MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

SETIBANYA DI GAZA KE 15 RELAWAN INDONESIA SEGERA BEKERJA

Gaza – Sejumlah 15 orang relawan Indonesia yang tergabung dalam Medical Emergency Rescue Comiittee (MER-C) telah memulai pekerjaan pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina sehari setalah kedatangan mereka, Senin (30/6). Pekerjaan difokuskan kepada penyelesaian pekerjaan listrik dan AC pada bangunan utama serta pekerjaan Wisma Rakyat Indonesia yang terletak di belakang bangunan utama.

 

“Untuk pekerjaan mekanikal elektrikal di bangunan utama akan kita fokuskan kepada instalasi transformer di ruangan operasi, kemudian menyelesaikan saluran air di ruangan sterilisai dan penyelesaian pekerjaan AC,” ujar Koordinator Lapangan bidang Mekanikal Elektrikal RS Indonesia, Karidi Abu Hanifah, relawan yang telah dua kali bertugas ke Gaza, Palestina. 

 

Karidi juga berharap Tim ME (Mekanikal Elektrikal) akan secepat mungkin mengerjakan pekerjaan di bangunan utama untuk kemudian melanjutkan pembangunan Wisma Rakyat Indonesia. 

Sementara itu, Koordinator Lapangan di bidang Sipil, Tata Lukita yang juga sudah dua kali bertugas di Gaza menyatakan bahwa pekerjaan tim sipil adalah menyelesaikan beberapa pekerjaan kecil sebelum memulai pekerjaan pembangunan Wisma Rakyat Indonesia, diantaranya penutupan ground tank dan saluran air di belakang gedung.

“Kita akan tutup dulu ground tank air karena ini sangat penting. Kebutuhan air untuk Rumah Sakit Indonesia berasal dari ground tank yang berkapasitas 80 meter kubik ini. Setalah selesai kita akan langsung mengerjakan Indonesia Guest House atau Wisma Rakyat Indonesia” papar relawan yang mempunyai keahlian khusus dalam pembuatan kolam taman.

Sementara itu, Site Manager Rumah Sakit Indonesia, Ir. Edy Wahyudi menyatakan bahwa pekerjaan Rumah Sakit Indonesia akan dilakukan secepat mungkin karena targetnya akhir tahun ini semua pekerjaan harus sudah selesai karena bangunan akan diserahterimakan kepada rakyat Gaza untuk bisa dipergunakan.

 

 Untuk mewujudkan rencana ini, Tim MER-C di Indonesia akan melakukan penggalangan dana untuk melengkapi target tersebut. Dibutuhkan dana sejumlah 65 milyar rupiah untuk pengadaan alat kesehatan sebelum beroperasionalnya rumah sakit sumbangan rakyat Indonesia ini.

 

 Bulan ramadhan bulan yang penuh berkah, semoga keberkahan ramadhan kali ini bisa mengetuk para dermawan dan donatur untuk memberikan sedikit dari hartanya untuk rakyat Palestina.

 

 Bagi para dermawan dan donatur yang ingin memberikan dukungan dan bantuan untuk pengadaan alkes RS Indonesia di Gaza Palestina dapat disalurkan melalui:

 

BNI Syariah No. Rek. 08.111.929.73,

BCA No. Rek. 686.0153.678,

BRI No. Rek. 033.501.0007.60308,

BSM No. Rek. 700.1352.061,

BMI No. Rek. 301.00521.15, dan

Bank Mandiri No. Rek. 124.0008111925,

 

atas nama Medical Emergency Rescue Committee.

 

 

 

 

Bagikan:

Silahkan bertanya?