ROKET PEJUANG GAZA HANCURKAN PABRIK ISRAEL, 4 ORANG LUKA LUKA

Dua roket yang ditembakkan oleh pejuang Gaza, Sabtu (28/6) sore menghancurkan sebuah pabrik dan menimbulkan kebakaran besar di kota Sadirot selatan Palestina, sementara sebuah roket lainnya menghantam area terbuka, media setempat melaporkan sejauh ini 4 orang warga Israel luka luka. Kepulan asap dan cahaya putih pabrik Israel yang terbakar tersebut terlihat hingga ke lokasi RS Indonesia yang berjarak hanya 2,5 km dari perbatasan. Hingga Ahad (29/6) dini hari, terdengar beberapa ledakan tak jauh dari lokasi RS Indonesia. Alhamdulillah semua relawan MER-C dalam kondisi baik.
MER-C Departed Phase 3 Team to Precede Medical Equipment Procurement for Gaza’s Indonesia Hospital

In order to complete development program of Indonesia Hospital at Gaza, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) has departed Phase 3 volunteer team from construction division. Apart from finishing Indonesia Hospital development, the team will also assign for preceding medical equipment procurement, donated from Indonesian people. Team lead by Ir Edy Wahyudi is planned to complete Indonesian Hospital development, related to its mechanical and electrical side. The team will also finish Indonesian Guest House development which is located in area of Indonesia Hospital. The team of 15 was departed on Saturday (28/6) at 9 am by Malaysia Airlines, followed by Egypt Airlines. They were scheduled to be arrived at Cairo on Sunday (29/6) at 4.55 am local time. Arriving in Cairo, team will go straight to Rafah border, leading to Gaza. In the meantime, within the last month according to information sent by MER-C volunteer at Gaza, received by MER-C Headquarter, there have been attacked to Gaza area. Not only building damages have occurred but also loss of lives. Until now MER-C is still fundraising for medical equipment procurement for Indonesian Hospital that amounts to Rp. 50.000/person
MER-C Berangkatkan Tim ke Gaza untuk Mengawal Pengadaan Alkes RS Indonesia

Menyongsong awal bulan suci Ramadhan, sebanyak 15 orang relawan Indonesia tengah bersiap dan berpamitan dengan keluarga tercinta untuk melaksanakan jihad profesional menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RS Indonesia) di Gaza, Palestina. Ramadhan tahun ini akan mereka lalui di Gaza dengan masa tugas direncanakan hingga Desember 2014. Pembangunan RS Indonesia memang sudah selesai. Bangunan segi 8 yang dilapisi marmer bernuansa merah putih tampak megah dan indah berdiri di atas bumi Gaza. Namun RS ini belum dapat berfungsi karena belum memiliki alat kesehatannya. Untuk pengadaan alkes ini, masih dibutuhkan dana sebesar Rp 65 Milyar. Untuk itu, dalam rangka mengawal pengadaan alat kesehatan RS Indonesia, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) kembali mengirimkan Tim Relawannya ke Gaza. Tim yang dipimpin oleh Ir. Edy Wahyudi juga bertugas untuk menuntaskan pembangunan Wisma Rakyat Indonesia (Indonesia Guest House) dan renovasi masjid yang keduanya terletak di kawasan kompleks RS Indonesia. Tim relawan yang berjumlah 15 orang dari Divisi Konstruksi MER-C ini berangkat hari Sabtu pagi (28/6) pukul 09.00 wib dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines. Tim dijadwalkan tiba di Kairo, Minggu (29/6) pukul 04.55 pagi waktu setempat. Setibanya di Kairo, tim rencananya akan langsung menuju perbatasan Rafah untuk masuk ke Gaza. Sementara itu dalam sebulan terakhir ini, telah terjadi beberapa kali serangan Israel ke wilayah Gaza. Serangan-serangan ini tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan tapi juga korban jiwa warga Gaza. Donasi untuk Alat Kesehatan & Interior RS Indonesia dapat disalurkan melalui: •BNI SYARIAH, 08.111.929.73 •BCA, 686.0153678 •BSM, 700.1352.061 •BRI, 033.501.0007.60308 •BMI, 301.00521.15 •Mandiri, 124.0008111925 An. Medical Emergency Rescue Committee Jakarta, 28 Juni 2014 Divisi Humas MER-C www.mer-c.org
Israel Kembali Bombardir Jalur Gaza

Gaza – Israel kembali lancarkan serangan ke jalur Gaza selasa (24/6) menjelang tengah malam. Menargetkan beberapa lokasi di jalur Gaza. Di Utara Gaza, Bayt Lahiya, 1,5 km dr RS Indonesia Israel targetkan lokasi latihan milik Brigade Al Quds, sayap militer Jihad Islami. Di Nushairat Gaza tengah juga di Selatan Jalur Gaza. Sejauh ini dilaporkan Tidak ada korban Jiwa. Pantauan Tim MER-C setidaknya terdengar 5 ledakan keras dekat RS Indonesia dalam waktu kurang dari satu jam. Para relawan yang sedang bertugas dalam pembangunan RS Indonesia dalam keadaan baik, Alhamdulillah. Laporan terbaru dari jubir kementrian kesehatan Ashraf Al qadrah, 2 orang polisi laut terluka akibat serangan Israel.
Kami Percaya Rakyat Indonesia

Berikut petikan wawancara dengan Dr. Mufeed Al Mukhallalati (Alm) yang dimuat di Harian Republika edisi Jumat 28 Maret 2014,hal 27, “Kami Percaya Rakyat Indonesia” Wawancara dengan Menteri Kesehatan Pemerintah Otoritas Palestina di Jalur Gaza, Mofeed M Mokhallalati. Bagaimana pendapat Anda tentang pembangunan rumah sakit ini? Saya senang sekali bisa bertemu dengan Anda sebagai audara dan keluarga kami, rakyat Indonesia yang bercermin dari usaha MER-C. Saya berbicara dari Gaza, Palestina dari tempat yang menjadi bagian dari Maitulmaqdis supaya rakyat Indonesia tahu bahwa kami sekarang tinggal di Gaza dalam keadaan yang sulit sekali karena blockade atas negeri kami oleh Israel. Dan karena itulah, kami di Kementrian Kesehatan pemerintahan di Gaza memandang positif pembangunan Rumah Sakit Indonesia di daerah Utara Gaza. Kami menilai seperti itu karena Indonesia dating dengan bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza dengan berbagai tantangan. Rumah sakit ini sangat penting karena berada di daerah utara Gaza yang menjadi daerah perbatasan yang terus-menerus mendapatkan serangan dari zionis Israel. Kami sangat berterima kasih. Apalagi saya tahu bahwa rumah sakit itu juga sekaligus menjadi rumah sakit bedah. Setelah rampung, rumah sakit ini akan mampu memberikan layanan kepada rakyat Gaza di daerah yang rawan dari serangan Israel ini, terutama terkait tindakan bedah. Untuk pengelolaan oleh Palestina, apa persiapannya? Kami dari Kemenkes Palestina menunggu dengan penuh kesabaran rampungnya rumah sakit ini sampai nanti kami bisa mengelola dan mengoperasikannya. Salah satu poin kesepakatan dengan MER-C adalah bahwa MER-C melakukan pengumpulan sumbangan dari rakyat Indonesia dan membangun gedung rumah sakit ini. Kini gedungnya hampir selesai dan sekarang sudah pada tahap penyempurnaan akhir. Kesepakatan lainnya, yakni rumah sakit nantinya akan dilengkapi dengan bebagai macam alat dan perlengkapan, lalu akan diserahterimakan kepada rakyat Palestina, kepada kementrian Kesehatan , untuk dioperasikan. Kami di sini menunggu serah terimanya dengan sabar, sampai nanti kami bisa melakukan kegiatan medis, perawatan, pengobatan, dan administrasi langsung setelah diserahkan. Pesan dari kami jelas buat rakyat Indonesia yang telah menyumbang dan juga buat penggagas rumah sakit, yaitu MER-C Indonesia. Bahwa, rumah sakit yang yang megah ini akan dikelola dengan baik dan harta yang di sumbangkan tak akan sia-sia. Saya yakinkan dengan penuh tanggung jawab bahwa kemenkes Palestina sudah dalam kesiapan penuh untuk langsung menjalankan kegiatan rumah sakit, seperti medis, perawatan, administrasi, dan berbagai kegiatan lainnya setelah seluruh proses penyempurnaan dan pengadaan alat-alat yang diperlukan selesai. Apa pesan Anda untuk rakyat Indonesia? Pesan untuk saudara kami di Indonesia adalah pesan cinta. Terima kasih dan penghargaan dari rakyat Palestina di Gaza atas usaha yang besar dan sumbangan yang berharga yang mana tanpa usaha dan sumbangan tersebut rumah sakitnya niscaya jauh dari selesai. Saya katakan apa yang telah disumbangkan tidak akan sia-sia. Yang kalian sumbangkan wahai saudaraku akan menjadi rumah sakit yang mencatat nama kalian. Proyek seperti ini merupakan sedekah jariyah karena akan berguna terus-menerus bagi banyak orang. Nanti para pasien bisa berobat, akan banyak nyawa yang bisa diselamatkan. Rumah sakit ini juga merupakan dukungan nyata rakyat Indonesia untuk perjuangan rakyat Palestina karena kami meyakini dan bahwa Anda sekalian rakyat Indonesia mencintai palestina dari hati yang paling dalam. Terima kasih atas semua yang sudah Anda sumbangkan untuk rakyat Palestina, Al Aqsa, dan Yerusalem, termasuk juga untuk Gaza. Gaza adalah bagian dari Palestina dan berada di seberang Baitul Maqdis. Maka, kami ucapkan selamat bagi semua yang menyumbang untuk proyek medis yang besar ini, yang pasti yang memainkan peran penting bagi perjuangan rakyat palestina yang kalian cintai. Apa harapan Anda ke depan? Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia. Saya yakin realisasi proyek ini merupakan permulaan bagi adanya dukungan dari pemerintah, rakyat dan organisasi-organisasi di Indonesia bagi perjuangan penduduk Palestina dan Gaza khususnya. Saya yakin rakyat dan organisasi-organisasi di Indonesia tidak akan ragu untuk meneruskan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina yang membutuhkan dukungan dari Indonesia dan dunia islam semuanya. Tanpa dukungan dari Anda sekalian niscaya Al Aqsa dan Palestina selalu dalam keadaan bahaya. Kami juga berharap seluruh kaum muslimin dan bangsa-bangsa yang merdeka supaya terus mengalirkan dukungan bagi perjuanganrakyat Palestina dan melakukan intervensi-intervensi hingga rakyat ini bisa mendapatkan kebebasan dan kemerdekaan menjadi negara Palestina yang beribu kota di Yerusalem dengan seizing Allah. Yoebal Rasyid (wawancara dilakukan dengan wartawan TV One dengan bantuan relawan MER-C Muhammad Husein) Sumber : Republika, Jumat 28 Maret 2014, hal 27
Kehilangan 3 Prajuritnya, Israel Gempur Jalur Gaza

t-align: justify;”> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:””; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} Jalur Gaza – Pagi ini pukul 04.01 wib, Relawan RS Indonesia yang juga merupakan Ketua MER-C Cabang Gaza, Moqorrobin Alfikri mengabarkan bahwa F16 dan apache saat ini sedang menggempur Jalur Gaza, Palestina. Suara dan getarannya terasa hingga RS Indonesia, tempat para relawan Indonesia yang saat ini berjumlah 4 orang berada. Serangan ini menyusul hilangnya tiga tentara Israel yang telah dinyatakan hilang sejak pada hari Jum’at (13/6) pukul 14.00 waktu tepi Barat. Ketiga tentara itu bernama Yakob Nafatiala bin Rihal Daborah, Jilad Mikhail bin Beytajlim, dan Iyal bin Ayres Tasyurah. Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu segera mengadakan pertemuan darurat terkait hal ini. Menteri Luar Negeri AS John Kerry pun langsung menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas meminta bantuan untuk mencari ketiga tentara Israel tersebut. Israel langsung menggelar operasi pencarian di Hebron. Masjid-masjid di Gaza pekikan takbir menyambut berita hilangnya tentara Israel yang berarti adanya harapan “Ghilad Shalit jilid II” untuk pertukaran tahanan. (Moqorrobin Alfikri/Relawan Indonesia/Ketua MER-C Cab Gaza)
ANAK KORBAN LUKA AKIBAT SERANGAN ISRAEL AKHIRNYA TEWAS

Gaza – Seorang anak korban luka akibat serangan Israel pada rabu (11/6) menghembuskan nafas terakhirnya sabtu (14/6) sore waktu Gaza setelah mengalami koma sejak 3 hari yang lalu. Anak bernama Abdul Lathif Al Awoor (7) mengalami luka serius dibagian kepala. Demikian Juru bicara Kementrian kesehatan Ashraf Al Qadra mengatakan. Pada rabu malam Israel menembakkan rudal ke sebuah motor di daerah Sudaniyah, Utara Jalur Gaza seorang warga gaza pengendara sepeda motor. Akibat serangan tersebut satu orang meninggal bernama Muhammad Ahma Al Arrur (30) dari bayt lahiya Utara jalur Gaza. Sedangkan 2 orang lainnya mengalami luka-luka termasuk seorang anak bernama Abdul LAthif Al Awoor yang akhirnya meninggal sabtu (14/6) sore waktu gaza.
MER-C SALURKAN SANTUNAN ANAK YATIM KORBAN AGRESI ISRAEL

Ketua MER-C Cabang Gaza, Muqarabbin Al-Fikri (kanan) memberikan santunan kepada salah seorang anak yatim korban serangan Israel 2008-2009, di RS Indonesia, Bayt Lahiya, utara Jalur Gaza-Palestina, Senin (9/6/2014). (Foto: MINA Gaza) Bayt Lahiya, 12 Sya’ban 1435/10 Juni 2014 (MINA) – Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyalurkan santunan bagi anak-anak yatim piatu korban agresi Israel di Jalur Gaza pada 2008-2009 lalu. Penyaluran bantuan berupa uang tunai kepada 20 anak yatim tersebut diserahkan langsung oleh ketua MER-C Cabang Gaza, Muqarabbin Al-Fikri di RS Indonesia, Bayt Lahiya, Senin waktu Gaza. Fikri mengatakan, walaupun MER-C saat ini sedang fokus pada pembangunan RS Indonesia dan pengadaan alat kesehatan, namun MER-C juga terus membantu menyalurkan bantuan kepada rakyat Palestina. “Selain pembangunan RS Indonesia dan pengadaan alat kesehatannya, MER-C juga senantiasa menyalurkan berbagai amanah bantuan untuk rakyat Gaza, seperti penyaluran hewan qurban, pembagian sembako, serta penyaluran uang tunai dan bantuan lainnya kepada masyarakat Gaza serta kepada anak-anak Yatim,” ujar Fikri kepada wartawan Mi’raj Islamic News Agency (MINA) Gaza. Menurut dia, MER-C mempunyai kelebihan dengan melakukan penyaluran bantuan secara langsung oleh MER-C kepada masyarakat Gaza dan tidak melalui lembaga-lembaga di Gaza. “sehingga bantuan yang diamanahkan kepada kami tepat sasaran dan tepat guna,” ujar Fikri. Kedatangan anak-anak Yatim tersebut selain bertujuan untuk bersilaturahim, juga untuk meningkatkan kepercayaan diri anak-anak para syuhada tersebut. Dalam pertemuan lebih kurang 45 menit itu, anak-anak yatim tersebut dengan antusias mengajukan pertanyaan kepada para relawan. Pertanyaan-pertanyaan seputar RS Indonesia dan Indonesia sendiri diajukan oleh anak-anak tersebut. Menurut Ummu Muhammad, kegiatan seperti itu diadakan untuk memberikan dukungan terhadap psikologis mereka yang telah ditinggal orang tuanya. “Mereka adalah korban perang Furqan (2008-2009) di mana orang tua mereka menjadi syuhada akibat serangan Israel tersebut. Jadi kami memberikan dukungan psikologis terhadap mereka dan juga untuk meningkatkan semangat mereka guna melanjutkan kehidupan mereka ke arah yang lebih baik,” ujar Ummu Muhammad. Sementara itu, salah seorang peserta bernama Mahmoud mengucapkan terimakasih kepada rakyat Indonesia atas bantuannya terhadap Gaza. “Kami berterimakasih kepada masyarakat Indonesia atas kontribusinya kepada Gaza-Palestina, untuk membangun RS Indonesia ini dan apa pun bentuk kontribusi lainnya yang belum saya ketahui,” Ujar Mahmoud. Seorang anak lainnya bernama Nihal turut mendoakan semoga Allah membalas segala yang telah diberikan oleh rakyat Indonesia. “Pada kunjungan ini kami berterimakasih atas dukungan ini dan semoga Allah memberikan taufiq kepada kalian,” kata Nihal.(L/K01/K02/K03/P02/P04) Sumber : http://mirajnews.com/id/palestina/mer-c-salurkan-santunan-anak-yatim-korban-agresi-israel
RS Indonesia Beri Semangat Baru Rakyat Palestina

Yayasan Yatim Piatu Palestinian Children Relief Fund berkunjung ke RS Indonesia di Bayt Lahiya, utara Jalur Gaza-Palestina, Senin (9/6/2014). (Foto: MINA Gaza) Bayt Lahiya, 12 Sya’ban 1435/10 Juni 2014 (MINA) – Ummu Muhammad, pengurus yayasan yatim piatu Palestinian Children Relief Fund mengatakan, berdirinya RS Indonesia memberikan semangat dan kepercayaan baru bagi rakyat Palestina di Jalur Gaza, terutama anak-anak yatim piatu korban serangan rezim Israel. Pernyataan Ummu Muhammad disampaikan saat belasan anak yatim piatu dari berbagai daerah di Jalur Gaza mengadakan kunjungan ke RS Indonesia di Bayt Lahiya, utara Jalur Gaza, Palestina, Senin (9/6) waktu setempat. Menurut dia, kunjungan anak-anak yang bernaung dibawah yayasan yatim piatu yang berbasis di Gaza itu, bertujuan meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri mereka untuk berinteraksi dengan warga asing yang ada di Gaza, khususnya dari Indonesia. “Kunjungan kali ini termasuk kegiatan membangun kepercayaan diri, kegiatan ini mencakup jumlah anak-anak yang mencapai 60 anak dari berbagai daerah di Jalur Gaza, mulai dari Rafah hingga Bait Hanun,” ujar Ummu Muhammad pimpinan anak-anak yatim tersebut kepada wartawan Mi’raj Islamic News Agency (MINA) Gaza. Ummu Muhammad menyatakan, anak-anak yatim piatu yang datang ke RS Indonesia itu dipilih atas beberapa spesifikasi, terutama mereka yang memiliki jiwa kepemimpinan yang mempu membaca masalah apa yang terjadi di masyarakat sekitar dan kemampuan menanganinya. “Kunjungan ke RS Indonesia ini dilakukan setelah banyak kunjungan-kunjungan lainnya ke beberapa daerah, agar mereka mengetahui keberadaan RS Indonesia yang telah berdiri di daerah selatan Jalur Gaza ini,” ujar Ummu Muhmmd. Dia menyatakan, para anak yatim itu pun saling bertanya apa mengenai apa itu RS Indonesia. Mereka berfikir untuk segera bisa berkunjung ke RS Indonesia guna mengenal apa sebenarnya tujuan dibangun RS Indonesia dan apa program yang tersedia. “Kunjungan ini akan mereka sampaikan kepada anak-anak yang lain yang ada di yayasan pusat,” tutur Ummu Muhammad. Terima Kasih Rakyat Indonesia Ummu Muhammad juga mengatakan, sebagai perwakilan anak-anak yatim piatu di Gaza, yang paling utama mengucapkan terima kasih kepada rakyat dan pemerintah Indonesia atas dukungan mereka kepada masyarakat Gaza khususnya setelah perang terakhir. Dia menghimbau agar dukungan dana dan bantuan apa pun dari masyarakat Indonesia bagi warga Palestina khususnya Jalur Gaza agar terus berlanjut, karena mayoritas warga Gaza adalah orang-orang miskin yang kebutuhan mereka semakin sulit di bawah blokade Israel selama tujuh tahun lebih. “Ada pun proyek-proyek seperti RS Indonesia ini menghidupkan mereka dan memberikan rasa percaya diri. Sekali lagi kami berterima kasih banyak,” kata Ummu Muhammad. Kedatangan anak-anak yatim piatu itu disambut langsung oleh ketua MER-C cabang Gaza, Muqarrabin Al-Fikri, serta tiga relawan lainnya yang masih tetap tinggal di Jalur Gaza. Mewakili para relawan RS Indonesia, dalam sambutannya, Nur Ikhwan Abadi menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan anak-anak korban agresi Israel 2008-2009 itu. “Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan ini, dan merupakan sebuah kehormatan buat kami dikunjungi oleh anak-anak yang mulia ini,” ujar Ikhwan. Dia mengharapkan doa dari semua anak-anak yatim piatu Gaza untuk kelancaran pembangunan RS Indonesia serta keistiqamahan rakyat Indonesia dalam membantu rakyat Palestina. Rumah Sakit Indonesia di Jalur Utara Gaza Palestina, merupakan rumah sakit sumbangan rakyat Indonesia. Lembaga kemanusiaan MER-C sebagai inisiator pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza, dalam pembangunannya bekerjasama dengan Ma’had Al-Fatah Indonesia. Pengadaan Alat Kesehatan Pekerjaan pembangunan RS Indonesia yang menjadi tempat untuk pemulihan trauma dan rehabilitasi bagi warga Gaza korban konflik bersenjata Palestina-Israel itu dilakukan oleh relawan Indonesia di mana seluruh pekerjanya tidak dibayar (unpaid volunteers). RS Indonesia di Jalur Gaza menjadi bukti silaturahim jangka panjang antara rakyat Indonesia dan rakyat Palestina di mana seluruh dananya berasal dari masyarakat Indonesia. Semua donasi berasal dari rakyat Indonesia yang sebagian besar kalangan menengah ke bawah, dari Sabang hingga Merauke. RS Indoneaia pernah dikunjungi masyarakat Gaza secara umum, selain itu Perdana Menteri Ismail Haniyah beserta para menteri kabinet dan anggota parlemen pada saat Ramadhan 1434H/2013M yang lalu sengaja datang ke RS Indonesia untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama para relawan. Tidak hanya masyarakat dan pemerintahan Gaza yang mengnjungi RS Indonesia ini, rombongan dari berbagai negara seperti Inggris, Al-Jazair, Malaysia, dan berbagai negara lain ikut bersilaturahmi mengunjungi RS Indonesia, tidak terkecuali pemerintah Indonesia dari anggota Komisi I DPR RI. RS Indonesia yang pembangunan fisiknya sudah selesai, tinggal menunggu pengadaan alat kesehatan agar segera beroperasi. Masih dibutuhkan 65 Milyar untuk pengadaan Alat kesehatan tersebut. MER-C masih terus melakukan penggalangan dana untuk pengadaan alat kesehatan RS Indonesia.(L/ K01/K02/K03/P02/P04) Sumber : http://mirajnews.com/id/palestina/rs-indonesia-beri-semangat-baru-rakyat-palestina
Budayawan : RS Indonesia Menggetarkan Hati Manusia

Budayawan dan Seniman Aat Suratin, moderator diskusi Bandung, 12 Sya’ban 1435/10 Juni 2014 (MINA) –Budayawan nasional Aat Suratin, mengatakan bahwa RS Indonesia sungguh menginspirasi dan menggetarkan hati semua manusia, khususnya rakyat Indonesia. “RS indonesia itu sungguh menginspirasi dan menggetarkan hati manusia, dan kebaikan adalah sesuatu yang menginspirasi dan bisa menggetarkan hati manusia. Mendengar cerita para relawan atas usaha pembangunan RS Indonesia ini saya hati saya sungguh bergetar”, kata Aat Suratin pada acara Silaturahmi dan Kampanye Pengadaan alkes Rumah Sakit Indonesia Ahad lalu. Menanggapi antusias warga Gaza mengenai indahnya bentuk fisik RS Indonesia di Gaza yang menyerupai Masjid Al Aqsha, Aat begitu takjub atas ungkapan itu. “Ketika orang mengatakan indah, maka sesuatu itu pasti luar biasa, indah itu adalah estetika, dan estetika adalah telaah rasa atas keindahan, jadi RS Indonesia di Gaza adalah hal yang luar biasa,” kata Aat Suratin selaku Budayawan. Sementara itu salah satu ustadz muda Indonesia Erik Yusuf yang juga hadir menyampakan dalam tausiyahnya bahwa muslim itu satu tubuh, maka ketika saudara sesama muslimin tersakitimuslim lain juga harus merasa sakit. “Muslim itu satu tubuh, maka ketika saudara kita sesama muslimin tersakiti kita juga harus merasa sakit. RS Indonesia di Gaza adalah salah satu bentuk nyata bantuan untuk saudara kita yang tersakiti di Palestina,” katanya. Acara Silaturahmi dan Kampanye Pengadaan alkes RS Indonesia diadakan di Saung Angklung Udjo, Bandung dihadiri a.l. oleh istri wali kota Bandung Ridwan Kamil, Budayawan Aat Suratin, Maximum Theory Band dan pelukis cilik, Salma Khairannisa. Sebelumnya, kampanye Pengadaan AlKes RS Indonesia dilakukan di Jakarta. Kampanye untuk Pengadaan alkes RS Indonesia tersebut juga didukung oleh beberapa musisi ternama Indonesia seperti Slank, Wali, Naif, Ombat Tengkorak dan lainnya. (L/P015/P04). Sumber : http://mirajnews.com/id/indonesia/nasional/budayawan-rs-indonesia-menggetarkan-hati-manusia