MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Berbagi Kebahagiaan Milad MER-C dan HUT RI ke-81 Bersama Warga Gaza

Gaza – Berbagi kebahagiaan dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dan Milad ke-27 MER-C, relawan MER-C di Jalur Gaza membagikan manisan halawiyat kepada pasien dan staf di MER-C Indonesia Medical Center. Halawiyat merupakan manisan khas Timur Tengah yang biasa disajikan saat hari raya, bulan Ramadan, maupun dalam acara-acara istimewa. Di momen peringatan HUT RI ke-81 dan Milad MER-C ke-27 ini, kita kirimkan doa dan harapan semoga manisnya kemerdekaan juga segera dirasakan oleh Palestina. Saat ini, ada tiga relawan MER-C tengah bertugas di Jalur Gaza, yaitu dokter spesialis paru dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., dokter spesialis anestesi dr. Lius Hariman, Sp.An., serta perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Ketiganya bertolak dari Jakarta menuju Yordania pada 20 Juli 2026 sebelum akhirnya memasuki Jalur Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DcSN0AKTp7a/?igsi=MXZ6dW90dzB0YXQ5cw== https://www.facebook.com/share/v/1GWeW9Vj38/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVyHf4Gq

MER-C Indonesia Salurkan Bantuan Obat Esensial ke Pusat Medis Mawasi Khan Younis Gaza

Gaza — MER-C Indonesia mendistribusikan pengiriman pasokan baru obat-obatan esensial dan perlengkapan medis ke Pusat Medis MER-C Indonesia di Mawasi, Khan Younis, Jalur Gaza, pada Kamis (13/8/2026). Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan layanan kesehatan dasar sekaligus merespons melonjaknya kebutuhan medis pasien pengungsi di Gaza, termasuk penanganan wabah penyakit menular. Pasokan yang diterima mencakup berbagai obat-obatan vital dan alat kesehatan dasar untuk memperkuat stok medis klinik yang sebelumnya sempat menipis. Bantuan ini akan langsung dialokasikan untuk memastikan seluruh pasien pengungsi yang berobat tetap mendapatkan perawatan dan obat secara gratis. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DcN40gpEx0m/?igsi=MWkzZnA5OG10bXJyNg== https://www.facebook.com/share/v/1BkisehKTn/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVSYJDUq

EMT MER-C Lakukan Prosedur Bronkoskopi Pasien Paru di RS Nasser Gaza

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-14, dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., melakukan prosedur bronkoskopi terhadap sejumlah pasien dengan gangguan pernapasan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza Selatan. Prosedur medis ini dilakukan pada 8 dan 12 Agustus 2026 untuk mengevaluasi serta mendiagnosis kondisi paru-paru pasien. Paparan debu serta kondisi lingkungan di tenda pengungsian yang kurang memadai menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya keluhan saluran pernapasan pada warga. Tindakan bronkoskopi dilakukan dengan memasukkan alat khusus ke dalam saluran napas untuk melihat kondisi bagian dalam paru secara langsung. Prosedur ini krusial dalam menentukan langkah penanganan lanjutan agar pasien dapat memperoleh terapi yang tepat. Meskipun menghadapi keterbatasan fasilitas dan sarana kesehatan di wilayah konflik, tim EMT MER-C berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan medis spesialis yang optimal bagi masyarakat Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DcDxHsxzYkh/?igsh=MThrOXY1c3BuaWhwdg== https://www.facebook.com/share/v/19AP3bSyZ7/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVLfdkWQ

27 Tahun MER-C Indonesia: Harapan dan Solidaritas dari Gaza

Tepat pada momen peringatan 27 tahun pengabdian Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia, ucapan selamat serta doa hangat mengalir langsung dari para staf, tenaga medis, dan relawan lokal MER-C yang bertugas di Al-Mawasi, Khan Younis, Jalur Gaza, Palestina. Di tengah dinamika serta tantangan besar dalam pelayanan kesehatan di Jalur Gaza, keberadaan dan konsistensi MER-C Indonesia merupakan wujud nyata dari solidaritas serta komitmen kemanusiaan yang tak pernah surut. Kami menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi serta doa dari seluruh rekan-rekan di Palestina. Memasuki usia ke-27 tahun, MER-C Indonesia berkomitmen untuk senantiasa menjaga amanah, memperluas jangkauan kebermanfaatan, dan berdiri kokoh di barisan terdepan demi kemanusiaan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DcApJJizxmZ/?igsh=Y28yMzZ0YW10Ynps https://www.facebook.com/share/v/1FX3Mw2s89/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVeDhBwP

EMT MER-C Tangani Pasien Pneumonia di RS Nasser Gaza Selatan

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-14, dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., menangani sejumlah pasien dengan pneumonia di Rumah Sakit Nasser, Gaza Selatan. Salah satu pasien yang ditangani pada 4 Agustus adalah seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun. Dr. Shinta melakukan prosedur pleurosentesis untuk mengambil cairan yang menumpuk di rongga paru akibat peradangan. Cairan tersebut kemudian diperiksa untuk membantu mengetahui penyebabnya. Tindakan ini juga membantu mengurangi penumpukan cairan sehingga pasien dapat bernapas lebih lega. Setelah mendapatkan penanganan, kondisi pasien stabil dan sudah diizinkan untuk pulang. Pada 10 Agustus, dr. Shinta kembali menangani seorang pasien laki-laki. Pasien tersebut mengalami penumpukan cairan di area paru yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan hasil CT scan, ditemukan massa di paru-paru kanan. Pasien direncanakan menjalani prosedur bronkoskopi untuk mengetahui kondisi lebih lanjut. “Insyaallah akan dilakukan tindakan bronkoskopi jika keluarga dan DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan) dari bagian penyakit dalam menyetujui,” ujar dr. Shinta. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/Db7l2iLE8Ep/?igsh=cTZndW12Ym5zOWdz https://www.facebook.com/share/v/1DLJGi36vY/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4w8BFXT

Layanan Gigi MER-C Indonesia Medical Center di Gaza Terus Berkembang, Kini Layani Ribuan Pasien per Bulan

Mawasi, Khan Younis – Di tengah keterbatasan fasilitas dan kehancuran infrastruktur kesehatan akibat krisis berkepanjangan di Jalur Gaza, MER-C Indonesia Medical Center di Al Mawasi, Khan Younis, terus melanjutkan layanan kesehatan gigi dan mulut secara gratis. Kepala Poli Gigi MER-C Indonesia Medical Center, Dr. Mohammed Abu Amouna, menjelaskan layanan kesehatan gigi dan mulut mulai dibuka pada Oktober 2025 dengan peralatan yang masih sangat terbatas. “Awalnya, kami menyediakan layanan konsultasi gigi dan edukasi kesehatan mulut. Kemudian, kami menambahkan peralatan penting untuk memperluas cakupan layanan. Kami mulai menawarkan layanan pencabutan gigi yang diikuti dengan penambalan gigi dasar. Tak lama kemudian, kami juga mampu menyediakan perawatan saluran akar dan restorasi gigi estetis,” ujarnya. Saat ini, MER-C Indonesia Medical Center telah menyediakan hampir seluruh layanan kesehatan gigi esensial secara terintegrasi dan melayani lebih dari 1.200 pasien setiap bulan. Layanan kesehatan gigi dilakukan secara bertahap dan terstruktur oleh para dokter spesialis, mulai dari pemeriksaan fisik, penegakan diagnosis, hingga tindakan pencabutan gigi dan penanganan infeksi gusi untuk mencegah komplikasi kesehatan yang lebih serius. Layanan ini sebagai bentuk komitemen MER-C untuk memastikan akses terhadap layanan medis dasar tetap tersedia dan terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan, di tengah krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Jalur Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/Db4yY_jTPv8/?utm_source=ig_web_copy_link&igsi=MzRlODBiNWFlZA==

EMT MER-C ke-14 Mulai Bertugas Layani Warga Gaza di RS Nasser

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia ke-14 sudah mulai bertugas memberikan layanan kesehatan untuk warga Gaza di Rumah Sakit Nasser, salah satu fasilitas kesehatan terbesar dan penting di Khan Younis, Gaza Selatan. Pada Selasa (4/8), tim menangani sejumlah pasien, termasuk seorang anak berusia 14 tahun yang mengalami gangguan pernapasan. Pasien didiagnosis menderita pneumonia, penumpukan cairan di paru kanan, serta memiliki kelainan bawaan. Ibunya juga memiliki riwayat gangguan pernapasan serupa. Pasien telah menjalani perawatan selama enam hari dengan keluhan batuk, nyeri dada sebelah kanan, dan sesak napas. Sebelumnya, pasien juga sempat dirawat di rumah sakit dan menjalani perawatan intensif di ICU. EMT MER-C kemudian melakukan tindakan bronkoskopi, sekaligus membersihkan saluran napas (bronchial toilet). Tindakan ini dilakukan untuk memastikan penyebab kelainan pada paru kanan, apakah akibat paru yang mengempis (atelektasis) atau adanya massa di paru. Selain itu, EMT MER-C juga menangani seorang pasien laki-laki yang mengeluhkan nyeri dan rasa tidak nyaman di dada sebelah kanan. Pasien diketahui memiliki riwayat leukemia dalam keluarganya. EMT MER-C Indonesia ke-14 berhasil memasuki Jalur Gaza pada 28 Juli 2026 dan kini mulai menjalankan misi kemanusiaan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza. EMT ke-14 terdiri atas tiga relawan medis, yaitu dokter spesialis paru dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., dokter spesialis anestesi dr. Lius Hariman, Sp.An., serta perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Mereka bertolak dari Jakarta menuju Yordania pada 20 Juli 2026 sebelum akhirnya memasuki Jalur Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/Dbwu9bdE7Y-/?igsh=aWVhbWJ4bmcyZ3E5 https://www.facebook.com/share/p/19QVVTsSBr/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4b6eRuQ

Tiba di Gaza, EMT MER-C ke-14 Langsung Bergerak Jalankan Misi Kemanusiaan

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia ke-14 telah berhasil memasuki Jalur Gaza pada 28 Juli 2026. Saat ini, tim mulai bergerak menjalankan tugas kemanusiaan untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza. EMT ke-14 terdiri atas tiga relawan medis, yaitu dokter spesialis paru dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., dokter spesialis anestesi dr. Lius Hariman, Sp.An., serta perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Mereka bertolak dari Jakarta menuju Yordania pada 20 Juli 2026. Mengawali penugasan, tim mengunjungi MER-C Indonesia Medical Center di Al Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan, yang saat ini menjadi salah satu tumpuan layanan kesehatan bagi warga di kawasan padat pengungsi tersebut. dr. Lius Hariman, yang untuk pertama kalinya bertugas di Gaza, mengaku terkesan dengan pelayanan di MER-C Indonesia Medical Center yang diberikan secara gratis untuk siapa pun masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, meskipun seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma, tenaga medis tetap berupaya memberikan pelayanan dengan standar yang baik. Hal itu terlihat sejak proses pendaftaran pasien yang telah dilakukan secara komputerisasi hingga pelayanan pemberian obat. Ia juga menilai ketersediaan obat-obatan di MER-C Indonesia Medical Center cukup lengkap. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/Dbr6x-Bz2Xa/?igsh=MXEwaDE1dzhzZmd1aQ== https://www.facebook.com/share/v/1LXC8pfSCk/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4x9JRQM

Kilas Balik Perjalanan MER-C Indonesia Medical Center

Di tengah krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di Jalur Gaza, MER-C Indonesia menghadirkan harapan baru melalui MER-C Indonesia Medical Center. Berlokasi di kawasan padat pengungsi Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan, MER-C Indonesia Medical Center mulai beroperasi dengan dukungan MER-C dan Kementerian Kesehatan Palestina sejak 1 Desember 2024. MER-C terus berupaya mengembangkan berbagai fasilitas dan layanan untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Gaza yang semakin mendesak. Kini MER-C Indonesia Medical Center telah berhasil memberikan pelayanan medis bagi ribuan pengungsi dan korban serangan di Jalur Gaza setiap harinya. Perjalanan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan dukungan masyarakat Indonesia terus hadir untuk Palestina. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DbXy23PzAX-/?igsh=YTQzOGFua3d5ajJ1 https://www.facebook.com/share/v/1MRBKx5P92/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS4LuLDKW #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Indonesia Medical Center Terapkan Sistem Digital untuk Tingkatkan Layanan Pasien

Gaza – Di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Jalur Gaza, MER-C Indonesia Medical Center terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Selain melengkapi fasilitas dan peralatan medis, MER-C Indonesia Medical Center juga melakukan transformasi digital untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. “Kami memulai transformasi digital MER-C Indonesia Medical Center ini dari awal. Langkah pertama adalah memasang koneksi internet melalui Kementerian Kesehatan. Sistem informasi kesehatan elektronik kami beroperasi melalui Kementerian Kesehatan menggunakan aplikasi berbasis web,” ujar Insinyur Teknologi Informasi MER-C Indonesia Medical Center, Sameh Al-Jazzar. Ia menjelaskan, sistem digital memungkinkan pengelompokan pasien berdasarkan usia, jenis penyakit, dan kebutuhan layanan, sekaligus mengatur antrean. Setelah proses registrasi, pasien akan diarahkan ke klinik yang sesuai dengan keluhannya. “Sistem elektronik ini mulai diterapkan sekitar satu tahun lalu. Sebelumnya, karena kondisi yang sulit di Jalur Gaza, seluruh rekam medis masih menggunakan dokumen kertas sehingga proses pelayanan menjadi jauh lebih rumit,” kata Al-Jazzar. Menurutnya, dengan sistem digital yang diterapkan saat ini, dokter dapat mengakses riwayat kesehatan pasien hanya dengan satu klik tanpa memerlukan dokumen fisik. Bahkan jika pasien kehilangan dokumen mereka, seluruh data medis tetap tersimpan dengan aman di server Kementerian Kesehatan sehingga pelayanan dapat terus diberikan secara optimal. selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DbSpdV7TTtv/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Silahkan bertanya?