Bencana bertubi-tubi menghantam negeri tercinta. Di tengah pandemi Covid-19 yang sedang menggila, kembali gempa besar meluluhlantakkan Sulawesi Barat. 

 

Di tengah situasi seperti ini semangat sukarelawan tak padam dalam memberikan bantuan kemanusiaan. Saat ini resiko sukarelawan dalam menolong meningkat di tengah pandemi. Berikut analisa beberapa resiko dan hazard yang harus diwaspadai para relawan dalam menolong terkait Covid-19 :

 

1. Tidak nyaman menggunakan APD di lapangan, karena panas;

2. Kelelahan dan stres;

3. Kurang istirahat, karena belum tentu mendapatkan tenpat istirahat yang layak;

4. Kurang asupan gizi, karena makan seadanya di situasi bencana;

5. Sulit menghindari kerumunan.

 

Dengan adanya resiko-resiko tersebut, maka akan rawan terkena infeksi Covid-19. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya mitigasi antara lain ;

 

1. Seleksi sukarelawan yang berangkat harus kondisi sehat, tidak punya comorbid berat;

 

2. Membawa bekal APD yang adekuat, baiknya APD yang nyaman, jangan menggunakan baju coverall atau hazmat yang sangat tidak nyaman, juga membawa hand sanitizer;

 

3. Membawa cukup makanan dan air minum;

 

4. Membawa obat-obat covid bagi relawan seperti antivirus dan anti inflamasi, vitamin-vitamin;

 

5. Jangan tinggal di tenda-tenda yang tidak nyaman sehingga bisa beristirahat cukup, kalau perlu tinggal di desa atau kota yang tidak terkena dampak gempa. Tidur jangan kurang dari 6 jam;

 

6. Bertugas maksimal 1 minggu agar tidak lelah fisik dan fikiran;

 

7. Screening pasien yang mau diobati atau operasi minimal dengan swab antigen;

 

8. Screening relawan minimal dengan swab antigen, apabila ada relawan yang kena, segera diistirahatkan dan dipulangkan;

 

8. Lakukan triage dan damage control bagi pasien trauma.

 

Selamat bertugas para relawan

 

Salam Kemanusiaan,

 

Dr. Yogi Prabowo, SpOT

Relawan MER-C

(Medical Emergency Rescue Committee)

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C