MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Beri Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Rohingya

  • Home
  • >
  • Domestik
  • >
  • Aceh
  • >
  • MER-C Beri Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Rohingya

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) memberikan sejumlah bantuan dan layanan Kesehatan untuk pengungsi Rohingya yang berada di penampungan sementara di Lapangan Sepak Bola Desa Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.

Tim dipimpin Project Manager MER-C for Rohingya, Ira Hadiati, S.H., yang secara langsung menyerahkan bantuan pada Kamis, 7 November 2024. 

Saat ini, jumlah pengungsi Rohingnya di penampungan sementara tersebut sebanyak 63 orang termasuk anak-anak, yang mendarat di Aceh pada 31 Oktober 2024. Di lokasi tersebut terdapat 29 orang pengungsi yang telah 9 bulan di Aceh Timur sejak 1 Februari 2024.

Ira mengatakan, bantuan diberikan MER-C berupa 31 kain sarung laki-laki, 32 mukena untuk perempuan, 63 psc/lembar sajadah, 10 mushaf ⁠Alquran, 5 psc pakaian anak-anak, 15 botol obat kutu peditox, 5 sisir kutu, 20 test pack (tespek), 50 cup tespek, dan 12 botol inai.

Sejumlah pengungsi Rohingya laki-laki langsung menggunakan kain sarung dan sajadah yang diberikan MER-C untuk shalat. Mereka juga mengaji atau membaca ayat-ayat suci Alquran menggunakan mushaf bantuan MER-C.

Melihat hal itu, Ira merasa bahagia dan bersyukur karena bantuan yang diberikan bermanfaat untuk pengungsi Rohingya.

“Salah satu bagian dari rehabilitasi mental mereka adalah mengembalikan mereka untuk berserah diri (tawakal) kepada Allah,” ujar Ira Hardiati.
    
Sebagai bentuk kepedulian, MER-C telah beberapa kali menyalurkan bantuan untuk pengungsi Rohingya yang tersebar di beberapa pengungsian di Aceh. Sejumlah bantuan yang diberikan antara lain sembako dan obat-obatan, bantuan paket higienis untuk dewasa dan anak-anak, perlengkapan ibadah, pembanguan sumur dan fasilitas sanitasi.

Ira sebelumnya mengatakan, program bantuan dan layanan kesehatan dari MER-C dilakukan karena masih banyak pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh dengan kondisi memprihatinkan.

Bagikan:

Silahkan bertanya?