BREAKING NEWS
Gaza — Sedikitnya 50 warga Gaza dilaporkan syahid dan 54 orang lainnya mengalami luka berat akibat serangan udara terbaru penjajah Israel di Kamp Jabalia, Gaza utara, Rabu (14/5).
Seluruh korban serangan yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak dievakuasi ke Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahia, Gaza utara. Jenazah para syuhada disemayamkan dan dikafani di ruang jenazah yang berada di depan Wisma Joserizal Jurnalis.
Serangan di Kamp Jabalia ini menimbulkan duka mendalam di tengah keterbatasan pasokan medis dan krisis kemanusiaan yang semakin memburuk.
Salah satu staf lokal MER-C mengatakan, sebelumnya juga terjadi pembantaian besar di Khan Yunis, dekat Rumah Sakit Eropa.
Ia menambahkan, saat ini tim pertahanan sipil dilarang melakukan penyelamatan di daerah yang diserang. Pasukan Israel memberlakukan blokade udara yang ketat dan mengklaim bahwa ini adalah operasi pembunuhan besar.
“Blokade udara ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari untuk memastikan target operasi benar-benar tewas. Kemungkinan akan ada kemajuan pasukan darat dan pengepungan total daerah tersebut,” ujarnya.












