Jalur Gaza – Dari sekitar 13 korban serangan Israel yang dilarikan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, tiga diantaranya telah syahid.
“Sekarang korban syahid bertambah menjadi tiga orang,” ujar Ketua Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-8, dr. Tonggo Meaty Fransisca yang saat ini berada di Jalur Gaza.
Ia menambahkan, Tim EMT yang saat ini bertugas di Jalur Gaza juga mendengar dan merasakan getaran dari puluhan bom yang dijatuhkan oleh Israel ke sejumlah wilayah di Jalur Gaza sejak pukul 02.00 waktu Gaza.
Saat ini Tim EMT MER-C ke-8 bersama tim medis lokal terus berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan kepada para korban.
Serangan terbaru Israel telah menyebabkan ratusan korban syahid dan luka-luka di Beit Hanoun, Beit Lahia, serta di wilayah Al Mawasi, Khan Yunis.
Kantor Media Pemerintah Gaza telah merilis pernyataan mengenai gelombang serangan mematikan terbaru Israel di Gaza, bahwa sebagian besar korban adalah perempuan, anak-anak dan orang tua.
Serangan terbaru yang menewaskan ratusan warga Gaza ini mengakhiri gencatan senjata yang disepakati sejak 19 Januari 2025.
Kantor Perdana Menteri Netanyahu mengatakan, Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz telah mengumumkan dimulainya kembali perang.











