MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

EMT MER-C Lakukan Prosedur Bronkoskopi Pasien Paru di RS Nasser Gaza

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-14, dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., melakukan prosedur bronkoskopi terhadap sejumlah pasien dengan gangguan pernapasan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza Selatan. Prosedur medis ini dilakukan pada 8 dan 12 Agustus 2026 untuk mengevaluasi serta mendiagnosis kondisi paru-paru pasien. Paparan debu serta kondisi lingkungan di tenda pengungsian yang kurang memadai menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya keluhan saluran pernapasan pada warga. Tindakan bronkoskopi dilakukan dengan memasukkan alat khusus ke dalam saluran napas untuk melihat kondisi bagian dalam paru secara langsung. Prosedur ini krusial dalam menentukan langkah penanganan lanjutan agar pasien dapat memperoleh terapi yang tepat. Meskipun menghadapi keterbatasan fasilitas dan sarana kesehatan di wilayah konflik, tim EMT MER-C berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan medis spesialis yang optimal bagi masyarakat Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DcDxHsxzYkh/?igsh=MThrOXY1c3BuaWhwdg== https://www.facebook.com/share/v/19AP3bSyZ7/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVLfdkWQ

EMT MER-C Tangani Pasien Pneumonia di RS Nasser Gaza Selatan

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-14, dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., menangani sejumlah pasien dengan pneumonia di Rumah Sakit Nasser, Gaza Selatan. Salah satu pasien yang ditangani pada 4 Agustus adalah seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun. Dr. Shinta melakukan prosedur pleurosentesis untuk mengambil cairan yang menumpuk di rongga paru akibat peradangan. Cairan tersebut kemudian diperiksa untuk membantu mengetahui penyebabnya. Tindakan ini juga membantu mengurangi penumpukan cairan sehingga pasien dapat bernapas lebih lega. Setelah mendapatkan penanganan, kondisi pasien stabil dan sudah diizinkan untuk pulang. Pada 10 Agustus, dr. Shinta kembali menangani seorang pasien laki-laki. Pasien tersebut mengalami penumpukan cairan di area paru yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan hasil CT scan, ditemukan massa di paru-paru kanan. Pasien direncanakan menjalani prosedur bronkoskopi untuk mengetahui kondisi lebih lanjut. “Insyaallah akan dilakukan tindakan bronkoskopi jika keluarga dan DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan) dari bagian penyakit dalam menyetujui,” ujar dr. Shinta. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/Db7l2iLE8Ep/?igsh=cTZndW12Ym5zOWdz https://www.facebook.com/share/v/1DLJGi36vY/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4w8BFXT

Tiba di Gaza, EMT MER-C ke-14 Langsung Bergerak Jalankan Misi Kemanusiaan

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia ke-14 telah berhasil memasuki Jalur Gaza pada 28 Juli 2026. Saat ini, tim mulai bergerak menjalankan tugas kemanusiaan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza. EMT ke-14 terdiri atas tiga relawan medis, yaitu dokter spesialis paru dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., dokter spesialis anestesi dr. Lius Hariman, Sp.An., serta perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Mereka bertolak dari Jakarta menuju Yordania pada 20 Juli 2026. Mengawali penugasan, tim mengunjungi MER-C Indonesia Medical Center di Al Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan, yang saat ini menjadi salah satu tumpuan layanan kesehatan bagi warga di kawasan padat pengungsi tersebut. dr. Lius Hariman, yang untuk pertama kalinya bertugas di Gaza, mengaku terkesan dengan pelayanan di MER-C Indonesia Medical Center yang diberikan secara gratis untuk siapa pun masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, meskipun seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma, tenaga medis tetap berupaya memberikan pelayanan dengan standar yang baik. Hal itu terlihat sejak proses pendaftaran pasien yang telah dilakukan secara komputerisasi hingga pelayanan pemberian obat. Ia juga menilai ketersediaan obat-obatan di MER-C Indonesia Medical Center cukup lengkap. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/Dbr6x-Bz2Xa/?igsh=MXEwaDE1dzhzZmd1aQ== https://www.facebook.com/share/v/1LXC8pfSCk/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4x9JRQM

MER-C Sambut Kepulangan Dua Liaison Officer EMT dari Misi Kemanusiaan di Kawasan Timur Tengah

Jakarta – MER-C menyambut kepulangan dua Liaison Officer Emergency Medical Team (EMT) ke Tanah Air pada Sabtu (13/6/2026), setelah menyelesaikan tugas kemanusiaan di kawasan Timur Tengah. Dua relawan tersebut adalah Marissa Noriti dan Nanang Khoirino yang memiliki peran penting dalam mendukung berbagai misi kemanusiaan MER-C, khususnya untuk Jalur Gaza. Marissa Noriti bertugas sebagai Liaison Officer MER-C di sejumlah negara di kawasan Timur Tengah, seperti Yordania, Mesir, dan Uni Emirat Arab (UEA), sejak 21 Juli 2025. Marissa terlibat dalam berbagai lini koordinasi, mulai dari pelaksanaan program, pengaturan keamanan, hingga prosedur pengiriman relawan ke Gaza. Sementara itu, Nanang Khoirino berangkat ke Mesir pada 20 April 2026 bersamaan dengan keberangkatan EMT ke-13 menuju Gaza. Dalam misi kali ini, ia bertugas membangun sistem supply chain atau rantai pasok logistik kemanusiaan MER-C. Pembangunan fondasi dan jaringan supply chain kemanusiaan menjadi bagian penting dalam penguatan berbagai program kemanusiaan yang saat ini dijalankan MER-C, tidak hanya di Jalur Gaza tetapi juga di sejumlah negara lainnya. Upaya ini memiliki tantangan yang cukup kompleks sehingga memerlukan penguatan jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari korporasi, pemerintah, lembaga kemanusiaan, hingga organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan WHO. Selengkapnya di link ini #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Sambut Kepulangan Dua Relawan Medis dari Misi Kemanusiaan di Gaza

Jakarta – MER-C Indonesia menyambut kepulangan dua relawan medis yang telah menyelesaikan misi kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina. Kedua relawan tersebut, Nadia Rosi, A.Md.Kep., dan dr. Juli Hartati, Sp.KFR., tiba di Tanah Air pada 31 Mei 2026 setelah menjalankan tugas kemanusiaan sebagai Emergency Medical Team (EMT) MER-C di Gaza. Nadia Rosi kembali ke Indonesia setelah bertugas selama tujuh bulan, sejak Oktober 2025 hingga Mei 2026. Selama bertugas, ia tidak hanya terlibat dalam pelayanan medis, tetapi juga berbagai kegiatan peningkatan kapasitas (capacity building) bagi tenaga kesehatan Gaza, serta melaksanakan banyak program lainnya seperti bantuan musim dingin dan bantuan makanan. Misi kali ini merupakan penugasan ketiganya ke Gaza. Dua misi sebelumnya dijalankan saat situasi perang berlangsung, sementara penugasan terbaru dilakukan pada masa gencatan senjata. “Namun tidak ada perubahan yang signifikan. Saudara-saudara kita di Gaza masih menderita, masih sangat kekurangan, dan masih membutuhkan bantuan dari kita semua,” tuturnya. Sementara itu, dr. Juli telah menyelesaikan tugas selama satu bulan. Ia menjadi dokter spesialis rehabilitasi pertama yang dikirim MER-C ke Gaza. Ia memberikan layanan di MER-C Indonesia Medical Center, Gaza Selatan, serta Rumah Sakit Al-Wafa di Gaza City. “Selama bertugas banyak kemudahan dan bantuan dari rekan-rekan di sana. Hanya saja, untuk dokter rehabilitasi sendiri memang belum ada di Gaza. Yang tersedia saat ini adalah tim rehab fisioterapi dan okupasi terapi,” katanya. Menurut dr. Juli, pelayanan rehabilitasi di Gaza masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama akibat minimnya pasokan listrik dan terbatasnya peralatan. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian pasien harus menunggu lebih lama atau dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapatkan layanan yang dibutuhkan. “Terima kasih untuk MER-C atas kesempatan yang diberikan, sehingga saya bisa melakukan tugas di sana selama satu bulan ini. Terima kasih kepada semua donatur sehingga bantuan yang diberikan sangat membantu masyarakat Gaza,” ujarnya. Selengkapnya di link ini #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Kirim EMT ke-13 untuk Perkuat Layanan Medis di Jalur Gaza

Jakarta — MER-C Indonesia kembali mengirimkan Emergency Medical Team (EMT) ke Jalur Gaza, Palestina, pada Senin (20/4/2026). EMT MER-C ke-13 ini terdiri dari relawan logistik, Nanang Khoirino, serta dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, dr. Juli Hartati, Sp.KFR. Nanang akan bertugas di Mesir untuk mendukung pengadaan dan distribusi bantuan kemanusiaan berupa alat kesehatan serta perlengkapan medis lainnya untuk menunjang operasional Klinik Giving Without Borders di Khan Younis, Gaza Selatan. “Pengadaan alat kesehatan ini sangat penting untuk menunjang layanan kesehatan terutama di Khan Younis, karena saat ini fasilitas kesehatan MER-C Indonesia yang ada di Khan Younis permintaannya sangat luar biasa. Kita perharinya bisa melayani lebih dari 1000 pasien. Maka dari itu diperlukan dukungan tambahan untuk memperkuat layanan fasilitas kesehatan tersebut,” ujar Nanang. Sementara itu, dr. Juli rencananya akan bertugas di fasilitas kesehatan Gaza yang memiliki layanan rehabilitasi medik untuk menangani pasien nyeri, pasien pasca amputasi dan penyandang disabilitas, atau anak-anak berkebutuhan khusus. Dr. Juli merupakan dokter rehabilitasi medis pertama yang dikirim MER-C ke Jalur Gaza. Selama bertugas, ia juga akan melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi kebutuhan layanan rehabilitasi medik di wilayah tersebut. “Karena ini merupakan pengiriman pertama dokter rehabilitasi, tahap awal saya akan melakukan asesmen terkait kebutuhan layanan rehabilitasi medik di Gaza,” kata dr. Juli. Proses pengiriman bantuan di tengah blokade yang diberlakukan Israel tentu tidak mudah dan menjadi tantangan besar. Karena itu, kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar misi kemanusiaan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat terbaik bagi saudara-saudara kita di Gaza. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678 Bank Mandiri, 124.000.8111.925 Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061 Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400 Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720 Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Silahkan bertanya?