MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Klinik Giving Without Borders Gelar Kuliah Ilmiah untuk Dokter Magang

Gaza – Klinik Giving Without Borders di Khan Younis, Gaza Selatan, pada 25 Maret 2026 menggelar kuliah ilmiah untuk dokter magang, dengan topik penyakit kronis dan penanganannya di layanan kesehatan primer. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Klinik Giving Without Borders terhadap pendidikan kedokteran berkelanjutan dan peningkatan kapasitas bagi dokter muda di Gaza. Kuliah disampaikan oleh dr. Hani Breik, Spesialis Kedokteran Keluarga, yang berbagi wawasan klinis dan pendekatan praktis untuk mendiagnosis dan menangani kondisi kronis umum. Sesi ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan klinis dokter magang serta meningkatkan kemampuan mereka memberikan perawatan yang komprehensif dan efektif bagi pasien dengan penyakit kronis. Pemberian kuliah dan pelatihan bagi tenaga kesehatan merupakan bagian dari dukungan MER-C di tengah krisis layanan medis di Jalur Gaza. Selain itu, MER-C juga telah mengirimkan tenaga medis langsung dari Indonesia serta melakukan perbaikan sejumlah klinik dan rumah sakit. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DXGymiIEy3Y/?igsh=MW55MGU0Z2k0OWxtaA== https://www.facebook.com/share/v/18dNDSQJeq/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSHpneUTb ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Mengintip Kesibukan Relawan MER-C Indonesia di Klinik Giving Without Borders

Gaza – Relawan MER-C Indonesia, Nadia Rosi, Amd.Kep., pada 25 Maret 2026 kembali membagikan kegiatannya selama bertugas di Klinik Giving Without Borders (GWB) di Khan Younis, Gaza Selatan. Jika sebelumnya ia membantu pelayanan untuk ibu hamil, kali ini Nadia bertugas di bagian perawatan luka. Ia juga memperlihatkan sejumlah fasilitas serta kondisi pelayanan di klinik tersebut, sekaligus berinteraksi dengan para pasien yang datang untuk berobat. Pada kesempatan itu, ia juga menunjukkan kegiatan penyuluhan terkait personal hygiene yang sangat dibutuhkan warga Gaza di tengah krisis air dan sabun akibat blokade dan agresi yang masih terus berlangsung. Selain memberikan layanan medis, Klinik GWB bersama MER-C juga aktif menyelenggarakan edukasi dan pelatihan bagi warga serta staf klinik. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tengah krisis kemanusiaan yang semakin memburuk. Nadia Rosi telah bertugas di Jalur Gaza untuk ketiga kalinya. Dalam penugasan ketiganya bersama Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10 sejak Oktober 2025, ia memutuskan untuk memperpanjang masa tugasnya. Hingga kini, Nadia telah menjalankan misi kemanusiaan di Gaza selama hampir enam bulan. Ia mengaku bersyukur kembali mendapat kepercayaan dari MER-C dan merasa senang dapat kembali bertemu serta membantu masyarakat Gaza. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678 Bank Mandiri, 124.000.8111.925 Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061 Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400 Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720 Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Gugurnya 3 Personel TNI di Lebanon, MER-C dan TPM Soroti Pelanggaran HAM dan Serukan Perlindungan Misi Kemanusiaan

Para pahlawan yang gugur adalah:   • Praka Farizal Rhomadhon (gugur 29 Maret 2026 akibat serangan artileri), • Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar (gugur 30 Maret 2026 saat memimpin misi pengawalan), • Sertu Muhammad Nur Ichwan (gugur 30 Maret 2026 dalam insiden ledakan kendaraan).   Peristiwa ini merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan. Para prajurit TNI yang gugur tengah mengemban amanah mulia sebagai bagian dari misi internasional untuk menjaga perdamaian dunia. Gugurnya mereka menjadi bukti nyata bahwa situasi konflik di Lebanon semakin memburuk dan tidak lagi menghormati prinsip-prinsip dasar hukum humaniter internasional.   PERNYATAAN TEGAS: INI ADALAH KEJAHATAN PERANG   MER-C Indonesia dan TPM dengan tegas menyatakan bahwa serangan yang dilakukan terhadap personel penjaga perdamaian UNIFIL, termasuk gugurnya tiga prajurit TNI, merupakan KEJAHATAN PERANG (WAR CRIME) . Berdasarkan Pasal 8 ayat (2) huruf b angka (iii) Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional (ICC), serangan yang sengaja ditujukan terhadap personel,   instalasi, material, unit, atau kendaraan yang terlibat dalam misi pemeliharaan perdamaian sesuai dengan Piagam PBB dikategorikan sebagai kejahatan perang. Selain itu, Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 (2006) dan Konvensi Jenewa IV juga secara tegas melindungi pasukan penjaga perdamaian dari segala bentuk serangan. Dengan demikian, tindakan militer Israel yang secara berulang menyasar personel UNIFIL tidak hanya merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional, tetapi juga merupakan kejahatan yang dapat diadili di hadapan Mahkamah Pidana Internasional. MER-C Indonesia dan TPM mengecam keras segala bentuk serangan terhadap personel penjaga perdamaian serta fasilitas misi internasional. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan norma-norma internasional yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua pihak yang berkonflik.   TUNTUTAN DAN SERUAN Kami menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam konflik, khususnya pihak Israel sebagai pemicu eskalasi kekerasan di wilayah tersebut, untuk segera menghentikan serangan dan menghormati keberadaan serta netralitas tim internasional yang bertugas menjalankan misi kemanusiaan.   MER-C dan TPM menuntut: 1. Akuntabilitas penuh dari pemerintah Israel, termasuk investigasi independen, penindakan pelaku di lapangan sebagai pelaku kejahatan perang, dan kompensasi kepada keluarga korban serta Pemerintah Indonesia. 2. Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri, untuk mengambil langkah diplomatik tegas, membawa kasus ini ke Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC), serta mengevaluasi protokol perlindungan personel TNI di zona konflik. 3. Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk serangan terhadap UNIFIL, membentuk mekanisme investigasi independen, memperkuat mandat perlindungan bagi pasukan penjaga perdamaian, dan segera merujuk kasus ini ke ICC jika diperlukan. 4. Masyarakat internasional untuk tidak tinggal diam terhadap kejahatan perang yang terus berulang ini. Solidaritas global diperlukan untuk memastikan bahwa tidak ada impunitas bagi pelaku kejahatan terhadap pasukan penjaga perdamaian.   Di sisi lain, kondisi di Lebanon saat ini telah memasuki fase krisis kemanusiaan yang semakin parah. Konflik berkepanjangan telah memperburuk situasi warga sipil yang membutuhkan perlindungan dan bantuan mendesak. Oleh karena itu, MER-C Indonesia menegaskan pentingnya solidaritas global untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak di Lebanon. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral, MER-C Indonesia akan terus berkomitmen untuk memberikan perhatian serta dukungan terhadap upaya-upaya kemanusiaan di wilayah konflik, termasuk Lebanon. TPM juga menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan hukum dan advokasi bagi keluarga korban serta mendukung upaya pemerintah dalam memperjuangkan hak-hak hukum korban di forum internasional. Bersama, kami mengajak seluruh elemen bangsa dan masyarakat internasional untuk bersatu mendukung perlindungan terhadap misi kemanusiaan dan menuntut keadilan bagi para pahlawan yang gugur, serta memastikan bahwa kejahatan perang ini tidak dibiarkan begitu saja tanpa pertanggungjawaban.   Jakarta, 01 April 2026   1. DR. Dr. Hadiki Habib, Sp.PD., Sp.Em (Ketua Presidium MER-C Indonesia) 2. H. Achmad Michdan, S.H.(Wakil Ketua Pembina TPM/Tim Pengacara Muslim)   Selengkapnya di link ini

Peringati Hari Perempuan Internasional, Klinik GWB Gelar Edukasi dan Diskusi Perlindungan Perempuan di Gaza

Setiap sesi diikuti sekitar 15 peserta per hari, dengan fokus pada pemahaman tentang kekerasan terhadap perempuan, dampak kesehatan dan sosial yang ditimbulkan, serta pentingnya menjaga hak dan martabat perempuan. Kegiatan ini melibatkan staf perempuan, untuk menegaskan peran tenaga kesehatan dalam mendampingi perempuan dan menciptakan lingkungan yang aman di masyarakat. Melalui diskusi, peserta diajak membangun kesadaran bersama tentang pentingnya saling menghormati, menjaga keselamatan, dan memperkuat dukungan bagi perempuan, terutama di tengah situasi kemanusiaan yang penuh tantangan. Di akhir sesi, panitia membagikan hadiah kecil kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Klinik GWB dalam meningkatkan pemahaman kesehatan, perlindungan, dan penghormatan terhadap perempuan, baik di lingkungan komunitas maupun di kalangan tenaga kesehatan. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Klinik Giving Without Borders: Sinergi MER-C dan Kemenkes Palestina Hidupkan Layanan Medis di Al-Mawasi

Melalui sinergi antara MER-C dan Kementerian Kesehatan Palestina untuk menambah kelengkapan fasilitas dan peningkatan kapasitas layanan, kini Klinik GWB telah dinobatkan sebagai klinik dengan strata keempat, yaitu tingkat tertinggi untuk fasilitas klinik di Gaza. Sejumlah program untuk Klinik GWB telah dilaksanakan MER-C atas bantuan dan dukungan masyarakat Indonesia, di antaranya memberikan bantuan operasional, perbaikan dan perawatan fasilitas, penyuluhan kesehatan bagi warga Gaza, serta pelatihan tenaga medis untuk layanan yang lebih optimal. Di tengah krisis kemanusiaan dan hancurnya fasilitas kesehatan, serta lokasinya yang berada di antara ratusan ribu pengungsi, Klinik GWB memainkan peran yang sangat vital, menjadi harapan sebagai salah satu benteng terakhir pelayanan medis yang masih beroperasi penuh di wilayah tersebut. Mari dukung Klinik GWB agar dapat terus beroperasi, memberikan layanan kesehatan untuk warga Gaza yang masih berjuang di tengah blokade dan genosida penjajah Israel. Bantuan kita adalah nyala harapan untuk mereka. selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Jelang Waisak, Ketua WALUBI DKI Jakarta 2020–2025 Jandi Mukianto Salurkan Donasi untuk Gaza

“Menjelang hari suci Waisak 2026 yang akan jatuh pada 31 Mei, saya bersama anak saya menitipkan bantuan ini untuk saudara-saudara di Gaza. Kondisi yang masih belum sepenuhnya stabil ditambah dengan serangan AS-Israel ke Iran, tidak memungkinkan kami untuk menyalurkan bantuan secara langsung ke sana,” ujar Jandi Mukianto. “Perang yang berkepanjangan ini tidak hanya berdampak pada Palestina, tetapi juga menimbulkan korban kemanusiaan di wilayah lain. Setiap nyawa yang hilang adalah tragedi yang sama, dan penderitaan sipil, terutama anak-anak dan perempuan, harus segera diakhiri,” tambahnya. Jandi berharap, di tengah konflik yang masih menyisakan luka mendalam, aksi donasi kemanusiaan menjadi bukti bahwa empati dan solidaritas antarmanusia tidak mengenal batas agama, ras, maupun negara. Jandi mempercayakan donasi untuk warga Gaza ini kepada MER-C, yang selama ini aktif mendukung upaya kemanusiaan di wilayah tersebut, termasuk melalui pengiriman obat-obatan, ambulans, dan paket bantuan musim dingin. Ia berharap donasi ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan. “Saya percaya dengan kredibilitas MER-C dan perjalanan saya dengan MER-C bukan kali ini saja, sehingga saya yakin bahwa apa yang bersama kita titipkan kepada MER-C bisa dipertanggung jawabkan dan pasti sampai pada tujuan yang diharapkan,” tuturnya. menjelang Waisak, ia juga mengajak teman-teman umat Buddha lainnya untuk bersama-sama dengan MER-C dalam membantu kegiatan kemanusiaan.   Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686. 033.5555 Bank Mandiri, 124.000.3753754 Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.290.5803  Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia #KemanusiaanGaza

Berpulangnya KH. Muhammad Adnan Arsal, Salah Satu Tokoh Perdamaian di Poso

Bagi MER-C, KH. Adnan Arsal memiliki tempat tersendiri. Ia merupakan sosok teladan dalam pengabdian kepada masyarakat, serta perjuangannya yang konsisten dalam menyerukan perdamaian di Poso. Hubungan MER-C dengan KH. Adnan Arsal telah terjalin cukup lama. Dalam berbagai kegiatan kemanusiaan MER-C di Poso, beliau kerap terlibat dan memberikan dukungan. Beliau juga banyak membantu serta memberikan arahan kepada relawan MER-C, sehingga program-program yang dijalankan dapat berlangsung dengan baik. Ada satu kenangan yang membekas bagi relawan MER-C. Setiap kali menjawab telepon, beliau langsung mengenali dan menyapa dengan hangat, “Apa kabar, Dokter?” Dan ketika ditanya apakah masih mengingat MER-C, beliau langsung menjawab, “Tentu saja ingat, karena MER-C selalu di hati.” Sosoknya kini mungkin telah tiada, namun jasa-jasanya dalam menghadirkan perdamaian dan kemanusiaan di Poso akan selalu dikenang. Selengkapnya di link ini

Perkuat Layanan Bedah, Klinik Giving Without Borders Latih Tenaga Kesehatan Gaza

Pelatihan ini diselenggarakan pada 25–26 Februari 2026, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang berasal dari Klinik Giving Without Borders serta berbagai fasilitas kesehatan lainnya. Pelatihan dirancang dalam bentuk pembelajaran terstruktur guna meningkatkan pengetahuan bedah dan keterampilan praktis para peserta. Melalui diskusi berbasis kasus dan sesi interaktif, peserta diajak mengeksplorasi berbagai pendekatan untuk memberikan perawatan pasien yang lebih aman dan efektif. Inisiatif ini mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam membangun kapasitas serta mendukung tenaga kesehatan di Gaza agar mampu memberikan layanan bedah berkualitas tinggi, meski saat ini berada dalam situasi krisis akibat agresi dan blokade Israel. Penyelenggaraan pelatihan dan kuliah bagi tenaga medis di Gaza merupakan bagian dari program MER-C yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut. Selain itu, berbagai upaya lain juga terus dilakukan MER-C untuk mendukung sistem kesehatan di Gaza, di antaranya pengiriman tenaga medis dari Indonesia, penyaluran bantuan obat-obatan dan peralatan medis, dukungan operasional Klinik Giving Without Borders, serta perbaikan sejumlah klinik dan rumah sakit. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Sukacita Idul Fitri: Staf Klinik Giving Without Borders Bagikan Cokelat untuk Pasien

Di tengah situasi sulit akibat genosida dan blokade, hadiah sederhana ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan serta menumbuhkan semangat Idul Fitri bagi setiap pasien yang datang ke Klinik Giving Without Borders. Melalui langkah kecil ini, tercipta senyuman hangat dan interaksi yang tulus. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Klinik Giving Without Borders Gelar Pelatihan Pediatrik untuk Tenaga Kesehatan Gaza

Pelatihan ini diisi oleh pemateri dari Klinik Giving Without Borders Medical Center dan diikuti oleh 30 tenaga kesehatan, baik dari klinik tersebut maupun fasilitas kesehatan lainnya. Para pemateri menyampaikan terima kasih kepada MER-C atas terselenggaranya kegiatan ini, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pediatrik di Gaza. Kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan pembelajaran kolaboratif yang fokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan klinis, serta kualitas perawatan bagi anak-anak. Melalui sesi interaktif dan berbagi pengalaman, pelatihan ini bertujuan mendukung tenaga kesehatan garda depan di Gaza dalam memberikan perawatan pediatrik yang efektif dan penuh empati, karena setiap anak berhak mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Silahkan bertanya?