Klinik Giving Without Borders di Gaza Selatan Gelar Donor Darah

Gaza – Klinik Giving Without Borders di Khan Younis, Gaza Selatan, bekerja sama dengan Rumah Sakit Nasser, menggelar kegiatan donor darah pada Ahad (2/11). Direktur Klinik Giving Without Borders, Dr. Yousif Salah Al Farra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dengan dukungan tim laboratorium dari Rumah Sakit Nasser. “Donor darah berhasil diselenggarakan di pusat kesehatan kami, bekerja sama dengan tim laboratorium dari RS Nasser,” ujarnya. Menurut Dr. Yousif, kegiatan ini berhasil mengumpulkan sekitar 49 kantong darah. Donor darah tersebut bertujuan untuk mendukung kebutuhan pasokan darah di rumah sakit serta memperkuat kerja sama antara Klinik Giving Without Borders dan RS Nasser. Klinik Giving Without Borders, yang sebelumnya bernama Al Aqsa B, beroperasi atas kerja sama MER-C dengan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza. Klinik ini menjadi salah satu dari sedikit fasilitas kesehatan yang masih beroperasi penuh hingga saat ini, memberikan layanan medis bagi ratusan ribu pengungsi yang terdampak serangan dan blokade yang dilakukan penjajah Israel. Sejak dimulainya dukungan MER-C bersama Kementerian Kesehatan Palestina pada 1 Desember 2024, Klinik Giving Without Borders terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan. Saat ini, klinik tersebut melayani rata-rata 1.200 pasien setiap hari. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Momen Hangat Tim MER-C dan Staf RS Al Ahli Gaza Lantunkan Shalawat Bersama

Gaza – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa antara Tim Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10 bersama staf Rumah Sakit Al Ahli Arab Baptist, Gaza City. Pada Selasa (28/10), Direktur RS Al Ahli Dr. Fadl Naeem, beberapa staf rumah sakit, serta kru ambulans menemui tim EMT MER-C yang juga tinggal di rumah sakit tersebut. Sebagai bentuk suka cita dan sambutan hangat atas kehadiran tim MER-C yang baru mulai bertugas, mereka bersama-sama melantunkan shalawat. Staf RS Al Ahli juga antusias belajar tentang budaya dan bahasa Indonesia. Sebelumnya, tim bersama Dr. Fadl Naeem melaksanakan salat Isya di Masjid Katib Al-Wilayah, salah satu masjid bersejarah yang didirikan pada tahun 712 Rabiul Awal (735 H). Dalam kesempatan itu, salah satu jamaah menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja sukarela dan pengabdian kemanusiaan relawan MER-C. “Kalianlah yang benar-benar layak mendapatkan penghargaan atas upaya tulus kalian,” ujarnya kepada tim usai salat Isya. Kunjungan ke masjid tersebut sebagai bentuk upaya tim MER-C untuk mempererat hubungan dengan masyarakat Gaza. Tim EMT MER-C ke-10 terdiri dari tiga relawan, yaitu dr. Nico Ghanda, Sp.D.VE, dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI, dan perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Tim berangkat ke Gaza pada Ahad (19/10) dan saat ini bertugas membantu pelayanan medis di sejumlah klinik dan rumah sakit di Gaza City. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Tim EMT MER-C ke-10 Tangani Korban Serangan Israel di Sabra, Gaza City

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10 menangani korban serangan terbaru Israel yang terjadi di wilayah Sabra, Gaza City, pada Selasa (28/10). Para korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Al Ahli Arab Baptist, tempat tim EMT MER-C ke-10 saat ini bertugas. Tim MER-C bersama tenaga medis lokal langsung memberikan penanganan darurat kepada korban. “Telah terjadi mass casualty incident (MCI) di Sabra. Para korban dibawa ke RS Al Ahli Gaza. Jumlah pastinya belum diketahui, namun penanganan sudah dilakukan,” ujar salah satu relawan EMT MER-C, dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI. Menurut laporan terbaru dari otoritas kesehatan Gaza, serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 104 orang. Serangan itu menghantam rumah-rumah dan tenda-tenda yang menampung warga sipil yang mengungsi. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Kitabisa Salurkan Donasi untuk RS Indonesia Lewat MER-C

Jakarta – Platform penggalangan dana Kitabisa.com menyalurkan donasi sebesar Rp50 juta untuk Rumah Sakit Indonesia di Gaza melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Kamis (23/10). Donasi tersebut secara simbolis diterima oleh relawan MER-C, dr. Regintha Yasmeen, Sp.Og, di Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, dr. Regintha menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah menyalurkan bantuan melalui Kitabisa dan MER-C. Ia menegaskan bahwa meskipun situasi di Gaza saat ini sangat sulit dan akses bantuan terbatas, MER-C terus berupaya agar bantuan dapat disalurkan langsung kepada warga Gaza. “Setelah bergabung dengan MER-C saya tahu betapa sulitnya untuk masuk ke dalam, karena sampai saat ini yang bisa masuk hanya tim medis dan saya benar-benar bisa yakin bahwa MER-C bisa memegang amanah ini,” ujarnya. dr. Regintha yang telah tiga kali bertugas di Jalur Gaza juga menceritakan pengalamannya saat menjadi Ketua EMT MER-C dan harus mengoordinasikan bantuan makanan untuk warga setempat. “Saya diminta memastikan langsung ke gudang, pasar, dan turun ke masyarakat untuk melihat apa yang tersedia di sana. Karena saya menjalankannya sendiri, insyaallah saya yakin dana yang dititipkan teman-teman melalui MER-C akan sampai kepada masyarakat Gaza,” tambahnya. Selengkapnya di link ini
Tim EMT MER-C ke-10 Mulai Bertugas di Sejumlah Klinik dan Rumah Sakit di Gaza City

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10 telah memulai tugas kemanusiaannya di Gaza City, mulai dari beberapa klinik dan rumah sakit. dr. Nico Gandha akan bertugas di Klinik Alsalam (Senin-Selasa), Klinik Muscat (Rabu-Kamis), dan Klinik Al Daraj (Sabtu-Minggu). Sementara itu, dr. Anthon Vermana Ritonga dan perawat Nadia Rosi akan bertugas di Rumah Sakit Al Ahli Baptist. Awalnya, tim direncanakan bertugas di RS Al Shifa, namun akhirnya ditempatkan di RS Al Ahli Baptist dan beberapa klinik di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan Palestina dan WHO. Kedatangan tim disambut baik oleh Direktur RS Al Ahli Baptist, dr. Fadel Naim. Tim EMT MER-C ke-10 berangkat dari Jakarta pada 19 Oktober dan tiba di Gaza dalam dua tahap, dengan dr. Anthon tiba lebih dulu pada 21 Oktober, diikuti dr. Nico dan Nadia pada 24 Oktober. Mereka akan menjalankan misi kemanusiaan selama sekitar satu bulan di bawah koordinasi WHO dan Kementerian Kesehatan Palestina. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
MER-C – JRS Indonesia Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Triage di Cisarua, Bogor

Bogor – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) bekerja sama dengan Jesuit Refugee Service (JRS) Indonesia menggelar pelatihan Penanggulangan Bencana dan Triage di Cisarua, Bogor, pada Selasa (21/10). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari para pengungsi asal Afghanistan, Pakistan, Irak, dan Somalia, serta sejumlah warga lokal. Pelatihan ini menghadirkan tiga pemateri, yaitu dr. Fahmi Anshori, Sp.Ot., dr. Dhimas Khalif, dan Ari Febrianda, Amd.Kep. Materi yang diberikan mencakup penanganan awal dalam situasi bencana serta triage untuk menentukan prioritas penanganan pasien berdasarkan tingkat keparahan luka. Dalam sesi praktik, peserta mengikuti simulasi penanganan bencana dengan banyak korban. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok untuk melatih kemampuan triage dengan mengkategorikan korban ke dalam empat tingkat kondisi: luka ringan (gelang hijau), luka sedang (gelang kuning), luka berat (gelang merah), dan meninggal dunia (gelang hitam). Menurut Saiful Ilham Ramadhan, Staf Advokasi dan Komunikasi JRS Indonesia, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan para pengungsi dan warga lokal di wilayah Cisarua dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. “Tujuan dari pelatihan ini adalah agar para pengungsi maupun warga sekitar memiliki keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat dan mampu memberikan pertolongan pertama ketika menemukan korban cedera di lingkungan mereka,” ujar Saiful. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif MER-C dan JRS Indonesia untuk memperkuat kapasitas komunitas rentan, khususnya pengungsi dan masyarakat setempat, dalam menghadapi situasi darurat bencana. Selengkapnya di link ini – https://www.instagram.com/p/DQTgiwmE7vw/?img_index=1
EMT MER-C ke-10 Kunjungi Klinik Giving Without Border di Gaza Selatan

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10 pada Sabtu (25/10) mengunjungi Klinik Giving Without Border di Khan Younis, Gaza Selatan. “Kami EMT MER-C ke-10 berkesempatan mengunjungi sebuah klinik di daerah Al-Mawasi milik Kementerian Kesehatan Palestina dan pendanaannya didukung penuh oleh MER-C,” ujar Ketua Tim, dr. Nico Gandha, Sp.D.VE. Tim meninjau sejumlah fasilitas klinik yang baru saja selesai menjalani pemeliharaan dan rehabilitasi oleh Tim Renovasi MER-C di Gaza, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan menjelang musim dingin. Salah satu perbaikan yang dilakukan adalah pemasangan kanopi untuk memberikan kenyamanan bagi pasien saat menunggu. Kanopi berwarna merah putih itu juga menjadi simbol solidaritas dan kehadiran bangsa Indonesia untuk warga Gaza. “Ini merupakan peningkatan yang baik dan patut disyukuri. Ini tidak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia yang telah mendonasikan dananya melalui MER-C. Semoga ke depan ada peningkatan lagi,” kata dr. Nico. Tim EMT MER-C ke-10 terdiri dari tiga relawan medis: dua dokter spesialis, yaitu dr. Nico Gandha, Sp.D.VE., dan dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI., serta satu perawat, Nadia Rosi, Amd.Kep. Mereka bertolak dari Jakarta menuju Gaza pada Minggu (19/10). Tim masuk ke Gaza dalam dua tahap: dr. Anthon tiba lebih dahulu pada 21 Oktober 2025, disusul dr. Nico dan Nadia pada 24 Oktober 2025. Selama bertugas, Tim berada di bawah koordinasi WHO dan Kementerian Kesehatan Palestina serta dalam pengawasan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional. Tim akan menjalankan misi kemanusiaan selama kurang lebih satu bulan. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Tim EMT MER-C ke-10 Berhasil Masuk Gaza

Gaza – Tiga relawan MER-C Indonesia yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) ke-10, berhasil masuk ke Gaza untuk menjalankan misi kemanusiaan di bawah arahan World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan Palestina (MOH). Tim EMT MER-C ke-10 terdiri dari dr. Nico Ghanda, Sp.D.VE, dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI, dan perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Ketiganya disambut oleh enam staf lokal MER-C di Gaza saat tiba di Khan Younis Trade Center, Gaza. Tim masuk ke Gaza dalam dua tahap, dr. Anthon tiba lebih dahulu pada 21 Oktober 2025, disusul dr. Nico dan Nadia pada 24 Oktober 2025. Mereka akan bertugas di bawah koordinasi WHO dan MOH Palestina serta dalam pengawasan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional. Tim rencananya akan melaksanakan misi kemanusiaan selama kurang lebih satu bulan. Kehadiran Tim EMT ke-10 ini melanjutkan misi kemanusiaan MER-C sebelumnya untuk memberikan bantuan medis bagi masyarakat Gaza yang terdampak konflik. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina
Peringati Pink Oktober, Klinik Giving Without Border di Gaza Selatan Gelar Edukasi Kanker Payudara

Gaza – Klinik Giving Without Border di Khan Younis, Gaza Selatan, pada Minggu (19/10) menggelar peringatan Pink Oktober, kampanye global yang berlangsung setiap bulan Oktober untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara. Staf Klinik membagikan pita berwarna merah muda (pink ribbon) kepada para peserta, yang melambangkan dukungan bagi penyintas, pentingnya deteksi dini, serta upaya pencegahan kanker payudara melalui edukasi dan pemeriksaan rutin. Alaa Yasser Abu Halimah, Project Administrator MER-C Indonesia, mengatakan bahwa peringatan Pink Oktober sangat penting diadakan, mengingat selama dua tahun genosida berlangsung di Gaza, tidak ada kegiatan sosialisasi maupun kesadaran masyarakat terkait kanker payudara. “Hari ini kami berada di Klinik Giving Without Border di Al-Mawasi, Khan Younis, untuk memperingati Pink Oktober. Kami memilih hari ini untuk merayakannya karena selama dua tahun perang, tidak ada kegiatan sosialisasi, pemeriksaan, bahkan tidak tersedia mammografi untuk deteksi kanker payudara,” kata Alaa. Perawat Klinik Giving Without Borders, Maya Khdair, menyampaikan rasa syukur kegiatan ini dapat terselenggara setelah dua tahun genosida berlangsung. “Alhamdulillah, setelah dua tahun perang, tim akhirnya dapat memberikan sesi khusus tentang kesadaran kanker payudara. Sesi ini sangat bermanfaat bagi perempuan karena hampir tidak ada sosialisasi terkait hal ini selama dua tahun terakhir,” ujarnya. “Pink Oktober mengingatkan perempuan untuk melakukan pemeriksaan dini agar dapat menjaga kesehatan mereka. Periksa hari ini, untuk besok yang aman,” tambahnya. Klinik Giving Without Border, sebelumnya bernama Al Aqsa B, beroperasi atas kerja sama antara MER-C Indonesia dan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina
MER-C Lakukan Perawatan dan Rehabilitasi Klinik Giving Without Borders di Khan Younis

Khan Younis, Gaza – MER-C Indonesia melakukan perawatan dan rehabilitasi Klinik Giving Without Borders di Khan Younis, Gaza Selatan, menjelang musim dingin. Klinik Giving Without Borders, yang sebelumnya bernama Al Aqsa B, beroperasi atas kerja sama antara MER-C dan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza. Kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan ini dilakukan berdasarkan hasil penilaian tim renovasi, yang terdiri dari staf lokal MER-C, saat melakukan kunjungan lapangan pada 2–4 Oktober 2025. “Tujuan proyek ini adalah menindaklanjuti rekomendasi prioritas dari hasil penilaian lokasi, untuk meningkatkan infrastruktur klinik, memperkuat keamanan, serta memastikan kesiapan fasilitas menjelang musim dingin mendatang,” ujar Tim Renovasi MER-C di Gaza, Senin (20/10). Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi: Tim Renovasi MER-C mengatakan, pekerjaan rehabilitasi yang telah selesai ini meningkatkan operasional dan kapasitas layanan klinik secara signifikan, terutama untuk menghadapi kondisi musim dingin yang akan datang. “Pemasangan kanopi dan bangku turut meningkatkan kenyamanan pasien selama menunggu, sementara pagar, struktur pengaman, dan penutup generator memperkuat standar keselamatan fasilitas secara keseluruhan,” tambahnya. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina