MER-C Medan Bagikan Bantuan dan Buka Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir di Sumatera Utara

Medan – MER-C Medan mengerahkan tim medis untuk membantu penanganan korban banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tim yang terdiri dari enam tenaga medis dokter dan perawat pada Jumat (28/11) mulai melakukan asesmen di Desa Payageli dan Sei Mencirim, sekaligus membagikan bantuan makanan untuk warga terdampak. Pada Sabtu (29/11), tim membuka posko pelayanan kesehatan di Desa Payageli dan Sei Mencirim, serta menyalurkan bantuan tambahan berupa makanan dan pampers untuk anak-anak MER-C mengajak masyarakat untuk ikut membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Donasi dapat disalurkan melalui: Rekening Kemanusiaan Banjir dan LongsorBank Syariah Indonesia (BSI)No. Rek: 7074 5850 99A.n. MER-C Cabang MedanTambahkan kode “02” di akhir nominal donasi(Contoh: 10.002) Atau melalui:BCA – No. Rek: 686.0099339BSI – No. Rek: 701.5658.899A.n. Medical Emergency Rescue Committee Konfirmasi donasi:0822 8996 2244 (MER-C Cabang Medan) Selengkapnya di link ini
Serah Terima Bantuan Mobile Clinic dari BSI Maslahat

Jakarta – BSI Maslahat pada Kamis (27/11) menyerahkan satu unit kendaraan Mobile Clinic kepada MER-C. Kendaraan ini akan dikirim ke MER-C Cabang Medan, Sumatera Utara, untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan penanganan bencana di wilayah tersebut. Prosesi serah terima berlangsung di Markas MER-C di Jakarta, dengan MER-C diwakili oleh Pengawas Keuangan Nenny Sustiana dan Manajer Operasional Rima Manzanaris. Sementara itu, BSI Maslahat diwakili Kepala Cabang BSI Jatinegara, Miftahul Huda. Acara dilanjutkan dengan uji fungsi serta peninjauan fasilitas yang tersedia di dalam unit Mobile Clinic tersebut. “Alhamdulillah, semoga pemberian mobile clinic ini bermanfaat bagi umat dan masyarakat, khususnya yang bisa terbantu dengan ambulance ini. Terima kasih kepada MER-C yang selama ini menjadi nasabah loyalitas kami. Semoga bisa bersinergi kembali di tahun-tahun berikunya,” ujar Miftahul Huda. Selengkapnya ada di link ini
MER-C Audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Banda Aceh, Bahas Kondisi Gaza

Banda Aceh – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Rabu (26/11) melakukan audiensi dengan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Banda Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP., untuk membahas kondisi terkini di Jalur Gaza, Palestina. Presidium MER-C, dr. Tonggo Meaty Fransisca, menjelaskan berbagai program MER-C di Gaza, termasuk kondisi terkini Rumah Sakit Indonesia, aktivitas Emergency Medical Team (EMT), serta operasional Klinik Giving Without Borders yang didukung MER-C bersama Kementerian Kesehatan Palestina. Murthalamuddin menyampaikan adanya peluang kerja sama antara MER-C dan Pemerintah Aceh, seperti program edukasi kepada masyarakat mengenai situasi Palestina maupun kegiatan penggalangan dana. “Bisa juga MER-C dalam bidang-bidangnya berperan dalam kegiatan publik di Aceh, misalnya terkait bencana banjir dan longsor yang menimpa Aceh, MER-C memberikan edukasi mitigasi bencana dan penyuluhan sehingga masyarakat Aceh bisa merasakan kehadiran MER-C,” ujarnya. Menanggapi hal itu, Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, menyatakan kesiapan mengajukan kerja sama dengan Pemerintah Daerah Aceh untuk merancang program pelatihan yang nantinya dilakukan oleh MER-C Training Center (MTC). Selengkapnya di link ini
MER-C Jajaki Kerja Sama Kemanusiaan dengan Fakultas Kedokteran dan Teknik Unimal

Aceh – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) melakukan audiensi dengan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh (Unimal) untuk menjajaki kerja sama kemanusiaan. Kehadiran Presidium MER-C, dr. Tonggo Meaty Fransisca, bersama Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, serta Kepala Divisi Humas MER-C, Diana Caroline, disambut langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran, dr. Muhammad Sayuti, Sp.B., Subsp.BD(K), pada Senin (24/11). Sementara itu, dalam kunjungan ke Fakultas Teknik pada Selasa (25/11), tim MER-C diterima oleh Dekan Dr. Muhammad Daud, S.T., M.T., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ahmad Nayan, S.T., M.T., serta Kabag Umum FT, Sanusi, S.H., M.H. Dalam pertemuan tersebut, MER-C dan Unimal menjajaki kerja sama kemanusiaan melalui program pengabdian masyarakat tenaga kesehatan. Kolaborasi ini untuk mendukung klinik kesehatan MER-C di Lhokseumawe, Aceh Utara, yang nantinya akan melayani pengungsi Rohingya. Unimal menyambut positif inisiatif tersebut dan siap bekerja sama dalam penyediaan tenaga ahli maupun SDM pendukung lainnya. “Bisa diarahkan untuk program pengabdian dosen secara umum ke sana (klinik MER-C), termasuk pengobatan massal dan program rutin lain sesuai bidang kebencanaan yang dimiliki FK Unimal,” ujar dr. Sayuti. Dekan Fakultas Teknik, Dr. Muhammad Daud, menambahkan bahwa Unimal memiliki ratusan dosen yang dapat diberdayakan untuk mendukung program-program kemanusiaan MER-C. Pada kesempatan itu, dr. Meaty menjelaskan bahwa pendirian klinik ini merupakan keberlanjutan komitmen MER-C dalam mendukung pengungsi Rohingya, yang telah dimulai sejak 2012. Ia juga mengatakan MER-C sebelumnya telah membangun rumah sakit di Mrauk U, Myanmar. Ia juga memaparkan program-program MER-C lainnya, termasuk pembangunan kembali RS Indonesia di Gaza, penempatan tenaga kesehatan di sejumlah klinik di Gaza, di antaranya klinik Giving Without Borders di Gaza Selatan, serta proses pembangunan klinik Rohingya di Desa Mon Tujuh, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, yang saat ini tengah berlangsung. Selengkapnya di link ini
Dukungan Terus Berlanjut, MER-C Kembali Berangkatkan Tim Medis ke Gaza

Gaza – Dukungan terus berlanjut di tengah layanan medis Gaza yang kian memburuk, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Senin (24/11) mengirimkan Emergency Medical Team (EMT) ke-11. EMT MER-C ke-11 terdiri dari empat relawan, yaitu: dr. Amalia Rahmadinie, Sp.An-TI (Dokter Spesialis Anestesi dan Terapi Intensif), dr. Marzuki (Dokter Umum), dr. Reina Inka Amanda Sugihen, Sp.B.P.R.E (Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik), dan Rian Komarullah, Amd.Kep (Perawat). Keberangkatan tim dari Jakarta dilepas oleh keluarga, relawan, serta staf MER-C. MER-C telah mengirimkan tim medis ke Gaza sejak awal agresi dimulai, dengan tim pertama berhasil masuk pada 18 Maret 2024. Saat ini, EMT ke-10 juga masih berada di Gaza dan terus menjalankan tugas kemanusiaan. Ketua EMT MER-C ke-11, dr. Amalia, menyampaikan bahwa tim telah melakukan persiapan dari aspek medis, logistik, hingga kesiapan mental. “Dari sisi medis, kami memperbarui pelatihan penanganan kegawatdaruratan dan mempelajari kondisi-kondisi umum yang sering terjadi di zona konflik. Untuk logistik, kami menyiapkan pakaian musim dingin, obat-obatan pribadi, serta alat medis sederhana yang kami bawa dari Indonesia,” ujarnya. “Sedangkan untuk persiapan mental sendiri, kami memperkuat emosional dalam menghadapi daerah konflik,” tambahnya. Para relawan mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan dari MER-C untuk bertugas membantu warga Gaza, dan menyatakan siap ditempatkan di mana pun diperlukan. “Kami akan mendukung program-program yang sudah berjalan di sana dan membantu rakyat sipil di daerah konflik. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan tim ini dapat bekerja kompak menghadapi segala tantangan,” kata dr. Marzuki. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Perkuat Sinergi, MER-C dan YKMI Bahas Progres Pembangunan Kamp Pengungsi Rohingya di Aceh

Lhokseumawe, Aceh — Untuk memperkuat sinergi dalam kerja kemanusiaan, MER-C dan Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) pada Ahad (23/11) menggelar diskusi mengenai progres pembangunan Kamp Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Aceh. Diskusi tersebut dihadiri oleh Program Coordination YKMI, Turmizi Ali, Presidium MER-C, dr. Tonggo Meaty Fransisca, Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, Kepala Divisi Humas MER-C, Diana Caroline, serta Pimpinan Pesantren Dayyah Zurriyatul Qurani Al Ma’arif, Tgk. Sulaiman Daud. Saat ini, progres pembangunan kamp masih berada pada tahap awal berdasarkan site plan dari International Organization for Migration (IOM). Kamp tersebut direncanakan mampu menampung sekitar 90 pengungsi. Jika pilot project ini berjalan sukses, ke depannya diharapkan dapat dilakukan sentralisasi penampungan pengungsi Rohingya di Aceh yang saat ini berjumlah sekitar 429 orang. Kamp yang dibangun di atas lahan milik Pesantren Dayyah ini akan dilengkapi dengan asrama tempat tinggal, sarana pendidikan, rumah ibadah, akses air bersih, serta fasilitas penunjang lainnya. Proses pembangunan melibatkan berbagai organisasi kemanusiaan. Sementara itu, pembangunan klinik kesehatan MER-C untuk kamp pengungsi tersebut telah mulai dilaksanakan pada Senin (27/10). YKMI juga rencananya akan membangun MCK enam pintu. Aceh sendiri merupakan salah satu fokus misi kemanusiaan MER-C, terutama dalam penanganan medis sejak pascagempa dan tsunami, hingga tanggap darurat di Pidie Jaya dan Bener Meriah, dan kini dalam isu penanganan pengungsi Rohingya. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Amanah RohingyaBSI, 700.130.6833BCA, 686.028.0009Mandiri, 124.000.8111.982 #BantuanUntukRohingya #mercindonesia #MERCAceh #RohingyaAceh #BerbagiKebaikan #MERCForHumanity #rohingya #rohingyarefugees
Majelis Tafsir Al-Qur’an Serahkan Donasi untuk Palestina melalui MER-C

Solo — Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Solo menyerahkan donasi kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp4 miliar kepada Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). Serah terima donasi dilakukan oleh Pembina MTA, Al Ustadz Nur Kholid Syaifullah, Lc., M.Hum., kepada Ketua Presidium MER-C, Dr. dr. Hadiki Habib, Sp.PD., Sp.EM., pada Ahad (23/11). “Kami menunaikan kewajiban sebagai saudara sesama muslim untuk sedikit meringankan lelah, letih, dan sakit saudara-saudara kami di Gaza. Mudah-mudahan ini dinilai oleh Allah, dan mudah-mudahan dengan ini diringankan penderitaan saudara-saudara Kami yang ada di Gaza,” ujar Ustadz Nur Kholid. “Kami memilih MER-C karena hubungan baik antara MER-C dan MTA selama ini terjaga erat. Insyaallah MER-C salah satu yang sangat aman, sangat amanah. Mudah-mudahan Allah meridhai keluarga besar MER-C di mana pun berada,” tambahnya. Kehadiran MER-C dalam acara tersebut merupakan bagian dari silaturahim sekaligus memenuhi undangan MTA. Pada kesempatan itu, dr. Hadiki juga menyampaikan update terkini mengenai kondisi Gaza kepada sekitar 7.000 jamaah yang hadir dalam Pengajian Ahad Pagi. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Relawan MER-C di Gaza Siap Bagikan Ribuan Paket Bantuan Musim Dingin

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10 pada Jumat (21/11) mempersiapkan ribuan paket bantuan musim dingin yang akan dibagikan untuk warga Gaza, Palestina. Para relawan, dr. Nico Ghanda, Sp.D.VE., dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI., dan perawat Nadia Rosi, Amd.Kep., bersama relawan lokal MER-C melakukan koordinasi dan perisiapan penyaluran paket bantuan yang terdiri dari 500 jaket anak, 500 jaket dewasa, 500 selimut, dan 100 tenda. Bantuan ini sebagai respons terhadap kondisi Gaza yang semakin memprihatinkan di tengah musim dingin. Hujan deras menyebabkan sejumlah lokasi pengungsian kebanjiran dan tenda-tenda roboh. Situasi semakin sulit akibat blokade Israel yang terus membatasi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. “MER-C sebagai salah satu organisasi kemanusiaan yang berkesempatan masuk ke Jalur Gaza, berupaya melakukan sedikit ikhtiar untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza yang membutuhkan. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar segala upaya yang kami lakukan dimudahkan dan dilancarkan,” ujar dr. Nico. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Klinik Giving Without Borders di Gaza Selatan Gelar Edukasi Pengendalian Diabetes

Gaza – Klinik Giving Without Borders di Khan Younis, Gaza Selatan, pada Selasa (18/11) menggelar edukasi tentang pencegahan dan pengendalian diabetes, bertepatan dengan peringatan Hari Diabetes Sedunia. Kegiatan ini berlangsung meski di tengah keterbatasan akibat blokade dan agresi yang masih terus dilakukan oleh penjajah Israel. “Penjelasan dan panduan disampaikan oleh Tim Dukungan Psikososial dan Tim Edukasi Kesehatan kami, yang memberikan kiat praktis serta menjawab pertanyaan pasien,” ujar Direktur Klinik Giving Without Borders, Dr. Yousif Salah Al Farra. Kegiatan ini diikuti sekitar 25 pasien yang berpartisipasi aktif, termasuk membagikan kisah inspiratif tentang peningkatan kesehatan mereka melalui pemantauan rutin di Klinik Giving Without Borders. “Kegiatannya positif dan interaktif. Partisipasi dari pasien dan staf menunjukkan pentingnya kegiatan tersebut dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat,” kata Dr. Yousif. Dalam kegiatan kali ini, Klinik menggunakan tema warna biru yang merupakan simbol Hari Diabetes Sedunia. Sebelumnya, klinik juga menggunakan pita merah muda sebagai simbol kesadaran kanker payudara pada peringatan Pink Oktober. Klinik Giving Without Borders, sebelumnya bernama Al Aqsa B, beroperasi atas kerja sama MER-C dengan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza. Sejak dukungan MER-C bersama Kementerian Kesehatan Palestina dimulai pada 1 Desember 2024, klinik ini terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanannya. Saat ini, Giving Without Borders melayani rata-rata 1.200 pasien setiap hari. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Relawan MER-C: Terjadi Serangan di Gaza City, Korban Dievakuasi ke Al Ahli Baptist Hospital

Gaza – Relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C di Jalur Gaza, dr. Nico Gandha, Sp.D.VE., melaporkan telah terjadi serangan di Gaza City pada Rabu (19/11), sekitar pukul 17.35 waktu setempat. Sejumlah korban dievakuasi ke Al Ahli Arab Baptist Hospital. “Kami mendengar suara ledakan yang sangat keras dan ada banyak ambulans, lebih dari 10 ambulans berdatangan ke sini,” ujar dr. Nico. Menurut laporan, lebih dari 10 warga syahid, sementara sekitar 50 orang mengalami luka-luka dan dibawa ke Al Ahli Arab Baptist Hospital. Sebanyak 14 korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Al-Shifa, termasuk enam pasien dengan cedera kepala, dua pasien bedah umum, dan enam pasien luka bakar. Saat ini tiga relawan EMT MER-C, dr. Nico Gandha, Sp.D.VE., dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI, dan perawat Nadia Rosi, Amd.Kep., tengah bertugas di sejumlah klinik dan rumah sakit di Gaza City, termasuk di Al Ahli Arab Baptist Hospital. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia