Ramadhan 2015, MER-C Bagikan 1.000 Paket Sembako dan 500 Paket Ifthar di Gaza

Di bulan suci Ramadhan tahun ini, MER-C Indonesia kembali menyalurkan bantuan dari para donator di Indonesia yang masuk melalui rekening amanah khusus kemanusiaan Gaza. Bantuan yang diberikan berupa 1.000 paket sembako ditambah 500 paket ifthar (buka puasa) yang ditujukan bagi para anak yatim di Gaza. Kegiatan ini dilakukan langsung oleh 4 relawan MER-C Indonesia yang masih melanjutkan tugas di Jalur Gaza, Palestina mempersiapkan Grand Opening RS Indonesia. Menurut dr. Henry Hidayatullah, Ketua Presidium MER-C, “Kegiatan ini dilakukan selain dalam rangka menyalurkan amanah donasi dari para donator, juga membantu rakyat Gaza yang mengalami kondisi terblokade darat, laut dan udara yang menjadi lebih sulit pasca perang 51 hari lalu. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap bisa sedikit meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di sana, sebagaimana amanah yang kami terima.” Koordinator program Ramadhan 2015 yang juga Site Manager RS Indonesia, Ir. Edy Wahyudi mengatakan bahwa pembagian 1.000 sembako mulai dilakukan secara bertahap sejak hari Selasa lalu. “Pada tanggal 7 bulan 7 pukul 7 waktu setempat, persiapan kami lakukan untuk memulai pembagian paket sembako. Tim relawan yang masih tersisa sebanyak 4 orang dibagi menjadi 2 tim yang menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang berhak menerimanya di berbagai wilayah di Jalur Gaza. Paket sembako yang berisi beras 5 kg, daging kornet 4 kaleng, gula pasir 3 kg, saos tomat 2 kaleng besar, broad beans/kacang kara oncet 3 kaleng, kacang fudi (fuul) 1 kaleng, macaroni besar 2 bungkus, macaroni golda 1 bungkus, macaroni filiz 1 bungkus, kacang adas 1 bungkus, kacang humus 1 bungkus, kacang fasuliah 1 bungkus, teh celup 1 kotak besar, dan mentega (samnah) 1 kaleng diangkut dengan menggunakan 3 kendaraan operasional truk terbuka, mobil box dan mobil operasional RS Indonesia. “Alhamdulillah seluruh paket telah selesai tersalurkan ke berbagai tempat yang berhak menerimanya, kepada para anak-anak yatim dan fakir miskin baik di Gaza bagian Utara hingga ke wilayah Gaza bagian Selatan,” jelas Ir. Edy Wahyudi yang sudah tiga kali bertugas di Jalur Gaza untuk memimpin program pembangunan RS Indonesia. 500 Anak Yatim dan Janda Para Syuhada Berbuka Puasa Bersama di RS Indonesia Sementara itu paket bantuan ifthar (buka puasa) dilakukan dengan mengundang 500 anak yatim untuk berbuka puasa bersama di RS Indonesia, Kamis (9/7). Relawan Indonesia yang mempersiapkan 4 bus besar untuk membawa seluruh para anak yatim dari berbagai wilayah di Jalur Gaza ke lokasi RS Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina. “Kami mempersiapkan 600 kursi yang disusun di depan RS Indonesia dan Alhamdulillah hampir semuanya terisi penuh oleh anak-anak yatim yang didampingi oleh ibunda atau keluarga mereka,” tutur Ir. Edy Wahyudi. Sekitar 30 menit sebelum adzan maghrib, atau sekitar jam 19.30 waktu setempat, para anak yatim sudah berkumpul di RS Indonesia. Sejumlah menu berbuka puasa terbaik yang ada di Gaza telah disiapkan oleh para relawan untuk menyambut mereka. “Kami menyiapkan kurma-kurma dengan kualitas terbaik (kurma Ajwa), sebotol minuman dalam kondisi dingin, satu nampan makanan Dajaj untuk 2 – 3 orang/nampan (makanan khas Arab dengan nasi bercampur bumbu khas dan satu ekor ayam/nampan), sebotol juz buah kualitas terbaik, Laban (sejenis susu yang sudah difermentasi dalam keadaan dingin) dan ditutup dengan Halawiyat (kue kacang dengan berbalut bahan serabut gandum),” ungkap Ir. Edy. Tidak hanya itu, sebelum pulang anak-anak juga diberikan satu paket oleh-oleh berisi berbagai macam snack, permen, cokelat dan makanan lainnya yang disukai anak-anak Gaza yang dikemas dalam plastik bergambar RS Indonesia. Hari itu RS Indonesia benar-benar semarak dan dipenuhi oleh keceriaan anak-anak Gaza. Terima kasih kepada para donator yang telah menyisihkan rizkinya sehingga kegiatan-kegiatan seperti ini bisa berlangsung. MER-C melalui relawan-relawannya yang bertugas di Jalur Gaza, siap menyalurkan amanah donasi dari para donator untuk berbagai program kemanusiaan di Jalur Gaza. Rekening Kemanusiaan Gaza, Palestina : BCA, 686.033.5555 Bank Mandiri, 124.000.3753754 BSM, 700.290.5803 Semua rekening atas nama: Medical Emergency Rescue Committee
Ramadhan MER-C Tetap Jalankan Tugas Kemanusiaan

Jakarta, 11 Ramadhan 1434/19 Juli 2013 (MINA) – Selama bulan puasa Ramadhan Medical Emergency Committee (MER-C) tetap bertugas menjalankan amanahnya di bidang kemanusiaan di sejumlah lokasi di Indonesia maupun di Jalur Gaza, Palestina. Di antaranya, pengiriman sejumlah 11 relawan membantu korban gempa di Aceh Tengah, NAD. Mereka terdiri dari : 3 dokter, 4 perawat, 1 psikolog, 1 logistik, 2 driver. Sejumlah 33 relawan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza selama Ramadhan juga tetap melanjutkan pembangunan, walaupun lebih banyak dilaksanakan malam hari, rilis Presidium MER-C dr. Joserizal Jurnalis,Sp.OT, yang diterima redaksi Mi’raj News Agency (MINA), Kamis (18/7). Kegiatan lainnya, penempatan siaga dokter dan perawat di Klinik Sosial MER-C di daerah Timika (Papua), Sorong dan Raja Ampat (Papua Barat). Menurutnya, MER-C juga menempatkan tenaga medis dokter dan perawat yang bertugas melayani kesehatan dalam program Klinik BNI Berbagi MER-C di 25 wilayah seluruh Indonesia. Ada juga penempatan seorang relawan teknis yang bertugas mengawasi pembangunan atap Rumah Sakit Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara. “Semoga semua itu menjadi amal shalih bersama, khususnya pada bulan Ramadhan ini,” ujar Joserizal. Pemasangan Atap RS Galela Sementara itu di wilayah Timur Indonesia, MER-C tengah melanjutkan pembangunan Rumah Sakit di Galela, Maluku Utara. Setelah sempat terhenti beberapa saat, atas shadaqah donasi dari masyarakat, RS MER-C di Galela di atas luas bangunan 2.800 m2 memasuki tahap arsitektur. “Kali ini fokus pekerjaan adalah pemasangan rangkap atap baja ringan dan atap RS berwarna biru. Material rangka baja ringan dan atap semua dipesan dan dibuat di Jakarta,” ujar Jose, sapaan akrabnya. Catatan laporan MER-C menyebutkan, material pembangunan dikirim menggunakan ekspedisi laut dari Jakarta, yang perjalanannya bisa memakan waktu satu bulan. Material terakhir dilaporkan tiba di Pelabuhan Galela akhir Juni lalu. Sehingga pekerjaan pemasangan atap dimulai Juli saat ini. Menurutnya, hal ini semua dapat terwujud semata-mata atas pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, juga didukung oleh doa dan shadaqah dari warga lokal, Pemda dan rakyat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Ketua Divisi Konstruksi MER-C, Ir. Farid Thalib mengatakan, Tim MER-C Pusat direncanakan pekan depan berkunjung ke Galela untuk melakukan supervisi pekerjaan atap bangunan. Setelah itu, dalam bulan ini juga berharap izin visa via Mesir bisa keluar, sehingga Tim dapat melakukan supervisi pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza. Khusus RS Galela, bagi masyarakat yang ingin menitipkan shadaqah donasinya dapat melalaui BNI Cab. Kramat, No. Rek. 0140600983, a/n. Medical Emergency Rescue Committee. (L/P06/R1). Sumber : http://www.mirajnews.com/indonesia/7000-ramadhan-mer-c-tetap-jalankan-tugas-kemanusiaan.html
Relawan RSI Sambut Ramadhan dengan Memuliakan Al-Qur’an dan Para Penghafalnya

Gaza, Palestina – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Ahad, 07 Juli 2013 usai shalat maghrib, MER-C Cabang Gaza mengadakan acara yang melibatkan warga sekitar RSI. Acara yang diadakan usai sholat maghrib ini bertempat di sebuah masjid tua sederhana bernama Zawiyah yang terletak di sebelah utara RSI. Masjid Zawiyah dipilih karena di sinilah sebagian besar relawan RSI biasa menunaikan shalat lima waktu mereka. Atas kerjasama dengan tokoh masyarakat setempat, imam besar masjid dan beberapa pemuda pengurus masjid, acara berlangsung sesuai dengan apa yang diharapkan. Acara dihadiri oleh segenap masyarakat jama’ah masjid dan seluruh relawan RSI yang saat ini berjumlah 33 orang. Rangkaian acara terdiri dari sambutan tokoh masyarakat yang juga Imam Besar masjid, Akram Nashar Abu Al-amin yang menyampaikan keutamaan Ramadhan dan menjaga Al-qur’an dengan menghafalnya. Mewakili pihak MER-C dan relawan RSI, Muhammad Husein menyampaikan pesan dan kesan dari MER-C. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian bingkisan bagi anak-anak penghafal Qur’an di masjid tersebut. Tak lupa para relawan juga memberikan bantuan bagi guru tahfidz dan kegiatan operasional masjid. Niat MER-C Cabang Gaza mengadakan acara ini bukanlah semata hanya untuk memberikan bingkisan atau lain sebagainya, akan tetapi yang terpenting adalah menyatukan tali silaturahmi dan menyampaikan pesan salam dan cinta kasih mewakili rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina terkhusus para anak-anak penghafal Al-qur’an di Gaza. Alhamdulillah pesan tersebut tersampaikan dengan do’a dari seluruh masyarakat yang hadir pada acara tersebut ketika di penghujung acara. Para relawan RSI juga sangat senang menyaksikan kebahagiaan yang tampak dari wajah-wajah para penghafal Al-qur’an yang terpilih menerima bingkisan dari MER-C. Semoga dengan do’a tersebut dapat menambah pahala dan kemudahan serta kelancaran bagi para relawan untuk menunaikan amanah pembangunan RSI di Gaza yang sedang dibangun sebagai persembahan bagi rakyat Gaza-Palestina.
Selama Ramadan, MER-C Indonesia Tetap Bekerja

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama Ramadan, organisasi masyarakat, MER-C Indonesia dipastikan tetap bekerja seperti biasa untuk melayani masyarakat Aceh yang baru saja tertimpa bencana gempa bumi. Dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Selasa (9/7/2013), MER-C yang telah mengirimkan tim medisnya ke Aceh, tetap akan bertugas selama Ramadan. “11 relawan (3 dokter, 4 perawat, 1 psikolog, 1 logistik dan 2 sopir) untuk membantu korban gempa di Aceh Tengah, NAD,” bunyi rilis tersebut. Selain itu, sejumlah program kerja yang sudah berjalan, akan tetap digarap pada bulan ini. “33 relawan pada Program Pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. Selama Ramadan pekerjaan pembangunan biasanya akan dilakukan pada malam hari bada sholat tarawih sampai dengan jam 9 pagi esok harinya. Sementara, satu relawan teknis yang saat ini bertugas mengawasi pembangunan atap RS MER-C di Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara. SDM Dokter dan Perawat yang bertugas di Klinik Sosial MER-C di wilayah Timika (Papua), Sorong dan Raja Ampat (Papua Barat). SDM dokter dan perawat yang bertugas pada program klinik BNI BERBAGI -MER-C di 25 wilayah Indonesia. Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2013/07/09/selama-ramadan-mer-c-indonesia-tetap-bekerja