Cerita Relawan MER-C: Saya Belajar Banyak dari Gaza

Jakarta – Relawan MER-C yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) ke-7 dr. Ni Nyoman Indira, Sp.PD, KPMK., mengatakan mendapat banyak pelajaran saat menyaksikan langsung ketabahan warga Gaza di tengah genosida penjajah Israel. “Banyak hal berkesan. Setiap hari saya belajar dari orang-orang Gaza. Namun satu hal yang terus saya pegang setelah pulang, ini adalah perjuangan yang membutuhkan napas panjang,” kata dr Indira dalam webinar _“Gaza Bertahan dalam Nestapa: Cerita Relawan di Garis Depan”_ yang digelar Insani Indonesia bersama MER-C, Jumat (14/11). “Saya senang akhirnya bisa mewujudkan cita-cita sejak lama untuk membantu warga Gaza secara langsung, dan bersyukur mendapat kesempatan dari MER-C untuk berangkat,” ujarnya. dr. Indira menyaksikan ketabahan masyarakat Gaza yang memilih bertahan meski kehilangan anggota keluarga dan rumahnya hancur. Menurutnya, rakyat Palestina telah mewakafkan diri untuk mempertahankan tanah mereka. Ia mengatakan, sehari-hari warga di Gaza menghabiskan waktu membersihkan tenda, menunggu bantuan air yang bisa menempuh jarak 1–2 kilometer, serta menjalankan aktivitas perdagangan yang terbatas. Pendidikan tetap berlangsung meski sering kali dilakukan secara daring. Berangkat pada 23 Januari, dr. Indira dan tim EMT MER-C ke 7 masuk Gaza saat kesepakatan gencatan senjata kedua. Mereka berkesempatan mereaktivasi layanan di RS Indonesia di Gaza Utara meski dalam kondisi yang sangat terbatas. Selama bertugas, dr. Indira melihat betapa pentingnya RS Indonesia bagi warga Gaza. Dalam satu hari, mereka bahkan sempat menangani hingga 400 pasien. “Saya dan teman-teman MER-C berharap RS Indonesia bisa direaktivasi lagi dan kembali menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi warga Gaza Utara,” pungkasnya. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxW1v5MUiqkO0ewDA_yChT3B4PIBVKoiuY?si=3zpEVMpIUlYsCM7X ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Sekolah Darul Atfal Serahkan Donasi untuk Palestina Melalui MER-C

Jakarta – Sekolah PG-TKIT-SDIT Darul Atfal pada Sabtu (15/11) menyerahkan donasi kemanusiaan untuk Palestina melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). Donasi senilai Rp46.727.000 diserahkan langsung di SDIT Darul Atfal, Jakarta Barat, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi. Dana tersebut dihimpun selama satu bulan dari para murid, orang tua murid, serta masyarakat sekitar sekolah. Pada kesempatan yang sama, Musholla Al-Isra juga menyerahkan donasi sebesar Rp27.000.000 yang berasal dari para jamaah. Serah terima dilakukan oleh Ahmad Rifqi, S.Pd.I. selaku Kepala Sekolah dan Akmal Farih, S.H.I. selaku Wakil Kepala Sekolah, kepada perwakilan MER-C, drg. Elisabeth L. Sarri dan Sekretaris MER-C, Tina Leonard. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Juara Smart Run, Rena Pilih Donasikan Hadiahnya untuk Palestina

Jakarta – Cerita inspiratif datang dari seorang donatur yang menjadi peserta lomba lari As Syahid Smart Run kategori 10K yang digelar Sekolah Quran Asy Syahid, Minggu (16/11). Rena, ibu dari lima anak asal Bekasi, berhasil meraih juara dua dan memilih untuk mendonasikan seluruh hadiah kemenangannya untuk Palestina melalui MER-C. “Alhamdulillah hari ini dapat rezeki podium 2 kategori 10K female di Smart Run Asy Syahid. Hadiahnya saya sumbangkan untuk Palestina melalui MER-C,” ujar Rena yang langsung menyerahkan donasi kepada perwakilan MER-C setelah acara selesai. Ia memilih untuk menyerahkan donasi melalui MER-C karena menurutnya MER-C merupakan lembaga terpercaya dan telah benyak menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarkat Palestina “Kalau mau menyalurkan donasi ke Palestina, MER-C recommended banget karena sudah terpercaya,” tambahnya. MER-C menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kepercayaan yang diberikan Rena. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbagi dan mendukung perjuangan rakyat Palestina. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Terkesan dengan Kerja MER-C, Warga Australia Rutin Donasikan Bantuan untuk Palestina

Jakarta – Ray Leight, warga Australia yang memiliki kepedulian tinggi terhadap rakyat Palestina, telah beberapa kali menyalurkan donasi melalui MER-C. Pada Kamis (13/11), Leight bersama kedua anaknya mengunjungi Kantor MER-C di Jakarta untuk kembali menyerahkan donasi. Ia mengaku sangat terkesan dengan kerja para relawan, serta perjuangan dr. Joserizal Jurnalis mendirikan MER-C. Leight bahkan masih menyimpan cenderamata dari MER-C yang ia terima sebelumnya. “Kami selalu mendukung rakyat Palestina dan membaca kisah tentang pendiri MER-C serta perjuangannya dalam mendirikan MER-C. Kami sangat terkesan,” ujar Leight. “Kami juga menyukai kerja relawan Indonesia dan masyarakat Indonesia yang turut menyalurkan donasi melalui MER-C. Sangat menyenangkan bisa bersama-sama membantu Palestina,” tambahnya. MER-C menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ray Leight dan keluarganya atas kepedulian dan dukungan yang diberikan untuk rakyat Palestina melalui MER-C. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
MER-C Dorong Sinergi Penanganan Pengungsi Lewat Forum Diskusi Publik di Aceh

Lhokseumawe, Aceh – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menegaskan pentingnya sinergi dalam penanganan pengungsi luar negeri di Aceh dalam Forum Diskusi Publik bertema “Pengungsi Luar Negeri di Aceh: Sejarah dan Praktik Baik Penanganan” yang digelar di Banda Sakti, Lhokseumawe, Kamis (13/11). Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, mengatakan diskusi publik yang melibatkan unsur akademisi, pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, media, hingga tokoh masyarakat ini menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi terkait penanganan pengungsi di Aceh. “Kegiatan ini bersifat advokasi, dan MER-C terlibat karena menjadi salah satu dari sejumlah NGO seperti JRS Indonesia, YKMI, dan lainnya yang memprakarsai penyediaan lokasi penampungan terstruktur untuk membantu peran pemerintah dalam penanganan pengungsi, khususnya di Lhokseumawe,” ujarnya. Diskusi menghadirkan narasumber Dr. Faisal, penyusun Qanun Pengungsi Aceh dan SOP Penanganan Pengungsi, Dr. Malahayati dari Universitas Malikussaleh (Unimal), dan Asisten I Pemkot Lhokseumawe, Muksalminal. Dalam sambutanya, Dr. Faisal menekankan pentingnya dasar hukum yang jelas agar penanganan pengungsi dapat dilakukan secara efektif. “Ketika para pengungsi datang, termasuk perempuan hamil, anak-anak, dan orang tua, kita tidak bisa menolak. Tapi kita juga harus memiliki aturan yang konkret agar penanganannya sesuai hukum,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa nilai kemanusiaan dan adat Aceh harus tetap menjadi ruh dalam setiap kebijakan. “Kemuliaan kita sebagai orang Aceh adalah ketika tamu datang, kita wajib menghormati mereka, siapa pun mereka. Itu nilai yang harus terus kita junjung tinggi,” tambahnya. Selengkapnya di link ini
Relawan MER-C di Gaza Ikut Pelatihan WHO soal Pencegahan Eksploitasi dan Pelecehan Seksual

Gaza – Tiga relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10 yang saat ini bertugas di Jalur Gaza, Palestina, mengikuti pelatihan wajib tentang Protection from Sexual Exploitation and Abuse (PSEA) atau Perlindungan dari Eksploitasi dan Pelecehan Seksual. Pelatihan tersebut digelar oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (8/11). Sesi ini diperuntukkan khusus bagi personel EMT internasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan WHO untuk memastikan standar tinggi dalam perilaku profesional, serta perlindungan terhadap semua pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan. Relawan EMT MER-C ke-10 telah bertugas di sejumlah klinik dan rumah sakit di Gaza City sejak Minggu (26/10). dr. Nico Gandha, Sp.D.VE., melayani pasien di Klinik Alsalam (Senin dan Selasa), Klinik Muscat di kawasan Sabra (Rabu dan Kamis), serta Klinik Al Daraj (Sabtu dan Minggu). Sementara itu, dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI., dan perawat Nadia Rosi, Amd.Kep., bertugas di Rumah Sakit Al Ahli Arab Baptist, Gaza City. Selengkapnya di link ini
MER-C Hadiri KTT Bantuan Kemanusiaan Internasional untuk Gaza di Turki

Istanbul, Turki – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bantuan Kemanusiaan Internasional untuk Gaza, yang diselenggarakan oleh Yayasan Diyanet Turki pada 11–12 November 2025 di Istanbul. Dalam kesempatan ini, MER-C diwakili oleh Presidium MER-C, Dr. Ir. Ahyahudin Sodri, M.Sc., dan Ketua Divisi Emergency Medical Team (EMT) MER-C, dr. Arief Rachman, Sp.Rad. “Ini adalah acara yang sangat penting di mana kita akan membicarakan bagaimana posisi organisasi kemanusiaan seperti MER-C dapat terlibat penuh dalam upaya rehabilitasi Gaza,” ujar Presidium MER-C, Ir. Ahyahudin Sodri. “Kami ingin dunia tahu, Gaza tidak sendirian,” tambahnya. KTT yang mengusung tema “Masa Depan Gaza” ini dihadiri oleh lebih dari 400 peserta, mewakili 200 institusi dari 48 negara, yang terdiri atas tokoh kemanusiaan, lembaga internasional, organisasi masyarakat sipil, perwakilan pemerintah, serta akademisi. Konferensi ini digelar sebagai respons terhadap situasi kemanusiaan kritis yang dialami warga Gaza akibat perang dan rusaknya infrastruktur penting. Lebih dari 1,4 juta warga Gaza membutuhkan tempat tinggal darurat, sementara 96 persen penduduknya mengalami krisis ketahanan pangan akut. Melalui konferensi ini, komunitas global sepakat untuk beralih dari sekadar respons darurat menuju pembangunan kapasitas masyarakat Gaza secara berkelanjutan. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret menuju rehabilitasi, rekonstruksi, dan masa depan yang layak bagi rakyat Gaza. Selengkapnya di link ini
Relawan MER-C di Gaza: Kami Tangani Lebih dari 200 Pasien Setiap Hari

Gaza City – Perawat Nadia Rosi, Amd.Kep, relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10, menangani lebih dari 200 pasien setiap harinya di Rumah Sakit Baptis Al-Ahli, Gaza City. “Hari ini, Kamis (6/11), saya bertugas di ruang perawatan luka RS Al-Ahli. Dalam sehari kami bisa menangani lebih dari 200 pasien, terdiri dari anak-anak, dewasa, dan lansia,” ujar Nadia. Ia mengatakan, kasus yang paling banyak ditangani adalah patah tulang pada kaki dan tangan. Sementara itu, anak-anak umumnya menderita luka bakar serius yang membutuhkan perawatan jangka panjang, sehingga mereka harus datang setiap hari atau dua hari sekali. Selain itu, Nadia juga menangani pasien diabetes, yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 50 orang per hari. Nadia Rosi telah bertugas di Jalur Gaza untuk ketiga kalinya. Ia mengaku bersyukur kembali mendapat kepercayaan dari MER-C dan senang bisa bertemu dan membantu masyarakat Gaza lagi. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Relawan MER-C dr. Anthon Ritonga Tangani Pembiusan Operasi Bedah Mulut di RS Al Ahli, Gaza City

Gaza City – Dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI., Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10, bersama tim medis lokal Rumah Sakit Arab Baptis Al Ahli, Gaza City, melakukan operasi bedah mulut pada Rabu (5/11). “Saat ini kami sedang menangani pasien bedah mulut dengan bius saranula (anestesi umum). Pasiennya anak berusia 12 tahun yang menjalani tindakan sublingual excision,” ujar dr. Anthon. Ia menambahkan, operasi tersebut merupakan pasien kedua yang ditangani pada hari itu. Sebelumnya, tim juga telah menyelesaikan operasi bedah mulut dengan prosedur removal plate (pengangkatan plat logam setelah operasi tulang/rahang) dr. Anthon berhasil masuki Jalur Gaza pada 21 Oktober, disusul dua relawan EMT MER-C lainnya, dr. Nico Gandha, Sp.D.VE dan perawat Nadia Rosi, Amd.Kep., pada 24 Oktober. Mereka masuk ke Gaza bersama konvoi Badan Kesehatan Dunai (WHO). Ia mulai bertugas di RS Al Ahli sejak 26 Oktober. Kehadiran tim medis MER-C di Jalur Gaza menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat layanan kesehatan di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung. Serangan berulang penjajah Israel telah menyebabkan kurangnya fasilitas dan tenaga medis di Gaza. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Relawan EMT MER-C dr. Nico Gandha Layani Puluhan Pasien di Klinik Muscat, Gaza City

Gaza City – Salah satu relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10, dr. Nico Gandha, Sp.D.VE, melayani hingga puluhan pasien saat bertugas di Klinik Muscat Sabra, Gaza City. “Saat ini saya sedang berada di Klinik Muscat di kawasan Sabra, Gaza City. Klinik ini layaknya puskesmas atau pusat kesehatan di Indonesia. Setiap harinya kami menangani sekitar 50 pasien kasus penyakit kulit dan kelamin, karena di sini memang tidak ada dokter kulit dan kelamin dan banyak pasien yang memerlukan,” ujar dr. Nico, Rabu (5/11). dr. Nico, serta dua relawan EMT MER-C lainnya, dr. Anthon Vermana Ritonga dan perawat Nadia Rosi, Amd.Kep, mulai bertugas di sejumlah klinik dan rumah sakit di Gaza City sejak Minggu (26/10). Tidak hanya di Klinik Muscat, dr. Nico juga melayani pasien di beberapa fasilitas kesehatan lainnya. Ia bertugas di Klinik Alsalam (Senin-Selasa), dan Klinik Al Daraj (Sabtu-Minggu). Sementara di Klinik Muscat, ia bertugas setiap Rabu-Kamis. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia