MER-C Audiensi dengan AHA Centre, Jajaki Kerja Sama Kemanusiaan di ASEAN

Jakarta – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Rabu (8/10) melakukan audiensi dengan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) di Jakarta. Pertemuan ini bertujuan memperkuat komunikasi dengan AHA Centre sebagai badan koordinasi utama ASEAN dalam penanggulangan bencana dan respons kemanusiaan, sekaligus membahas peluang kerja sama dan sinergi di bidang kemanusiaan. Tim MER-C yang hadir antara lain Presidium dr. Zecky Eko, Sp.OT, Ketua EMT MER-C dr. Arief Rachman, Sp.Rad, serta sejumlah relawan lainnya: dr. Siti Lyrih, Yanfa Afisena, dan Novinto. Kehadiran tim MER-C diterima oleh jajaran pimpinan AHA Centre, yaitu Director of Operations Dr. Sithu Pe Thein, Assistant Director of Emergency Preparedness & Response Agustina Tnunay, serta Assistant Director of Strategic Planning, Monitoring & Partnership Abdul Aleem Siddiq. Dalam kesempatan itu, MER-C dan AHA Centre saling berbagi informasi mengenai program kemanusiaan yang telah dijalankan di kawasan ASEAN. Dr. Sithu Pe Thein dan Agustina Tnunay juga menyampaikan standar operasional AHA Centre dalam penanggulangan bencana di antara negara anggota ASEAN. AHA Centre merupakan organisasi antarpemerintah yang didirikan oleh sepuluh negara anggota ASEAN dengan mandat memfasilitasi kerja sama dan koordinasi penanggulangan bencana. Dalam menjalankan tugasnya, AHA Centre bekerja sama dengan National Disaster Management Organizations (NDMO) negara anggota ASEAN, serta bermitra dengan organisasi internasional, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxSp-rerifRhsO-jdfIbzZAztldxiAPWRJ?si=oSj0EXX664LLn9OO
Dua Tahun Genosida dan Jejak Aksi Kemanusiaan MER-C di Jalur Gaza

Hari ini genap dua tahun genosida di Gaza berlangsung, sejak 7 Oktober 2023. Situasi kemanusiaan terus memburuk, dengan jumlah korban jiwa yang terus bertambah setiap harinya. Sejak awal agresi pada Oktober 2023 hingga Agustus 2025, MER-C telah menerima donasi sebesar Rp195.878.701.094,01 sebagai amanah dari masyarakat Indonesia. Dari jumlah tersebut, Rp56.742.071.748,31 telah disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan di Gaza. Pengiriman Relawan dan Bantuan Medis Sejak 18 Maret 2024, MER-C telah mengirimkan 9 tim Emergency Medical Team (EMT) dengan total 54 relawan, terdiri dari: 23 dokter spesialis, 6 dokter umum, 1 dokter gigi, 17 perawat, 2 bidan, 3 liaison officer, dan 1 insinyur. Selama bertugas, tim medis MER-C telah menangani 6.889 pasien. MER-C juga membiayai operasional Klinik Spesialis Lapangan Al Aqsa di Gaza Selatan, yang hingga kini telah melayani sedikitnya 204.466 pasien. Selain itu, MER-C melakukan renovasi Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, yang beberapa kali menjadi sasaran serangan penjajah Israel. Berbagai program pendukung lainnya juga dijalankan, antara lain pemberian bantuan obat-obatan dan alat kesehatan untuk menunjang layanan medis di wilayah Gaza. Penyaluran Donasi Nonmedis Selama Dua Tahun Selama dua tahun genosida berlangsung, MER-C juga menyalurkan bantuan logistik nonmedis berupa makanan, air bersih, dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada warga Gaza, terutama bagi kelompok rentan dan tenaga medis, dengan bantuan relawan lokal MER-C. MER-C menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa, dukungan, dan kepercayaan yang terus mengalir. Mari bersama kita lanjutkan perjuangan kemanusiaan, memberikan bantuan terbaik untuk saudara kita di Palestina. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina
Pasca Gempa Afganistan: MER-C Salurkan Bantuan Selimut, Makanan dan Obat-obatan

Afghanistan – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Senin (29/9), membagikan 500 paket bantuan sembako dan selimut di Distrik Chawkai, Kunar. Paket sembako yang dibagikan berisi tepung, beras, minyak goreng, garam, kacang-kacangan. Bantuan ini disalurkan ke delapan desa terdampak serta ke posko penanggung jawab setempat. Tim juga membagikan permen dan biskuit untuk anak-anak. Sehari kemudian, Selasa (30/9), MER-C menyerahkan obat-obatan dan bantuan pangan kepada Rumah Sakit Umum Nangharar. Pihak rumah sakit dan otoritas daerah mengapresiasi bantuan yang yang diberikan. Pada Rabu (1/10), tim melanjutkan distribusi 500 paket makanan siap saji kepada para pengungsi di Distrik Nurgal. MER-C juga menyerahkan perlengkapan medis untuk mendukung layanan kesehatan bagi ratusan keluarga terdampak. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan
Qurrota ‘Ayyun School Serahkan Donasi untuk Palestina Melalui MER-C

Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyat Palestina, Qurrota ‘Ayyun School menyerahkan donasi kemanusiaan sebesar Rp6,000,000 kepada Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Kantor Pusat MER-C, Jakarta, Jumat (3/10). Donasi tersebut dikumpulkan melalui kegiatan entrepreneur day yang melibatkan seluruh siswa. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk belajar berwirausaha sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan empati terhadap sesama. Perwakilan Qurrota ‘Ayyun School menyampaikan bahwa donasi disalurkan melalui MER-C karena melihat MER-C aktif dan konsisten memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina hingga saat ini. “Semoga donasi ini dapat membantu aksi kemanusiaan dan menjadi bentuk dukungan bagi masyarakat Palestina,” ujar perwakilan sekolah dalam kesempatan tersebut. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxeQmqEl65nVnMYO6XJ7cHswOLApqaEhXk?si=OJJXvxylizZKm2B7 ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina
Meski Hadapi Kendala, MER-C Berhasil Serahkan Langsung Bantuan ke Korban Gempa Afghanistan

Afghanistan – Setelah menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan, Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) akhirnya berhasil menyalurkan bantuan langsung kepada korban gempa bumi Afghanistan. Di Distrik Chawkai, Kunar, pada Senin (29/9) Tim MER-C menyalurkan bantuan berupa tepung, beras, minyak goreng, garam, kacang-kacangan, serta selimut sebagai antisipasi musim dingin. Total 500 paket bantuan dibagikan ke sejumlah desa yaitu Amrai 80 paket, Serai 43, Bandizoo 74, Gandizo 45, Nasapa 77, Kambir 78, Kandra 28, dan sisanya 75 paket diserahkan ke pihak Komite Penanggung Jawab Posko. Tim juga membagikan permen serta biskuit untuk anak-anak. “Penyerahan Bantuan ke Rumah Sakit* Pada Selasa (30/9), MER-C bertemu pihak Rumah Sakit Umum Nangharar, Direktur Penanganan Bencana, Direktur Bidang Kesehatan, serta perwakilan Gubernur Nangharar. Dalam pertemuan itu, dilakukan serah terima obat-obatan dan bantuan pangan. Pihak otoritas menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Ini bukan soal sedikit atau banyak, tetapi dengan datangnya MER-C langsung dari Indonesia, menunjukkan kepedulian yang murni atas dasar kemanusiaan.” Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, mengingat RSU Nangharar merupakan fasilitas kesehatan rujukan utama yang melayani pasien dari berbagai daerah. Distribusi Makanan Siap Saji Kemudian hari Rabu (1/10) Tim bergerak ke lokasi pengungsian di Distrik Nurgal, menyalurkan 500 paket makanan siap saji berupa roti, nasi, daging, sayur, dan air mineral di dua titik pengungsian. Kehadiran MER-C disambut hangat, bahkan para pengungsi segera membentuk antrean teratur untuk menerima bantuan. Dalam kesempatan itu, Ketua Tim dr. Tonggo Meaty juga berdiskusi dengan dokter penanggung jawab klinik di kamp pengungsian. Klinik yang beroperasi 24 jam ini melayani sekitar 700 kepala keluarga dengan jumlah pasien lebih dari 100 per hari, terutama kasus diare. MER-C kemudian menyerahkan tas emergency dan alat pemeriksaan darah untuk mendukung pelayanan kesehatan. Penyaluran Bantuan Sempat Terkendala Tim menemukan sejumlah kendala saat mendistribusikan bantuan, di mana akses komunikasi dan jaringan internet sempat diputus oleh pemerintah Afghanistan. Selain itu, medan berat menyulitkan kendaraan besar mencapai lokasi. Otoritas setempat awalnya meminta seluruh bantuan diserahkan ke Komite Penanggung Jawab Posko Chawkai. Setelah melalui negosiasi, tim akhirnya diizinkan menyalurkan bantuan langsung ke desa dengan pendampingan militer. “Ini kesempatan berharga karena banyak lembaga hanya bisa menyalurkan bantuan hingga Distrik Nurgal yang berada di jalur utama. MER-C berkesempatan masuk lebih jauh ke desa terdampak,” ujar dr. Meaty. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan
Tim MER-C di Afghanistan: Distrik Chawkai di Provinsi Kunar Rusak Berat akibat Gempa

Kabul – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) untuk misi kemanusiaan gempa bumi Afghanistan pada Ahad (28/9), bergerak menuju Distrik Chawkai, di Provinsi Kunar. Ketua Tim dr. Tonggo Meaty Fransiska mengatakan, setibanya di sana mereka melihat rumah-rumah runtuh dan rusak berat, yang mengakibatkan banyaknya korban. “Tempat yang dikunjungi MER-C merupakan permukiman warga yang berada di lereng gunung, di mana jalan bebatuan sangat terjal, di antara tebing dan jurang, sehingga memerlukan kehati-hatian untuk sampai di sana,” ujarnya. Dalam kunjungan ini, Tim melakukan peninjauan terkait desa yang akan menjadi tempat distribusi bantuan. Selain itu, MER-C juga mengunjungi klinik, serta bermain bersama anak-anak korban gempa. Tim berangkat ke Kunar menggunakan dua kendaraan. Mobil pertama membawa relawan MER-C, dan mobil lainnya berupa truk besar membawa logistik yaitu 500 karung berisi sembako, 500 selimut dan 15 kardus besar berisi obat-obatan untuk dibagikan ke para pengungsi. Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang Afghanistan pada Ahad (31/8) pukul 23.47 waktu setempat. Korban meninggal dilaporkan mencapai 1.400 orang, sementara 3.251 lainnya mengalami luka-luka. Merespons hal ini, MER-C pada 23 September mengirimkan tim relawan yaitu dr. Tonggo Meaty Fransisca selaku ketua tim, dr. Citra Haflinda Prihatiningrum, spesialis anestesi, dan Wirsal Adiansyah Harahap, perawat serta Jurnalis TvOne Andhika Pamungkas. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan
Situasi Gaza Terkini: Perbatasan sudah Dibuka, tapi Warga Tetap Kesulitan

Gaza – Kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza masih sangat memprihatinkan meski perbatasan mulai dibuka dan sejumlah bantuan berhasil masuk. Pembukaan akses ini sedikit meredakan krisis pangan, namun jumlah bantuan yang terbatas dan harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi membuat warga tetap kesulitan. Sejumlah sumber dilapangan pada Selasa (30/9) melaporkan, beberapa komoditas pangan sudah mulai tersedia, tetapi jenisnya masih sangat terbatas. Sejak Maret lalu, daging dan telur tidak pernah masuk, sementara buah dan sayuran juga sangat jarang ditemukan, baik dari hasil lokal maupun impor. Harga rata-rata sayuran kini melambung hingga 10–15 kali lipat, bahkan harga buah mencapai 20 kali lipat dibandingkan sebelum agresi. Akibat kelaparan yang terjadi selama enam bulan lalu, kasus malnutrisi pada bayi di bawah enam bulan meningkat signifikan karena banyak ibu tidak bisa menyusui di tengah kondisi kekurangan gizi. Produk kebersihan baru masuk dalam dua hari terakhir. Masalah keamanan memprihatinkan Warga Gaza saat ini terpaksa mendirikan tenda di lahan-lahan kosong yang dekat dengan zona merah akibat kepadatan pengungsian. Lokasi-lokasi rawan tersebut termasuk bagian utara Nuseirat serta kawasan timur kamp di area tengah. Kondisi ini membuat keluarga-keluarga yang mengungsi berada dalam risiko tinggi. Sementara itu, layanan kesehatan di Gaza Utara runtuh lebih parah daripada sebelum gencatan senjata. Jumlah penduduk di wilayah ini bahkan meningkat hampir tiga kali lipat. Para tenaga medis, yang juga warga sipil, banyak dievakuasi di bawah ancaman tembakan, penangkapan, dan penyiksaan. Banyak pasien kini tidak terjangkau karena terjebak dan dikepung tank. Di tengah kondisi ini, MER-C terus berupaya menyalurkan bantuan pangan untuk warga Gaza, khususnya anak-anak yatim, para janda, dan kelompok rentan lainnya. Dukungan juga diberikan kepada tenaga medis yang masih berjuang di garis depan untuk menyelamatkan nyawa di tengah keterbatasan fasilitas. Mari terus bersuara dan berikan bantuan kita untuk warga Gaza. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, sangat berarti untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang kini sedang bertahan di tengah keterbatasan dan ancaman serangan. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/UgkxPpqm3H8Zcb-6dUKhnKu6ysv8PUzyXIWw?si=FPdbvPD9KT44mNsq ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina
Tim MER-C Kunjungi Sejumlah Rumah Sakit dan Lokasi Gempa di Afghanistan

Kabul – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) terus melanjutkan misi kemanusiaan di Afghanistan. Pada Minggu (28/9/2025), tim mengunjungi sejumlah rumah sakit di Provinsi Nangarhar dan meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Distrik Chawkai, Kunar. Ketua Tim MER-C dr. Tonggo Meaty Fransiska mengatakan, Tim lebih dulu menemui Gubernur Nangarhar Malawi Azizulloh Mustofa untuk berkoordinasi terkait rencana kegiatan. Dr. Meatymengatakan, Gubernur Nangarhar dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas bantuan dari masyarakat Indonesia serta kehadiran MER-C yang datang jauh ke Kunar, langsung ke lokasi gempa. Ia menegaskan pemerintah akan mendukung penuh dan menjamin keamanan tim selama bertugas. Tim kemudian bertemu Direktur Rumah Sakit Nishter Kidney Centre, Malawi Aminulloh Syarif. Ia menyambut hangat kedatangan Tim MER-C dan berdiskusi panjang tentang penanganan korban gempa. Dalam kunjungan itu, pihak rumah sakit menunjukkan keterbatasan sarana dan prasarana, termasuk peralatan medis yang tidak memadai maupun rusak. Aminulloh berharap terjalinnya kerjasama lanjutan, seperti bantuan peralatan kesehatan sehingg mereka dapat memperbaiki layanan untuk masyarakat. Tim MER-C juga berkunjung ke Nangarhar Regional Hospital Service Board. Pihak rumah sakit mengonfirmasi sebagian besar korban gempa sudah ditangani, sebagian sudah pulang, sementara yang membutuhkan perawatan lanjutan dievakuasi ke Kabul dan Pakistan. Dalam diskusi, pihak rumah sakit mengungkap kekurangan tenaga medis, terutama spesialis ortopedi. Mereka berharap MER-C dapat mengirimkan Dokter yang bisa melatih tenaga medis yang mereka miliki, serta bantuan peralatan seperti CT scan dan USG yang kondisinya saat ini tidak layak dioperasikan. Usai kunujungan ke rumah sakit, Tim Kemudian bergerak menuju Distrik Chawkai di Provinsi Kunar, salah satu wilayah terdampak gempa terparah. Tim melakukan pengkajian awal dengan mengunjungi sejumlah desa. “Permukiman warga yang berada di lereng gunung serta rumah-rumah tidak permanen membuat jumlah korban gempa sangat besar,” ujar dr. Meaty. Tim Medis MER-C yang terdiri dari tiga orang, yaitu dr. Tonggo Meaty Fransisca selaku ketua tim, dr. Citra Haflinda Prihatiningrum, spesialis anestesi, dan Wirsal Adiansyah Harahap, perawat saat ini tengah bertugas di Afghanistan untuk membantu korban gempa besar yang terjadi pada 31 Agustus 2025. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan
Tim MER-C Bertolak ke Jalalabad, Bawa Ribuan Paket Bantuan untuk Korban Gempa

Kabul – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) untuk misi kemanusiaan gempa bumi Afghanistan bertolak dari Kabul menuju wilayah pusat gempa di Jalalabad, Kunar, pada 26 September 2025 dengan membawa ribuan paket bantuan. “Alhamdulillah hari ini Tim MER-C Indonesia melanjutkan perjalanan ke pusat gempa di Jalalabad, tepatnya di Kunar. Kami sudah melakukan koordinasi dengan Badan Intelijen Afghanistan dan pemerintah setempat untuk membagikan bantuan serta memberikan pelayanan medis di rumah sakit maupun lokasi pengungsian,” ujar Ketua Tim, dr. Tonggo Meaty Fransiska. Ribuan paket bantuan yang akan dibagikan MER-C berupa 500 selimut senilai USD 5.000 (sekitar Rp83 juta), obat-obatan senilai USD 5.000 (sekitar Rp83 juta), paket sembako senilai USD 16.300 (sekitar Rp271 juta), makanan siap saji senilai USD 4.500 (sekitar Rp75 juta). Dr. Meaty mengatakan bantuan selimut disiapkan khususnya untuk menghadapi musim dingin yang akan datang di Afganistan. “Mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini hingga misi selesai diridai Allah. Semoga seluruh amanah dari masyarakat Indonesia untuk masyarakat Afghanistan tersampaikan dengan baik dan berjalan lancar,” katanya. Wakil Gubernur Kunar Mowlai Abdullah Haqani saat bertemu Tim MER-C menyampaikan apresiasi serta ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia. Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang Afghanistan pada Ahad (31/8) pukul 23.47 waktu setempat. Korban meninggal dilaporkan mencapai 1.400 orang, sementara 3.251 lainnya mengalami luka-luka. Merespons hal ini, MER-C pada 23 September mengirimkan tim relawan yaitu dr. Tonggo Meaty Fransisca selaku ketua tim, dr. Citra Haflinda Prihatiningrum, spesialis anestesi, dan Wirsal Adiansyah Harahap, perawat serta Jurnasli TvOne Andhika Pamungkas. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8918 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #bantuanafghanistan #donasikemanusiaan #donasiafghanistan
MER-C Salurkan Ratusan Paket Bantuan Makanan untuk Staf RS As Shifa

Gaza – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Jumat (19/9) menyalurkan 340 paket bantuan untuk staf Rumah Sakit As Shifa, Gaza City. Setiap paket yang dibagikan ini berisi makanan senilai 264 shekel atau sekitar Rp1.320.000. Bantuan diserahkan langsung oleh relawan lokal MER-C kepada staf RS As Shifa, yang masih tetap berjuang memberikan pelayanan medis kepada warga Gaza meski di tengah agresi penjajah yang terus meningkat dan kondisi kemanusiaan yang terus memburuk. Staf RS As Shifa menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas paket bantuan yang diberikan MER-C dan masyarakat Indonesia. Mereka berharap agar bantuan kemanusiaan dalam bentuk apapun dapat terus dibagikan untuk menguatkan staf RS Shifa. “Kami berdoa agara Anda dapat memberikan bantuan kemanusiaan dalam bentuk apa pun, yang membantu memperkuat ketahanan dan menstabilkan kondisi kami, sehingga kami dapat memberikan pelayanan kesehatan semaksimal mungkin bagi mereka yang membutuhkan,” ujar salah satu staf Rs As Shifa. Situasi semakin kritis akibat blokade yang diberlakukan oleh penjajah Israel di Jalur Gaza. Bencana kelaparan terus meluas karena warga Gaza sulit mendapatkan makanan. Selengkapnya di link ini ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina