MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Relawan MER-C Paparkan Kondisi Terkini di Jalur Gaza kepada Karyawan Pertamina Hulu Energi

Tim MER-C Indonesia di bandara saat melakukan kegiatan kemanusiaan.

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Dakwah Islam PT Pertamina Hulu Energi pada 9 Maret 2026 di PHE Tower, Jakarta Selatan. Sesi ini dilaksanakan ba’da zuhur dan dihadiri para jamaah yang merupakan karyawan PT Pertamina Hulu Energi. Dr. Amanda sebelumnya bergabung dengan Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-11 yang berangkat ke Gaza pada 24 November 2025. Ia bersama tiga relawan lainnya bertugas di Al Ahli Baptist Hospital, Gaza City. Dr. Amanda kembali ke Tanah Air pada 3 Januari 2026 setelah menuntaskan misi kemanusiaannya sebagai tim medis, sekaligus menjalankan berbagai program kemanusiaan MER-C lainnya di Gaza. Badan Dakwah Islam PT Pertamina Hulu Energi sendiri merupakan lembaga yang aktif menyalurkan donasi melalui MER-C untuk mendukung program kemanusiaan di Jalur Gaza.   Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DV0RohXk-7R/?igsh=MTFvNGpmZTNpbWdzMg==  https://www.facebook.com/share/r/18GWQe9nUZ/?mibextid=wwXIfr  https://x.com/mercindonesia/status/2032363718688772376?s=46  https://vt.tiktok.com/ZSuyHALmn/  https://youtube.com/shorts/w4N739mwOYM?si=Fkj7P7fJCxWe24-i 

Dr. Wahyu Bimantoro Bagikan Pengalaman Bertugas di Gaza dan Program Kemanusiaan MER-C

Petugas MER-C Indonesia memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, dr. Wahyu yang sebelumnya bertugas dalam Emergency Medical Team (EMT) MER-C di Gaza juga menjelaskan beberapa program kemanusiaan yang saat ini dijalankan MER-C di wilayah tersebut. Ia menyampaikan bahwa MER-C masih terus mengirimkan tim medis ke Gaza sebagai respons atas situasi medis yang semakin kritis. Kondisi ini terjadi akibat keterbatasan fasilitas kesehatan, peralatan medis, serta obat-obatan akibat blokade yang diberlakukan oleh penjajah Israel. Selain pengiriman tim medis, MER-C juga melakukan perbaikan di sejumlah rumah sakit dan klinik guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Gaza. Di bulan Ramadhan ini, MER-C membuka program bantuan dalam bentuk voucher yang dapat ditukarkan dengan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan warga Gaza selama Ramadhan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DVva8nREzh1/?igsh=MThqb2dzaGcxdmVxMw==  https://www.facebook.com/share/p/1861oDNofF/?mibextid=wwXIfr  https://x.com/mercindonesia/status/2031680127260889560?s=46  https://vt.tiktok.com/ZSuBHp5MT/  http://youtube.com/post/Ugkx9H9ho3Bb2LgMlBxShmVJMkkFOIspJZfD?si=6g5qlydII6hBTCXY 

EMT MER-C ke-12 Reaktivasi Layanan Bronkoskopi di Dua Rumah Sakit Gaza

Pelayanan medis darurat oleh tim MER-C Indonesia di ruang perawatan.

Menjadi satu-satunya dokter spesialis paru yang bertugas di Gaza selama masa tugasnya sejak 7 Januari 2026, dr. Indira bekerja di dua rumah sakit tersebut sekaligus untuk melakukan layanan bronkoskopi dewasa yang sudah lama tidak aktif selama perang. “Kami melakukan tindakan bronkoskopi dewasa di RS Syuhada Al Aqsa setelah hampir tiga tahun layanan tersebut tidak tersedia selama perang berlangsung, karena tidak ada dokter penyakit dalam ahli paru yang tersisa di Gaza. Walaupun alat di RS ini sudah sangat vintage dan penuh keterbatasan, kami tetap mencoba menggunakannya sekaligus mengajarkan prosedur ini kepada salah satu dokter penyakit dalam di sini,” ujar dr. Indira. “Selain di RS Syuhada Al Aqsa, tim kami juga menjadi salah satu tim internasional yang melakukan reaktivasi kembali layanan bronkoskopi dewasa di Nasser Medical Complex. Selama perang, layanan tersebut juga tidak aktif karena tidak ada dokter penyakit dalam ahli paru di Gaza, sehingga sebelumnya hanya digunakan oleh dokter anak,” tambahnya. Menurut dr. Indira, langkah ini sangat penting, terutama untuk menangani kasus penyakit saluran napas berat seperti Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) yang sering meningkat selama musim dingin di Gaza. Selain itu, reaktivasi layanan ini juga penting bagi pasien dengan kondisi seperti tumor paru maupun atelektasis. Harapannya, meskipun masa tugas dr. Indira berakhir dan ia telah kembali ke tanah air pada 21 Februari 2026, layanan bronkoskopi dapat terus dilanjutkan meskipun masih terdapat berbagai keterbatasan baik dari sisi operator maupun jenis alatnya.  Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DVvGZQsE2wC/?igsh=Z2tsczczZjhhcDh5  https://www.facebook.com/share/v/1QXd8nQG92/?mibextid=wwXIfr  https://x.com/mercindonesia/status/2031635386100076876?s=46  https://vt.tiktok.com/ZSuBHLEG8/  https://youtube.com/shorts/jt_fSbZgMIg?si=VUo5_5WMbJuXID3N  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Bagikan Paket Iftar untuk Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Aceh

Tim MER-C Indonesia memberikan bantuan kepada warga di lokasi bencana.

MER-C mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah turut membantu penanganan pengungsi Rohingya di Aceh. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para pengungsi. Saat ini MER-C juga tengah membangun klinik kesehatan untuk pengungsi Rohingya di Desa Meunasah Mesjid Punteut, Lhokseumawe, Aceh, di atas lahan milik Dayah Zurriyatul Qurani Al-Ma’arif. Klinik tersebut nantinya akan menjadi bagian dari shelter (penampungan) bagi pengungsi Rohingya yang dibangun dengan melibatkan sejumlah lembaga kemanusiaan lainnya. MER-C juga telah menjalankan berbagai program bantuan lain untuk pengungsi Rohingya, di antaranya pelayanan kesehatan, penyediaan fasilitas sanitasi, distribusi paket bantuan makanan, serta pembagian hygiene kit untuk anak-anak dan orang dewasa. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DVsusl8EyJV/?igsh=MXVmMXF5N28yZWFvZg==  https://www.facebook.com/share/v/18DsCPyTwV/?mibextid=wwXIfr  https://x.com/mercindonesia/status/2031301714083803256?s=46  https://vt.tiktok.com/ZSursb4KV/  https://youtu.be/f-KiCIhPABA?si=uFRHM95KdJBWAE7K  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0099339Bank Syariah Indonesia (BSI), 701.565.8899 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra

Belajar dari Gaza: Relawan MER-C Ungkap Keteguhan Iman Muslimah Palestina di Tengah Genosida

Relawan MER-C Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kajian dengan tema “Satu Tubuh Satu Iman: Meneladani Keteguhan Iman dari Gaza” ini diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri dari mahasiswi, dosen, dan tenaga kependidikan Muslimah di lingkungan Fasilkom UI. Dalam kesempatan tersebut, dr. Regintha membagikan pengalamannya  sebagai dokter spesialis kandungan yang banyak berinteraksi langsung dengan para perempuan Gaza. Tiga kali bertugas di sana, ia telah menyaksikan secara langsung ketahanan mental dan spiritual masyarakat Palestina di tengah genosida yang masih berlangsung. Dr. Regintha mengaku sangat kagum dengan keteguhan perempuan Gaza. Menurutnya, mereka mampu memandang kehidupan dengan sangat sederhana serta memiliki keyakinan yang kuat tentang apa yang harus mereka lakukan dalam menghadapi berbagai ujian. “Selama bertugas justru saya yang lebih banyak belajar dari mereka. Karena sebenarnya tanpa kita mereka juga bisa. Untuk itu kalau ditanya mau ke sana lagi, ya mau, karena kalau di sana hidup itu rasanya lebih sederhana,” ujarnya. Kajian ini digelar oleh Surau Muslimah Fasilkom UI untuk membedah sumber kekuatan spiritual Muslimah Palestina, sehingga para akademisi dan Muslimah di Indonesia mengambil pelajaran dari keteguhan mereka. Melalui kegiatan ini pula, peserta diharapkan dapat meningkatkan kepedulian serta berpartisipasi secara nyata dalam membantu perjuangan rakyat Palestina melalui berbagai jalur dukungan yang tersedia di Indonesia.   Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DVsNDFfE5Ox/?igsh=MXM2Z3U4bGR6ZHFjNA==  https://www.facebook.com/share/v/1C8fFKzqUt/?mibextid=wwXIfr  https://x.com/mercindonesia/status/2031245550184796619?s=46  https://vt.tiktok.com/ZSurkXT7H/  https://youtube.com/shorts/-WOVlJuZYpw?si=omvLrhZr9tVLVZdZ   

EMT MER-C Kunjung Pasar Saha, Berburu Takjil Khas Gaza

Relawan MER-C Indonesia memasak dan membagikan makanan kepada pengungsi di pasar tradisional.

Menyusuri Pasar Saha, EMT MER-C berinteraksi dengan pengunjung dan para pedagang, serta membeli beberapa makanan khas Gaza untuk berbuka puasa.  Salah satu hidangan tradisional yang banyak dijual di pasar adalah qatayef, kudapan manis yang hanya dapat ditemui saat bulan Ramadhan.  Di Gaza, aroma qatayef yang memenuhi jalanan merupakan penanda datangnya Ramadhan. Sudut-sudut Pasar Saha yang ramai dan Kehadiran makanan-makanan tradisional ini menjadi bagian dari upaya warga Gaza untuk menjaga suasana Ramadhan tetap hidup di tengah situasi sulit. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DVp_FaVEyvD/?igsh=MTNpNTZkenZqNjRwMg==  https://www.facebook.com/share/v/16xdxdVEMv/?mibextid=wwXIfr  https://x.com/mercindonesia/status/2030961054889451656?s=46  https://vt.tiktok.com/ZSu6h3Wmk/  https://youtu.be/mXVcAUdm138?si=gLQcY5g0G02Lm-hF  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Bagikan Voucher Ramadhan Tahap Dua untuk 150 Keluarga di Gaza Selatan

Relawan MER-C memberikan layanan kesehatan di lokasi bencana di Indonesia.

Emergency Medical Team (EMT) MER-C, bersama staf lokal MER-C, turut terjun langsung dalam proses pembagian voucher hingga proses penukaran. Sebelumnya, MER-C juga telah membagikan sekitar 200 voucher di wilayah Gaza Utara. Bantuan ini ditargetkan menjangkau sekitar 1.500 keluarga yang membutuhkan, terutama mereka yang saat ini tinggal di kamp-kamp pengungsian maupun di wilayah pesisir Gaza. Pembagian voucher ini merupakan bagian dari program bantuan Ramadhan MER-C untuk masyarakat Gaza yang hingga kini masih harus menjalani Ramadhan dalam situasi krisis akibat blokade dan genosida yang terus berlangsung. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung terlaksananya program bantuan ini. Semoga bantuan yang kita berikan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza.   Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DVgNHfGE5CR/?igsh=Z3d4cTM1bGhsa3Bm  https://www.facebook.com/share/v/1AK7ujQXUs/?mibextid=wwXIfr  https://x.com/mercindonesia/status/2029770676295586034?s=46  https://vt.tiktok.com/ZSuRJCJVL/  https://youtu.be/hwIXlfob-uA?si=eqlr2rPYcCT5HgqJ  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686. 033.5555 Bank Mandiri, 124.000.3753754 Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.290.5803  Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia #KemanusiaanGaza

EMT ke-12 MER-C Kembali ke Tanah Air Usai Jalankan Misi Kemanusiaan di Gaza

Penghargaan dari Mer-C Indonesia diberikan kepada relawan di bandara.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga serta relawan dan staf MER-C Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta. Bagi dr. Indira, ini merupakan misi keduanya di Jalur Gaza. Ia menyampaikan bahwa penugasan kali ini lebih menantang. Sebelumnya ia bertugas saat gencatan senjata total. Sementara kali ini, meski gencatan senjata masih berlaku, serangan penjajah Israel banyak terjadi. Selama bertugas, tim banyak menangani korban serangan bom dan tembakan. Selain itu, blokade yang berlangsung juga menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan medis. Keterbatasan alat kesehatan dan obat-obatan memperburuk krisis kesehatan di Jalur Gaza. dr. Reynaldi menambahkan, kondisi tersebut diperparah dengan meningkatnya kasus penyakit menular, seperti infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, serta penyakit kulit akibat kondisi pengungsian yang tidak memadai. EMT ke-12 menyerukan agar akses kemanusiaan, khususnya untuk layanan medis, dapat dibuka seluas-luasnya bagi masyarakat Gaza. Mereka berharap, pengalaman selama bertugas ini dapat menjadi gambaran bagi masyarakat luas untuk terus memberikan dukungan kemanusiaan.  MER-C juga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan, sehingga program kemanusiaan di Jalur Gaza dapat terus berjalan dan tim selanjutnya dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga Gaza.   Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DVaHQurE9UY/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Kunjungi KBRI Kairo untuk Perkuat Sinergi Program Kemanusiaan di Gaza

Pelayanan medis dan relawan MER-C Indonesia bersama tim internasional.

Kehadiran MER-C diterima oleh Moh. Nur Salim selaku Konselor Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Kairo. Dalam kunjungan tersebut, MER-C diwakili oleh Marissa Noriti, Liaison Officer MER-C, dan dr. Ni Nyoman Indira, Sp.PD, KPMK, anggota EMT MER-C ke-12 yang baru saja menyelesaikan misi kemanusiaan di Gaza. Dalam sesi diskusi, MER-C memaparkan kondisi terkini di Gaza serta rencana program jangka panjang yang dijalankan berkolaborasi dengan WHO. Menanggapi hal tersebut, Moh. Nur Salim memberikan beberapa catatan penting bagi langkah MER-C ke depan, diantaranya perihal pentingnya Laporan Formal. Beliau menyarankan agar setiap kegiatan yang dilakukan oleh MER-C dilaporkan secara rutin kepada KBRI. Dokumentasi sangat krusial untuk memperkuat materi advokasi Indonesia di kancah internasional. Beliau juga menyatakan intensinya untuk terus mendukung perjuangan di Gaza dengan berbagi informasi mengenai jalur-jalur kerja sama strategis yang selama ini umum digunakan oleh NGO Indonesia lainnya. Pertemuan ini juga membahas terkait peluang sinergi dan dukungan program Gaza yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Indonesia melalui KBRI di Kairo. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DVX1zpLEyQG/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

EMT MER-C Tinjau Langsung Progres Perbaikan Fasilitas Rumah Sakit Mata di Gaza City

Tim MER-C Indonesia memberikan penyuluhan kesehatan di fasilitas medis.

EMT MER-C mengecek sejumlah ruangan dan fasilitas medis, termasuk rak-rak yang telah dipasang dan mulai digunakan untuk penempatan alat-alat medis. Pemasangan rak aluminium ini penting untuk mendukung pengendalian dan pencegahan infeksi yang banyak terjadi di Gaza. Di tengah keterbatasan alat medis dan obat-obatan, keberadaan rak penyimpanan yang layak diharapkan dapat membantu menekan risiko infeksi, termasuk pada kasus-kasus gangguan mata. “Alhamdulillah kita hari ini sudah langsung memantau kembali perkembangannya, bagaimana kelanjutannya,” ujar Ketua EMT MER-C ke-12, dr. Ni Nyoman Indira, Sp.PD, KPMK. MER-C mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada MER-C Indonesia. Saat ini, program bantuan MER-C untuk pengiriman tenaga medis serta perbaikan sejumlah fasilitas medis di Gaza masih terus berlanjut.   Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DVP4mpiE4Ol/?igsh=MWY4bTdwb3A0emF0bA==  https://www.facebook.com/share/v/18LiSu1oko/?mibextid=wwXIfr  https://x.com/mercindonesia/status/2027244565628088786?s=46  https://vt.tiktok.com/ZSmsXo86h/  https://youtu.be/W7B-7MtKnpo?si=EwOqRfZPtb0PV67R  ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Silahkan bertanya?