MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Kunjungi PBNU Bahas Peluang Kerja Sama Kemanusiaan

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Rabu (13/11) berkunjung ke Kantor Pusat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, untuk berdiskusi dan membahas peluang kerja sama dalam isu kemanusiaan.

Kedatangan Tim MER-C yang dipimpin Presidium dr. T. Meaty Fransisca diterima oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H.M. Silahudin, Sekretaris LAZISNU PBNU H. Moesafa, Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU H. Qohari Cholil, Manajer Fundraising NU Care-LAZISNU PBNU Wahyu Nurhadi. 

Dalam kesempatan itu, Presidium MER-C menjelaskan terkait tujuan kunjungan MER-C yaitu untuk silaturahim, berdiskusi, dan membahas peluang kerja sama terutama di bidang kemanusiaan. 

“Kami berharap, melalui pertemuan ini kita dapat saling berdiskusi, mengulas potensi kerjasama yang bisa dijajaki agar hubungan antar kedua lembaga ini dapat terjalin dengan baik,” kata dr. Meaty.

Dr. Meaty juga menjelaskan terkait program baik yang telah maupun yang sedang dikerjakan oleh MER-C, salah satunya saat ini MER-C sedang fokus mengirimkan bantuan tim medis ke Jalur Gaza Palestina.

“Jadi relawan kami memang sifatnya unpaid volunteer , yang mendedikasikan waktu serta tenaganya untuk kemanusiaan tanpa dibayar, atau kami biasa menyebutnya jihad profesi,” kata dr. Meaty.

Wasekjen PBNU H.M. Silahudin menyambut baik kunjungan MER-C sehingga dapat mengenal lebih baik, saling berdiskusi dan membahas peluang untuk saling bekerja sama. Ia juga sangat mengapresiasi dengan kerja kemanusiaan yang telah dilakukan oleh MER-C.

“Sebelumnya kami sudah mendengar tentang MER-C tapi memang tidak secara langsung, hanya melalui media. Kami tahu kerja MER-C dan kami mengapresiasi jihad profesi yang dilakukan oleh relawan- relawan MER-C,” ujarnya.

Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU juga turut menyampaikan bahwa menurutnya MER-C memiliki dedikasi tinggi, dimana tidak hanya memberikan bantuan tapi juga turun langsung di daerah konflik. “ini adalah keistimewaan MER-C yang tidak dimiliki oleh lembaga kemanusiaan lainnya,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan, LAZISNU juga sudah sejak lama memberikan bantuan di Palestina dan sejumlah wilayah bencana atau negara konflik  lainya. Di Palestina sendiri, bahkan jauh sebelum agresi dimulai Oktober lalu, mereka telah memberikan bantuan berupa logistik seperti makanan, pakaian, kebutuhan dasar dan personal hygiene .

Bagikan:

Silahkan bertanya?