MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Meski Hadapi Kendala, MER-C Berhasil Serahkan Langsung Bantuan ke Korban Gempa Afghanistan

Afghanistan – Setelah menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan, Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akhirnya berhasil menyalurkan bantuan langsung kepada korban gempa bumi Afghanistan.

Di Distrik Chawkai, Kunar, pada Senin (29/9) Tim MER-C menyalurkan bantuan berupa tepung, beras, minyak goreng, garam, kacang-kacangan, serta selimut sebagai antisipasi musim dingin. 

Total 500 paket bantuan dibagikan ke sejumlah desa yaitu Amrai 80 paket, Serai 43, Bandizoo 74, Gandizo 45, Nasapa 77, Kambir 78, Kandra 28, dan sisanya 75 paket diserahkan ke pihak Komite Penanggung Jawab Posko. Tim juga membagikan permen serta biskuit untuk anak-anak.

“Penyerahan Bantuan ke Rumah Sakit*

Pada Selasa (30/9), MER-C bertemu pihak Rumah Sakit Umum Nangharar, Direktur Penanganan Bencana, Direktur Bidang Kesehatan, serta perwakilan Gubernur Nangharar. Dalam pertemuan itu, dilakukan serah terima obat-obatan dan bantuan pangan.

Pihak otoritas menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Ini bukan soal sedikit atau banyak, tetapi dengan datangnya MER-C langsung dari Indonesia, menunjukkan kepedulian yang murni atas dasar kemanusiaan.” 

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, mengingat RSU Nangharar merupakan fasilitas kesehatan rujukan utama yang melayani pasien dari berbagai daerah.

Distribusi Makanan Siap Saji

Kemudian hari Rabu (1/10) Tim bergerak ke lokasi pengungsian di Distrik Nurgal, menyalurkan 500 paket makanan siap saji berupa roti, nasi, daging, sayur, dan air mineral di dua titik pengungsian. 

Kehadiran MER-C disambut hangat, bahkan para pengungsi segera membentuk antrean teratur untuk menerima bantuan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim dr. Tonggo Meaty juga berdiskusi dengan dokter penanggung jawab klinik di kamp pengungsian. 

Klinik yang beroperasi 24 jam ini melayani sekitar 700 kepala keluarga dengan jumlah pasien lebih dari 100 per hari, terutama kasus diare. MER-C kemudian menyerahkan tas emergency dan alat pemeriksaan darah untuk mendukung pelayanan kesehatan.

Penyaluran Bantuan Sempat Terkendala

Tim menemukan sejumlah kendala saat mendistribusikan bantuan, di mana akses komunikasi dan jaringan internet sempat diputus oleh pemerintah Afghanistan. Selain itu, medan berat menyulitkan kendaraan besar mencapai lokasi. 

Otoritas setempat awalnya meminta seluruh bantuan diserahkan ke Komite Penanggung Jawab Posko Chawkai. Setelah melalui negosiasi, tim akhirnya diizinkan menyalurkan bantuan langsung ke desa dengan pendampingan militer.

“Ini kesempatan berharga karena banyak lembaga hanya bisa menyalurkan bantuan hingga Distrik Nurgal yang berada di jalur utama. MER-C berkesempatan masuk lebih jauh ke desa terdampak,” ujar dr. Meaty.

Selengkapnya di link ini

https://www.instagram.com/p/DPYvlbcE1bL/?igsh=MXZibWZuYnl1YTZtMg== 

https://www.facebook.com/share/v/1C43AGviw6/?mibextid=wwXIfr 

https://x.com/merc_indonesia/status/1974446303422886153?s=46 

https://vt.tiktok.com/ZSUejueBs/ 

https://youtube.com/shorts/1lVEgO53SnY?si=520-EKvIggF0QEWv 

———————————————

Donation Account:

Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918

Account Name : Medical Emergency Rescue Committee

#mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

Bagikan:

Silahkan bertanya?