MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Liaison Officer EMT MER-C Pulang ke Tanah Air Usai Setahun Jalankan Misi Kemanusiaan di Gaza

Jakarta – Liaison Officer Emergency Medical Team (EMT) MER-C, Marissa Noriti, tiba di Indonesia pada Ahad (11/5), usai setahun menjalankan misi kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina. 

Sejak agresi militer pecah pada 7 Oktober 2023, Marissa telah beberapa kali memasuki wilayah Gaza guna mendukung pelaksanaan program-program kemanusiaan MER-C, termasuk pengiriman relawan medis ke wilayah tersebut.

Marissa pertama kali masuk ke Jalur Gaza pada 18 Maret 2024. Setelah sempat pulang ke Indonesia, ia kembali bertugas dan memasuki Gaza untuk kedua kalinya pada 16 Juli 2024. Dalam misi terakhirnya, ia bertugas selama enam bulan sebelum akhirnya kembali ke tanah air pada 11 Mei 2025.

Selama bertugas, Marissa aktif memberikan informasi terkait kondisi terkini di Gaza, mengoordinasikan bantuan dan program-program kemanusiaan MER-C, serta menjalin kerja sama dengan World Health Organization (WHO) untuk mendukung pengiriman relawan medis dari MER-C Indonesia.

Meski merasa bahagia bisa kembali ke tanah air, Marissa mengaku berat meninggalkan Gaza yang masih berada dalam kondisi sangat memprihatinkan.

“Serangan masih terjadi. Yang lebih memprihatinkan, sejak awal Ramadhan tidak ada satu pun bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza. Masyarakat mengalami kelaparan yang sangat parah, kesulitan mendapatkan bahan makanan, harga-harga kebutuhan pokok sangat mahal. Tapi di sisi lain, mereka tetap teguh untuk bertahan di tanah kelahirannya, apa pun risiko yang dihadapi,” ungkap Marissa.

Ia menambahkan bahwa saat ini, sejumlah program kemanusiaan MER-C masih di Jalur Gaza masih terus berjalan, di antaranya proses renovasi Rumah Sakit Indonesia di Gaza masih berlangsungnya dengan dukungan staf lokal MER-C. 

Kemudian program Klinik Al Aqsa B di Khan Younis Gaza Selatan juga tetap beroperasi. MER-C juga berkomitmen akan kembali mengirimkan tim medis untuk mendukung layanan kesehatan di Gaza.

Marissa menyatakan kesiapannya untuk kembali ditugaskan dalam misi kemanusiaan ke Gaza. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan nyata bagi rakyat Palestina.

“jangan pernah berhenti memberi dukungan untuk warga Gaza, jangan pernah lelah karena ini memang perjuangan yang sangat panjang. Jangan biarkan saudara kita sendirian. Dengan tetap bersama mereka memberikan harapan untuk bertahan, untuk lebih semangat lagi berjuang demi kemerdekaan bangsanya,” tutur Marissa.

Bagikan:

Silahkan bertanya?