MER-C Kecam Pencegatan dan Penculikan Aktivis Kemanusiaan Global Sumud Flotilla oleh Israel

Jakarta – MER-C Indonesia mengecam tindakan pasukan Angkatan Laut Israel mencegat armada misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 pada Senin (18/5) di perairan internasional sekitar Siprus, Mediterania Timur. Dalam insiden tersebut, ratusan aktivis kemanusiaan, termasuk sembilan warga negara Indonesia di antaranya dua jurnalis Republika, satu jurnalis Tempo dan satu jurnalis iNews, ditahan saat menjalankan misi menuju Jalur Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan menembus blokade. Sedikitnya sepuluh kapal yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla dilaporkan dicegat oleh pasukan Israel, di antaranya bernama Zapyro, Barbaros, Josef, Blue Toys, Ozgurluk, Bora Lize, dan Kasr-1. MER-C menilai pencegatan terhadap kapal bantuan sipil yang tidak bersenjata di perairan internasional merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Tindakan ini juga semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang hingga kini masih berada di bawah blokade. MER-C mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah nyata guna menjamin keselamatan para aktivis kemanusiaan serta memastikan pembebasan seluruh awak dan kapal yang ditahan. Di tengah blokade dan pelanggaran gencatan senjata yang masih terus terjadi, warga Gaza menghadapi kondisi kemanusiaan yang semakin memprihatinkan. Untuk itu, MER-C menyerukan agar akses bantuan kemanusiaan dapat dibuka seluas-luasnya sesuai prinsip hukum humaniter internasional. Blokade terhadap Jalur Gaza telah berlangsung sejak 2007 dan semakin diperketat sejak genosida pada Oktober 2023. Kondisi ini menyebabkan lumpuhnya berbagai sektor kehidupan, termasuk layanan kesehatan, serta membatasi akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar. Terbatasnya akses masuk pasokan medis dan bahan bakar akibat blokade juga memaksa tim medis MER-C, yang saat ini bertugas di Jalur Gaza terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik meski di tengah berbagai keterbatasan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DYhUYrKztfY/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==
MER-C Indonesia Hadiri Peringatan 78 Tahun Nakba di Kedutaan Besar Palestina

Jakarta – MER-C Indonesia menghadiri undangan peringatan 78 tahun Nakba di Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Senin (18/5). Acara tersebut diisi dengan sejumlah pertunjukan, pemutaran film dokumenter tentang Nakba, serta sambutan dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari. Kehadiran MER-C diwakili oleh drg. Elizabeth Lilyana Sarri, relawan Emergency Medical Team (EMT) yang pernah bertugas di Jalur Gaza selama 14 pekan pada tahun 2024. Menyaksikan langsung situasi di Jalur Gaza, drg. Sarri mengatakan bahwa Nakba hingga hari ini masih terus berlangsung karena penghancuran masif yang dilakukan penjajah Israel terus terjadi. Bertepatan dengan peringatan Nakba, ia berharap semakin banyak pihak dapat berkontribusi untuk memperbaiki kondisi Gaza yang telah hancur dan rusak, serta rakyat Palestina dapat segera memperoleh kemerdekaannya. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DYmCkvyTwlV/?igsh=eGM1cW9xeDF5cnF6 https://www.facebook.com/share/v/14d6J8MCRVc/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSxAUp7Lf/ https://x.com/mercindonesia/status/2057382893694107968?s=46 #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia #KemanusiaanGaza
78 Tahun Nakba Suara Kemanusiaan Tak Boleh Padam

Tragedi Nakba yang terjadi 78 tahun silam masih begitu membekas. Sebab hingga hari ini, Nakba nyatanya tidak pernah benar-benar berakhir. Pengusiran, pembantaian, dan pembunuhan terhadap rakyat Palestina masih terus berlangsung. Hari ini, dunia kembali menyaksikan tragedi serupa. Jika dahulu Nakba memaksa ratusan ribu warga Palestina mengungsi dan membuat belasan ribu lainnya menjadi martir, kini jumlah korbannya bahkan bertambah banyak di tengah rentetan serangan tanpa ampun. 78 tahun Nakba menjadi pengingat bagi dunia bahwa suara kemanusiaan tidak boleh padam, pembelaan kita tidak boleh berhenti, karena rakyat Palestina masih terus berjuang untuk merdeka dan kembali ke tanah air yang dirampas. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DYexVnjTMl0/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==
Kehadiran EMT MER-C Perkuat Layanan Rehabilitasi Medik dan Fisioterapi di RS Al-Wafa Gaza

Gaza – Menjadi dokter spesialis rehabilitasi medik pertama yang dikirimkan MER-C ke Jalur Gaza, dr. Juli Hartati, Sp.KFR., kini mulai bertugas membantu layanan rehabilitasi medik dan fisioterapi di Rumah Sakit Al-Wafa. Ia telah bertugas di RS Al-Wafa sejak 3 Mei 2026, memberikan layanan rehabilitasi medik dan fisioterapi untuk membantu menangani lonjakan kasus cedera tulang belakang dan patah tulang kronis akibat genosida yang dilakukan penjajah Israel di Gaza. RS Al-Wafa merupakan rumah sakit spesialis rehabilitasi medik tertua dan terpenting di Gaza. Dr. Juli sendiri melayani berbagai pasien di departemen rawat inap maupun rawat jalan yang menerima sekitar 200 kasus setiap harinya. Layanan rehabilitasinya mencakup kasus neurologis, seperti cedera tulang belakang, stroke, cedera otak, kelumpuhan, dan gangguan lainnya. Selain itu, rumah sakit ini juga menangani kasus muskuloskeletal, termasuk patah tulang, kondisi pascatrauma, gangguan otot dan saraf, hingga komplikasi akibat imobilisasi. RS Al-Wafa menyediakan layanan fisioterapi, terapi okupasi, serta dukungan psikologis. Namun saat ini, operasional rumah sakit berjalan di tengah berbagai keterbatasan, mulai dari pasokan listrik hingga minimnya peralatan medis, sehingga sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan. Dr. Juli tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-13 dan tiba di Gaza pada 23 April 2026. Selain memberikan layanan rehabilitasi medik dan fisioterapi, ia juga akan melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi kebutuhan layanan rehabilitasi medik di Jalur Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DYQ5_Wnk-l-/?igsh=ZTUxbHp0ZnMzM3Vr https://www.facebook.com/share/v/1GdeK6mUo6/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS9oagjaH/ https://x.com/mercindonesia/status/2054407719248080989?s=46 #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Mengintip Kesibukan Relawan MER-C Indonesia di Klinik Giving Without Borders

Pada kesempatan itu, ia juga menunjukkan kegiatan penyuluhan terkait personal hygiene yang sangat dibutuhkan warga Gaza di tengah krisis air dan sabun akibat blokade dan agresi yang masih terus berlangsung. Selain memberikan layanan medis, Klinik GWB bersama MER-C juga aktif menyelenggarakan edukasi dan pelatihan bagi warga serta staf klinik. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tengah krisis kemanusiaan yang semakin memburuk. Nadia Rosi telah bertugas di Jalur Gaza untuk ketiga kalinya. Dalam penugasan ketiganya bersama Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-10 sejak Oktober 2025, ia memutuskan untuk memperpanjang masa tugasnya. Hingga kini, Nadia telah menjalankan misi kemanusiaan di Gaza selama hampir enam bulan. Ia mengaku bersyukur kembali mendapat kepercayaan dari MER-C dan merasa senang dapat kembali bertemu serta membantu masyarakat Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DW05ky5k8tN/?igsh=MWF0NmN6NGoxNHk3bA== https://www.facebook.com/share/v/1FxKpLCvSx/?mibextid=wwXIfr https://x.com/mercindonesia/status/2041459949960855761?s=46 https://vt.tiktok.com/ZSHPW5swD/ https://youtu.be/R7gWKkV1PCY?si=qBHzV1GCvMZzIwXE ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Pengungsi Rohingya di Aceh akan Direlokasi ke Shelter Baru, MER-C Hadiri Rapat Persiapan

Aceh – Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati, pada Senin (13/4) menghadiri rapat terkait kebijakan relokasi penampungan pengungsi Rohingya yang digelar oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Setdako Lhokseumawe, Mirdha Ihsan. Rapat ini membahas rencana relokasi pengungsi etnis Rohingya yang saat ini menempati bekas kantor Imigrasi. Para pengungsi direncanakan akan dipindahkan ke shelter baru pada pertengahan Mei 2026. Shelter baru yang berlokasi di Desa Masjid Punteuet, Kecamatan Blang Mangat, kini telah dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang. Salah satunya adalah klinik kesehatan MER-C. Ira mengatakan, Klinik MER-C telah selesai dibangun dan saat ini sedang dalam proses pengadaan peralatan kesehatan standar klinik pratama. Klinik tersebut akan menjadi bagian penting dalam upaya penyediaan layanan kesehatan bagi para pengungsi. Selain klinik, shelter yang dibangun di atas lahan seluas dua hektare ini juga dilengkapi dengan asrama tempat tinggal, sarana pendidikan, tempat ibadah, akses air bersih, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya. Pembangunan fasilitas ini dilakukan dengan melibatkan sejumlah organisasi kemanusiaan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DXIramJk6rE/?igsh=MW5seWI1N3hvMXpicQ== https://www.facebook.com/share/v/1AwG98JiBZ/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSHGB31k7 ——————————————— Donation Account: Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.130.6833Bank Central Asia (BCA), 686.028.0009Bank Mandiri, 124.000.8111.982 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #BantuanUntukRohingya #mercindonesia #MERCAceh #RohingyaAceh #BerbagiKebaikan #MERCForHumanity #rohingya #rohingyarefugees
Klinik Giving Without Borders Gelar Kuliah Ilmiah untuk Dokter Magang

Gaza – Klinik Giving Without Borders di Khan Younis, Gaza Selatan, pada 25 Maret 2026 menggelar kuliah ilmiah untuk dokter magang, dengan topik penyakit kronis dan penanganannya di layanan kesehatan primer. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Klinik Giving Without Borders terhadap pendidikan kedokteran berkelanjutan dan peningkatan kapasitas bagi dokter muda di Gaza. Kuliah disampaikan oleh dr. Hani Breik, Spesialis Kedokteran Keluarga, yang berbagi wawasan klinis dan pendekatan praktis untuk mendiagnosis dan menangani kondisi kronis umum. Sesi ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan klinis dokter magang serta meningkatkan kemampuan mereka memberikan perawatan yang komprehensif dan efektif bagi pasien dengan penyakit kronis. Pemberian kuliah dan pelatihan bagi tenaga kesehatan merupakan bagian dari dukungan MER-C di tengah krisis layanan medis di Jalur Gaza. Selain itu, MER-C juga telah mengirimkan tenaga medis langsung dari Indonesia serta melakukan perbaikan sejumlah klinik dan rumah sakit. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DXGymiIEy3Y/?igsh=MW55MGU0Z2k0OWxtaA== https://www.facebook.com/share/v/18dNDSQJeq/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSHpneUTb ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Peringati Hari Perempuan Internasional, Klinik GWB Gelar Edukasi dan Diskusi Perlindungan Perempuan di Gaza

Setiap sesi diikuti sekitar 15 peserta per hari, dengan fokus pada pemahaman tentang kekerasan terhadap perempuan, dampak kesehatan dan sosial yang ditimbulkan, serta pentingnya menjaga hak dan martabat perempuan. Kegiatan ini melibatkan staf perempuan, untuk menegaskan peran tenaga kesehatan dalam mendampingi perempuan dan menciptakan lingkungan yang aman di masyarakat. Melalui diskusi, peserta diajak membangun kesadaran bersama tentang pentingnya saling menghormati, menjaga keselamatan, dan memperkuat dukungan bagi perempuan, terutama di tengah situasi kemanusiaan yang penuh tantangan. Di akhir sesi, panitia membagikan hadiah kecil kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Klinik GWB dalam meningkatkan pemahaman kesehatan, perlindungan, dan penghormatan terhadap perempuan, baik di lingkungan komunitas maupun di kalangan tenaga kesehatan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DWnobb-k5nR/?igsh=ZDA2MmNhd204dnZ6 https://www.facebook.com/share/v/1Hq6d8qqNb/?mibextid=wwXIfr https://x.com/mercindonesia/status/2039596309607583863?s=46 https://vt.tiktok.com/ZSHMUUMSx/ https://youtu.be/brTYo6envrg?si=gGXy56BMwZKC2lUt ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Klinik Giving Without Borders: Sinergi MER-C dan Kemenkes Palestina Hidupkan Layanan Medis di Al-Mawasi

Melalui sinergi antara MER-C dan Kementerian Kesehatan Palestina untuk menambah kelengkapan fasilitas dan peningkatan kapasitas layanan, kini Klinik GWB telah dinobatkan sebagai klinik dengan strata keempat, yaitu tingkat tertinggi untuk fasilitas klinik di Gaza. Sejumlah program untuk Klinik GWB telah dilaksanakan MER-C atas bantuan dan dukungan masyarakat Indonesia, di antaranya memberikan bantuan operasional, perbaikan dan perawatan fasilitas, penyuluhan kesehatan bagi warga Gaza, serta pelatihan tenaga medis untuk layanan yang lebih optimal. Di tengah krisis kemanusiaan dan hancurnya fasilitas kesehatan, serta lokasinya yang berada di antara ratusan ribu pengungsi, Klinik GWB memainkan peran yang sangat vital, menjadi harapan sebagai salah satu benteng terakhir pelayanan medis yang masih beroperasi penuh di wilayah tersebut. Mari dukung Klinik GWB agar dapat terus beroperasi, memberikan layanan kesehatan untuk warga Gaza yang masih berjuang di tengah blokade dan genosida penjajah Israel. Bantuan kita adalah nyala harapan untuk mereka. selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DWk10RTE9TM/?igsh=MWFyZ3FtOGtiYjVuag== https://www.facebook.com/share/v/1VsKovmMZg/?mibextid=wwXIfr https://x.com/mercindonesia/status/2039202809451786558?s=46 https://vt.tiktok.com/ZSH2aNmMX/ https://youtu.be/sJYM69YLYh4?si=JmOmmnhOsOGVV6Sf ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia
Jelang Waisak, Ketua WALUBI DKI Jakarta 2020–2025 Jandi Mukianto Salurkan Donasi untuk Gaza

“Menjelang hari suci Waisak 2026 yang akan jatuh pada 31 Mei, saya bersama anak saya menitipkan bantuan ini untuk saudara-saudara di Gaza. Kondisi yang masih belum sepenuhnya stabil ditambah dengan serangan AS-Israel ke Iran, tidak memungkinkan kami untuk menyalurkan bantuan secara langsung ke sana,” ujar Jandi Mukianto. “Perang yang berkepanjangan ini tidak hanya berdampak pada Palestina, tetapi juga menimbulkan korban kemanusiaan di wilayah lain. Setiap nyawa yang hilang adalah tragedi yang sama, dan penderitaan sipil, terutama anak-anak dan perempuan, harus segera diakhiri,” tambahnya. Jandi berharap, di tengah konflik yang masih menyisakan luka mendalam, aksi donasi kemanusiaan menjadi bukti bahwa empati dan solidaritas antarmanusia tidak mengenal batas agama, ras, maupun negara. Jandi mempercayakan donasi untuk warga Gaza ini kepada MER-C, yang selama ini aktif mendukung upaya kemanusiaan di wilayah tersebut, termasuk melalui pengiriman obat-obatan, ambulans, dan paket bantuan musim dingin. Ia berharap donasi ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan. “Saya percaya dengan kredibilitas MER-C dan perjalanan saya dengan MER-C bukan kali ini saja, sehingga saya yakin bahwa apa yang bersama kita titipkan kepada MER-C bisa dipertanggung jawabkan dan pasti sampai pada tujuan yang diharapkan,” tuturnya. menjelang Waisak, ia juga mengajak teman-teman umat Buddha lainnya untuk bersama-sama dengan MER-C dalam membantu kegiatan kemanusiaan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DWiwj1Mk-yh/?igsh=bHN4dTZubG04aWs1 https://www.facebook.com/share/v/18YzfZUd5w/?mibextid=wwXIfr https://x.com/mercindonesia/status/2038905694146248848?s=46 https://vt.tiktok.com/ZSH2aNWgC/ https://youtube.com/shorts/6phw-56I0Ew?si=LTB760ktWlKP5T18 ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686. 033.5555 Bank Mandiri, 124.000.3753754 Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.290.5803 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia #KemanusiaanGaza