
Relawan MER-C : Musim semi datang lebih dini di hati masyarakat gaza utara
Puncak musim dingin di Gaza, Akhir Januari 2025, Berbondong warga palestina keluar dari kantong-kantong pengungsian di selatan menuju utara, pasca

Puncak musim dingin di Gaza, Akhir Januari 2025, Berbondong warga palestina keluar dari kantong-kantong pengungsian di selatan menuju utara, pasca

Jumat sore, 31 Januari 2025, tim MER-C berkunjung ke area Syekh Radwan, Jabaliya, Gaza Utara, tempat tinggal sementara Istri dan

Presidium Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) DR. Ir. Ahyahudin Sodri, MSc menyampaikan rencana rekonstruksi Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara

Hari Minggu, 19 Januari 2025 menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga Gaza karena pada hari tersebut genjatan senjata mulai

Pasukan penjajah Israel mengintensifkan serangannya di sekitar Rumah Sakit Indonesia di Bait Lahia, Gaza Utara, beberapa jam sebelum kesepakatan genjatan

Usai 15 bulan genosida yang menelan lebih dari 46.000 korban jiwa di Jalur Gaza, Israel dan sejumlah gerakan perlawanan Palestina

Staf Rumah Sakit Indonesai di Gaza Utara memilih untuk bertahan meski penjajah Israel melakukan pengepungan dan mengeluarkan perintah evakuasi segera.

Salah satu relawan MER-C yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) ke-6, dr. Taufik Nugroho, Sp.B menceritakan pengalamannya menyaksikan secara

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dan 4 Organisasi Wartawan yakni Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis