Jakarta - Dukungan positif bagi rencana program pembangunan RS Indonesia di wilayah konflik di Rakhine State, Myanmar kembali ditunjukkan oleh Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla.

Berselang 2 hari dari pertemuan awal dengan Tim MER-C, Rabu/15 Juni 2016 Wapres JK langsung mempertemukan MER-C dan Walubi untuk membahas tindaklanjut atas usulan MER-C membangun sarana kesehatan di wilayah konflik etnis di Myanmar.

Hadir pada pertemuan tersebut Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad dan Tim serta Ketua Umum Walubi Siti Hartati Murdaya yang didampingi suami Murdaya Widyawimarta Poo.

 

Wapres RI menyampaikan bahwa ide pembangunan RS di Myanmar sangat baik dan perlu didukung baik dari pihak Muslim maupun Budha di Indonesia untuk memberi contoh toleransi dan kerukunan beragama di Indonesia kepada pemerintah dan rakyat Myanmar. Lebih lanjut Wapres menyatakan bahwa program ini juga akan menjadi kerjasama PMI, MER-C, Walubi dan Pemerintah.

Biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan sarana kesehatan yang akan diberi nama "Indonesia Health Center" diperkirakan mencapai 30 - 40 milyar rupiah. Sarana kesehatan ini akan berada di antara wilayah Muslim dan Budha, tepatnya di Mrauk U, Rakhine State.

Saat ini Divisi Konstruksi sedang membuat rancangan Rumah Sakit di Myanmar dan akan diadakan pertemuan lanjutan dengan berbagai pihak terkait untuk membahas teknis pelaksanaan program.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C