Tim MER-C Bantu Layanan Medis di RSUD dr. Muchtar Hasbi Aceh Utara

Selama bertugas, tim MER-C membantu memperkuat pelayanan medis di beberapa poli rawat jalan rumah sakit tersebut. Adapun penyakit terbanyak yang ditemukan pada pasien secara umum antara lain hipertensi, penyakit jantung hipertensi atau penyakit jantung koroner (HHD/CAD), osteoartritis, diabetes melitus, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma bronkial, serta karies gigi. Sementara itu, pada pasien anak, kasus yang paling banyak ditangani adalah demam tifoid dan dehidrasi. Sedangkan pada pasien Poli Penyakit Dalam, penyakit yang dominan meliputi demam tifoid, vertigo perifer, dispepsia serta kehamilan dengan ISPA. Kehadiran tim MER-C di RSUD dr. Muchtar Hasbi diharapkan dapat membantu meringankan beban layanan kesehatan pascabencana sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Aceh Utara. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DUkwaBdE24R/?utm_source=ig_web_copy_link ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
MER-C Berikan Pelatihan Kegawatdaruratan bagi Nakes RS Muchtar Hasbi Aceh Utara

Aceh — MER-C kembali melaksanakan pelatihan kegawatdaruratan medis sebagai upaya penguatan kapasitas tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Muchtar Hasbi, Lhoksukon, Aceh Utara, pada Sabtu (21/01/2026). Pada kesempatan tersebut, salah satu relawan MER-C, dr. Hidayatullah, Sp.PD, memberikan materi seputar kegawatdaruratan di bidang penyakit dalam. Materi yang disampaikan meliputi penanganan kondisi hipertensi, terkait emergency dan urgency, kondisi hiperglikemia ekstrem, serta pengenalan gambaran beberapa EKG yang bersifat emergency. Kegiatan pelatihan berlangsung dengan lancar. Para peserta dapat menerima materi dengan baik, serta terlibat aktif dalam diskusi yang interaktif. MER-C berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas para nakes di RS Muchtar Hasbi, agar kedepannya siap saat sudah menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menuju Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) sebagaimana yang diharapkan. Pelatihan ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan oleh MER-C di rumah sakit tersebut. Sebelumnya, MER-C juga telah memberikan pelatihan serupa kepada para nakes pada Ahad (15/01/2026). Selain kegiatan pelatihan, Tim MER-C turut membantu memberikan pelayanan kesehatan di RS Muchtar Hasbi sebagai bagian dari upaya pemulihan layanan medis pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DUXfHiYk_Hf/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== ——————————————— #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Nakes RSUD Aceh Utara Ikuti Pelatihan Basic Life Support yang Digelar MER-C

Aceh Utara – Para tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr. Muchtar Hasbi Lhoksukon, Aceh Utara, antusias mengikuti pelatihan basic life support yang diselenggarakan oleh MER-C Indonesia pada Ahad (15/01/2026). Relawan MER-C, dr. Shinta Chairiah, memberikan materi pelatihan terkait kegawatdaruratan medis khususnya pada bidang pernapasan atau respirasi. Materi meliputi cara penanganan serta evaluasi pasien setelah diberikan terapi inisiasi atau terapi awal. Melalui pelatihan ini, diharapkan para nakes RSUD dr. Muchtar Hasbi dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal sehingga meringankan gejala pasien dan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit yang lebih berat. Selain dr. Shinta Chairiah, dua relawan MER-C lainnya, yakni dr. Raihan Zata Amani dan Perawat Ela Herawati, juga turut memberikan materi dalam pelatihan tersebut. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DUUpM-tE0_k/?igsh=MW52aW8yczB0OThpcQ== https://www.facebook.com/share/v/1E1w8jqJRh/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSattUH1v #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Sekda Aceh Apresiasi Kontribusi MER-C dalam Penanganan Pascabencana Banjir dan Longsor

Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi nyata MER-C Indonesia dalam upaya tanggap darurat serta pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor. Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan dengan MER-C di Kantor Gubernur Aceh, Jumat (16/1), untuk membahas penguatan kolaborasi penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah Aceh. Dalam pertemuan itu, Presidium MER-C, Dr. Ir. Ahyahudin Sodri, M.Sc, menegaskan bahwa kehadiran MER-C adalah untuk melengkapi upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan, terutama di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau layanan kesehatan. “Di Aceh Tamiang, Pustu sudah berjalan dan kami mengaktifkan layanan kesehatan untuk membantu petugas lokal. Selama fase tanggap darurat kami tetap berada di sana,” ujar Ahyahudin. Ia menambahkan, fokus utama penanganan saat ini adalah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan kolera, serta persoalan keterbatasan sumber air bersih yang masih menjadi masalah serius bagi para pengungsi. Sebagai wujud komitmen dukungan MER-C untuk masyarakat Aceh yang tengah berupaya pulih pascabencana banjir dan tanah longsor, hingga saat ini, relawan MER-C masih terus bergerak di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Tengah. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DUPs01Jk53J/?igsh=MWs0Zm02Y3Y2b21vYQ== https://www.facebook.com/share/p/1FDUMdUYJu/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSagM31wq http://youtube.com/post/UgkxkgYTmZpSl9_5Rhg5JvJwJZ10Ln3OO-2F?si=PH_diGf0cOpAGQDg #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Tim MER-C Lakukan Pemeriksaan Kesehatan di Dua Desa Terdampak Banjir di Aceh Utara

Aceh – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) bersama Puskesmas Banda Sakti pada Ahad (10/01/2026) melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di dua desa yang terdampak banjir di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Tim pertama bergerak ke Desa Meudang Ara dan melayani sekitar 60 warga. Selanjutnya, tim melanjutkan kegiatan ke Desa Bujok dengan jumlah penerima layanan sekitar 115 warga. Pemeriksaan kesehatan difokuskan pada skrining kesehatan dan pengobatan bagi seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia. Selain pelayanan medis, tim juga menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak sebagai upaya pemulihan psikologis, menghadirkan keceriaan di tengah kondisi sulit pascabanjir. Melalui kegiatan ini, MER-C berharap dapat membantu meringankan beban warga terdampak serta mendukung percepatan pemulihan kondisi masyarakat Aceh Utara. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DUKu-vhE9m0/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Bertemu Menteri Hukum, MER-C Mengajukan Kolaborasi Kerja Kemanusiaan

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) pada Senin (30/12) bertemu dengan Menteri Hukum Republik Indonesia Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H di Gedung Kementerian Hukum (Kemenkum). Tim MER-C yang hadir sebanyak lima orang yaitu Presidium dr. Yogi Prabowo, Sp.O.T, SubSp.Onk.Orth.R (K)., Sp.Em., dan dr. Zecky Eko Triwahyudi, Sp.O.T., SubSp.C.O.(K)., M.A.R.S., Project Manager MER-C for Rohingya Ira Hadiati, SH., Ketua Divisi Humas Diana Caroline serta Manajer Operasional Rima Manzanaris. Dalam kesempatan itu, dr. Yogi Prabowo mngajukan kolaborasi ke Kementrian Hukum RI terkait kegiatan kemanusiaan MER-C baik di dalam dan luar negeri. dr. Yogi secara khusus menyampaikan permasalahan pengungsi Rohingya di Aceh, terkait status pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan HAM pengungsi. Ia juga meminta adanya perlindungan hukum internasional bagi RS Indonesia Gaza dan RS Indonesia Rakhine, Myanmar, karena adanya permasalahan pelanggaran HAM dan Hukum International di Gaza dan Rakhine terkait akses bantuan kemanusiaan. Untuk penanganan pengungsi Rohingya, MER-C lebih lanjut meminta penanganan yang mengedepankan HAM, dan pemerintah untuk memberikan akses sekolah, kebebasan bergerak, peluang berkontribusi terhadap lingkungan seperti warga domisili sementara sambil mereka menunggu proses selanjutnya, serta tempat penampungan yang layak atau akses ketempat-tempat tinggal mandiri seperti pengungsi-pengungsi yang tinggal mandiri di kota-kota lain. Dalam kesempatan itu, Menteri Hukum Supratman menyampaikan apresiasi atas kerja kemanusiaan yang telah dilakukan oleh MER-C dan menyatakan siap untuk memberikan dukungan serta bantuan yang diperlukan dalam melakukan kerja kemanusiaan ini. “Saya sangat senang berinteraksi dan menerima kunjungan teman-teman MER-C. Pertama-tama saya memberi apresiasi atas seluruh kerja kemanusiaan yang telah dilakukan oleh MER-C, itu adalah sebuah pekerjaan yang tidak semua orang bisa lakukan, terutama kepada teman-teman pengungsi di Rohingya di Indonesia, maupun di Rohingya sendiri,” ujar Supratman. “Keterlibatan MER-C dalam kerja kemanusiaan patut kita apresiasi dan untuk itu pemerintah akan memberikan dukungan maksimal, termasuk dalam hal perubahan regulasi yang dibutuhkan oleh MER-C maupun lembaga-lembaga internasional yang melakukan kerja-kerja kemanusiaan terutama di bidang pengungsi,” tambahnya. Selain itu, Supratman juga memberikan apresiasi atas langkah MER-C di Gaza, yang memberikan layanan walaupun dalam kondisi perang. Menurutnya, pengelolaan RS Indonesia oleh MER-C menjadi sesuatu yang sangat membanggakan dan sekali lagi pemerintah memberikan apresiasi yang sangat tinggi. “Bekerja terus untuk nilai-nilai kemanusiaan, memperjuangkan kemanusian adalah tugas mulia. Saya berharap MER-C terus berdiri di garis terdepan untuk memberikan pelayanan, terutama di daerah-daerah konflik maupun bencana alam,” tuturnya.
Ratusan Warga Aceh Utara Terima Layanan Kesehatan Gratis MER-C
Pada Senin (29/12), tim MER-C menggelar mobile clinic di Desa Rawang Itiek, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Tercatat sebanyak 218 warga menerima pelayanan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kasus penyakit terbanyak yang ditemui meliputi dermatofitosis dan penyakit kulit lainnya, gangguan neuromuskuloskeletal, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan saluran cerna (gastrointestinal), serta hipertensi. Mobile clinic ini dilakukan oleh tim relawan medis yang terdiri dari tiga tenaga kesehatan, yakni dr. Nurul Gina Fadlillah, dr. Dita Ayu Dewi Laras Sati, serta perawat Bustomi. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DTNeNmnExjd/?igsh=MXZxaDF3eXJub2tpMg== https://www.facebook.com/share/v/17r15Txxqd/?mibextid=wwXIfr https://x.com/mercindonesia/status/2008888856284901794?s=46 https://youtu.be/W0MmrCgG9P4?si=Rrs4NCZS80AqHFDn https://vt.tiktok.com/ZS59f8Ra7/ ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Kebutuhan Medis di Aceh Tamiang Masih Tinggi, Layanan Kesehatan MER-C Terus Berlanjut

Aceh Tamiang – Layanan kesehatan gratis MER-C melalui program mobile clinic di Aceh Tamiang terus berlanjut di tengah kebutuhan medis yang masih tinggi. Risiko berbagai penyakit masih mengintai para penyintas banjir, sementara akses layanan kesehatan di sejumlah wilayah masih sulit. Di beberapa lokasi, tim MER-C biasanya melayani hingga ratusan pasien. Tim MER-C di Aceh Tamiang pada Minggu (28/12) kembali bergerak memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor. Sebanyak 54 warga Desa Sekerak Kiri, Kecamatan Sekerak, mendapatkan pelayanan medis. Keluhan terbanyak yang ditemukan di antaranya hipertensi, myalgia, dan dispepsia. Program mobile clinic MER-C terus dilaksanakan untuk menjangkau masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terisolasi, agar warga tetap memperoleh akses layanan kesehatan di tengah kondisi pascabencana yang belum sepenuhnya pulih. Selengkapnya di link ini http://youtube.com/post/Ugkx1WiBPby7GtNjkb4j6gTGd4WaFeZunFbj?si=Ptnnrad4LKlbADAx ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
MER-C Hadiri Apel Satgas Kemendagri untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Aceh – Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, menghadiri Apel Pembukaan Tim Satuan Tugas Kementerian Dalam Negeri (Satgas Kemendagri) untuk percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana di Provinsi Aceh, Senin (5/1). Apel yang berlangsung di Kabupaten Aceh Tamiang ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Dalam kesempatan tersebut, Ira Hadiati menyampaikan berbagai program yang telah dijalankan MER-C sejak awal bencana hidrometeorologi melanda Sumatra. Ia juga berdiskusi dengan Pusat Krisis (Puskris) Kementerian Kesehatan terkait penanganan pascatanggap darurat di wilayah terdampak. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DTKlcAOE7uP/?igsh=MTc3NDB6ZnBhbmw1YQ== https://www.facebook.com/share/v/17jdqJNdNv/?mibextid=wwXIfr https://x.com/mercindonesia/status/2008483328333119816?s=46 http://youtube.com/post/Ugkx_WDyK2BzcCDHeYpRiVyNWm2SwvXZQVMa?si=JLZEGlaNN4ZpJfvX https://vt.tiktok.com/ZS5mSmaQF/ ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra
Tim Medis MER-C Terus Bergerak Menyisir Wilayah Terdampak Banjir di Aceh

Aceh — Sejak awal bencana banjir dan tanah longsor melanda Sumatra, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) langsung bergerak cepat dengan mengirimkan relawan serta menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan. Hingga kini, tim medis MER-C di Aceh masih terus bergerak menyisir wilayah-wilayah terdampak bencana guna memastikan para penyintas mendapatkan pelayanan kesehatan. Pada Sabtu (27/12), tim MER-C bergerak ke Desa Lok Beuringen dan Desa Lok Merebo, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Dalam kegiatan tersebut, tim melayani sebanyak 245 pasien dengan keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dermatofitosis dan penyakit kulit lainnya, dispepsia, mialgia, serta hipertensi. Kehadiran tim medis MER-C di tengah para penyintas diharapkan dapat membawa harapan serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan akses layanan kesehatan tetap tersedia. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DTJzyl-E7–/?igsh=bW44eW04ZGpuZTRi https://www.facebook.com/share/v/1AmBBqhDjA/?mibextid=wwXIfr https://x.com/mercindonesia/status/2008374362748187112?s=46 https://vt.tiktok.com/ZS5afW5a1/ https://youtu.be/gE0dtOmZRgM?si=O-Z4Eh2p6gi-53fN ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra