MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Kondisi Terkini RS Indonesia di Gaza Pasca Gencatan Senjata

Gaza — Relawan lokal MER-C memberikan update mengenai situasi di Gaza, khususnya di sekitar Rumah Sakit Indonesia yang hingga kini masih berada di bawah pengawasan tentara Israel. Setelah gencatan senjata resmi diberlakukan pada Jumat (10/10), relawan lokal MER-C bergerak menuju Gaza Utara untuk meninjau kondisi RS Indonesia yang sebelumnya terpaksa berhenti beroperasi akibat serangan dan evakuasi paksa oleh tentara Israel. Relawan MER-C menyebutkan bahwa meski gencatan senjata telah diumumkan, tentara Israel masih bertahan di sekitar kompleks RS Indonesia, terutama di bagian belakang rumah sakit. “Saya hanya bisa masuk ke Wisma Joserizal Jurnalis dari arah selatan karena adanya tank-tank Israel dan tembakan yang belum berhenti,” katanya. Kondisi wisma terlihat cukup parah, dengan lubang besar di bagian dinding serta barang-barang yang berserakan. “Saya akan kembali lagi setelah pasukan Israel mundur. Setelah itu, saya akan membuat video dari dalam RS Indonesia dan menilai kerusakan yang terjadi,” ujarnya. Pasca gencatan senjata, warga Gaza yang sebelumnya mengungsi mulai berbondong-bondong kembali ke wilayah mereka, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan truk, melintasi Jalan Salah Al-Din. Sejumlah  bantuan juga dilaporkan mulai masuk ke wilayah tersebut. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

MER-C Bangun fasilitas WASH di Kamp Al-Nuseirat, Gaza Selatan

Gaza – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) membangun fasilitas WASH (Water, Sanitation and Hygiene) terdiri dari satu unit sumur bor dan lima unit toilet di Kamp padat penduduk, Al-Nuseirat, Gaza Selatan. Tim Renovasi MER-C di Gaza, pada Sabtu (11/10), melaporkan telah mengawasi langsung pelaksanaan pekerjaan pengeboran sumur di lokasi yang telah ditentukan, dengan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur keselamatan dan keamanan. “Setelah melakukan penilaian teknis secara komprehensif untuk menentukan kebutuhan air bagi penghuni kamp—yang diperkirakan mencapai 365 keluarga—serta melakukan survei terhadap calon pemasok dengan mempertimbangkan spesifikasi teknis dan rekayasa yang diperlukan, sebuah pompa air berkapasitas dua tenaga kuda telah dipasang untuk sumur tersebut,” ujar Tim Renovasi MER-C. Sumur tersebut dibor hingga kedalaman 25 meter dan dilengkapi sistem energi surya untuk memastikan keberlanjutan operasional jangka panjang. Selain itu, juga dipasang jaringan pipa berdiameter satu inci sepanjang 1.000 meter. Lima unit toilet turut dibangun dengan fasilitas lengkap, mencakup penutup yang memadai serta lubang tanah sedalam 1,5 hingga 2 meter. MER-C terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga Gaza, terutama kelompok paling rentan. Air bersih dan fasilitas sanitasi menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi para pengungsi di wilayah tersebut. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

MER-C Audiensi dengan AHA Centre, Jajaki Kerja Sama Kemanusiaan di ASEAN

Jakarta – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Rabu (8/10) melakukan audiensi dengan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) di Jakarta. Pertemuan ini bertujuan memperkuat komunikasi dengan AHA Centre sebagai badan koordinasi utama ASEAN dalam penanggulangan bencana dan respons kemanusiaan, sekaligus membahas peluang kerja sama dan sinergi di bidang kemanusiaan. Tim MER-C yang hadir antara lain Presidium dr. Zecky Eko, Sp.OT, Ketua EMT MER-C dr. Arief Rachman, Sp.Rad, serta sejumlah relawan lainnya: dr. Siti Lyrih, Yanfa Afisena, dan Novinto. Kehadiran tim MER-C diterima oleh jajaran pimpinan AHA Centre, yaitu Director of Operations Dr. Sithu Pe Thein, Assistant Director of Emergency Preparedness & Response Agustina Tnunay, serta Assistant Director of Strategic Planning, Monitoring & Partnership Abdul Aleem Siddiq. Dalam kesempatan itu, MER-C dan AHA Centre saling berbagi informasi mengenai program kemanusiaan yang telah dijalankan di kawasan ASEAN. Dr. Sithu Pe Thein dan Agustina Tnunay juga menyampaikan standar operasional AHA Centre dalam penanggulangan bencana di antara negara anggota ASEAN. AHA Centre merupakan organisasi antarpemerintah yang didirikan oleh sepuluh negara anggota ASEAN dengan mandat memfasilitasi kerja sama dan koordinasi penanggulangan bencana.  Dalam menjalankan tugasnya, AHA Centre bekerja sama dengan National Disaster Management Organizations (NDMO) negara anggota ASEAN, serta bermitra dengan organisasi internasional, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxSp-rerifRhsO-jdfIbzZAztldxiAPWRJ?si=oSj0EXX664LLn9OO 

Ketua Presidium MER-C Hadiri FGD UGM, Bahas Peran Indonesia dalam Isu Palestina

Jakarta – Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia, DR. dr. Hadiki Habib, SpPD., SpEm, ikut berpartisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Institute of International Studies, Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada (UGM), di Jakarta, Senin (6/10). FGD ini merupakan rangkaian dari kegiatan penelitian berjudul “Diplomasi Indonesia dalam Merespons Krisis Kemanusiaan di Palestina” yang dipimpin oleh Dr. Ririn Tri Nurhayati, dengan peneliti Muhadi Sugiono, MA.  Dalam kesempatan itu, dr. Hadiki memperkenalkan serta menjelaskan kiprah MER-C dalam berbagai misi kemanusiaan, khususnya di Palestina. Ia menekankan pentingnya dukungan Indonesia dalam merespons krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza. Penelitian tersebut berupaya menelaah sejauh mana diplomasi kemanusiaan Indonesia berkontribusi dalam penyelesaian krisis kemanusiaan di Palestina, sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan untuk merumuskan strategi diplomasi yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan. Selain MER-C dan tim peneliti UGM, hadir pula berbagai lembaga dan organisasi, di antaranya Muhammadiyah (LAZISMU), NU CARE-LAZISNU, BRIN, BAZNAS, Kementerian Luar Negeri, Hubungan Internasional Universitas Indonesia, serta perwakilan The Boycott, Divestment, Sanctions (BDS). Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkaya diskusi dan menghasilkan gagasan konkret untuk memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan, khususnya mendukung perjuangan rakyat Palestina. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxJnd-uGIwuEbCNg3fLb_u9m52ptlq9glx?si=J81iR8y-QNnBSfQo  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Siswa TK-SMP Aceh Utara Galang Donasi Rp162 Juta untuk Anak-Anak Palestina

Aceh Utara – Siswa TK, SD, hingga SMP di Kabupaten Aceh Utara menggalang donasi sebesar Rp162 juta untuk anak-anak Palestina. Donasi tersebut diserahkan melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, kepada Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, dalam acara Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H yang digelar Pemkab Aceh Utara di Lapangan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Selasa (7/10/2025). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Aceh Utara, H. Jamaluddin, yang mewakili para siswa, kemudian menyerahkan donasi tersebut secara tunai kepada MER-C. “Alhamdulillah, selain menggelar Maulid, hari ini kita juga dapat mengundang MER-C untuk menerima bantuan dari anak-anak TK, SD, dan SMP di Kabupaten Aceh Utara. Mereka menyumbangkan donasi untuk teman-temannya di Palestina,” ujar Jamaluddin. Ia menegaskan bahwa MER-C semakin terpercaya sebagai lembaga kemanusiaan.  “Kami yakin bantuan ini akan sampai ke Palestina, khususnya kepada anak-anak di Gaza. Alhamdulillah, terima kasih kerja keras MER-C dengan komitmen, dedikasi, dan ikhtiar yang terus dilakukan, semoga semakin jaya dalam rangka membantu warga Palestina,” tambahnya. Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan siswa di Aceh Utara. Ia mengatakan, saat ini rakyat Palestina, terutama anak-anak di Gaza, sangat membutuhkan bantuan dan perhatian dari semua pihak. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Dua Tahun Genosida dan Jejak Aksi Kemanusiaan MER-C di Jalur Gaza

Hari ini genap dua tahun genosida di Gaza berlangsung, sejak 7 Oktober 2023. Situasi kemanusiaan terus memburuk, dengan jumlah korban jiwa yang terus bertambah setiap harinya. Sejak awal agresi pada Oktober 2023 hingga Agustus 2025, MER-C telah menerima donasi sebesar Rp195.878.701.094,01 sebagai amanah dari masyarakat Indonesia. Dari jumlah tersebut, Rp56.742.071.748,31 telah disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan di Gaza. Pengiriman Relawan dan Bantuan Medis Sejak 18 Maret 2024, MER-C telah mengirimkan 9 tim Emergency Medical Team (EMT) dengan total 54 relawan, terdiri dari: 23 dokter spesialis, 6 dokter umum, 1 dokter gigi, 17 perawat, 2 bidan, 3 liaison officer, dan 1 insinyur. Selama bertugas, tim medis MER-C telah menangani 6.889 pasien. MER-C juga membiayai operasional Klinik Spesialis Lapangan Al Aqsa di Gaza Selatan, yang hingga kini telah melayani sedikitnya 204.466 pasien. Selain itu, MER-C melakukan renovasi Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, yang beberapa kali menjadi sasaran serangan penjajah Israel. Berbagai program pendukung lainnya juga dijalankan, antara lain pemberian bantuan obat-obatan dan alat kesehatan untuk menunjang layanan medis di wilayah Gaza. Penyaluran Donasi Nonmedis Selama Dua Tahun Selama dua tahun genosida berlangsung, MER-C juga menyalurkan bantuan logistik nonmedis berupa makanan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada warga Gaza, terutama bagi kelompok rentan dan tenaga medis, dengan bantuan relawan lokal MER-C. MER-C menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa, dukungan, dan kepercayaan yang terus mengalir. Mari bersama kita lanjutkan perjuangan kemanusiaan, memberikan bantuan terbaik  untuk saudara kita di Palestina. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Pasca Gempa Afganistan: MER-C Salurkan Bantuan Selimut, Makanan dan Obat-obatan

Afghanistan – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Senin (29/9), membagikan 500 paket bantuan sembako dan selimut di Distrik Chawkai, Kunar.  Paket sembako yang dibagikan berisi tepung, beras, minyak goreng, garam, kacang-kacangan. Bantuan ini disalurkan ke delapan desa terdampak serta ke posko penanggung jawab setempat. Tim juga membagikan permen dan biskuit untuk anak-anak. Sehari kemudian, Selasa (30/9), MER-C menyerahkan obat-obatan dan bantuan pangan kepada Rumah Sakit Umum Nangharar. Pihak rumah sakit dan otoritas daerah mengapresiasi bantuan yang yang diberikan.  Pada Rabu (1/10), tim melanjutkan distribusi 500 paket makanan siap saji kepada para pengungsi di Distrik Nurgal. MER-C juga menyerahkan perlengkapan medis untuk mendukung layanan kesehatan bagi ratusan keluarga terdampak. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan     

Qurrota ‘Ayyun School Serahkan Donasi untuk Palestina Melalui MER-C

Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyat Palestina, Qurrota ‘Ayyun School menyerahkan donasi kemanusiaan sebesar Rp6,000,000 kepada Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Kantor Pusat MER-C, Jakarta, Jumat (3/10). Donasi tersebut dikumpulkan melalui kegiatan entrepreneur day yang melibatkan seluruh siswa. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk belajar berwirausaha sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan empati terhadap sesama. Perwakilan Qurrota ‘Ayyun School menyampaikan bahwa donasi disalurkan melalui MER-C karena melihat MER-C aktif dan konsisten memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina hingga saat ini. “Semoga donasi ini dapat membantu aksi kemanusiaan dan menjadi bentuk dukungan  bagi masyarakat Palestina,” ujar perwakilan sekolah dalam kesempatan tersebut. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxeQmqEl65nVnMYO6XJ7cHswOLApqaEhXk?si=OJJXvxylizZKm2B7  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Meski Hadapi Kendala, MER-C Berhasil Serahkan Langsung Bantuan ke Korban Gempa Afghanistan

Afghanistan – Setelah menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan, Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akhirnya berhasil menyalurkan bantuan langsung kepada korban gempa bumi Afghanistan. Di Distrik Chawkai, Kunar, pada Senin (29/9) Tim MER-C menyalurkan bantuan berupa tepung, beras, minyak goreng, garam, kacang-kacangan, serta selimut sebagai antisipasi musim dingin.  Total 500 paket bantuan dibagikan ke sejumlah desa yaitu Amrai 80 paket, Serai 43, Bandizoo 74, Gandizo 45, Nasapa 77, Kambir 78, Kandra 28, dan sisanya 75 paket diserahkan ke pihak Komite Penanggung Jawab Posko. Tim juga membagikan permen serta biskuit untuk anak-anak. “Penyerahan Bantuan ke Rumah Sakit* Pada Selasa (30/9), MER-C bertemu pihak Rumah Sakit Umum Nangharar, Direktur Penanganan Bencana, Direktur Bidang Kesehatan, serta perwakilan Gubernur Nangharar. Dalam pertemuan itu, dilakukan serah terima obat-obatan dan bantuan pangan. Pihak otoritas menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Ini bukan soal sedikit atau banyak, tetapi dengan datangnya MER-C langsung dari Indonesia, menunjukkan kepedulian yang murni atas dasar kemanusiaan.”  Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, mengingat RSU Nangharar merupakan fasilitas kesehatan rujukan utama yang melayani pasien dari berbagai daerah. Distribusi Makanan Siap Saji Kemudian hari Rabu (1/10) Tim bergerak ke lokasi pengungsian di Distrik Nurgal, menyalurkan 500 paket makanan siap saji berupa roti, nasi, daging, sayur, dan air mineral di dua titik pengungsian.  Kehadiran MER-C disambut hangat, bahkan para pengungsi segera membentuk antrean teratur untuk menerima bantuan. Dalam kesempatan itu, Ketua Tim dr. Tonggo Meaty juga berdiskusi dengan dokter penanggung jawab klinik di kamp pengungsian.  Klinik yang beroperasi 24 jam ini melayani sekitar 700 kepala keluarga dengan jumlah pasien lebih dari 100 per hari, terutama kasus diare. MER-C kemudian menyerahkan tas emergency dan alat pemeriksaan darah untuk mendukung pelayanan kesehatan. Penyaluran Bantuan Sempat Terkendala Tim menemukan sejumlah kendala saat mendistribusikan bantuan, di mana akses komunikasi dan jaringan internet sempat diputus oleh pemerintah Afghanistan. Selain itu, medan berat menyulitkan kendaraan besar mencapai lokasi.  Otoritas setempat awalnya meminta seluruh bantuan diserahkan ke Komite Penanggung Jawab Posko Chawkai. Setelah melalui negosiasi, tim akhirnya diizinkan menyalurkan bantuan langsung ke desa dengan pendampingan militer. “Ini kesempatan berharga karena banyak lembaga hanya bisa menyalurkan bantuan hingga Distrik Nurgal yang berada di jalur utama. MER-C berkesempatan masuk lebih jauh ke desa terdampak,” ujar dr. Meaty. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

Tim MER-C di Afghanistan: Distrik Chawkai di Provinsi Kunar Rusak Berat akibat Gempa

Kabul – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) untuk misi kemanusiaan gempa bumi Afghanistan pada Ahad (28/9), bergerak menuju Distrik Chawkai, di Provinsi Kunar.  Ketua Tim dr. Tonggo Meaty Fransiska mengatakan, setibanya di sana mereka melihat rumah-rumah runtuh dan rusak berat, yang mengakibatkan banyaknya korban.  “Tempat yang dikunjungi MER-C merupakan permukiman warga yang berada di lereng gunung, di mana jalan bebatuan sangat terjal, di antara tebing dan jurang, sehingga memerlukan kehati-hatian untuk sampai di sana,” ujarnya.  Dalam kunjungan ini, Tim melakukan peninjauan terkait desa yang akan menjadi tempat distribusi bantuan. Selain itu, MER-C juga mengunjungi klinik, serta bermain bersama anak-anak korban gempa. Tim berangkat ke Kunar menggunakan dua kendaraan. Mobil pertama membawa relawan MER-C, dan mobil lainnya berupa truk besar membawa logistik yaitu 500 karung berisi sembako, 500 selimut dan 15 kardus besar berisi obat-obatan untuk dibagikan ke para pengungsi.  Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang Afghanistan pada Ahad (31/8) pukul 23.47 waktu setempat. Korban meninggal dilaporkan mencapai 1.400 orang, sementara 3.251 lainnya mengalami luka-luka. Merespons hal ini, MER-C pada 23 September mengirimkan tim relawan yaitu dr. Tonggo Meaty Fransisca selaku ketua tim, dr. Citra Haflinda Prihatiningrum, spesialis anestesi, dan Wirsal Adiansyah Harahap, perawat serta Jurnalis TvOne Andhika Pamungkas. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

Silahkan bertanya?