Progress Pembangunan RS Indonesia di Myanmar Capai 31 Persen

Memasuki minggu ke-18 pembangunan bangunan utama RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar mencapai lebih dari 31 persen. Pekerjaan yang sudah dilakukan adalah pekerjaan kolom baja untuk bangunan 1 lantai sebelah timur yang dilanjutkan dengan pemasangan atap. Untuk bangunan 2 lantai pekerjaan yang sudah dilakukan adalah pengecoran kolom dan pemasangan dinding bata. Kemudian untuk sisi sebelah barat sedang dilakukan pengecoran tie beam dan jika material kolom baja dan atap tiba, maka akan segera dilakukan pemasangan kolom dan atap di sisi sebelah barat. Berbeda dengan membangun di wilayah aman, pembangunan di wilayah konflik seperti Rakhine State, Myanmar kerap menghadapi berbagai kendala seperti situasi keamanan, perizinan, material dan jumlah SDM pekerja lokal. Hal ini membuat progress pembangunan kadang terlambat dari jadwal yang seharusnya. Penambahan dua relawan Divisi Konstruksi yg telah diberangkatkan pada Senin (2/4) kemarin diharapkan dapat mengejar progress pembangunan dan pembangunan bisa selesai sesuai jadwal. Dukungan dan Donasi untuk Pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dapat disalurkan melalui: BSM, 700.130.6833 BCA, 686.028.0009 Mandiri, 124.000.8111.982 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Ikuti kami di: Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 (WA) |Humanity for Peace| |Peduli untuk Kemanusiaan yang Lebih Baik|
Percepat Progress Pembangunan RSI, MER-C Kirim Tim Tambahan ke Rakhine

Jakarta – Hari ini, Senin (2/4), MER-C melepas keberangkatan Tim tambahan dari Divisi Konstruksi MER-C ke wilayah konflik Rakhine State, Myanmar. Tim terdiri dari dua relawan, yaitu Karidi bin Martono Parjo dan Wanto bin Kartu Karyomejo. Tujuan keberangkatan tim adalah untuk mempercepat progress pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar. Dengan tambahan dua relawan, maka jumlah relawan Indonesia di Rakhine State, Myanmar untuk program pembangunan RS Indonesia menjadi empat orang. Mereka semua akan bertugas di wilayah ini hingga pembangunan RS Indonesia selesai. Karidi dan Wanto terpilih dalam penugasan kali ini karena memiliki pengalaman sebagai Tim Pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. Karidi pernah dua kali ditugaskan dan tinggal di wilayah terblokade ini selama total 3 tahun. Dengan keahlian khususnya dalam bidang mekanikal elektrikal, dialah yang bertanggung jawab terhadap instalasi listrik dan AC RS Indonesia di Gaza. Seperti halnya Karidi, Wanto yang memiliki keahlian dalam bidang sipil dan arsitektur juga pernah bertugas di Jalur Gaza selama 20 bulan lamanya. “Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki kita berharap tambahan dua relawan bisa mengejar progress pembangunan bangunan utama RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dan pembangunan bisa selesai sesuai jadwal pada bulan September 2018 nanti,” ujar DR. Ir. Idrus M. Alatas, MSc, Ketua Tim Pembangunan RS Indonesia. Tim bertolak dari Jakarta dengan menggunakan maskapai penerbangan Thai Airways dan diperkirakan akan tiba di Yangon pada hari ini pukul 18.00 waktu setempat. Dari Yangon, kedua relawan akan melanjutkan perjalanan ke Sittwe, Ibukota Rakhine State dengan menggunakan penerbangan lokal. Untuk mencapai lokasi pembangunan RS Indonesia masih diperlukan perjalanan darat sekitar 3-4 jam. Dukungan dan Donasi Sahabat untuk Pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dapat disalurkan melalui: BSM, 700.130.6833 BCA, 686.028.0009 Mandiri, 124.000.8111.982 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Ikuti kami di: Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 (WA) |Humanity for Peace| |Peduli untuk Kemanusiaan yang Lebih Baik|
Ribuan Warga Gaza Ikuti Aksi “The Great March of Return”

Relawan Indonesia di Gaza melaporkan bahwa hari ini, Jumat/30 Maret 2018, ribuan warga Gaza baik laki-laki, perempuan, bahkan anak-anak menuju perbatasan Israel untuk mengikuti aksi protes damai yang disebut sebagai “The Great March of Return”. Hari ini adalah hari pertama aksi yang bertepatan dengan peringatan 42 tahun Hari Tanah. Berbeda dengan sebelumnya, aksi tahun ini rencananya akan terus dilakukan selama berminggu-minggu ke depan hingga 15 Mei 2018 untuk memperingati 70 tahun Hari Nakbah atau bencana. Pada hari itu tahun 1948, lebih dari 700.000 warga Palestina diusir dari tanah mereka untuk membuka jalan bagi terciptanya negara Israel. Aksi diselenggarakan sebagai protes besar tanpa kekerasan warga Palestina yang menuntut hak mereka untuk kembali ke wilayah asal yang telah direbut oleh Israel. Merespon aksi warga Palestina di Gaza, ratusan personil militer zionis Israel juga mulai berkumpul di sekitar perbatasan dengan peralatan militer lengkap. Seluruh Rumah Sakit di Gaza termasuk Rumah Sakit Indonesia yang berjarak hanya 2,5 km dari perbatasan Israel tetap beroperasi meskipun di hari libur. Hal ini untuk mengantisipasi jatuhnya korban. Ikuti kami di: Website : www.mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia WA : 0811990176
Sungai, Sumber Air RS Indonesia Rakhine di Musim Kemarau

Selain listrik yang kerap mati, air pun menjadi kendala terlebih saat musim kemarau seperti sekarang ini, air di sekitar lokasi pembangunan RS Indonesia (RSI) yang terletak di desa Myaung Bwe, Mrauk U, Rakhine State, Myanmar pun menjadi kering. Salah satu usaha untuk mendapatkan air adalah lewat sungai yang berada di dekat RSI. Pipa sepanjang lebih dari 500 m dari sungai ke lokasi RSI pun harus dipasang untuk mendapatkan air yang akan digunakan baik untuk kebutuhan proyek atau pun untuk kebutuhan sehari-hari. Hari ini, Ahamdulillah, pipa air sudah terpasang,” ungkap Nur Ikhwan penuh syukur dalam pesan singkatnya. “Dengan menggunakan pompa, air sudah mulai mengalir ke bak penampungan yang dibuat di bagian belakang lokasi RSI. Perlu waktu sekitar 3 jam hingga bak penampungan ini penuh,” tambahnya. Ditengah berbagai kendala yang ada, pembangunan RS Indonesia di wilayah konflik Rakhine State, Myanmar terus berjalan dan diharapkan dapat selesai sesuai jadwal pada bulan September 2018 mendatang. Doa dan dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan demi terwujudnya RS Indonesia yang diharapkan dapat menjadi sebuah langkah kemanusiaan untuk memberikan bantuan jangka panjang bagi masyarakat korban konflik di Myanmar. Dukungan dan Donasi Sahabat untuk Pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dapat disalurkan melalui: BSM, 700.130.6833 BCA, 686.028.0009 Mandiri, 124.000.8111.982 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut : Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Humanity for Peace| |Peduli untuk Kemanusiaan yang Lebih Baik|
Pengawas Pembangunan RS Indonesia di Rakhine Manfaatkan Kayu Bakar untuk Memasak

“Dari tadi pagi sih Mba. Sampai sore ini listrik belum hidup juga”, sepenggal kalimat yang masuk ke wa MER-C saat MER-C Pusat menanyakan kondisi dua pengawas pembangunan dan perkembangan pembangunan RS Indonesia yang sedang berlangsung di Mrauk U, Rakhine State, Myanmar. Ir. Nur Ikhwan Abadi, Site Manager RS Indonesia menginformasikan bahwa sehari-hari listrik di lokasi pembangunan RS Indonesia sering mendadak mati, namun biasanya hanya sekitar satu sampai dua jam, kemudian hidup kembali. Tapi beberapa hari ini listrik mati dari pagi sampai sore. Untuk mensiasatinya, Nur Ikhwan mengaku mereka memanfaatkan kayu-kayu sisa pembangunan yang sudah tidak terpakai untuk membuat tungku yang mereka gunakan untuk memasak makanan. Ketergantungan warga Rakhine dan Mrauk U akan listrik memang sangat tinggi. Hal ini dikarenakan warga masyarakat menggunakan listrik untuk kebutuhan sehari-hari termasuk memasak, begitupun dengan kedua pengawas pembangunan RS Indonesia. Penggunaan gas ada, tapi pasokan gas tidak sampai ke wilayah Mrauk U. Ditanya tentang pengaruh matinya listrik dengan pekerjaan pembangunan rumah sakit, menurut Nur Ikhwan pekerjaan tetap berjalan karena tersedianya genset di lokasi pembangunan. Dukungan dan Donasi Sahabat untuk Pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dapat disalurkan melalui: BSM, 700.130.6833 BCA, 686.028.0009 Mandiri, 124.000.8111.982 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut : Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Humanity for Peace| |Peduli untuk Kemanusiaan yang Lebih Baik|
Posko Kesehatan MER-C Layani Korban Banjir Terparah di Cirebon

Alhamdulillah perjalanan Tim MER-C dari Jakarta diberi kelancaran, Rabu siang (28/2/2018) tim sudah tiba di Cirebon dan langsung berkoordinasi dengan Posko Bencana Banjir Cirebon, Puskesmas dan Kecamatan Ciledug. Berdasarkan informasi dari posko bencana, dari 10 desa di Kecamatan Ciledug, 8 desa mengalami banjir. Desa yang terparah terkena banjir adalah Ciledug Wetan dan Ciledug Lor. Penanganan banjir di wilayah ini menjadi lambat karena banyaknya pegawai kesehatan dan pemerintahan yang turut menjadi korban banjir. Menurut info banjir ini merupakan banjir terbesar sejak 30 tahun yang lalu. Tim MER-C diarahkan dan diharapkan dapat membantu pengobatan bagi warga korban banjir di wilayah terparah, diantaranya yaitu blok (dusun) Pamosongan desa Ciledug Lor, blok Palabuhan desa Ciledug WetanKebun Awi. Pihak Kecamatan juga meminta Tim MER-C untuk memberikan bantuan di Jatiseeng Kidul. Seperti biasa, Tim MER-C menerapkan sistem mobile clinic untuk dapat menjangkau warga korban banjir di beberapa wilayah tersebut. Posko Kesehatan MER-C pada hari Kamis di blok Palabuhan dan Jumat di Jati Seeng Kidul ramai didatangi warga korban banjir yang ingin mendapatkan bantuan pengobatan. Hari Sabtu ini tim akan melanjutkan mobile ke wilayah banjir lainnya. Selamat bertugas para relawan: Teh Islamiyah Samaun (Koordinator Tim), dr. Rizka, dr. Desti, dr. Hani, Mba Rany (perawat) dan mas Karidi (relawan yang pernah bertugas di Jalur Gaza, Palestina untuk pembangunan RS Indonesia). Semoga Allah SWT melancarkan dan memudahkan misi kemanusiaan ini dan dapat turut meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang menjadi korban. Terima kasih kepada para donatur yang sudah memberikan dukungan sehingga misi kemanusiaan ini dapat terlaksana. Dukungan bagi Misi Medis Kemanusiaan untuk korban bencana di berbagai wilayah dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan sbb: BCA, 686.0099.339 BSM, 701.565.8899 BNI Syariah, 303.2000.922 Atas nama: Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Website : www.mer-c.org Email : office@mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah untuk Kemanusiaan bagi Orang-orang Yang Paling Membutuhkan|
Bantu Korban Banjir di Cirebon, MER-C Kirimkan Tim Medis

Merespon banjir besar yang melanda wilayah Cirebon, Jawa Barat, pagi ini MER-C melepas keberangkatan Tim Medisnya ke wilayah bencana ini untuk turut memberikan pertolongan kepada para korban. Tim terdiri dari enam orang relawan, yaitu 1 koordinator tim, 3 dokter umum, 1 perawat dan 1 relawan logistik. Tim dijadwalkan akan bertugas selama 5 hari hingga Ahad/4 Maret 2018 mendatang. Tujuan pertama tim adalah Kecamatan Ciledug yang merupakan wilayah yang terkena dampak parah akibat banjir. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat yang diterima MER-C, salah satu desa di kecamatan ini yaitu Desa Pamosongan masih minim bantuan dikarenakan akses menuju desa yang sulit akibat lumpur yang masih tinggi. Berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat, Tim akan berupaya menembus wilayah ini dan wilayah banjir lainnya untuk memberikan bantuan medis kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Banjir di Kabupaten Cirebon disebabkan intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok pada Kamis malam (22/2/2018). Hampir 90 persen wilayah timur Kabupaten Cirebon terendam banjir. Bapak/Ibu/Sahabat yang ingin memberikan bantuan dan donasi bagi korban banjir di Kabupaten Cirebon dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan sbb: BCA, 686.0099.339 BSM, 701.565.8899 BNI Syariah, 303.2000.922 Atas nama: Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Website : www.mer-c.org Email : office@mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah untuk Kemanusiaan bagi Orang-orang Yang Paling Membutuhkan|
Banjir Terjang Kabupaten Cirebon, MER-C akan Turunkan Tim Medis

Intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok pada Kamis malam (22/2/2018) telah mengakibatkan bencana banjir melanda Kabupaten Cirebon. Hampir 90 persen wilayah timur Kabupaten Cirebon terendam banjir. Banjir kali ini disebut-sebut paling parah selama hampir 70 tahun terakhir. Menurut informasi, ada sekitar 20 ribu rumah di delapan Kecamatan di Kabupaten Cirebon yang terendam banjir, yaitu Losari, Ciledug, Pasaleman, Pabuaran, Pabedilan, Waled, Pangenan, dan Gebang. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat yang diterima MER-C, salah satu wilayah yang terkena dampak parah dari bencana banjir ini adalah Desa Pamosongan yang berada di Kecamatan Ciledug. Bantuan ke desa ini masih minim dikarenakan akses menuju desa Pamosongan yang sulit akibat tingginya lumpur. Melihat luas dan besarnya dampak bencana banjir di Cirebon kali ini, maka MER-C akan menurunkan Tim Medisnya untuk melakukan assessment langsung ke lokasi dan memberikan bantuan medis bagi masyarakat yang menjadi korban. Tim MER-C rencananya akan berangkat pada hari Rabu (28 Februari 2018) dan dijadwalkan akan melaksanakan misi medis kemanusiaan di wilayah ini hingga 4 Maret 2018 mendatang. Bapak/Ibu/Sahabat yang ingin memberikan bantuan dan donasi bagi korban banjir di Kabupaten Cirebon dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan sbb: BCA, 686.0099.339 BSM, 701.565.8899 BNI Syariah, 303.2000.922 Atas nama: Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Website : www.mer-c.org Email : office@mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah untuk Kemanusiaan bagi Orang-orang Yang Paling Membutuhkan|
Tim MER-C Susuri Korban Erupsi Sinabung di Kecamatan Payung

MER-C.ORG – MEDAN : Menindaklanjuti assessment yang dilakukan oleh Tim MER-C pada tanggal 20 Februari 2018 pasca erupsi gunung Sinabung di kabupaten Karo, Minggu/25 Februari 2018 MER-C kembali mengirimkan tim guna melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan, pengobatan umum, dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana. Tim yang dikirim sebanyak 17 relawan yang terdiri dari 3 dokter umum, 5 perawat, 2 mahasiswa keperawatan, 5 mahasiswa kedokteran, 1 mahasiswa kebidanan, dan 1 relawan non medis yang bertindak sebagai supir. Dengan menggunakan 2 armada, ambulans dan bus pregio, Tim berangkat menuju lokasi bencana tepatnya di kecamatan Payung. Di wilayah ini tim melaksanakan kegiatan pengobatan dan penyaluran bantuan donatur di tiga lokasi yaitu desa Payung, desa Selandi Lama, dan desa Selandi Baru. Tiba di lokasi sekitar jam 14.30 dan langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Payung kemudian membagi tim menjadi dua. Tim pertama fokus melaksanakan kegiatan medis di Desa Payung dan tim kedua mobile ke desa-desa yang ada di kecamatan Payung. Total pasien yang ditangani di kecamatan Payung sebanyak 242 orang dengan princian 170 orang di desa Payung, 57 orang di desa Selandi Lama dan sisanya 15 orang di desa Selandi Baru. Permasalahan kesehatan yang banyak dijumpai adalah iritasi mata, ISPA, dan penyakit degeneratif hipertensi dan diabetes militus. Tim selesai melaksanakan kegiatan sekitar pukul 19.30. Saat tim dalam perjalanan kembali ke Medan, tim mendapatkan kabar bahwa gunung Sinabung kembali erupsi dengan arah angin perlahan ke arah barat daya. Bagi Bapak/Ibu/Sahabat yang ingin berpartisipasi menyalurkan bantuan bagi Korban Bencana Erupsi Sinabung dapat menghubungi MER-C di: MER-C Cabang Medan, Jl. Setia Budi Komplek Ruko Milala Mas No. B-22, Kel. Tanjung Rejo, Kec. Medan Sunggal, Sumatera Utara No HP : 08116400202 Bantuan donasi dapat disalurkan melalui rekening amanah Kemanusiaan: BSM, 7074585099 An. MER-C CABANG MEDAN Info : Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176
Pembangunan RS Indonesia di Rakhine Masuki Tahap Pengecoran Tie Beam

Pembangunan bangunan utama RS Indonesia yang tengah berlangsung di Rakhine State, Myanmar pada Minggu, 25 Februari 2018 sudah mulai tahap pengecoran tie beam, yaitu pengecoran balok pengikat antar pondasi. Menurut Ir. Nur Ikhwan Abadi, Site Manager RS Indonesia di Rakhine, pekerjaan pengecoran tie beam diperkirakan akan memakan waktu hingga bulan Maret 2018. Pekerjaan selanjutnya dari bangunan utama RS Indonesia yang akan terdiri dari 2 lantai adalah pekerjaan kolom yaitu pemasangan besi, bekisting dan pengecoran. Pembangunan RS Indonesia dijadwalkan akan selesai pada bulan September 2018 mendatang. Pembangunan RS Indonesia adalah bagian dari Diplomasi Kemanusiaan yang sudah dilakukan MER-C sejak membangun RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. Dukungan dan Donasi Sahabat untuk Pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dapat disalurkan melalui: BSM, 700.130.6833 BCA, 686.028.0009 Mandiri, 124.000.8111.982 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut : Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 |Humanity for Peace| |Peduli untuk Kemanusiaan yang Lebih Baik|