MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C DIY Kirim Tim ke-2 ke Gunung Lawu

Selasa (27/10), MER-C DIY kembali memberangkatkan Tim Medis ke gunung Lawu, Cemorosewu, Magetan. Tim terdiri dari 7 orang relawan, yaitu : 1. dr. Kurniawan Harya 2. dr. Naila Amalia 3. Nanang Khoirino 4. Aji Widyatmoko 5. Ikhsan Adi Kurniawan 6. Mega Rizkawati 7. Sakti Mutiara Evitasari Pada misi kali ini, Tim MER-C DIY berencana melakukan mobile clinic pasca terjadi lagi kebakaran hebat di Gunung Lawu hari Minggu sore lalu. Berdasarkan laporan SAR UNS, masyarakat di sekitar lokasi kejadian mulai terserang penyakit seperti batuk-batuk dan muntah akibat terpaan asap pembakaran.   Sebelumnya, pada hari Selasa (20/10), MER-C DIY bersama MER-C Solo juga telah mengirimkan Tim Pertama yang merupakan Tim pendampingan medis untuk BPBD, SAR, para relawan dan juga para korban dalam proses pengevakuasian korban kebakaran di gunung Lawu, Cemorosewu, Magetan. Dukungan dan bantuan bagi program ini dapat disalurkan melalui: Bank Syariah Mandiri a/n. MER-C DIY No. Rek. 700.4995818 Info lebih lanjut: Markas MER-C DIY Jl. Kaliurang Km. 6,7 Gg. Timor Timur No. E 4 B, sono, Sinduadi, Mlato, Sleman, Yogyakarta Endah, Humas MER-C DIY (085758065994) Sekretariat MER-C DIY (082135258145)        

MER-C Yogyakarta Gelar Diklat Kerelawanan

Tak seperti biasanya, suasana Klinik MER-C Yogyakarta yang berlokasi di Bokoharjo tampak ramai. Bukan oleh pasien yang hendak berobat, melainkan semarak oleh puluhan relawan peserta Diklat Kerelawanan yang dihelat oleh MER-C Yogyakarta.   Acara yang berlangsung dari 19 – 20 April itu mengusung tema “Bersapa, Berbagi, Beraksi”. Ketua Pelaksana Diklat, Arief Wahyu, Mengatakan, kegiatan yang diikuti oleh delegasi tiga cabang MER-C, yaitu Yogyakarta, Solo, dan Semarang, bertujuan untuk mempererat tali silaturahim bagi para calon relawan. Selain itu, juga membangun sinergitas antarcabang MER-C di ketiga daerah. “Titik penting dari diklat ini adalah adanya keterikatan antar peserta,” papar mahasiswa FKU UGM 2009 ini. Suasana diklat berjalan dengan cukup dinamis dengan peserta sebanyak 54 peserta meski waktu pelaksanaannya cukup singkat. Peserta diklat merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta, Solo dan Semarang. Mereka berasal dari fakultas dan angkatan. Tidak hanya terbatas pada mahasiswa fakultas medis, tetapi juga mahasiswa non medis. Hadir dalam acara ini, para pengurus MER-C Yogyakarta dan perwakilan MER-C Pusat. Presidium MER-C Pusat, dr. Joserizal Jurnalis, berkesempatan menghadiri kegiatan ini. Dalam kesempatan itu, pria yang akrab dipanggil dr. Jose itu menekankan bahwa menjadi mahasiswa yang cerdas dan peduli adalah salah satu modal untuk menjadi relawan seutuhnya. Ini, ungkap dia, dimulai dari niat yang lurus dan tulus dibarengi dengan pengesahan ilmu dan kemampuan yang kemudian diarahkan pada misi kemanusiaan. “Dan, yang paling pentingadalah konsistensi atau keiatiqamahan berjuang melalui MER-C,” tuturnya. Dr. Jose juga membeberkan kepada para peserta perihal agenda Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Bagaimana proses berdirinya RS Indonesia di Gaza, Palestina, lengkap dengan perjalanan misi ke sana. Ia mengajak peserta untuk memaknai bersama makna Pembukaan UUD 1945 tentang hak merdeka bagi segenap bangsa, tak terkecuali bangsa Palestina yang terjajah hingga kini oleh Zionis Israel. Sumber : Republika, Minggu 11 Mei 2014, Hal. 24        

MER-C Jogjakarta Bergerak di Acara Voluntary Day

Jogjakarta – Pada tanggal 9 Maret 2014 MER-C cabang Jogjakarta telah ikut ambil bagian dalam acara Voluntary Day yang diadakan oleh Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI). Acara yang diadakan di Benteng Vrederburg Gedung E Jogkakarta ini juga diikuti oleh beberapa komunitas dan organisasi, di antaranya PMI yang hadir dengan program donor darahnya. MER-C cabang Jogjakarta menawarkan pemeriksaan tekanan darah gratis disamping memberikan sosialiasi mengenai organisasi MER-C dan menjual merchandise MER-C. Tercatat sekitar lima pulu orang mengunjungi stand MER-C cabang Jogjakarta.                

Relawan MER-C Jakarta, Yogyakarta dan Solo Bergerak ke Kelud

Yogyakarta – Sabtu (15/2), MER-C Cabang Yogyakarta dan MER-C Cabang Solo menurunkan tim relawan medisnya dengan menggunakan 1 unit ambulans operasional. Wilayah tujuan Tim adalah Kabupaten Kediri, tepatnya kecamatan Wates. Sabtu pagi tim medis  bergerak dari Yogyakarta menuju Kediri dengan membawa sejumlah bantuan dari donatur seperti : pampers anak, pampers dewasa, pembalut wanita, minyak telon, sereal dan mie instan.  Setelah berkoordinasi dengan Satkorlak setempat, Tim MER-C diarahkan menuju Kecamatan Wates. Sabtu malamnya, Tim membuka posko pengobatan di lokasi pengungsian Kantor Kecamatan Wates. Pada hari yang sama, MER-C Pusat Jakarta juga mengirimkan relawan medisnya beserta bantuan masker. Ditutupnya jalur penerbangan membuat Tim MER-C Jakarta menggunakan sarana angkutan kereta api menuju Yogyakarta. Setelah berkoordinasi dengan Cabang MER-C di wilayah ini, dengan menggunakan dua mobil, Minggu (16/2), Tim MER-C bersama rekan-rekan dari FIM (Forum Indonesia Muda) menyusul bergerak menuju lokasi bencana di Kabupaten Kediri. Seperti biasa, Tim MER-C akan memberikan bantuan pengobatan di posko dan melalui pelayanan mobile clinic agar dapat menjangkau masyarakat korban bencana yang masih membutuhkan. Bantuan untuk Korban Bencana Letusan Gunung Kelud dapat disalurkan melalui Rekening Amanah Kemanusiaan MER-C:  BCA, Cab Kwitang, 686.0099339 BSM, Cab Salemba, 701.5658899 Atas nama Medical Emergency Rescue Committee        

MER-C Cabang Jogjakarta Adakan Seminar Stimulasi Dini pada Bayi dan Balita

Jogjakarta – Minggu (19/5), MER-C Cabang Jogjakarta kembali mengadakan event seminar bertempat di Gedung Praktek Dokter MER-C yang terletak di Bokoharjo Prambanan, Sleman – Jogjakarta. Gedung ini adalah sarana kesehatan yang dibangun oleh Divisi Konstruksi MER-C dari donasi masyarakat pasca gempa yang mengguncang Jogjakarta pada tahun 2006 silam. Seminar terselenggara atas kerjasama MER-C Cabang Jogjakarta dengan TPA/PAUD Farhan Al Atfal, atau biasa disebut Tasafa. Ini adalah kedua kalinya MER-C Cabang Jogjakarta bekerja sama dengan TPA/PAUD yang berada dekat dengan lokasi Gedung Praktek Dokter MER-C.   Seminar yang mengusung tema kecerdasan anak, dengan judul “Stimulasi Dini pada Bayi dan Balita, Optimalkan Kecerdasan Multiple dan Kreatifitas Anak,” disampaikan oleh pemateri Sekar Sari Ardiyati, S.Psi. Dalam paparannya Ibu Sekar Sari Ardiyati S. Psi menjelaskan bahwa setiap anak itu terlahir cerdas dan memiliki keistimewaan masing-masing. Tidak ada anak yang terlahir tidak cerdas. Tugas orang tua adalah membantu memberikan stimulasi (merangsang) setiap kecerdasan yang dimiliki anak-anak dengan pola asuh dan pendidikan yang tepat pada setiap tahap perkembangan anak. Dengan dihadiri sekitar 40 orang peserta yang terdiri dari orang tua murid Tasafa dan para undangan, seminar berlangsung sekitar 3,5 jam mulai pukul 08.30 hingga pukul 12.00 siang. Sebagian besar peserta adalah kaum ibu yang membawa serta anak-anak mereka sehingga membuat suasana seminar semakin ramai oleh keriuhan suara anak-anak.    Kepala Sekolah Tasafa, Ibu Tika Wulandari mengungkapkan bahwa kegiatan ini Insha Allah akan menjadi agenda rutin tahunan kerjasama antara Tasafa dan MER-C Cabang Jogjakarta untuk seterusnya, setelah sebelumnya pada bulan Februari 2012 telah diselenggarakan seminar kesehatan dan pemeriksaan kesehatan anak-anak rutin setiap bulan bekerjasama dengan MER-C Jogjakarta.

Klinik MER-C Bokoharjo Gelar Seminar Gizi

YOGYAKARTA – Minggu (26/2), Praktek Dokter MER-C Bokoharjo, Prambanan, yang selama ini dikelola oleh MER-C Cabang Yogyakarta (MER-C DIY) mengadakan Seminar bertema “Gizi dan Tumbuh Kembang Anak”. Seminar yang mengambil judul “Optimalkan Gizi dan Tumbuh Kembang Anak dengan Gizi Seimbang “ menghadirkan pembicara Dokter Residen Anak dari RS. Sardjito yang juga seorang relawan MER-C, dr. Indri Hapsari. Seminar ini terselenggara atas kerjasama Praktek Dokter MER-C Bokoharjo dengan Playgroup/TPA Farhan Al-Athfal, Prambanan. Ini adalah kerjasama kedua. Kerjasama pertama adalah pemeriksaan kesehatan untuk anak-anak Playgroup/TPA Al-Athfal yang sudah dilakukan secara rutin setiap bulan sejak November 2011.   Peserta seminar adalah para orang tua  murid atau wali murid dari anak-anakPlaygroup/TPA Fahan Al-Athfal. Acara ini merupakan wadah berbagi pengetahuan kepada orang tua murid mengenai pentingnya pemberian asupan gizi yang seimbang bagi tumbuh kembang anak yang optimal. Hal ini dikarenakan masih sering terjadi salah pengertian orang tua mengenai jenis dan asupan makanan yang sesuai untuk anak-anak mereka. Menurut dr. Indri Hapsari, usia pra sekolah antara 0-3 tahun adalah masa paling penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga dibutuhkan perhatian yang khusus dari para orang tua dalam hal memberikan asupan gizi yang tepat dan seimbang untuk anak-anaknya. Acara seminar yang berlangsung dari jam 9 pagi hingga jam 12 siang berjalan dengan lancar. Para peserta terlihat antusias menyimak pemaparan pembicaradan bersemangat ketika sesi tanya jawab dibuka. Bahkan pembicara sengaja menambahi satu materi tentang pentingnya pemberian ASI pada bayi karena peserta begitu antusias untuk mengetahui mengenai pemberian ASI pada 6 bulan pertama yang sangat penting peranannya bagi perkembangan otak bayi. Selain seminar, acara juga dimeriahkan oleh adanya stand penjualan majalah dan bacaan anak-anak serta makanan kecil. Diharapkan kerjasama antara Playgroup/TPA Farhan Al-Athfal dan MER-C DIY akan terus berlanjut.  Praktek Dokter MER-C Bokoharjo sendiri adalah sarana kesehatan yang dibangun pasca gempa Yogyakarta atas bantuan dari masyarakat Indonesia dan British Petroleum Indonesia. Pembangunan dilakukan oleh Divisi Konstruksi MER-C yang saat ini tengah membangun RS di Galela (Maluku Utara) dan Gaza (Palestina).

Silahkan bertanya?