Hujan Deras, Pengecoran Lantai 2 RSI Sempat Tertunda

Musim penghujan mulai melanda Myanmar. Hujan deras mengguyur Rakhine State, Myanmar, termasuk di wilayah pembangunan RS Indonesia, tepatnya di desa Myaung Bwe, Mrauk U township. Hujan deras yang terjadi berhari-hari menyebabkan banjir di berbagai wilayah. Jalan antara Rakhine – Yangon bahkan terputus akibat terendam banjir. Material H-Beam serta lebih dari 40 pekerja RS Indonesia yang akan melakukan pekerjaan pengecoran juga tertahan tidak dapat melintas. Pekerjaan pengecoran pun harus ditunda selama beberapa hari. Untunglah pada hari Senin/18 Juni 2018, cuaca mulai bersahabat. Kondisi ini langsung dimanfaatkan untuk memulai pekerjaan pengecoran lantai 2 RS Indonesia. Ir. Nur Ikhwan Abadi dan Ir. Ahmad Fauzi mengarahkan dan mengawasi pekerjaan pengecoran yang dilakukan oleh kontraktor lokal. Puluhan pekerja dari warga lokal terlibat dalam proses ini. Namun kali ini, tidak hanya kaum laki-laki, kaum wanita juga turut bekerja di lokasi pembangunan, demi membantu menafkahi keluarga. Alhamdulillah dalam waktu 3 hari, pada hari Rabu/20 Juni 2018, pengecoran lantai 2 RS Indonesia selesai. Dukungan dan donasi bagi program ini dapat disalurkan melalui : BCA, 686.028.0009 BSM, 700.1306.833Mandiri, 124.000.8111.982 Semua rekening atas nama :Medical Emergency Rescue Committee Info:Website : www.mer-c.orgCall Center : 0811990176Instagram : @mercindonesiaFacebook : MER-C Indonesia
Pembangunan RS Indonesia di Myanmar Capai 50 Persen

Enam bulan sudah sejak November 2017, RS Indonesia di Rakhine State memulai pekerjaannya, pada akhir Mei 2018 pekerjaan sudah mencapai 50 persen. Tiang-tiang penyangga dan sebagian atap sudah terpasang, dinding-dinding juga sudah nampak menutupi bangunan seluas 2.100 meter persegi. “Alhamdulillah, meskipun banyak kendala pembangunan RS Indonesia terus berjalan begitupun di bulan Ramadhan dan pada akhir Mei ini sudah mencapai sekitar 50 persen, semoga bisa cepat selesai,” kata Nur Ikhwan Abadi, relawan MER-C di lokasi proyek, Myaung Bwe Village, Mrauk U Town Ship, Rakhine State, Myanmar. Dia menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini akan dilakukan pekerjaan pengecoran lantai dua dan pemasang dinding bata yang akan dikerjakan sebelum musim hujan datang. “Pekerjaan ke depan adalah pengecoran lantai 2 serta pekerjaan pemasangan dinding, dan juga tangga ram, kita masih kejar semoga sebelum puncak musim hujan tiba pertengahan Juni ini, bisa kita cor semua atap betonnya” jelas Ikhwan. “Pada Juni hingga Agustus curah hujan di Mrauk U mencapai puncaknya, sehingga akan berdampak terhadap proses pembangunan RSI,” terangnya. Ikhwan menambahkan sesuai jadwal diperkirakan pada akhir tahun 2018 ini pekerjaan RS Indonesia akan selesai. “Direncanakan akhir tahun ini selesai, kita berdoa mudah-mudahan tidak ada kendala berarti ke depannya, karena di awal-awal pembangunan, masalah keamanan, pekerja, cuaca ekstrim dan supply material cukup menjadi kendala pekerjaan,” ungkapnya. MER-C mengirimkan 4 relawan untuk mengawal proses pembangunan RS Indonesia di Myanmar, para relawan yang memang sudah berpengalaman dalam membangun RS di Gaza, Palestina, diantaranya, Ir. Nur Ikhwan Abadi (Insinyur Sipil), Ir. Ahmad Fauzi (Insinyur Sipil), kemudian Karidi (Ahli Mechanical dan Electrical), serta Wanto yang merupakan Kepala Tukang pada Pembangunan RS Indonesia di Gaza. Rumah Sakit Indonesia yang berada di Myaung Bwe Village, Mrauk-U Township, Rakhine State, Myanmar adalah sebuah langkah diplomasi kemanusiaan di dunia internasional kerjasama MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) dan PMI (Palang Merah Indonesia). Dukungan dan donasi Sahabat bagi program pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dapat disalurkan melalui: Mandiri, 124.000.8111.982BSM, 700.130.6833BCA, 686.028.0009 Semua rekening atas nama: Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Website: www.mer-c.orgFacebook: MER-C IndonesiaCall Center: 0811990176 |Humanity for Peace||Peduli untuk Kemanusiaan yang Lebih Baik|
Sandi Uno Luncurkan Kaus Donasi untuk Bantu RSI di Gaza

Hari ini Senin 4 Juni 2016 di Balaikota DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan kaus bermotif sorban merah yang dinamai RED SANDI. Sandi Uno menyampaikan, “Saya dengar penjelasan dari MER-C bahwa kondisi Palestina makin memprihatinkan, dan peran Rumah Sakit Indonesia di Gaza buah ikhtiar warga Indonesia lewat MER-C makin penting, maka teman-teman coba luncurkan ide kreatif hari ini. RS Indonesia Gaza selalu ramai, dan akan dikembangkan terus.” Kaus yang didisain oleh ArMuf, Duo Designer A. Mufti dan Agus Hendrawan ini semula sudah merambah pasar ekspor ke Timur Tengah, mulai hari ini di jual di Bukalapak, “Sempat kita ekspor ke Doha dan Dubai, karena motif Sorban Ghutrah ini kan dari sananya terinspirasi garis, dan ornamen Padang Pasir, kebetulan MER-C butuh donasi sekalian diluncurkan Bang Sandi, Jadi deh namanya RED SANDI !” demikian Mufti menjelaskan. Mufti yang juga berprofesi sebagai konsultan, dan periset ini mengabarkan bahwa mulai pagi ini RED SANDI sudah bisa di pesan di Bukalapak dan click through lewat web MER-C. “Harganya didiskon jadi 126 ribu rupiah, harga termasuk donasi ke MER-C” tukas Mufti. Dr. Henry Hidayatullah, dan Tim yang hadir mewakili MER-C menjelaskan bahwa selain memberikan bantuan medis pada fase awal bencana atau tanggap darurat, di beberapa wilayah perang, konflik dan bencana skala besar, MER-C juga melakukan program bantuan yang bersifat jangka panjang. Salah satunya berupa pembangunan fasilitas kesehatan seperti Klinik Rawat Inap di wilayah pasca tsunami Aceh, Klinik Sosial di wilayah pasca gempa Bokoharjo Sleman Yogyakarta, RS Galela di wilayah histori konflik Maluku Utara, juga RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina dan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar. “Kita ingin warga Jakarta berperan lebih aktif untuk membangun RS Indonesia di Gaza bahkan Myanmar, Alhamdulillah Pak Sandi setuju kalau donasi lewat kaus ini Kick Off untuk kerja besar ke depan” tukas Dr. Henry. Bukalapak sebagai online marketplace terbesar di Indonesia turut memberikan dukungannya untuk pengembangan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Bukalapak memfasilitasi penjualan kaus Red Sandi mulai hari ini. “Kami di Bukalapak turut peduli dengan kondisi saudara-saudara kita di Gaza. Penjualan kaus Red Sandi di Bukalapak diharapkan dapat membantu pembangunan fasilitas kesehatan di sana. Masyarakat dapat membeli kaus ini hanya di Bukalapak dan tentunya dengan membeli kaus ini, masyarakat secara tidak langsung sudah ikut berpartisipasi dalam membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Kaus dengan desain yang keren ini juga dapat menjadi pilihan buah tangan untuk sanak saudara ketika mudik ke kampung halaman”, ujar Fajrin Rasyid, Co-Founder dan CFO Bukalapak. Pak Wagub Sandi Salahuddin Uno juga sampaikan bahwa kedepan dukungan buat Pembangunan RS Indonesia di Gaza dan Myanmar akan bermitra dengan BAZIS DKI Jakarta, “Hari ini kita kick-off kerjasama partisipatif kolaboratif, kedepan lebih luas lagi kolaborasinya dengan BAZIS. Mimpi saya ada Ruang Fatahillah atau Jayakarta di RSI Gaza dan Myanmar, Insya Allah bisa”. Tentang MER-C MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis dan mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi. MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam di dalam maupun di luar negeri. Resmi berdiri pada Agustus 1999, hingga kini MER-C sudah melakukan lebih dari 300 misi kemanusiaan yang dilakukan oleh para relawan MER-C yang bersifat unpaid volunteers. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi: www.mer-c.org. Tentang ArMuf Duo Designer Industri Kreatif, fokus pada pasar ekspor . Digawangi Agus Hendrawan, dan A. Mufti. Tentang Bukalapak Bukalapak merupakan pasar online terbesar di Indonesia. Bukalapak adalah sarana jual beli online dari konsumen ke konsumen (C2C) untuk transaksi satuan maupun dalam jumlah banyak melalui aplikasi mobile dan website. Di 2016 lalu, Bukalapak menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa dan darma bakti kepada bangsa dan Negara sehingga bisa dijadikan teladan bagi orang lain. Saat ini Bukalapak memiliki lebih dari tiga juta pelapak di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: http://bukalapak.com/
MER-C dan UMY Adakan Seminar RS Indonesia untuk Palestina

MER-C Cabang Jogjakarta bekerjasama dengan Prodi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Kedutaan Besar Palestina mengadakan seminar dengan tajuk “Indonesian Hospital, The Phenomenon of Indonesian Civil Society Movement in Support of Palestinian Independence”, Senin, 14 Mei 2018. Seminar diadakan di Gedung KH. Ibrahim UMY dan membahas mengenai peran MER-C sebagai NGO dalam menggerakkan masyarakat Indonesia untuk terlibat dalam perjuangan Palestina. Hadir sebagai pembicara adalah Dr. Zuhair S.M Al Shun (Duta Besar Palestina untuk Indonesia), Dr. Sidiq Jatmika (Dosen Prodi HI UMY), Hilman Latif, M.A, Ph.D (Wakil Rektor UMY) dan Dian Azmawati, S.IP, M.A (Dosen HI UMY). Sementara itu mewakili MER-C sebagai narasumber adalah dr. Arief Wahyu S (Ketua MER-C Cabang Jogjakarta) yang menggantikan dr. Arief Rachman, SpRad (Presidium MER-C) yang berhalangan hadir. Seminar ini diharapkan mampu meningkatkan kembali kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. MER-C Jogja:Jl. Kaliurang Km. 6,7, Gang Timor-timur no.E4B, Sono, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Telp/WA: 082135258145Instagram: @merc_jogjaFacebook: MER-C Jogjakarta
MER-C terima Donasi dari Pembaca Republika

Jum’at/20 April 2018, PT Republika Media Mandiri menyerahkan donasi yang dikumpulkan dari pembacanya untuk Rohingya kepada lima lembaga kemanusiaan. MER-C menjadi salah satu dari lima lembaga yang dipercaya untuk menerima amanah donasi ini. Donasi sebesar Rp 239.230.206,- diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Republika Media Mandiri, Agus Yusron kepada Presidium MER-C, Dr. Sarbini Abdul Murad. Dalam sambutannya, Agus Yusron menyampaikan bahwa meskipun pemberitaan mengenai Rohingya saat ini tertutup dengan pemberitaan lain karena banyaknya peristiwa akhir-akhir ini baik di dalam maupun di luar negeri, namun antusias pembaca Republika sangat tinggi. “Selama hampir setengah tahun donasi dibuka, hampir setiap hari selalu ada yang berdonasi. Syukur Alhamdulillah, pembaca kita selain loyal kepada media juga mempunyai kepedulian yang tinggi,” ungkapnya. “Donasi untuk Rohingya kami batasi waktunya untuk kami salurkan terlebih dahulu. Kami serahkan kepada teman-teman yang mempunyai keahlian dan fokus pada program ini. Mudah-mudahan amanah yang dititipkan pembaca bisa bermanfaat untuk saudara-saudara kita di Rohingya,” harapnya. Pada kesempatan tersebut, Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Republika dan pembacanya atas kepedulian dan donasi yang diberikan. “Apresiasi dan terima kasih kami untuk Republika dan pembacanya yang telah peduli dan memberikan donasinya. Amanah donasi ini akan kami salurkan untuk pembangunan RS Indonesia yang sedang berlangsung di Rakhine State, Myanmar. Saat ini progress pembangunan sudah mencapai 40%,” jelas Sarbini. Sudah beberapa kali Republika dan pembacanya menunjukkan kepedulian pada berbagai isu kemanusiaan. Sebelumnya, pembaca Republika telah menyumbangkan donasi untuk ruangan Poliklinik RS Indonesia di Bayt Lahiya, Jalur Gaza, Palestina sehingga ruangan tersebut diberi nama Ruangan Pembaca Republika. Kini, pembaca Republika kembali memberikan dukungan dan bantuannya untuk Pembangunan RS Indonesia di wilayah konflik Rakhine State, Myanmar.
Aksi “Great Return March” Terus Berlanjut di Jum’at ke-3

Jum’at/13 April 2018, puluhan ribu warga Palestina kembali melakukan aksi yang mereka sebut “The Peaceful Great Return March” di sepanjang perbatasan Gaza – Israel. Ini adalah aksi Jum’at ke-3 dari rangkaian aksi yang telah dimulai sejak Jum’at/30 Maret 2018. Data terkini dari Kementerian Kesehatan Palestina yang kami terima menyatakan bahwa pada aksi Jum’at kemarin, sebanyak 1 warga Palestina syahid dan 969 warga mengalami luka-luka akibat serangan tentara Israel yang berjaga di sepanjang perbatasan. RS Indonesia yang berada di Gaza bagian utara kembali menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi para perserta aksi yang mengalami luka-luka. Berdasarkan rilis Kementerian Kesehatan Palestina tersebut, sejak Jum’at kemarin RS Indonesia telah menangani sekitar 55 korban luka. Aksi akan mencapai puncaknya pada 15 Mei 2018 mendatang, bertepatan dengan peringatan ke-70 tahun Hari Nakba, yaitu hari pengusiran warga Palestina untuk membuka jalan bagi terbentuknya negara Israel. Warga Palestina akan terus melakukan aksi menuntut hak mereka untuk kembali ke wilayah asal yang telah direbut oleh Israel. Sebagai bentuk dukungan dan bantuan jangka panjang bagi perjuangan warga Palestina, MER-C akan melakukan pembangunan tahap 2 RS Indonesia berupa pembangunan 2 lantai tambahan dan juga penambahan fasilitas alat kesehatan. Dukungan dan donasi untuk “Pembangunan Tahap 2 RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina” dapat disalurkan melalui : BCA, 686.0153678 Bank Mandiri, 124.000.8111.925 BSM, 700.1352.061 BNI Syariah, 081.119.2973 BMI, 358.000.1720 BRI, 033.501.0007.60308 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Website : www.mer-c.org Email : office@mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Youtube: mer-c indonesia Call Center : 0811990176
Presidium MER-C Bertemu Dubes Palestina Sampaikan Rencana Pembangunan Tahap 2 RS Indonesia

Jakarta – Menindaklanjuti rencana pembangunan tahap dua RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina, MER-C terus melakukan persiapan internal dan juga koordinasi dengan berbagai pihak yang terkait. Selasa (11/4/2018), perwakilan Presidium MER-C, dr. Joserizal Jurnalis, SpOT menemui Duta Besar Palestina di Jakarta, Zuhair Al Shun di kantornya, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Didampingi Manajer Operasional dan Ketua Divisi Penggalangan Dana MER-C, Joserizal menyampaikan mengenai rencana pembangunan dua lantai tambahan, yaitu lantai 3 dan 4 RS Indonesia serta penambahan alat kesehatan. Seperti pembangunan sebelumnya yang dilakukan dan diawasi langsung oleh puluhan relawan dari Divisi Konstruksi MER-C, dalam pertemuan ini juga dibicarakan mengenai rencana pengiriman kembali tim relawan Indonesia dengan berbagai keahlian di bidang sipil, arsitektur dan mekanikal elektrikal ke Jalur Gaza, Palestina. Dubes Palestina Zuhair Al Shun memberikan apresiasinya atas perhatian, dukungan dan bantuan rakyat Indonesia kepada warga Palestina. Pada kesempatan tersebut, ia juga mengundang MER-C mengunjungi Tepi Barat untuk membangun Rumah Sakit karena warga Palestina di wilayah ini juga sangat membutuhkannya. Dukungan dan Donasi untuk Amanah Pengembangan RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina dapat disalurkan melalui: BCA, 686.0153678 Bank Mandiri, 124.000.8111.925 BSM, 700.1352.061 BNI Syariah, 081.119.2973 BMI, 358.000.1720 BRI, 033.501.0007.60308 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut:Website : www.mer-c.orgEmail : office@mer-c.orgFB : @MER-C IndonesiaIG : @mercindonesia / @rsindonesiaTwitter : @mercindonesia / @RSIndonesiaYoutube: mer-c indonesiaCall Center : 0811990176 |Sebuah Amanah untuk Kemanusiaan bagi Orang-orang Yang Paling Membutuhkan|
Aksi “Great Return March” di Gaza Terus Berlanjut

#MER-C UPDATE Aksi protes damai besar-besaran “Great March Return” di sepanjang perbatasan Gaza – Israel terus berlanjut. Dikutip dari mirajnews.com, pasukan Israel telah menewaskan 22 warga Palestina selama sepekan terakhir, termasuk 17 pada Jumat pertama aksi (30/3), dan melukai lebih dari 1.600 warga Palestina. Aksi kembali berlangsung di Jum’at kedua (6/4) kemarin. Berdasarkan rilis Kemenkes Palestina, 8 warga Palestina dikabarkan syahid dan 1.356 lainnya luka-luka akibat tembakan tentara Israel. Para korban ditangani di berbagai RS di Jalur Gaza, termasuk RS Indonesia yang berada di Gaza Utara, sekitar 2,5 km dari perbatasan Israel. Korban yang ditangani di RS Indonesia saat ini mencapai 119 orang. Aksi rencananya akan terus berlanjut hingga 15 Mei 2018 mendatang. Aksi diselenggarakan sebagai protes besar tanpa kekerasan warga Palestina yang menuntut hak mereka untuk kembali ke wilayah asal yang telah direbut oleh Israel. Info lebih lanjut: Website : www.mer-c.org Email : office@mer-c.org FB : @MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Youtube: mer-c indonesia Call Center : 0811990176 |Sebuah Amanah untuk Kemanusiaan bagi Orang-orang Yang Paling Membutuhkan|
Progress Pembangunan RS Indonesia di Myanmar Capai 31 Persen

Memasuki minggu ke-18 pembangunan bangunan utama RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar mencapai lebih dari 31 persen. Pekerjaan yang sudah dilakukan adalah pekerjaan kolom baja untuk bangunan 1 lantai sebelah timur yang dilanjutkan dengan pemasangan atap. Untuk bangunan 2 lantai pekerjaan yang sudah dilakukan adalah pengecoran kolom dan pemasangan dinding bata. Kemudian untuk sisi sebelah barat sedang dilakukan pengecoran tie beam dan jika material kolom baja dan atap tiba, maka akan segera dilakukan pemasangan kolom dan atap di sisi sebelah barat. Berbeda dengan membangun di wilayah aman, pembangunan di wilayah konflik seperti Rakhine State, Myanmar kerap menghadapi berbagai kendala seperti situasi keamanan, perizinan, material dan jumlah SDM pekerja lokal. Hal ini membuat progress pembangunan kadang terlambat dari jadwal yang seharusnya. Penambahan dua relawan Divisi Konstruksi yg telah diberangkatkan pada Senin (2/4) kemarin diharapkan dapat mengejar progress pembangunan dan pembangunan bisa selesai sesuai jadwal. Dukungan dan Donasi untuk Pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dapat disalurkan melalui: BSM, 700.130.6833 BCA, 686.028.0009 Mandiri, 124.000.8111.982 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Ikuti kami di: Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 (WA) |Humanity for Peace| |Peduli untuk Kemanusiaan yang Lebih Baik|
Percepat Progress Pembangunan RSI, MER-C Kirim Tim Tambahan ke Rakhine

Jakarta – Hari ini, Senin (2/4), MER-C melepas keberangkatan Tim tambahan dari Divisi Konstruksi MER-C ke wilayah konflik Rakhine State, Myanmar. Tim terdiri dari dua relawan, yaitu Karidi bin Martono Parjo dan Wanto bin Kartu Karyomejo. Tujuan keberangkatan tim adalah untuk mempercepat progress pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar. Dengan tambahan dua relawan, maka jumlah relawan Indonesia di Rakhine State, Myanmar untuk program pembangunan RS Indonesia menjadi empat orang. Mereka semua akan bertugas di wilayah ini hingga pembangunan RS Indonesia selesai. Karidi dan Wanto terpilih dalam penugasan kali ini karena memiliki pengalaman sebagai Tim Pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. Karidi pernah dua kali ditugaskan dan tinggal di wilayah terblokade ini selama total 3 tahun. Dengan keahlian khususnya dalam bidang mekanikal elektrikal, dialah yang bertanggung jawab terhadap instalasi listrik dan AC RS Indonesia di Gaza. Seperti halnya Karidi, Wanto yang memiliki keahlian dalam bidang sipil dan arsitektur juga pernah bertugas di Jalur Gaza selama 20 bulan lamanya. “Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki kita berharap tambahan dua relawan bisa mengejar progress pembangunan bangunan utama RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dan pembangunan bisa selesai sesuai jadwal pada bulan September 2018 nanti,” ujar DR. Ir. Idrus M. Alatas, MSc, Ketua Tim Pembangunan RS Indonesia. Tim bertolak dari Jakarta dengan menggunakan maskapai penerbangan Thai Airways dan diperkirakan akan tiba di Yangon pada hari ini pukul 18.00 waktu setempat. Dari Yangon, kedua relawan akan melanjutkan perjalanan ke Sittwe, Ibukota Rakhine State dengan menggunakan penerbangan lokal. Untuk mencapai lokasi pembangunan RS Indonesia masih diperlukan perjalanan darat sekitar 3-4 jam. Dukungan dan Donasi Sahabat untuk Pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar dapat disalurkan melalui: BSM, 700.130.6833 BCA, 686.028.0009 Mandiri, 124.000.8111.982 Semua rekening atas nama : Medical Emergency Rescue Committee Ikuti kami di: Website : www.mer-c.org FB : MER-C Indonesia IG : @mercindonesia / @rsindonesia Twitter : @mercindonesia / @RSIndonesia Call Center : 0811990176 (WA) |Humanity for Peace| |Peduli untuk Kemanusiaan yang Lebih Baik|