MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Kembali Berangkatkan Emergency Medical Team ke Gaza

Jakarta – MER-C Indonesia kembali memberangkatkan Emergency Medical Team (EMT) ke Jalur Gaza, Palestina, pada Minggu (19/10). Kali ini merupakan pengiriman tim EMT MER-C ke-10, yang terdiri dari tiga relawan medis: dua dokter spesialis, dr. Nico Gandha, Sp.D.VE, dan dr. Anthon Vermana Ritonga, Sp.An-TI, serta satu perawat, Nadia Rosi, Amd.Kep. Ketua Tim EMT MER-C ke-10, dr. Nico Gandha, mengatakan bahwa mereka akan bertugas selama satu bulan. Adapun lokasi penugasan akan diinformasikan lebih lanjut setelah tim tiba di Gaza. “Untuk kondisi Palestina yang saat ini sedang gencatan senjata, kita harapkan benar-benar terlaksana dan disepakati oleh semua pihak, sehingga misi MER-C kali ini dapat berjalan lancar dan selamat hingga kepulangan kami. Untuk itu, kami mohon doa dari masyarakat Indonesia,” ujarnya saat akan bertolak ke Gaza. Sementara itu, Nadia Rosi, yang akan bertugas untuk ketiga kalinya di Gaza mengaku bersyukur kembali mendapat kepercayaan dari MER-C. “Alhamdulillah, ini adalah misi ketiga. Saya bersyukur dan bahagia bisa kembali bertemu dengan saudara-saudara di Gaza, serta berterima kasih kepada MER-C yang masih memberikan kepercayaan kepada saya,” tuturnya. Dokter Anthon Vermana Ritonga menambahkan, ia berharap tim EMT 10 dapat bekerja lebih baik dan melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh tim-tim sebelumnya. “Mudah-mudahan tim EMT 10 bisa bekerja lebih baik, meneruskan apa yang sudah dikerjakan oleh teman-teman sebelumnya,” kata dr. Anthon. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Misi Gempa Afghanistan Selesai, Tim MER-C Kembali ke Tanah Air

Jakarta – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia telah menyelesaikan misi kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Afghanistan dan kembali ke tanah air pada Jumat (10/10). Tim yang terdiri dari dr. Tonggo Meaty Fransisca (Ketua Tim), dr. Citra Haflinda Prihatiningrum, Sp.An (Spesialis Anestesi), Wirsal Adiansyah Harahap (Perawat) serta Jurnalis TvOne Andhika Pamungkas berangkat ke Afghanistan sejak 23 September 2025, untuk membantu korban gempa yang mengguncang negara tersebut pada 31 Agustus 2025. Selama lebih dari dua pekan bertugas, tim menghadapi berbagai tantangan di lapangan.  “Kami sempat mengalami mati internet sehingga tidak bisa berkomunikasi dengan Indonesia. Medan yang kami hadapi juga cukup berat. Jalan berliku dan curam membuat penyaluran bantuan menjadi sulit, apalagi kami menggunakan kendaraan berkapasitas besar,” ujar Ketua Tim dr. Tonggo Meaty Fransisca. Meski demikian, ia mengungkapkan rasa syukur karena warga setempat turut membantu proses distribusi. “Tapi Alhamdulillah warga setempat ikut membantu. Misi kemanusiaan ini juga membuat mereka semakin mengenal Indonesia,” tambahnya. Selama bertugas, tim telah mengunjungi wilayah pusat gempa, menyalurkan bantuan, memberikan pelayanan kesehatan, serta mengunjungi sejumlah fasilitas medis di wilayah terdampak. Ribuan paket bantuan yang telah dibagikan MER-C berupa 800 selimut senilai USD 8.000 (sekitar Rp132 juta), obat-obatan senilai USD 5.000 (sekitar Rp83 juta), paket sembako senilai USD 16.300 (sekitar Rp271 juta), makanan siap saji senilai USD 4.500 (sekitar Rp75 juta). MER-C juga memberikan bantuan tunai sebesar USD 900 melalui pemerintah Herat, untuk keperluan transportasi keluarga pasien yang berobat ke rumah sakit.   Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

AMPHURI Serahkan Donasi untuk Palestina Melalui MER-C

Jakarta – Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menyerahkan donasi untuk Palestina kepada Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Jumat (17/10). Serah terima donasi sebesar Rp 50 juta dilakukan di Kantor Pusat MER-C di Jakarta dan diterima langsung oleh Presidium MER-C, dr. Tonggo Meaty Fransisca. Kepala Bidang Sosial AMPHURI Nilawati Noer mengatakan, donasi tersebut sebagai bentuk kepedulian anggota terhadap penderitaan warga Palestina, khususnya di Jalur Gaza. “Hari ini kami datang ke MER-C untuk menyampaikan donasi dari anggota AMPHURI, semoga bisa bermanfaat. Kami berharap RS Indonesia yang ada di sana banyak membantu warga Gaza dengan izin Allah, melalui tim MER-C yang memang sangat konsisten,”ujarnya. Dalam kesempatan itu, dr. Meaty juga membagikan pengalamannya selama bertugas di Jalur Gaza kepada perwakilan AMPHURI yang hadir. MER-C menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota AMPHURI atas dukungan dan kepercayaannya dalam misi kemanusiaan di Jalur Gaza.   Selengkapnya di link ini  – https://www.instagram.com/p/DP6V975k-HB/?img_index=1  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

Rampungkan Misi di Kunar, Afghanistan, Tim MER-C Temui Gubernur Nangarhar

Nangarhar, Afghanistan — Setelah sepekan menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terdampak gempa di Provinsi Kunar sejak 26 September 2025, Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia pada Kamis (2/10) bertemu Gubernur Nangarhar untuk berpamitan serta melaporkan misi kemanusiaan yang telah dilakukan.  Pertemuan berlangsung terbuka dan sangat hangat. Dalam kesempatan tersebut, MER-C menyerahkan plakat yang diterima langsung oleh Gubernur Nangarhar, Azizulloh Mustofa. MER-C menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyambut baik dan memastikan keamanan tim selama bertugas. “kami mengucapkan terima kasih atas keramah tamahan pemerintah Afghanistan yang sangat menerima dan memberikan kemanan sepenuhnya kepada MER-C untuk bisa melaksanakan misi kemanusiaan terutama untuk masyarakat terdampak gempa,” ujar Ketua Tim dr. Tonggo Meaty Fransisca. Di akhir pertemuan, Gubernur memberikan kenang-kenangan kepada Tim MER-C berupa salah satu hasil alam yang menjadi sumber ekonomi masyarakat Nangarhar. Sejak hari pertama hingga hari keenam bertugas di Provinsi Kunar, dengan bantuan donasi masyarakat Indonesia, MER-C telah menyalurkan sembako dan selimut. Selain itu, MER-C juga menyerahkan obat-obatan ke RS Umum di Nangarhar. “kami melihat kondisi rumah sakit sangat menyedihkan dan juga mesin-mesin yang banyak sekali tidak bisa dioperasikan,” ujar dr. Meaty. “kami juga ke Kunar untuk menyerahkan peralatan medis seperti pengecekan gula darah dan sebagainya kepada klinik, yang luar biasa melayani korban gempa bumi,” tambahnya. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

KUAI RI untuk Afghanistan: Misi Kemanusiaan MER-C Refleksikan Persaudaraan dan Kedekatan

Kabul, Afghanistan – Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Afghanistan, Nanda Avalist, menyambut baik misi kemanusiaan yang dilakukan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) untuk membantu korban gempa di Afghanistan.  Ia menyatakan, langkah kemanusiaan ini merefleksikan persaudaraan dan kedekatan antara kedua bangsa. “Kami menyambut gembira adanya ekspresi kemanusiaan dari masyarakat Indonesia. Ini menunjukkan bahwa antara bangsa Indonesia dan bangsa Afghanistan senantiasa ada kedekatan, dan tentunya bahasa kemanusiaan adalah bahasa universal yang tidak mengenal sekat,”ujarnya saat menerima kunjungan Tim MER-C di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kabul, Jumat (3/10). Menurutnya, kehadiran relawan MER-C mencerminkan semangat kemanusiaan dan solidaritas lintas bangsa. “Kehadiran putra-putri Indonesia yang berhimpun dalam wadah kemanusiaan termasuk dari MER-C merefleksikan persaudaraan dan kedekatan itu. Ini sejalan dengan upaya kita untuk membangun people-to-people contact antara kedua bangsa,” tuturnya. Avalist juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia tengah menyiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan, yang nantinya akan dikoordinasikan dengan berbagai pemangku kepentingan terkait di bidang kemanusiaan. Tim Medis MER-C yang terdiri dari dr. Tonggo Meaty Fransisca (Ketua Tim), dr. Citra Haflinda Prihatiningrum, Sp.An (Spesialis Anestesi), dan Wirsal Adiansyah Harahap (Perawat), berangkat ke Afghanistan sejak 23 September, untuk membantu korban gempa besar yang terjadi pada 31 Agustus 2025. Selama bertugas, tim telah mengunjungi wilayah pusat gempa, menyalurkan bantuan, memberikan pelayanan kesehatan, serta mengunjungi sejumlah fasilitas medis di wilayah terdampak. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

Suka Cita Warga Gaza Sambut Gencatan Senjata

Gaza – Warga Gaza bersuka cita menyambut gencatan senjata yang mulai diberlakukan sejak Jumat (10/10). Mereka yang sempat mengungsi kini mulai kembali ke rumah masing-masing, termasuk warga Gaza Utara yang berbondong-bondong pulang. Ada yang menggunakan kendaraan, ada pula yang berjalan kaki. Relawan lokal MER-C turut serta dalam kepulangan ini, meninjau kondisi sekitar sekaligus merekam harapan dan ungkapan syukur warga menyambut gencatan senjata.  Meski yang tersisa hanyalah reruntuhan, mereka tak menyerah. Dengan semangat, warga Gaza membersihkan puing dan mengais yang tersisa. Nyala harapan kembali hidup.   selengkapnya di link ini – https://www.instagram.com/p/DP25uxGE2U7/  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina     

MER-C Tinjau Kondisi Sumur Bor dan Salurkan Bantuan Selimut di Herat, Afghanistan

Herat – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Senin (6/10) mengunjungi Provinsi Herat, Afghanistan, untuk meninjau kondisi sumur bor serta menyalurkan bantuan selimut kepada warga setempat. Bantuan sumur bor dan Pompa air merupakan bagian dari program MER-C yang diresmikan pada 30 November 2024, sebagai respons terhadap kondisi memprihatinkan pascagempa bumi yang mengguncang Herat pada 7 Oktober 2023.  “Kami kembali meninjau untuk memastikan bahwa sumur yang telah dibangun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Dari hasil pemantauan, sumur ini terbukti memberikan manfaat yang luar biasa bagi warga sekitar,” ujar Ketua Tim MER-C untuk Misi Afghanistan, dr. Tonggo Meaty Fransisca. Dalam kunjungan tersebut, tim juga meninjau satu sumur yang telah dimodifikasi menggunakan panel surya sehingga air dapat dialirkan ke desa-desa lain yang berjarak lebih jauh. Dr. Meaty mengatakan, air merupakan kebutuhan yang sangat penting di wilayah tersebut karena proses penggalian sumur harus dalam dan membutuhkan peralatan berat. “Ke depan, hal ini akan menjadi salah satu prioritas MER-C, untuk mencari sumber air baru di desa-desa lain dan meninjau kemungkinan pembangunan fasilitas WASH (Water, Sanitation and Hygiene),” ujarnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kondisi masyarakat Herat pascagempa kini berangsur membaik berkat bantuan berbagai lembaga kemanusiaan yang telah membangun fasilitas perumahan. Namun, menjelang musim dingin, warga masih menghadapi tantangan karena banyak bangunan yang belum cukup kuat menahan angin dingin. “Tapi kita tahu orang-orang Afghanistan ini sangat tangguh. Mereka berusaha menutup dinding rumah menggunakan plastik agar udara dingin tidak masuk,” tutur dr. Meaty. Sebagai bentuk kepedulian, MER-C turut membagikan selimut untuk membantu warga menghadapi musim dingin. Kegiatan peninjauan dan distribusi bantuan ini didampingi oleh Kepala Bagian Disaster Management Provinsi Herat, Alhaj Mohammad Mosa Ashhari. . Ashhari mengatakan sumber air merupakan masalah besar yang banyak dihadapi wilayah-wilayah di Afghanistan. Untuk itu ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat Indonesia melalui MER-C. Selengkapnya lihat link ini – https://www.instagram.com/p/DP0YReek7kD/?img_index=1  ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan

Kondisi Terkini RS Indonesia di Gaza Pasca Gencatan Senjata

Gaza — Relawan lokal MER-C memberikan update mengenai situasi di Gaza, khususnya di sekitar Rumah Sakit Indonesia yang hingga kini masih berada di bawah pengawasan tentara Israel. Setelah gencatan senjata resmi diberlakukan pada Jumat (10/10), relawan lokal MER-C bergerak menuju Gaza Utara untuk meninjau kondisi RS Indonesia yang sebelumnya terpaksa berhenti beroperasi akibat serangan dan evakuasi paksa oleh tentara Israel. Relawan MER-C menyebutkan bahwa meski gencatan senjata telah diumumkan, tentara Israel masih bertahan di sekitar kompleks RS Indonesia, terutama di bagian belakang rumah sakit. “Saya hanya bisa masuk ke Wisma Joserizal Jurnalis dari arah selatan karena adanya tank-tank Israel dan tembakan yang belum berhenti,” katanya. Kondisi wisma terlihat cukup parah, dengan lubang besar di bagian dinding serta barang-barang yang berserakan. “Saya akan kembali lagi setelah pasukan Israel mundur. Setelah itu, saya akan membuat video dari dalam RS Indonesia dan menilai kerusakan yang terjadi,” ujarnya. Pasca gencatan senjata, warga Gaza yang sebelumnya mengungsi mulai berbondong-bondong kembali ke wilayah mereka, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan truk, melintasi Jalan Salah Al-Din. Sejumlah  bantuan juga dilaporkan mulai masuk ke wilayah tersebut. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

MER-C Bangun fasilitas WASH di Kamp Al-Nuseirat, Gaza Selatan

Gaza – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) membangun fasilitas WASH (Water, Sanitation and Hygiene) terdiri dari satu unit sumur bor dan lima unit toilet di Kamp padat penduduk, Al-Nuseirat, Gaza Selatan. Tim Renovasi MER-C di Gaza, pada Sabtu (11/10), melaporkan telah mengawasi langsung pelaksanaan pekerjaan pengeboran sumur di lokasi yang telah ditentukan, dengan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur keselamatan dan keamanan. “Setelah melakukan penilaian teknis secara komprehensif untuk menentukan kebutuhan air bagi penghuni kamp—yang diperkirakan mencapai 365 keluarga—serta melakukan survei terhadap calon pemasok dengan mempertimbangkan spesifikasi teknis dan rekayasa yang diperlukan, sebuah pompa air berkapasitas dua tenaga kuda telah dipasang untuk sumur tersebut,” ujar Tim Renovasi MER-C. Sumur tersebut dibor hingga kedalaman 25 meter dan dilengkapi sistem energi surya untuk memastikan keberlanjutan operasional jangka panjang. Selain itu, juga dipasang jaringan pipa berdiameter satu inci sepanjang 1.000 meter. Lima unit toilet turut dibangun dengan fasilitas lengkap, mencakup penutup yang memadai serta lubang tanah sedalam 1,5 hingga 2 meter. MER-C terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga Gaza, terutama kelompok paling rentan. Air bersih dan fasilitas sanitasi menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi para pengungsi di wilayah tersebut. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina

MER-C Audiensi dengan AHA Centre, Jajaki Kerja Sama Kemanusiaan di ASEAN

Jakarta – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Rabu (8/10) melakukan audiensi dengan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) di Jakarta. Pertemuan ini bertujuan memperkuat komunikasi dengan AHA Centre sebagai badan koordinasi utama ASEAN dalam penanggulangan bencana dan respons kemanusiaan, sekaligus membahas peluang kerja sama dan sinergi di bidang kemanusiaan. Tim MER-C yang hadir antara lain Presidium dr. Zecky Eko, Sp.OT, Ketua EMT MER-C dr. Arief Rachman, Sp.Rad, serta sejumlah relawan lainnya: dr. Siti Lyrih, Yanfa Afisena, dan Novinto. Kehadiran tim MER-C diterima oleh jajaran pimpinan AHA Centre, yaitu Director of Operations Dr. Sithu Pe Thein, Assistant Director of Emergency Preparedness & Response Agustina Tnunay, serta Assistant Director of Strategic Planning, Monitoring & Partnership Abdul Aleem Siddiq. Dalam kesempatan itu, MER-C dan AHA Centre saling berbagi informasi mengenai program kemanusiaan yang telah dijalankan di kawasan ASEAN. Dr. Sithu Pe Thein dan Agustina Tnunay juga menyampaikan standar operasional AHA Centre dalam penanggulangan bencana di antara negara anggota ASEAN. AHA Centre merupakan organisasi antarpemerintah yang didirikan oleh sepuluh negara anggota ASEAN dengan mandat memfasilitasi kerja sama dan koordinasi penanggulangan bencana.  Dalam menjalankan tugasnya, AHA Centre bekerja sama dengan National Disaster Management Organizations (NDMO) negara anggota ASEAN, serta bermitra dengan organisasi internasional, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxSp-rerifRhsO-jdfIbzZAztldxiAPWRJ?si=oSj0EXX664LLn9OO 

Silahkan bertanya?