MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

27 Tahun MER-C Indonesia: Harapan dan Solidaritas dari Gaza

Tepat pada momen peringatan 27 tahun pengabdian Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia, ucapan selamat serta doa hangat mengalir langsung dari para staf, tenaga medis, dan relawan lokal MER-C yang bertugas di Al-Mawasi, Khan Younis, Jalur Gaza, Palestina. Di tengah dinamika serta tantangan besar dalam pelayanan kesehatan di Jalur Gaza, keberadaan dan konsistensi MER-C Indonesia merupakan wujud nyata dari solidaritas serta komitmen kemanusiaan yang tak pernah surut. Kami menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi serta doa dari seluruh rekan-rekan di Palestina. Memasuki usia ke-27 tahun, MER-C Indonesia berkomitmen untuk senantiasa menjaga amanah, memperluas jangkauan kebermanfaatan, dan berdiri kokoh di barisan terdepan demi kemanusiaan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DcApJJizxmZ/?igsh=Y28yMzZ0YW10Ynps https://www.facebook.com/share/v/1FX3Mw2s89/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVeDhBwP

EMT MER-C Tangani Pasien Pneumonia di RS Nasser Gaza Selatan

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-14, dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., menangani sejumlah pasien dengan pneumonia di Rumah Sakit Nasser, Gaza Selatan. Salah satu pasien yang ditangani pada 4 Agustus adalah seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun. Dr. Shinta melakukan prosedur pleurosentesis untuk mengambil cairan yang menumpuk di rongga paru akibat peradangan. Cairan tersebut kemudian diperiksa untuk membantu mengetahui penyebabnya. Tindakan ini juga membantu mengurangi penumpukan cairan sehingga pasien dapat bernapas lebih lega. Setelah mendapatkan penanganan, kondisi pasien stabil dan sudah diizinkan untuk pulang. Pada 10 Agustus, dr. Shinta kembali menangani seorang pasien laki-laki. Pasien tersebut mengalami penumpukan cairan di area paru yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan hasil CT scan, ditemukan massa di paru-paru kanan. Pasien direncanakan menjalani prosedur bronkoskopi untuk mengetahui kondisi lebih lanjut. “Insyaallah akan dilakukan tindakan bronkoskopi jika keluarga dan DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan) dari bagian penyakit dalam menyetujui,” ujar dr. Shinta. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/Db7l2iLE8Ep/?igsh=cTZndW12Ym5zOWdz https://www.facebook.com/share/v/1DLJGi36vY/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4w8BFXT

Layanan Gigi MER-C Indonesia Medical Center di Gaza Terus Berkembang, Kini Layani Ribuan Pasien per Bulan

Mawasi, Khan Younis – Di tengah keterbatasan fasilitas dan kehancuran infrastruktur kesehatan akibat krisis berkepanjangan di Jalur Gaza, MER-C Indonesia Medical Center di Al Mawasi, Khan Younis, terus melanjutkan layanan kesehatan gigi dan mulut secara gratis. Kepala Poli Gigi MER-C Indonesia Medical Center, Dr. Mohammed Abu Amouna, menjelaskan layanan kesehatan gigi dan mulut mulai dibuka pada Oktober 2025 dengan peralatan yang masih sangat terbatas. “Awalnya, kami menyediakan layanan konsultasi gigi dan edukasi kesehatan mulut. Kemudian, kami menambahkan peralatan penting untuk memperluas cakupan layanan. Kami mulai menawarkan layanan pencabutan gigi yang diikuti dengan penambalan gigi dasar. Tak lama kemudian, kami juga mampu menyediakan perawatan saluran akar dan restorasi gigi estetis,” ujarnya. Saat ini, MER-C Indonesia Medical Center telah menyediakan hampir seluruh layanan kesehatan gigi esensial secara terintegrasi dan melayani lebih dari 1.200 pasien setiap bulan. Layanan kesehatan gigi dilakukan secara bertahap dan terstruktur oleh para dokter spesialis, mulai dari pemeriksaan fisik, penegakan diagnosis, hingga tindakan pencabutan gigi dan penanganan infeksi gusi untuk mencegah komplikasi kesehatan yang lebih serius. Layanan ini sebagai bentuk komitemen MER-C untuk memastikan akses terhadap layanan medis dasar tetap tersedia dan terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan, di tengah krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Jalur Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/Db4yY_jTPv8/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==

EMT MER-C ke-14 Mulai Bertugas Layani Warga Gaza di RS Nasser

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia ke-14 sudah mulai bertugas memberikan layanan kesehatan untuk warga Gaza di Rumah Sakit Nasser, salah satu fasilitas kesehatan terbesar dan penting di Khan Younis, Gaza Selatan. Pada Selasa (4/8), tim menangani sejumlah pasien, termasuk seorang anak berusia 14 tahun yang mengalami gangguan pernapasan. Pasien didiagnosis menderita pneumonia, penumpukan cairan di paru kanan, serta memiliki kelainan bawaan. Ibunya juga memiliki riwayat gangguan pernapasan serupa. Pasien telah menjalani perawatan selama enam hari dengan keluhan batuk, nyeri dada sebelah kanan, dan sesak napas. Sebelumnya, pasien juga sempat dirawat di rumah sakit dan menjalani perawatan intensif di ICU. EMT MER-C kemudian melakukan tindakan bronkoskopi, sekaligus membersihkan saluran napas (bronchial toilet). Tindakan ini dilakukan untuk memastikan penyebab kelainan pada paru kanan, apakah akibat paru yang mengempis (atelektasis) atau adanya massa di paru. Selain itu, EMT MER-C juga menangani seorang pasien laki-laki yang mengeluhkan nyeri dan rasa tidak nyaman di dada sebelah kanan. Pasien diketahui memiliki riwayat leukemia dalam keluarganya. EMT MER-C Indonesia ke-14 berhasil memasuki Jalur Gaza pada 28 Juli 2026 dan kini mulai menjalankan misi kemanusiaan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza. EMT ke-14 terdiri atas tiga relawan medis, yaitu dokter spesialis paru dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., dokter spesialis anestesi dr. Lius Hariman, Sp.An., serta perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Mereka bertolak dari Jakarta menuju Yordania pada 20 Juli 2026 sebelum akhirnya memasuki Jalur Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/Dbwu9bdE7Y-/?igsh=aWVhbWJ4bmcyZ3E5 https://www.facebook.com/share/p/19QVVTsSBr/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4b6eRuQ

Tiba di Gaza, EMT MER-C ke-14 Langsung Bergerak Jalankan Misi Kemanusiaan

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia ke-14 telah berhasil memasuki Jalur Gaza pada 28 Juli 2026. Saat ini, tim mulai bergerak menjalankan tugas kemanusiaan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza. EMT ke-14 terdiri atas tiga relawan medis, yaitu dokter spesialis paru dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., dokter spesialis anestesi dr. Lius Hariman, Sp.An., serta perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Mereka bertolak dari Jakarta menuju Yordania pada 20 Juli 2026. Mengawali penugasan, tim mengunjungi MER-C Indonesia Medical Center di Al Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan, yang saat ini menjadi salah satu tumpuan layanan kesehatan bagi warga di kawasan padat pengungsi tersebut. dr. Lius Hariman, yang untuk pertama kalinya bertugas di Gaza, mengaku terkesan dengan pelayanan di MER-C Indonesia Medical Center yang diberikan secara gratis untuk siapa pun masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, meskipun seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma, tenaga medis tetap berupaya memberikan pelayanan dengan standar yang baik. Hal itu terlihat sejak proses pendaftaran pasien yang telah dilakukan secara komputerisasi hingga pelayanan pemberian obat. Ia juga menilai ketersediaan obat-obatan di MER-C Indonesia Medical Center cukup lengkap. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/Dbr6x-Bz2Xa/?igsh=MXEwaDE1dzhzZmd1aQ== https://www.facebook.com/share/v/1LXC8pfSCk/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4x9JRQM

Kilas Balik Perjalanan MER-C Indonesia Medical Center

Di tengah krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di Jalur Gaza, MER-C Indonesia menghadirkan harapan baru melalui MER-C Indonesia Medical Center. Berlokasi di kawasan padat pengungsi Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan, MER-C Indonesia Medical Center mulai beroperasi dengan dukungan MER-C dan Kementerian Kesehatan Palestina sejak 1 Desember 2024. MER-C terus berupaya mengembangkan berbagai fasilitas dan layanan untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Gaza yang semakin mendesak. Kini MER-C Indonesia Medical Center telah berhasil memberikan pelayanan medis bagi ribuan pengungsi dan korban serangan di Jalur Gaza setiap harinya. Perjalanan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan dukungan masyarakat Indonesia terus hadir untuk Palestina. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DbXy23PzAX-/?igsh=YTQzOGFua3d5ajJ1 https://www.facebook.com/share/v/1MRBKx5P92/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4LuLDKW #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Indonesia Medical Center Terapkan Sistem Digital untuk Tingkatkan Layanan Pasien

Gaza – Di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Jalur Gaza, MER-C Indonesia Medical Center terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Selain melengkapi fasilitas dan peralatan medis, MER-C Indonesia Medical Center juga melakukan transformasi digital untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. “Kami memulai transformasi digital MER-C Indonesia Medical Center ini dari awal. Langkah pertama adalah memasang koneksi internet melalui Kementerian Kesehatan. Sistem informasi kesehatan elektronik kami beroperasi melalui Kementerian Kesehatan menggunakan aplikasi berbasis web,” ujar Insinyur Teknologi Informasi MER-C Indonesia Medical Center, Sameh Al-Jazzar. Ia menjelaskan, sistem digital memungkinkan pengelompokan pasien berdasarkan usia, jenis penyakit, dan kebutuhan layanan, sekaligus mengatur antrean. Setelah proses registrasi, pasien akan diarahkan ke klinik yang sesuai dengan keluhannya. “Sistem elektronik ini mulai diterapkan sekitar satu tahun lalu. Sebelumnya, karena kondisi yang sulit di Jalur Gaza, seluruh rekam medis masih menggunakan dokumen kertas sehingga proses pelayanan menjadi jauh lebih rumit,” kata Al-Jazzar. Menurutnya, dengan sistem digital yang diterapkan saat ini, dokter dapat mengakses riwayat kesehatan pasien hanya dengan satu klik tanpa memerlukan dokumen fisik. Bahkan jika pasien kehilangan dokumen mereka, seluruh data medis tetap tersimpan dengan aman di server Kementerian Kesehatan sehingga pelayanan dapat terus diberikan secara optimal. selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DbSpdV7TTtv/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Apresiasi Tenaga Kesehatan Gaza, MER-C Indonesia Salurkan Bantuan 180 Paket Daging

Gaza – MER-C Indonesia menyalurkan bantuan sebanyak 180 paket daging kepada staf MER-C Indonesia Medical Center di Al-Mawasi, Khan Younis, Jalur Gaza, pada Sabtu (4/7/2026). Bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang terus memberikan layanan untuk masyarakat Gaza di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung. Penyaluran dilakukan langsung oleh staf lokal MER-C Indonesia di Jalur Gaza. Di tengah keterbatasan akibat blokade dan serangan penjajah Israel yang terus berlangsung, para tenaga kesehatan di MER-C Indonesia Medical Center tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada warga Gaza. Setiap hari, mereka melayani sekitar 1.000 hingga 1.200 pasien, termasuk korban luka akibat serangan serta puluhan pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan rutin. Bantuan ini juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan MER-C Indonesia untuk memperkuat dan mendukung operasional MER-C Indonesia Medical Center, serta stafnya yang berada di garda terdepan dalam memberikan layanan medis kepada masyarakat Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DbHoyoxzdRF/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia #KemanusiaanGaza

Generator Listrik MER-C Indonesia Medical Center di Gaza Butuh Perawatan Mendesak

Gaza – Generator listrik berkapasitas 88 kVA di MER-C Indonesia Medical Center, Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza selatan, menjadi tulang punggung utama seluruh kegiatan klinis dan operasional di tengah lumpuhnya jaringan listrik di Jalur Gaza. Generator ini menjadi satu-satunya sumber energi yang digunakan untuk mengoperasikan berbagai peralatan medis penting, unit gawat darurat, serta menjaga rantai dingin penyimpanan obat-obatan. Setiap hari, tim teknisi berupaya memastikan generator tetap beroperasi tanpa gangguan agar layanan kesehatan bagi ribuan pasien dan pengungsi di Gaza dapat terus berjalan. Namun, di tengah keterbatasan yang ada, menjaga pasokan listrik secara berkelanjutan menjadi tantangan besar, terutama terkait pengadaan bahan bakar dan pemeliharaan teknis. Saat ini, satu-satunya generator yang menopang operasional MER-C Indonesia Medical Center ini memerlukan perawatan mendesak akibat gangguan teknis yang terus berulang. Meskipun perawatan darurat telah dilakukan sekitar satu bulan lalu oleh MER-C Indonesia, generator kini mengalami kebocoran oli akibat panas berlebih. Radiatornya memerlukan pendinginan dengan memberi air secara terus-menerus. Generator juga mengalami kebocoran pada pompa bahan bakar utamanya. Penanganan lebih lanjut harus segera dilakukan agar generator tetap dapat beroperasi dan mencegah gangguan operasional. MER-C Indonesia akan terus berkomitmen mengupayakan pemenuhan kebutuhan penting di MER-C Indonesia Medical Center agar pelayanan kesehatan bagi warga Gaza tetap dapat berlangsung meski di tengah situasi yang sangat sulit. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DamMBjnT10b/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Indonesia Terus Berupaya Atasi Krisis Malnutrisi Anak di Gaza

Gaza – Di tengah krisis kemanusiaan yang kian memburuk, MER-C Indonesia terus berupaya menyediakan layanan terbaik untuk memerangi krisis senyap malnutrisi yang banyak dialami anak-anak di Gaza. Blokade berkepanjangan telah menyebabkan pasokan makanan, air bersih, dan obat-obatan sangat sulit masuk. Kondisi ini mengakibatkan tingkat malnutrisi di Gaza mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak. Salah satu ahli gizi di MER-C Indonesia Medical Center, Jomana Abu Arab, mengatakan bahwa saat ini terlalu banyak keluarga yang berjuang untuk mendapatkan kebutuhan gizi paling dasar bagi anak-anak mereka. Klinik Gizi MER-C Indonesia Medical Center di Khan Younis, Gaza Selatan, terus berpacu melawan waktu dengan memberikan perawatan komprehensif untuk menyelamatkan nyawa anak-anak serta mengembalikan harapan bagi keluarga mereka. Setiap gram berat badan yang bertambah dan setiap langkah menuju pemulihan menjadi tanda harapan yang terus diperjuangkan. Setiap anak yang datang akan mendapatkan pemeriksaan klinis menyeluruh untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan dasarnya. Indikator pertumbuhan juga dipantau dan diukur secara teliti, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan berkala dan pemberian suplemen. Melalui berbagai upaya ini, banyak anak telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dengan keberhasilan pemulihan dari malnutrisi tingkat sedang maupun berat. Layanan Klinik Gizi MER-C Indonesia Medical Center akan terus berdiri bersama keluarga di Gaza dan menyediakan perawatan gizi terbaik bagi mereka yang membutuhkan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DaPM5VETIXH/?igsh=cDFudnlwd2t1emZv https://vt.tiktok.com/ZSCmYmFcE #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia #Gaza

Silahkan bertanya?