Gaza – Di tengah genosida yang masih berlangsung di Jalur Gaza, perempuan menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terdampak, terutama dalam aspek kesehatan dan perlindungan dari kekerasan.
Merespons kondisi tersebut, MER-C bersama Klinik Giving Without Borders menggelar pelatihan Kesehatan Wanita Terpadu dan Respons terhadap Kekerasan Berbasis Gender (GBV) pada 6–7 April di Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan layanan yang komprehensif, sensitif, dan berkualitas bagi perempuan, khususnya para penyintas kekerasan.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan MER-C dan Klinik Giving Without Borders dalam memperkuat layanan kesehatan di Gaza.
Dari 30 peserta yang hadir, mayoritas merupakan staf Klinik Giving Without Borders, serta tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas kesehatan lainnya di Jalur Gaza.
Selengkapnya di link ini
https://www.instagram.com/reel/DXjDLrDE5S4/?igsh=aW9icW9hdGZzaGE2
https://www.facebook.com/share/v/1B4K9xJY7T/?mibextid=wwXIfr
https://vt.tiktok.com/ZS9j7fBEg
———————————————
#mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia








