Jakarta – MER-C Indonesia menerjunkan tim medis untuk bersiaga dalam aksi demonstrasi aliansi mahasiswa dari sejumlah kampus di Jakarta pada 12 Juni 2026.
Tim MER-C mulai bersiaga sejak pukul 16.00 WIB hingga massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 21.30 WIB.

Tim yang diturunkan terdiri dari tiga dokter, dua perawat, lima mahasiswa kedokteran, dan empat personel logistik.
Tim medis MER-C bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban apabila terjadi kericuhan selama aksi berlangsung, serta memberikan bantuan medis kepada masyarakat dan siapa pun yang membutuhkan pertolongan.
Dalam aksi kali ini, tim MER-C tidak menemukan atau menangani korban akibat kericuhan. Namun, terdapat dua peserta aksi yang mengalami keluhan GERD dan mendapatkan penanganan dari tim medis.

Selain bersiaga di titik utama aksi, tim MER-C juga melakukan penyisiran di sejumlah area demonstrasi yang ramai dengan membawa peralatan medis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pertolongan medis dapat diberikan secara cepat apabila diperlukan peserta aksi maupun masyarakat di sekitar lokasi.
Selengkapnya di link ini
https://www.instagram.com/p/DZh-xN2k8Oz/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==









