MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Daftar Isomantau

      https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSe32FgQTFh3AsB9SJAdWz-h5DLoNCuzdYgSPHz54MlRr9B7bQ/viewform      

Masyarakat Nagan Raya Salurkan Donasi untuk Palestina melalui MER-C

Kedekatan emosional antara masyarakat Aceh dan masyarakat Palestina terus berlanjut. Hal ini dibuktikan dengan perhatian masyarakat Aceh akan kondisi di Palestina dengan terus mengalirnya donasi dari masyarakat Aceh yang pada hari ini diwakili oleh masyarakat Nagan Raya.                             Jum’at/7 Januari 2022, masyarakat Nagan Raya atas nama Komite Nagan Raya Peduli Palestina memberikan donasi sebesar Rp 136.421.200,- untuk Palestina melalui MER-C. Donasi diserahkan secara langsung oleh Bupati Nagan Raya, H. M. Jamin Idham, SE yang diterima oleh Perwakilan Presidium MER-C, dr. Henry Hidayatullah, MSi. Turut hadir pada acara ini Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Ir. H. Ardimartha, dan perwakilan MER-C Aceh, Ira Hadiati, SH. Bantuan senilai Rp 136.421.200,- dari Masyarakat Nagan Raya akan sangat bermanfaat untuk menyempurnakan pembangunan tahap dua RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina yang saat ini dalam proses pengadaan alat kesehatan. Pembangunan tahap dua untuk membangun dua lantai tambahan di RS Indonesia telah dimulai sejak awal tahun 2019. Pembangunan selesai pada pertengahan tahun 2020 lalu yang kemudian diikuti dengan pengadaan alat kesehatan.                               Dengan selesainya pembangunan tahap dua, maka bangunan RS Indonesia saat ini terdiri dari 4 lantai dan 1 lantai basement, dengan total kapasitas 230 tempat tidur. Sebagian alat kesehatan saat ini sudah terinstalasi di RS Indonesia. Proses ini terus dikejar dan secara bersamaan juga dilakukan pengecekan bertahap untuk semua item alat kesehatan antara perwakilan MER-C, manajemen RS Indonesia dan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza agar dua lantai tambahan bisa segera dibuka dan beroperasi. Kebutuhan akan sarana dan prasarana kesehatan hingga saat ini memang masih sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di Palestina. Dengan donasi dari rakyat Indonesia, MER-C akan terus melakukan program pengembangan RS Indonesia yang diperlukan untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di Palestina yang saat ini masih terus berjuang meraih kemerdekaannya.

Alumni SMP 12 ‘80 Bantu Korban Erupsi Semeru Melalui MER-C

Corps 12 ’80 mendatangi Kantor Pusat Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di bilangan Senen, Jakarta Pusat untuk menyalurkan donasi bagi korban erupsi gunung Semeru, Jum’at/17 Desember 2021. Donasi sebesar Rp 15 juta diserahkan secara langsung oleh Ketua Harian Corps 12 ’80, Djati Samodra kepada MER-C yang diwakili oleh Ir. Luly Larissa selaku Ketua Divisi Penggalangan Dana MER-C dan Rima Manzanaris selaku Manajer Operasional MER-C.                     “Corps 12 ’80 adalah Ikatan Alumni SMP 12 angkatan tahun 1980 Jakarta. Donasi ini dari teman-teman kami satu angkatan,” jelas Djati. Menurutnya, kegiatan penggalangan dana untuk korban bencana seperti ini adalah kegiatan yang rutin dilakukan. “Namun untuk kepengurusan yang baru, penggalangan dana ini adalah yang pertama kalinya. Kepengurusan kami sendiri resmi dimulai sekitar bulan Agustus tahun 2021,” ujarnya. Lebih lanjut Djati menjelaskan bahwa penggalangan dana untuk korban erupsi gunung Semeru dilakukan selama lima hari. Setelah terkumpul, MER-C menjadi lembaga yang dipilih sebagai tempat penyalurannya. “Kebetulan saya dan kawan-kawan sudah tahu seperti apa sepak terjang MER-C Ketika ada bencana. MER-C selalu di garda terdepan jika ada bencana. Dari situ, tidak terlalu sulit buat kami untuk menentukan MER-C sebagai jalur distribusi bantuan dari teman-teman Corps 12 ‘ 80 ini,” tambahnya.                     Mewakili teman-teman seangkatannya, ia berharap donasi yang diberikan bisa disalurkan dengan baik oleh MER-C untuk membantu para korban erupsi gunung Semeru. “Kami berharap dana yang terkumpul tidak seberapa ini bisa disalurkan dengan baik untuk membantu korban erupsi Semeru yang membutuhkan bantuan medis khususnya. Tentunya banyak sekali baik korban-korban luka bakar, pasca erupsi atau pasca bencana pun kami yakin masih diperlukan kehadirannya,” pungkasnya. MER-C sendiri sudah bergerak untuk membantu korban erupsi Semeru sejak satu hari pasca bencana. Sampai saat ini sekitar 27 relawan dengan berbagai keahlian seperti dokter spesialis, dokter bedah umum, perawat, bidan, dan juga tim trauma healing telah diturunkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana erupsi.

MER-C Kirim Tim Medis dan Trauma Healing Bantu Korban Erupsi Semeru

MER-C Indonesia masih terus bergerak bantu korban Erupsi Semeru. Hari ini, Jum’at/10 Desember 2021, MER-C kembali memberangkatkan Tim Relawannya ke wilayah yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Tim berjumlah total 13 relawan yang terdiri dari dokter umum, perawat, bidan, bagian logistic serta trauma healing.                       Ini adalah tim ke-3 yang MER-C turunkan untuk membantu penanganan korban bencana erupsi Gunung Semeru. Sebelumnya, sejak satu hari pasca bencana, MER-C telah menurunkan dua tim relawan. Tim pertama adalah Tim Advance sebanyak 5 relawan yang dpimpin oleh dr. M. Hardian Basuki, SpOT(K) yang juga Ketua MER-C Cabang Jawa Timur melakukan assessment ke beberapa titik pengungsian dan fasilitas kesehatan. Tim ke-2 adalah Tim Medis terdiri dari dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi, dokter umum, perawat dan bagian logistik berjumlah tujuh orang yang merupakan gabungan dari relawan MER-C Cabang Yogyakarta, Solo dan Jawa Timur. Relawan bedah plastik melayani pasien luka bakar di RS DR. Haryoto Lumajang, sementara relawan medis lainnya melakukan pelayanan mobile clinic ke titik-titik pengungsian yang masih minim bantuan medis. Dr. Mustofa Siddik, Ketua Tim ke-3 MER-C untuk Erupsi Semeru mengatakan bahwa persiapan untuk keberangkatan tim sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. “Persiapan tim ini sudah sejak beberapa hari lalu. Kita persiapkan beberapa hal yang diperlukan bagi kegiatan di sana meliputi Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, sarung tangan, kacamata google, sepatu boot, dan lainnya serta keperluan untuk pelayanan kesehatan di daerah yang terjadi bencana seperti obat-obatan dan penunjang lainnya,” jelasnya menjelang keberangkatan Tim pagi ini di Kantor Pusat MER-C di Jakarta. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kegiaan tim tidak langsung berkaitan dengan evakuasi, melainkan pendampingan kesehatan.                             “Targetnya siapapun yang membutuhkan akan kami layani sesuai dengan kapasitas kami sebagai tim kesehatan. Namun apabila dirasa kami menemukan satu kasus yang tidak dapat ditangani oleh tim, maka kami akan merujuk ke fasilitas kesehatan terdekat yang memadai,” tambahnya. Keberangkatan Tim MER-C pagi ini menggunakan dua armada double cabin. Rencananya, tim akan bertugas selama satu minggu ke depan, rolling dengan tim ke-2 yang sudah bertugas sejak hari Senin lalu. Selanjutnya tim relawan akan terus dikirimkan secara rotasi sesuai dengan kebutuhkan di lapangan.

Relawan MER-C Bantu Penanganan Korban Erupsi Semeru di RS DR. Haryoto Lumajang

Selain tim relawan medis yang melakukan mobile clinic untuk memberikan layanan pengobatan bagi warga terdampak erupsi Semeru yang berada di titik-titik pengungsian, MER-C juga menurunkan relawan dokter spesialis bedah plastic rekonstruksi dan estetika untuk membantu penanganan korban erupsi Merapi yang berada di rumah sakit. Adalah Dr. dr. Nova Primadina, SpBP-RE., salah seorang relawan dari MER-C Cabang Jawa Timur yang ditugaskan membantu penanganan korban luka bakar di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RS DR. Haryoto, Lumajang.                             RS Dr. Haryoto Lumajang adalah RS yang ditunjuk menjadi pusat rujukan seluruh korban erupsi Semeru oleh Dinas Kesehatan setempat. Saat ini sebanyak 16 pasien masih ditangani di RS Dr. Haryoto Lumajang. “Iya yang luas-luas luka bakarnya yang dirujuk ke RS Dr. Haryoto. Ada 16 pasien,” ujar dr. Nova yang juga merupakan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Di RS Dr. Haryoto Lumajang, kegiatan yang dilakukannya bersama dengan tim medis rumah sakit adalah debridement luka bakar, tangensial eksisi, immediate skin graft atau cangkok kulit, stabilisasi kondisi pasien dan monitoring balance cairan serta nutrisi pasien luka bakar.                                 “Total pasien yang dioperasi sejak hari Selasa (7 Desember 2021) sampai dengan Kamis (9 Desember 2021) sebanyak 14 orang,” jelasnya melalui laporan yang dikirimkan ke MER-C Pusat Jakarta. Pada hari Selasa lalu, mewakili MER-C, ia juga menyerahkan bantuan alat skin stapless untuk operasi cangkok kulit pasien luka bakar kepada dr. Agus Santoso Budi, Sp.BP-RE(K) dari PERAPI Jatim.

Dukung Safari Kemanusiaan MER-C untuk Palestina, MUI: Ini Langkah yang Sangat Baik

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerja Sama Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Prof. DR. Sudarnoto Abdul Hakim menyambut baik ide safari kemanusiaan untuk Palestina yang tengah dilakukan oleh Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). MUI mendukung dan berharap gerakan ini akan memberi ruang untuk merakit sebuah aliansi antar warga bangsa untuk membela Palestina. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Selasa/7 Desember 2021.                     “Ide safari kemanusiaan yang dilakukan oleh MER-C adalah langkah yang sangat baik. Pertama, agar terbangun awareness di kalangan masyarakat luas terkait persoalan-persoalan yang dihadapi rakyat dan bangsa Palestina yang dalam waktu panjang telah teraneksasi oleh Israel. Kedua, pentingnya safari ini adalah memberi ruang untuk merakit sebuah aliansi antar warga bangsa apapun latar belakang agama, suku, dsb bahwa kerjasama secara lebih luas untuk membangun dan membela rakyat Palestina menjadi sangat penting,” ujarnya. Prof Sudarnoto juga menegaskan bahwa MUI mendukung semua gerakan yang dilakukan oleh siapapun, karena membela Palestina adalah amanah pembukaan UUD 1945 bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Kisah Palestina juga merupakan kisah penjajahan yang eksistensial yang dilakukan oleh Israel. Menurutnya, posisi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia termasuk kekuatan-kekuatan civil society seperti MER-C dan sebagainya menjadi sangat penting untuk membuktikan bahwa ini adalah Amanah UUD 1945.                     “MUI tentu sangat mendukung berbagai upaya-upaya yang memang dilakukan untuk perdamaian di tengah kesulitan yang dihadapi oleh bangsa Palestina. Ini komitmen kemanusiaan untuk perdamaian dunia,” katanya. Ia berharap langkah ini dapat terus dilakukan melalui program-program yang lebih konkrit. “Mudah-mudahan langkah safari ini merupakan langkah yang secara terus-menerus dilakukan dan melalui program yang konkrit, antara lain melalui dialog-dialog berkelanjutan dan pilihan ide-ide program yang bisa dirasakan oleh rakyat dan bangsa Palestina menjadi penting. Ini perlu ditindaklanjuti dalam pertemuan-pertemuan untuk membahas lebih detail,” tambahnya. Menyinggung mengenai bantuan untuk Palestina, Prof Sudarnoto menjelaskan bahwa MUI saat ini sedang berkonsentrasi menyelesaikan program RS Indonesia di Hebron, Tepi Barat, Palestina. “Alhamdulillah kita memperolah dukungan dari berbagai kalangan. Kami berharap ini akan selesai sesuai dengan jadwalnya. Ini program yang sangat penting bukan semata-mata berdirinya secara fisik RS Indonesia di Hebron. Tapi ini menggambarkan komitmen bangsa Indonesia melalui MUI, menggambarkan kepedulian kita kepada Palestina.”                     Sementara itu, untuk membantu warga Palestina, khususnya yang berada di Jalur Gaza, MER-C juga telah melakukan pembangunan RS Indonesia di wilayah terblokade ini. Selain bantuan kemanusiaan, safari kemanusiaan untuk Palestina menjadi langkah MER-C selanjutnya untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Semeru Erupsi, MER-C Turunkan Tim Medis

Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur mengalami erupsi, Sabtu/4 Desember 2021 sekitar pkl 15.00 waktu setempat. Esok harinya, Minggu/5 Desember 2021, MER-C mengirimkan Tim Advance menuju lokasi terdampak bencana untuk melakukan Initial Assessment of Disaster. Tim advance MER-C yang dipimpin oleh dr. Hardian Basuki, SpOT(K) yang juga merupakan Ketua MER-C Cabang Jawa Timur beserta empat relawan lainnya menyusuri titik-titik pengungsian warga korban bencana erupsi Semeru. Lokasi yang dikunjungi antara lain desa Penanggal, Desa Sumbermujur, Kec. Pronojiwo dan Kec. Candipuro. Tim juga mendatangi dua rumah sakit yang menangani korban bencana Semeru, yaitu RSUD Dr. Haryoto dan RSUD Pasirian untuk mendata korban yang masih membutuhkan penanganan dan kebutuhan tenaga medis. Menindaklanjuti hasil assessment tersebut, pada Senin/6 Desember 2021, MER-C menurunkan Tim lanjutan (Tim Medis I) yang terdiri dari tujuh orang relawan dengan komposisi dokter spesialis bedah plastic, dokter umum, perawat dan relawan logistik. Tim ini merupakan gabungan relawan dari MER-C Cab Jogjakarta, Solo dan Jawa Timur. Tim Medis I langsung menuju lokasi pengungungsian di Desa Sumberwuluh, kec. Candipuro dan mengadakan layanan pengobatan bagi warga korban erupsi yang mengalami keluhan kesehatan. Sebagaimana diketahui, erupsi semeru berupa guguran awan panas telah menyebabkan setidaknya 34 orang meninggal dunia, 22 hilang, 38 luka berat, 352 luka ringan serta sebanyak 5.205 orang terdampak dan 4.250 orang mengungsi. MER-C Indonesia akan terus mengirimkan tim relawan untuk memberikan bantuan khususnya medis bagi korban bencana erupsi Semeru. Bantuan dan donasi bagi program ini dapat disalurkan melalui:BCA, 686.0099339BSI – BSM, 701.565.8899An. Medical Emergency Rescue Committee

Erupsi Semeru

Mari bersama kita doakan dan bantu. Semoga saudara-saudara kita di sana diberikan perlindungan dan keselamatan serta kekuatan.   Salam Kemanusiaan, MER-C Indonesia Call Center : 0811990176 FB dan Youtube : MER-C Indonesia IG dan Twitter : @mercindonesia   #erupsi #gunung #semeru #semeruerupsi #prayforsemeru #relawanmerc #timmedismerc #bantuankemanusiaan #mercindonesia

Langkah Medis Awal pada Fase Akut Semeru

Semeru erupsi, untuk melakukan pertolongan medis awal para korban luka bakar dan cedera saluran nafas akibat awan panas 1. Jangan masuk ke lokasi saat masih erupsi (kecepatan awan panas bs melebihi 100km/jam. Biarkan im SAR bekerja2. Untuk korban-korban luka bakar yang berhasil dievakuasi , lakukan DISASTER TRIAGE , jangan ditumpuk di satu Rumah Sakit, siapkan ambulance dan korban disebar berdasarkan derajat beratnya luka bakar dan adanya trauma inhalasi,  yang berat dikirim ke Rumah Sakit yang memiliki ICU atau unit luka bakar. Agar bisa tercapai respon time yang adekuat dan selamat.3. Evakuasi warga ( terutama kelompok rentan: balita, ibu hamil dan geriatri) ke tempat atau lokasi yang aman 4. Sediakan  masker dan air minum yang cukup untuk warga.5. Setelah letusan dan asap reda, lakukan Rapid Health Assessment (RHA) dan lakukan pertolongan Semoga para korban bisa terselamatkan Salam Kemanusiaan dr. Yogi Prabowo, Sp.OT(K) Presidium & Relawan Medis MER-C

Pray For Semeru

Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu/4 Desember 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.   MER-C Indonesia menyiapkan Tim Advance untuk melakukan assessment dan memberikan bantuan medis awal bagi masyarakat terdampak.   Mari bersama kita doakan dan bantu. Semoga saudara-saudara kita di sana diberikan perlindungan dan keselamatan serta kekuatan.   Salam Kemanusiaan, MER-C Indonesia Call Center : 0811990176 FB dan Youtube : MER-C Indonesia IG dan Twitter : @mercindonesia   #erupsi #gunung #semeru #semeruerupsi #prayforsemeru #relawanmerc #timmedismerc #bantuankemanusiaan #mercindonesia

Silahkan bertanya?