Kajian dengan tema “Satu Tubuh Satu Iman: Meneladani Keteguhan Iman dari Gaza” ini diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri dari mahasiswi, dosen, dan tenaga kependidikan Muslimah di lingkungan Fasilkom UI.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Regintha membagikan pengalamannya
sebagai dokter spesialis kandungan yang banyak berinteraksi langsung dengan para perempuan Gaza. Tiga kali bertugas di sana, ia telah menyaksikan secara langsung ketahanan mental dan spiritual masyarakat Palestina di tengah genosida yang masih berlangsung.
Dr. Regintha mengaku sangat kagum dengan keteguhan perempuan Gaza. Menurutnya, mereka mampu memandang kehidupan dengan sangat sederhana serta memiliki keyakinan yang kuat tentang apa yang harus mereka lakukan dalam menghadapi berbagai ujian.
“Selama bertugas justru saya yang lebih banyak belajar dari mereka. Karena sebenarnya tanpa kita mereka juga bisa. Untuk itu kalau ditanya mau ke sana lagi, ya mau, karena kalau di sana hidup itu rasanya lebih sederhana,” ujarnya.
Kajian ini digelar oleh Surau Muslimah Fasilkom UI untuk membedah sumber kekuatan spiritual Muslimah Palestina, sehingga para akademisi dan Muslimah di Indonesia mengambil pelajaran dari keteguhan mereka.
Melalui kegiatan ini pula, peserta diharapkan dapat meningkatkan kepedulian serta berpartisipasi secara nyata dalam membantu perjuangan rakyat Palestina melalui berbagai jalur dukungan yang tersedia di Indonesia.
Selengkapnya di link ini
https://www.instagram.com/p/DVsNDFfE5Ox/?igsh=MXM2Z3U4bGR6ZHFjNA==
https://www.facebook.com/share/v/1C8fFKzqUt/?mibextid=wwXIfr
https://x.com/mercindonesia/status/2031245550184796619?s=46
https://vt.tiktok.com/ZSurkXT7H/
https://youtube.com/shorts/-WOVlJuZYpw?si=omvLrhZr9tVLVZdZ





