Jakarta – Rabu/15 Juni 2016, untuk menindaklanjuti rencana pembangunan sarana kesehatan (Indonesia Health Center/IHC) di wilayah perang Afghanistan, MER-C Indonesia kembali melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Afghanistan di Jakarta. Kunjungan ini diterima oleh Duta Besar Afghanistan yang baru, H.E. Ms. Roya Rahmani.

 

Pada kesempatan tersebut, Presidium MER-C, Dr. Joserizal Jurnalis, SpOT memperkenalkan mengenai MER-C sebagai LSM medis yang sudah dua kali berpengalaman menunaikan misi kemanusiaan ke Afghanistan, yaitu pada Oktober 2001 dan Mei 2002. Saat itu, Amerika Serikat dan sekutunya tengah melancarkan serangan udara ke negara ini dengan dalih untuk menghancurkan kamp-kamp pelatihan teroris Al Qaeda dan instalasi militer rezim Taliban di Afghanistan. Seketika berita penyerangan itu muncul di berbagai media, MER-C pun segera menyiapkan Tim Bedahnya untuk berangkat ke Afghanistan untuk memberikan pertolongan kepada para korban perang.

Kini belasan tahun berlalu, Pemerintah Palestina melalui International Health Advisor - Ministry of Public Health of Afghanistan menyampaikan kondisi terkini di Afghanistan serta kebutuhan akan sarana kesehatan yang masih minim di sejumlah wilayah yang sempat porak-poranda akibat perang berkepanjangan.

 

“Suatu saat kami akan datang kembali ke Afghanistan,” tegas Joserizal. “Kami berniat untuk berbuat sesuatu. Pembangunan sarana kesehatan akan menjadi program jangka panjang MER-C untuk Afghanistan,” lanjutnya.

 

Namun Presidium MER-C juga menjelaskan kepada Duta Besar Afghanistan bahwa pelaksanaan program memerlukan waktu dan kesabaran karena dana MER-C bagi program ini seperti halnya RS Indonesia di Gaza, akan murni berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia yang sebagian besar menengah ke bawah.

 

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C