MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Peringati Hari Jadi ke 17, Provices Group Salurkan Donasi untuk Palestina Lewat MER-C

Provices Group, perusahan yang bergerak di bidang jasa, baru saja memperingati hari jadinya yang ke 17 pada Kamis (18/1/2024). Dalam kesempatan ini mereka memberikan donasi untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia sebesar 50 Juta rupiah. Syarifudin Ahmad Perwakilan dari Provices Group mengatakan, pihaknya berharap donasi yang diberikan ini dapat meringankan beban warga Palestina di Jalur Gaza, yang saat ini sedang berada dalam situasi konflik. “Tujuan dari donasi ini adalah untuk meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap masyarakat Palestina khususnya, dan pastinya untuk meringankan beban mereka di sana, yang saat ini sedang berada di bawah penjajahan Israel,” Kata Syarif. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada MER-C sebagai lembaga penyalur donasi, dan mempercayakan sepenuhnya donasi yang diberikan karena MER-C menjadi salah satu lembaga yang cukup concern terhadap masyarakat Palestina, terbukti dengan adanya Rumah Sakit Indonesia di Gaza. “Kenapa memilih MER-C sebagai penyalur donasi, karena setahu kami MER-C merupakan salah satu lembaga atau NGO yang bergerak di bidang kemanusiaan dan concern terhadap masyarakat Palestina, terbukti dengan adanya Rumah Sakit Indonesia di sana,” ujarnya. “Kami berharap donasi ini bisa tersalurkan dan bisa meringankan teman-teman yang ada di Palestina dan semoga masyarakat Palestina bisa terbebas dari kondisi sekarang,” tutur Syarif. “Terima kasih banyak MER-C Indonesia yang telah menjadi lembaga penyalur donasi kami, semoga apa yang kami donasikan bermanfaat dan kami percayakan donasi kami sepenuhnya kepada MER-C Indonesia,” tambanya.

BAZIS DKI Dukung Ada Ruang Fatahillah di RS Indonesia Gaza

Jakarta, MINA – Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh pembuatan ruang Fatahillah pada pembangunan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza, Palestina tahap kedua.   Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZIS DKI Jakarta Zahrul Wildan saat menerima kunjungan dari tim lembaga medis kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Kantor BAZIS DKI Jakarta, Tanahabang, Jakarta Pusat, Jumat (13/7). Sebelumnya, Presidium MER-C Dr. Sarbini Abdul Murad dan Dr. Arief Rachman telah menjelaskan kondisi RS Indonesia di Gaza saat ini yang telah beroperasi sejak 2016. Menurut Sarbini, saat ini pasien terus meningkat di RS Indonesia akibat dari serangan Israel yang berkelanjutan terhadap warga Palestina, menyebabkan ruangan RS selalu penuh. Masih banyak pasien yang harus mengantri karena ruangan yang terbatas. Untuk menyikapi hal tersebut MER-C ingin menambah dua lantai lagi. “Saat ini rumah sakit sudah dua tahun beroperasi, namun konflik dan serangan dari Israel membuat jumlah pasien meningkat tiga kali lipat, sehingga tempat sudah tidak cukup lagi. Untuk penambahan lantai (pembangunan tahap dua) membutuhkan dana kira-kita 40-50 miliar. jadi untuk satu lantai diperkirakan 20 miliar,” kata Arief. Terkait itu, MER-C menawarkan nama ruang Fatahillah (salah satu nama dari pejuang Jakarta yang mengusir pasukan Purtugis dari kota pelabuhan Sunda Kelapa pada masa Indonesia belum merdeka 22 Juni 1527 silam). Adanya Ruang Fatahillah di RS Indonesia adalah imipian Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, seperti ruang lainnya yaitu, Chik di Tiro (salah satu pahlawan asal Aceh) sesuai dengan sumbangan dari masyarakat Aceh. Mendengar hal tersebut, BAZIS DKI Jakarta sangat merespon dan mengapresiasi niat baik dari program MER-C, untuk itu ia juga mendukung penuh pembangunan tersebut. “Kami sangat merespon dan mendukung sekali program MER-C membuat nama-nama pada ruangan di rumah sakit Indonesia di Gaza. Tapi karena kedatangan MER-C ini di pertengahan tahun, sedangkan dana zakat di BAZIS ini sudah terprogramkan melalui rapat Pleno Pendayagunaan Zakat BAZIS tahun 2017, maka dana 2018 ini akan dialokasikan sesuai yang terprogramkan,” ujar Ketua BAZIS. Ia menyarankan MER-C untuk membuat program pada 2018 ini untuk penambahan lantai. Nantinya, terhitung Januari 2019, dana yang masuk BAZIS DKI bisa dialokasikan untuk membuat Ruang Fatahillah di RS Indonesia di Gaza, Palestina. (L/R10/RI-1) Sumber : https://minanews.net/bazis-dki-dukung-ada-ruang-fatahillah-di-rs-indonesia-gaza/

Sandi Uno Luncurkan Kaus Donasi untuk Bantu RSI di Gaza

Hari ini Senin 4 Juni 2016 di Balaikota DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan kaus bermotif sorban merah yang dinamai RED SANDI. Sandi Uno menyampaikan, “Saya dengar penjelasan dari MER-C bahwa kondisi Palestina makin memprihatinkan, dan peran Rumah Sakit Indonesia di Gaza buah ikhtiar warga Indonesia lewat MER-C makin penting, maka teman-teman coba luncurkan ide kreatif hari ini. RS Indonesia Gaza selalu ramai, dan akan dikembangkan terus.” Kaus yang didisain oleh ArMuf, Duo Designer A. Mufti dan Agus Hendrawan ini semula sudah merambah pasar ekspor ke Timur Tengah, mulai hari ini di jual di Bukalapak, “Sempat kita ekspor ke Doha dan Dubai, karena motif Sorban Ghutrah ini kan dari sananya terinspirasi garis, dan ornamen Padang Pasir, kebetulan MER-C butuh donasi sekalian diluncurkan Bang Sandi, Jadi deh namanya RED SANDI !” demikian Mufti menjelaskan. Mufti yang juga berprofesi sebagai konsultan, dan periset ini mengabarkan bahwa mulai pagi ini RED SANDI sudah bisa di pesan di Bukalapak dan click through lewat web MER-C. “Harganya didiskon jadi 126 ribu rupiah, harga termasuk donasi ke MER-C” tukas Mufti. Dr. Henry Hidayatullah, dan Tim yang hadir mewakili MER-C menjelaskan bahwa selain memberikan bantuan medis pada fase awal bencana atau tanggap darurat, di beberapa wilayah perang, konflik dan bencana skala besar, MER-C juga melakukan program bantuan yang bersifat jangka panjang. Salah satunya berupa pembangunan fasilitas kesehatan seperti Klinik Rawat Inap di wilayah pasca tsunami Aceh, Klinik Sosial di wilayah pasca gempa Bokoharjo Sleman Yogyakarta, RS Galela di wilayah histori konflik Maluku Utara, juga RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina dan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar. “Kita ingin warga Jakarta berperan lebih aktif untuk membangun RS Indonesia di Gaza bahkan Myanmar, Alhamdulillah Pak Sandi setuju kalau donasi lewat kaus ini Kick Off untuk kerja besar ke depan” tukas Dr. Henry. Bukalapak sebagai online marketplace terbesar di Indonesia turut memberikan dukungannya untuk pengembangan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Bukalapak memfasilitasi penjualan kaus Red Sandi mulai hari ini. “Kami di Bukalapak turut peduli dengan kondisi saudara-saudara kita di Gaza. Penjualan kaus Red Sandi di Bukalapak diharapkan dapat membantu pembangunan fasilitas kesehatan di sana. Masyarakat dapat membeli kaus ini hanya di Bukalapak dan tentunya dengan membeli kaus ini, masyarakat secara tidak langsung sudah ikut berpartisipasi dalam membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Kaus dengan desain yang keren ini juga dapat menjadi pilihan buah tangan untuk sanak saudara ketika mudik ke kampung halaman”, ujar Fajrin Rasyid, Co-Founder dan CFO Bukalapak. Pak Wagub Sandi Salahuddin Uno juga sampaikan bahwa kedepan dukungan buat Pembangunan RS Indonesia di Gaza dan Myanmar akan bermitra dengan BAZIS DKI Jakarta, “Hari ini kita kick-off kerjasama partisipatif kolaboratif, kedepan lebih luas lagi kolaborasinya dengan BAZIS. Mimpi saya ada Ruang Fatahillah atau Jayakarta di RSI Gaza dan Myanmar, Insya Allah bisa”. Tentang MER-C MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis dan mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi. MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam di dalam maupun di luar negeri. Resmi berdiri pada Agustus 1999, hingga kini MER-C sudah melakukan lebih dari 300 misi kemanusiaan yang dilakukan oleh para relawan MER-C yang bersifat unpaid volunteers. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi: www.mer-c.org. Tentang ArMuf Duo Designer Industri Kreatif, fokus pada pasar ekspor . Digawangi Agus Hendrawan, dan A. Mufti. Tentang Bukalapak Bukalapak merupakan pasar online terbesar di Indonesia. Bukalapak adalah sarana jual beli online dari konsumen ke konsumen (C2C) untuk transaksi satuan maupun dalam jumlah banyak melalui aplikasi mobile dan website. Di 2016 lalu, Bukalapak menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa dan darma bakti kepada bangsa dan Negara sehingga bisa dijadikan teladan bagi orang lain. Saat ini Bukalapak memiliki lebih dari tiga juta pelapak di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: http://bukalapak.com/

MER-C terima Donasi dari Pembaca Republika

Jum’at/20 April 2018, PT Republika Media Mandiri menyerahkan donasi yang dikumpulkan dari pembacanya untuk Rohingya kepada lima lembaga kemanusiaan. MER-C menjadi salah satu dari lima lembaga yang dipercaya untuk menerima amanah donasi ini. Donasi sebesar Rp 239.230.206,- diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Republika Media Mandiri, Agus Yusron kepada Presidium MER-C, Dr. Sarbini Abdul Murad. Dalam sambutannya, Agus Yusron menyampaikan bahwa meskipun pemberitaan mengenai Rohingya saat ini tertutup dengan pemberitaan lain karena banyaknya peristiwa akhir-akhir ini baik di dalam maupun di luar negeri, namun antusias pembaca Republika sangat tinggi. “Selama hampir setengah tahun donasi dibuka, hampir setiap hari selalu ada yang berdonasi. Syukur Alhamdulillah, pembaca kita selain loyal kepada media juga mempunyai kepedulian yang tinggi,” ungkapnya. “Donasi untuk Rohingya kami batasi waktunya untuk kami salurkan terlebih dahulu. Kami serahkan kepada teman-teman yang mempunyai keahlian dan fokus pada program ini. Mudah-mudahan amanah yang dititipkan pembaca bisa bermanfaat untuk saudara-saudara kita di Rohingya,” harapnya. Pada kesempatan tersebut, Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Republika dan pembacanya atas kepedulian dan donasi yang diberikan. “Apresiasi dan terima kasih kami untuk Republika dan pembacanya yang telah peduli dan memberikan donasinya. Amanah donasi ini akan kami salurkan untuk pembangunan RS Indonesia yang sedang berlangsung di Rakhine State, Myanmar. Saat ini progress pembangunan sudah mencapai 40%,” jelas Sarbini. Sudah beberapa kali Republika dan pembacanya menunjukkan kepedulian pada berbagai isu kemanusiaan. Sebelumnya, pembaca Republika telah menyumbangkan donasi untuk ruangan Poliklinik RS Indonesia di Bayt Lahiya, Jalur Gaza, Palestina sehingga ruangan tersebut diberi nama Ruangan Pembaca Republika. Kini, pembaca Republika kembali memberikan dukungan dan bantuannya untuk Pembangunan RS Indonesia di wilayah konflik Rakhine State, Myanmar.

Salurkan Donasi Masyarakat, MER-C Bangun TPA bagi Korban Gempa di Pidie Jaya

Aceh – Sebagai tahap lanjut penyaluran bantuan bagi korban pasca gempa di wilayah Pidie Jaya, Aceh, MER-C membangun Ruang Kelas Belajar (RKB) TPA di salah satu wilayah terdampak gempa, tepatnya di Gampong Nangrhoe Barat, kecamatan Ulim, kabupaten Pidie Jaya. Hari ini, Senin/7 Agustus 2017, Tim MER-C melakukan peletakan batu pertama sebagai pertanda dimulainya pembangunan RKB TPA. Acara ini turut dihadiri oleh Camat Ulim, Geucik (Kepala Desa) setempat, beserta perangkat Gampong Nangrhoe Barat. Dr. Sarbini selaku Presidium MER-C Indonesia dalam sambutan singkatnya berharap pembangunan RKB TPA dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sebagaimana sudah direncanakan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik dari aparatur gampong/desa juga Camat Ulim dalam membantu proses pendirian TPA. Dr. Sarbini berharap RKB TPA nantinya dapat bermanfaat untuk pendidikan anak-anak usia remaja sehingga dapat melahirkan karakter anak-anak yang berakhlakul karimah. Pembangunan ini juga sebagai bentuk kepedulian MER-C terhadap korban gempa yang terjadi di Pidie Jaya. Lebih lanjut, keberadaan TPA diharapkan bisa menjadi simbul ikatan batin antara masyarakat Pidie Jaya dan MER-C Indonesia. Sementara itu, M Rizky Syahdan sebagai Camat di Kecamatan Ulim menyampaikan terima kasih atas bantuan masyarakat melalui MER-C Indonesia yang akan membangun RKB TPA di wilayahnya, apalagi mengingat Pidie Jaya masih membutuhkan bantuan-bantuan dari pihak ketiga dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa yang terjadi pada Desember 2016 silam. Acara peletakan batu pertama ini ditutup dangan makan ketan bersama dan doa.   Rekening Donasi amanah Aceh dapat disalurkan melalui: BSM, 701.565.8937 Atas nama Medical Emergency Rescue Committee   Info: www.mer-c.org 0811990176

Waspada SMS Donasi Mengatasnamakan MER-C

Dalam beberapa waktu terakhir MER-C mendapati banyak pertanyaan dari masyarakat, di antaranya mengenai kebenaran dari rekening donasi sebagaimana tercantum di bawah ini: “Kami dr tim relawan MER-C Indonesia, meminta bantuan untuk saudara2 kita di palestina melalui “DOMPET PEDULI GAZA’ Rek BANK BRI : 0791-01-007355-530, a.n. H.YUSUP” Dengan ini MER-C menegaskan bahwa seluruh rekening amanah MER-C selalu dibuat dengan atas Nama Medical Emergency Rescue Committee, tidak pernah menggunakan atas nama pribadi, maka sebaran pesan seperti di atas atau yang serupa dengannya baik melalui sms maupun media sosial adalah penipuan dan tidak pernah disebarkan oleh MER-C.   Untuk itu kami meminta masyarakat berhati-hati terhadap upaya pengumpulan donasi untuk kepentingan pribadi. Untuk informasi silahkan menghubungi kami di nomor kantor 021-3159235, nomor HP 0811990176, website : www.mer-c.org, twitter : @RSIndonesia, FB : RSIndonesia, instagram : @rsindonesia.   Terima kasih.                

Donasi Mengalir, RS Indonesia Segera Dibuka Darurat

Terus bertambahnya korban sipil akibat agresi Zionis di Jalur Gaza menimbulkan keprihatinan luas di berbagai kalangan. Liputan oleh media massa telah mendorong antusiasme masyarakat untuk mengulurkan tangan membantu Palestina. Ditambah suasana Ramadhan, sepertinya memang sudah digariskan bagi rakyat Indonesia untuk membantu Palestina.   Hingga Selasa (15/7) donasi yang terkumpul telah mencapai Rp 31.991.462.488 untuk alat kesehatan dan lebih dari Rp 5.454.607.082 untuk amanah kemanusiaan . Rapat tim dokter dan pengadaan alat kesehatan RS Indonesia  memutuskan untuk segera mengoperasikan RS ini dari jadwal semulanya yaitu Desember 2014 dikarenakan semakin bertambahnya korban jiwa dan cedera penduduk sipil, dan karena RS lain di Jalur Gazapun kewalahan menerima aliran korban. Stok obat dan alat medis di jalur Gaza juga dilaporkan terus menipis. Pembukaan awal ini akan mengoptimalkan fungsi Unit Gawat Darurat, Poliklinik, ICU, dan beberapa ruang bedah. Diharapkan RS Indonesia bisa bekerja pada kapasitas 50% dari total kemampuannya. Walaupun bangunan RS Indonesia mengalami kerusakan pada jendela Dan plafon akibat guncangan rudal yang dilontarkan Israel tidak jauh dari lokasi RS Indonesia, secara umum unit-unit yang tersebut di atas dapat difungsikan di RS Indonesia sesegera mungkin. Besar harapan kami bahwa ke depan akan terkumpul total donasi sebesar Rp 65M agar RS Indonesia bisa beroperasi secara sempurna. Dalam waktu dekat Inshallah MER-C akan memberangkatkan tim bedah yang terdiri dari dokter spesialis orthopedi dan traumatologi, dokter spesialis bedah, dokter spesialis anestesi, perawat bedah dan perawat ICU untuk bekerja di unit yang telah dibuka. MER-C akan bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan Gaza untuk memobilisasi SDM kesehatan dari RS lain di Jalur Gaza untuk ditempatkan di RS Indonesia. Semoga Allah terus menggerakkan hati rakyat Indonesia untuk mewujudkan RS Indonesia sehingga bersama-sama kita dapat menyelamatkan rakyat Palestina. Teriring salam dari ke 19 relawan Indonesia yang berada di Gaza saat ini, yang berkat doa tulus dari semua, sampai saat ini berada dalam keadaan sehat wal afiat. Terima kasih kami ucapkan kepada para donatur dan seluruh rakyat Indonesia atas kepercayaan dan donasi yang telah diberikan untuk Gaza melalui Lembaga MER-C, semoga menjadi salah satu catatan amal baik bersama bangsa Indonesia. Donasi untuk amanah Kemanusiaan Gaza: BSM, 700.2905.803 BCA, 686.033.5555 Mandiri, 124.000.375375.4 An Medical Emergency Rescue Committee Donasi alat Kesehatan RS Indonesia di Gaza BCA, 686.0153678 BSM, 700.1352.061 BNI Syariah, 08.111.929.73 BRI, 033.501.0007.60308 BMI, 358.000.1720 Mandiri, 124.000.811192.5 An Medical Emergency Rescue Committee

Silahkan bertanya?