MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C akan Mengirimkan Bantuan Kemanusiaan Tahap 2 ke Lombok

Berbagai barang bantuan yang saat ini dibutuhkan warga korban gempa bumi di Lombok terus disiapkan di Markas Pusat MER-C di Jakarta. Hal ini dikarenakan dalam waktu dekat, MER-C akan mengirimkan kembali truk berisi barang bantuan medis dan kemanusiaan ke Lombok. Pengiriman ini adalah pengiriman tahap ke-2 ke Lombok, setelah sebelumnya MER-C mengirimkan bantuan medis dan peralatan serta perlengkapan untuk pendirian RS Lapangan. Bantuan yang akan dikirimkan kali ini akan terdiri dari obat-obatan khususnya syrup untuk anak, cairan-cairan pembersih luka, tenda, terpal, hygiene kit, kasur, selimut, sarung, jilbab, tempat-tempat penampungan air bersih dan lainnya. Sementara itu, hingga saat ini sedikitnya sudah 50 relawan nasional MER-C yang diturunkan ke Lombok. Terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanah donasi untuk korban gempa bumi Lombok melalui MER-C. Dengan donasi yang ada, MER-C akan terus mengirimkan tim relawan medis dan non medis secara berkala ke Lombok serta menyalurkan berbagai bantuan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui: BCA, 686.0099339BSM, 701.5658.899BNI Syariah, 303.2000.922 Semua rekening atas nama :Medical Emergency Rescue Committee Info :www.mer-c.orgFB : MER-C IndonesiaCall Center : 0811990176 #mercpedulilombok

TPA Darurat

Usai berkegiatan memberikan pelayanan medis bagi warga korban gempa di Lombok pada pagi hingga sore hari, malam harinya giliran para relawan menerima kedatangan tamu-tamu cilik yang tinggal di sekitar posko MER-C yang berada di desa Gumantar, kecamatan Kayangan, Lombok Utara. Dalam sekejap posko riuh ramai dengan keceriaan anak-anak. Tanpa disuruh, hampir setiap hari anak-anak ini mendatangi posko MER-C, lengkap dengan alat sholat atau baju muslim dan buku mengaji. Ya Allah semangat belajar mereka tinggi, namun memang ujian bencana ini membuat kegiatan belajar mereka terhambat karena bangunan sekolah yang rusak akibat gempa. Dengan kemampuan yang dimiliki, para relawan MER-C yang sampai saat ini terus dikirimkan secara rolling dan berkala ke Lombok, mencoba berbagi sedikit ilmu, mendampingi, dan mengajari anak-anak ini mengaji. Semoga TPA darurat dan dadakan ini bisa bermanfaat untuk mengisi waktu anak-anak terdampak gempa dengan hal-hal yang positif. Semangat terus, Nak ! Bantuan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui : BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama :Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok

Relawan MER-C Lakukan Homevisit Pasien-Pasien Pasca Operasi

Salah satu kegiatan Tim MER-C di Lombok adalah homevisit ke tempat tinggal pasien-pasien korban gempa yang telah dioperasi. Homevisit dilakukan terjadwal setiap 3 hari sekali untuk mengecek dan merawat luka-luka mereka hingga sembuh. Minggu/26 Agustus 2018, adalah jadwal homevisit. Hari ini, Tim MER-C mengunjungi 5 pasien, yaitu Ibu Jumasip (dusun Gubug Indah, kec. Kayangan), Pak Arna (dusun Luk Barat, kec. Gangga), Bu Pasi (dusun Kertaraharja, kec. Gangga), Pak Bambang (dusun Jenggala, kec. Tanjung) dan Pak Sahidin (Tegal Wareng, kec. Pamenang). Tim juga menemukan satu warga korban gempa di dusun Sejongga, kec. Kayangan yang mengalami fraktur namum belum dioperasi. Untuk sementara waktu, Tim MER-C memberikan bantuan tongkat (kruk) kepada keluarga pasien sambil menunggu penjadwalan operasi. Bantuan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui: BCA, 686.0099339BSM, 701.5658.899BNI Syariah, 303.2000.922 Semua rekening atas nama :Medical Emergency Rescue Committee Info :www.mer-c.orgFB : MER-C IndonesiaCall Center : 0811990176 #mercpedulilombok

Relawan MER-C Terus Pantau Kondisi Pasien Pasca Operasi

Kondisi Lombok yang masih digoyang gempa tidak saja menambah trauma bagi masyarakat, namun juga memperluas daerah terdampak. Goncangan terakhir yang menembus magnitude 7 dikabarkan menimbulkan kerusakan parah hingga ke Pulau Sumbawa yang bersebelahan dengan Pulau Lombok.     Satu hal yang patut disyukuri, jumlah korban khususnya yang berasal dari Kab. Lombok Utara tidak bertambah signifikan. Pun demikian, fasilitas kesehatan yang sebelum sudah rusak semakin bertambah keparahannya sehingga tidak aman digunakan. Situasi yang semakin mengancam kondisi kesehatan warga korban dan pasien. Menanggapi ini, relawan MER-C Indonesia melakukan terobosan dengan mendirikan RS Lapangan di halaman SMP 3 Desa Gumantar, Kec. Kayangan, Kab. Lombok Utara untuk menambah jaringan RS lapangan yang sudah ada sebelumnya. Selain sebagai pos kesehatan, lokasi ini diharapkan bisa dipergunakan bersama dengan lembaga lain dengan misi yang berbeda sehingga penanganan terhadap korban gempa semakin terkoordinasi dan komprehensif. Sisi lain yang didapat adalah kedekatan dan kemudahan bagi pasien untuk memperoleh layanan kesehatan berkualitas. Kondisi pasien berat saat ini biasanya dirujuk ke RS Lapangan di RSUD Tanjung atau ke RS Apung di Pamenang, bahkan hingga ke Mataram. Tidak heran banyak yang menolak saat ditawarkan pilihan untuk perawatan. Dengan aspek kedekatan ini, diharapkan korban/ pasien mau untuk mendapatkan perawatan yang lebih memadai ketimbang di tenda. Satu yang diprediksi ke depan, setelah korban trauma (patah tulang), adalah meningkatnya kasus penyakit infeksi terutama yang mengenai saluran napas dan cerna. Kedua, adanya pos kesehatan menetap, juga memudahkan relawan untuk melakukan pengawasan pasien pasca operasi. Sepertinya ini yang berbeda dengan cara kerja lembaga lain. Banyak yang bisa merujuk, banyak yang bisa mengoperasi, namun sedikit yang bisa melakukan perawatan pasca operasi dan hampir tidak ada yang melakukan keseluruhan kegiatan itu semua. MER-C mencoba melakukan itu, mulai dari menemukan pasien, memeriksa kondisi, merencanakan tindakan yang diperlukan, operasi jika diperlukan dan perawatan sesudahnya. Hingga saat ini, relawan masih secara rutin mengunjungi tenda-tenda untuk mengecek kondisi luka operasi, instrumen fiksasi eksterna yang terpasang dan penyulit lainnya. Dan rutin dilakukan secara terjadwal, bukan acak. Terlepas dari fase bencananya, MER-C terus mendampingi pasien untuk melakukan rehabilitasi pasca operasi dengan pembagian tongkat (crutch) dan kursi roda sebagai bagian dari mobilisasi bertahap pasien. Kita berharap kegiatan ini bisa menginspirasi yang lain dan menjadi magnet agar distribusi bantuan semakin terorganisir, demi masa depan masyarakat Lombok yang terdampak. Bantuan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi Lombok dapat disalurkan melalui : BCA: 686.0099339BSM: 701.5658.899BNI Syariah: 303.2000.922 Atas Nama : Medical Emergency Rescue Committee Info:www.mer-c.org0811990176FB : MER-C Indonesia #mercpedulilombok

Silahkan bertanya?