Oleh sebab itu, kita berharap Inggris bisa berperan optimal dalam masalah ini,” lanjut Sarbini. Untuk itu, menurutnya Inggris mempunyai tanggung jawab moral dan sejarah untuk menyelesaikan masalah Palestina – Israel. “Inggris tidak bisa lepas tangan dari permasalahan Palestina,” katanya.
Terpilihnya PM Anthony Albanese, Angin Segar Bagi Palestina

Anthony Albanese, Pemimpin Partai Buruh Australia akhirnya terpilih menjadi Perdana Menteri Australia yang baru setelah partainya memenangkan Pemilihan Nasional Australia pada Sabtu (21/5). MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) Indonesia menyambut baik dan mengucapkan selamat atas terpilih Anthony Albanese menjadi Perdana Menteri Australia ke-31 menggantikan Scott Morisson. Kemenangan Anthony dapat dikatakan memberikan angin segar bagi Palestina. Hal ini dikarenakan Anthony berasal dari Partai Buruh yang lebih ramah dengan Palestina. Sosoknya selama ini dikenal sebagai pendukung kuat Palestina dan pengkritik keras kebijakan-kebijakan Israel. Anthony dan partai yang dipimpinnya juga aktif menyerukan pengakuan negara Palestina merdeka melalui solusi dua negara. Sikap Anthony ini berseberangan dengan Scott Morisson, Perdana Menteri Australia sebelumnya yang dikenal pro Israel dan sangat bersahabat dengan Israel. Dalam konflik Palestina Israel, selama ini Australia menempatkan diri dalam posisi membela kepentingan Israel. Lobi-lobi Israel di Pemerintahan dan Legislatif sangat mempengaruhi warna kebijakan luar negeri Australia. Sebagai Ketua Presidium MER-C, sebuah Lembaga sosial medis untuk kemanusiaan dan perdamaian dimana Palestina turut menjadi focus perhatiannya, Sarbini Abdul Murad mengharapkan agar Anthony Albanese dapat menjadi pemimpin terdepan dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Semoga ia dapat melihat konflik Palestina Israel secara lebih humanis serta proprosional dan tidak bergeming terhadap tekanan.