MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C : Indonesia Harus Waspada Agenda Besar Israel

Media Israel The Jerusalem Post, Kamis/11 Agustus 2022 merilis berita mengenai kunjungan sejumlah delegasi Israel ke Indonesia. Kunjungan yang dilakukan pada 17 – 22 Juli 2022 lalu dalam rangka program yang diadakan Israel–Asia Center untuk menggali potensi investasi dan kerjasama bisnis start up. Program tersebut diadakan secara virtual dan langsung, serta diikuti oleh sekitar 100 delegasi Israel dan Indonesia yang terdiri dari investor, profesional teknologi, hingga pejabat perdagangan.   Dalam berita itu juga disebutkan delegasi langsung Israel mengadakan pertemuan dengan para pemimpin bisnis Indonesia, rektor universitas, pengusaha dan investor, selain kunjungan ke hub start-up lokal, situs bersejarah di Jakarta, dan kunjungan ke salah satu kampung kumuh, diperluas pada program maya. Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad langsung memberikan pernyataannya menanggapi berita kunjungan delegasi Israel tersebut. “Indonesia harus mewaspadai agenda besar Israel. Hal ini karena Israel melihat Indonesia sebagai negara dengan potensi ekonomi yang besar sehingga membuat delegasi Israel secara massif datang ke Indonesia melalui berbagai macam aktifitas, baik perekonomian, olah raga, dsb,” tegas Sarbini. Untuk itu, menurutnya MER-C perlu memberikan warning kepada rakyat dan pemerintah Indonesia agar hal ini dapat diwaspadai. “MER-C memandang perlu memberikan warning kepada pemerintah dan juga rakyat Indonesia untuk sama-sama mewaspadai agenda besar Israel, yaitu terbukanya hubungan diplomatik Indonesia dan Israel,” lanjutnya. Dokter yang telah berpengalaman di berbagai wilayah perang dan konflik baik di dalam maupun di luar negeri ini lebih lanjut menyampaikan bahwa adanya kunjungan delegasi Israel menandakan pemerintah belum serius untuk melarang delegasi Israel datang ke Indonesia. “Ada pembiaran dari pihak Indonesia,” ujarnya. Ia juga berkeyakinan ada agenda gelap Israel dengan sebagian elit pejabat Indonesia, sehingga hal ini dapat terlaksana. Untuk itu, Sarbini meminta kepada pemerintah Indonesia untuk serius dan secara tegas melarang semua aktifitas maupun hubungan apapun dengan Israel. “Kami meminta kepada pemerintah Indonesia untuk serius dan secara tegas melarang semua aktifitas maupun hubungan apapun dengan Israel, sehingga kita tidak terbawa dalam jebakan-jebakan yang berujung dengan pembukaan hubungan diplomatik,” tambahnya. Sarbini juga mengatakan bahwa delegasi Israel menggunakan paspor non-Israel untuk bisa masuk ke Indonesia. Oleh karenanya, ia meminta kepada Pemerintah untuk mendeteksi hal ini. “Pemerintah harus bisa mendeteksi dari negara mana delegasi Israel bisa masuk ke Indonesia sehingga  ke depan kita harus lebih cermat dan berhati-hati ketika ada orang asing yang akan masuk ke Indonesia menggunakan paspor dari negara tersebut,” tegasnya. Jakarta, 12 Agustus 2022

MINA dan MER-C Hadirkan Relawan RS Indonesia di Gaza Palestina Sampaikan Situasi Terkini

Jakarta, MINA – Menyikapi  agresi Israel di Jalur Gaza, Palestina, Kantor Berita Mi’raj News Agency (MINA) menayangkan Laporan Langsung dari Gaza Palestina bertema “Peran Rumah Sakit Indonesia Selamatkan Rakyat Palestina” di Instagram Minanews_net dan mercindonesia bersama Relawan MER-C, Reza Aldilla Kurniawan di RSI, Gaza,  Senin (8/8). “Kami membantu warga Gaza, dan kami juga ditugaskan untuk selalu melaporkan dan mendokumentasikan keadaan di sini,” kata Reza Aldilla. “Terkadang kita tidak cukup kuat harus mendokumentasikan keadaan di sini, melihat korban syahid yang anggota tubuhnya hancur bahkan sampai hilang, lalu melihat dan mendengar tangisan anak-anak kecil yang kehilangan orang tuanya,” lanjutnya menjawab pertanyaan wartawati MINA, Sri Astuti, yang menjadi pemandu acara tersebut. Reza juga melaporkan, setelah perjanjian genjatan senjata disepakati Ahad (7/8), keadaan Jalur Gaza cukup tenang dan kembali normal. Faksi-faksi perlawanan dan otoritas pendudukan Israel melakukan perjanjian genjatan senjata yang ditengahi oleh Mesir, berlaku pada Ahad (7/8) pukul 23:30 waktu Palestina. “Setelah perjanjian genjatan senjata dilakukan, keadaan sekitar langsung hening dan tenang, terikan takbir terdengar sebagai bentuk perayaan kemenangan setelah genjatan senjata,” tuturnya. Serangan yang terjadi selama tiga hari di Gaza sejak Jumat (, ada 16 korban Syahid dan 95 luka-luka yang dilarikan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza. “Meskipun serangan kali ini terbilang sebentar ketimbang serangan-serangan sebelumnya, namun korban terbilang cukup banyak, sebab serangan yang dilakukan Israel sangat brutal, membuat pihak Rumah Sakit kewalahan menangani pasien yang datang secara berbarengan,” ungkap Reza. Reza melaporkan, agresi Israel yang sudah berlangsung tiga hari dimulai sejak Jumat (5/8), telah menelan banyak korban, 44 orang gugur, termasuk 15 anak-anak, 4 wanita, dan 360 warga lainnya luka-luka. Selama serangan terjadi tidak ada kerusakan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. “Tidak ada kerusakan di Rumah Sakit Indonesia, dan penanganan pasien sudah kembali normal, tidak lagi kerepotan, meskipun di Rumah Sakit Indonesia kekurangan pasokan obat-obatan, tetapi tetap memaksimalkan penanganan pasien,” ungkap Reza. Ia juga menyatakan: “Warga Gaza sangat membutuhkan kita, kita harus selalu ingat keadaan di sini, jangan hanya karena tidak ada berita serangan lantas kita lupa dengan saudara-saudara kita di Gaza, dan Jazakallah Khoir kepada Rakyat Indonesia yang selalu memberikan doa dan dukungannya untuk warga di sini.” Selain sebagai Relawan MER-C yang telah 9 tahun berada di Jalur Gaza, Reza Aldilla Kurniawan juga merupakan Mahasiswa S1 Universitas Islam Gaza Jurusan Syariah dan telah menyelesaikan hafalan 30 Juz Al-Quran. Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza resmi beroperasi sejak 27 Desember 2015 ini dibangun di atas areal seluas 1,6 hektar, dan terletak hanya tiga kilometer dari perbatasan ke Israel di wilayah utara. Luas bangunan sekitar 10.000 m2. Konstruksi dan pembangunannya melibatkan banyak relawan dari Indonesia. Pembangunan dan pembiayaannya dikoordinasi Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).(L/Iwn/P1) Artikel ini telah tayang di Minanews.net dengan judul *MINA dan MER-C Hadirkan Relawan RS Indonesia di Gaza Palestina Sampaikan Situasi Terkini*, Klik link berikut untuk baca selengkapnya: https://minanews.net/mina-dan-mer-c-hadirkan-relawan-rs-indonesia-di-gaza-palestina-sampaikan-situasi-terkini

RS Indonesia di Gaza Tangani Puluhan Korban Agresi Israel

Agresi Israel ke Jalur Gaza yang dimulai sejak Jum’at (5/8) telah mengakibatkan puluhan korban jiwa dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Kementerian Kesehatan Palestina merilis jumlah korban akibat agresi Israel hingga Minggu (7/8) pkl 23.25 waktu setempat mencapai 44 orang meninggal dunia dan 360 orang luka-luka. Wanita, lansia bahkan anak-anak tidak luput menjadi sasaran kebrutalan Israel. Rumah Sakit Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, sebagai rumah sakit terbesar di Gaza bagian Utara turut menangani hingga puluhan korban serangan Israel. Salah satu relawan MER-C di Jalur Gaza, Reza Aldilla Kurniawan, melaporkan bahwa sejak Israel memulai serangan pada hari Jum’at (5/8) RS Indonesia menangani sedikitnya 8 korban meninggal (syahid) dan 54 korban luka-luka. Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi ruangan tersibuk di RS Indonesia pasca serangan terjadi. Ruang IGD yang diberi nama salah satu pahlawan asal Aceh, yaitu Teungku Chik Ditiro terus menerima korban-korban serangan Israel dengan berbagai derajat luka untuk segera mendapat pertolongan medis. Selain IGD, ruang jenazah RS Indonesia juga menjadi tempat yang ramai didatangi warga Gaza. Mereka adalah para keluarga korban yang syahid atau warga Gaza yang ingin melihat anggota keluarga atau sahabat mereka yang menjadi korban. Ketika ada warga yang syahid, warga Gaza lainnya ramai mengiringi jasad para syuhada untuk dibawa ke tempat peristirahatan terakhir. Reza juga menyampaikan bahwa selama serangan berlangsung, getaran terasa cukup kuat dan suara ledakan terdengar jelas dari Wisma dr. Joserizal Jurnalis,  tempat tinggal para relawan Indonesia selama bertugas di Jalur Gaza, yang berada di dalam kompleks RS Indonesia. Keberadaan RS Indonesia di Gaza menjadi sangat krusial terlebih pada saat terjadinya serangan seperti sekarang ini. RS Indonesia menjadi rumah sakit utama bagi para korban serangan di Gaza bagian Utara untuk mendapatkan pengobatan dan pertolongan medis. Sejak dibuka pada akhir tahun 2015, hingga saat ini MER-C masih terus melakukan pengembangan di RS Indonesia, baik dari sisi bangunan yang sudah menjadi 4 lantai maupun peralatan medis yang terus dilengkapi secara bertahap sesuai kebutuhan warga Gaza. Semua ini dimungkinkan karena doa dan donasi dari rakyat Indonesia, juga kerja keras para relawan (unpaid volunteers), dukungan pemerintah RI melalui Kemenlu dan KBRI serta semua pihak yang terlibat selama proses pembangunan RS Indonesia. Semoga RS Indonesia dapat terus bermanfaat dan menjadi wujud dukungan jangka panjang bangsa Indonesia untuk Palestina hingga Palestina meraih kemerdekaannya. Jakarta, 8 Agustus 2022

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Tentara Israel kembali melancarkan serangan ke sejumlah situs di Jalur Gaza, Palestina, Jum’at/5 Agustus 2022. Kementerian Kesehatan Palestina merilis bahwa serangan Israel telah menyebabkan sedikitnya 10 warga sipil gugur sebagai syuhada, termasuk diantaranya seorang anak berusia 5 tahun dan seorang wanita berusia 23 tahun. Serangan ini juga telah melukai puluhan warga sipil lainnya. MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) Indonesia mengutuk serangan terbaru Israel ke Jalur Gaza. Hal ini karena bisa berdampak luas dan menyebabkan banyak korban sipil yang akan berjatuhan. Adapun serangan balasan yang dilakukan faksi perlawanan Palestina adalah sebagai bentuk pertahanan diri dari kebrutalan serangan Israel ke Jalur Gaza. MER-C juga meminta Dewan Keamanan PBB segera mengadakan sidang agar eskalasi tidak meluas. Kepada Pemerintah Indonesia, bersama-sama dengan dunia Internasional kami harapkan dapat segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan tekanan dan desakan kepada Israel untuk menghentikan serangan. Jika eskalasi meningkat dan jumlah korban terus bertambah, MER-C sebagai organisasi medis yang berpengalaman bekerja di Palestina akan mempertimbangkan pengiriman tim relawan medisnya ke Jalur Gaza. Sementara itu RS Indonesia sebagai rumah sakit terbesar di Gaza bagian Utara juga bersiap memberikan pertolongan medis bagi warga yang menjadi korban. Jakarta, 6 Agustus 2022MER-C Indonesia

DPP Hidayatullah Sambut Baik Gerakan Tolak Timnas Israel

Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Hidayatullah menyambut baik dan mendukung gagasan MER-C untuk menolak kedatangan Timnas Israel yang akan berlaga pada ajang olah raga U-20 tahun 2023 mendatang di Indonesia. Hal ini dikatakan Sekretaris Jenderal DPP Hidayatullah, Ir. Candra Kurnianto saat menerima kunjungan Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad, di kantor DPP Hidayatullah, Rabu/3 Agustus 2022. “Kami sambut gembira kegiatan MER-C yang menggagas perlawanan terhadap Israel dan kita menjadi bagian dari perlawanan itu bersama rakyat Palestina,” ungkap Candra. Didampingi Ketua Departemen Hubungan Antar Bangsa, Dzikrullah dan sejumlah Pengurus Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Sekjen DPP Hidayatullah ini mengatakan akan lebih baik jika MER-C yang menggagas namun mengajak semua elemen umat untuk sama-sama bergerak.“Tadi kami menyampaikan agar kita mengajak ormas-ormas Islam yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam (MOI) yang saat ini terdiri dari 13 ormas dan juga ormas-ormas lainnya,” imbuhnya. Tidak hanya itu, ia juga berharap gerakan ini dapat mengajak elemen masyarakat umum, seperti supporter sepak bola dan masyarakat lainnya. Hal ini menurutnya perlu dilakukan agar semua sadar bahwa Israel dengan kedzolimannya harus dilawan oleh semua. “Target kita bisa menekan Pemerintah Indonesia sehingga pemerintah bisa membatalkan atau tidak menerima kontingen sepak bola Israel ke Indonesia,” ujarnya. Dalam pertemuan tersebut, tak lupa Ketua Presidium MER-C memberikan syal bermotif Indonesia – Palestina kepada Sekjen DPP Hidayatullah, syal yang didisain khusus oleh MER-C sebagai lambang persahabatan dan dukungan Indonesia kepada Palestina. Sebelumnya, pada Rabu/29 Juni 2022, MER-C bersama lembaga peduli Palestina diantaranya AWG (Aqsha Working Group), BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) dan KISDI (Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam) telah mengadakan konferensi pers bersama menolak kedatangan Timnas Israel. Upaya penolakan ini akan terus dilakukan tidak hanya karena daftar panjang pelanggaran HAM namun juga penjajahan yang masih dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina yang bertentangan dengan konstitusi negara Indonesia dan hukum Internasional. Apabila Tim sepak bola Israel hadir dan berlaga di Indonesia, maka ini akan menjadi sebuah pengakuan secara tidak langsung bagi eksistensi Israel dan bentuk dukungan atas penjajahan yang dilakukan Israel kepada bangsa Palestina.

Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Dukung Gerakan Tolak Kedatangan Timnas Israel ke Indonesia

Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), DR. H. Adian Husaini, MSi menyatakan dukungannya terhadap gerakan menolak kedatangan Tim Nasional Israel ke Indonesia. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad ke Kantor DDII yang terletak di bilangan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin/25 Juli 2022. “Saya setuju hal ini harus disuarakan. Pemerintah RI, khususnya Kementerian Luar Negeri kita lihat selama konsisten dan menunjukkan komitmen dalam pembelaan terhadap Palestina,” ungkap DR. Adian. “Kedatangan Tim Nasional Israel ke Indonesia akan melecehkan konstitusi kita, UUD 1945, yang menolak segala bentuk penjajahan,” tambahnya. Untuk itu, lebih lanjut ia mengatakan bahwa DDII akan berkirim surat resmi ke Kementerian Luar Negeri RI terkait hal ini. Sebelumnya, pada Rabu/29 Juni 2022, MER-C bersama sejumlah lembaga peduli Palestina diantaranya AWG (Aqsha Working Group), BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) dan KISDI (Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam) telah mengadakan konferensi pers bersama menolak kedatangan Tim sepak bola Israel. Sebagaimana diketahui, Timnas Israel dijadwalkan akan datang dan bertanding di Indonesia dalam ajang Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada tahun 2023 mendatang. Gelaran konferensi pers bersama tersebut bertujuan untuk mendorong Pemerintah Indonesia agar berani dan tegas menolak Tim U-20 Israel. Upaya penolakan ini akan terus dilakukan tidak hanya karena daftar panjang pelanggaran hak asasi manusia namun juga penjajahan yang masih dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina yang bertentangan dengan konstitusi negara Indonesia dan hukum Internasional. Apabila Tim sepak bola Israel hadir di Indonesia, maka ini akan menjadi sebuah pengakuan secara tidak langsung bagi eksistensi Israel dan bentuk dukungan atas penjajahan yang dilakukan Israel kepada bangsa Palestina.

Qurban Peduli Gaza: Berbagi Kebahagiaan di Wilayah Terblokade

Idul Adha di Jalur Gaza Palestina tahun ini dirayakan meriah dalam suasana aman dan tenteram, tanpa adanya serangan-serangan. Setidaknya inilah yang dirasakan tiga pemuda relawan MER-C Indonesia yang hingga kini masih bertugas di Jalur Gaza. Para relawan bisa melaksanakan sholat Id dengan tenang, bersilaturahmi ke sahabat serta tetangga dan melaksanakan pemotongan hingga pembagian daging qurban amanah para donator dari Indonesia. Alhamdulillah tercatat jumlah hewan qurban tahun 2022 yang diterima MER-C Cabang Gaza sebanyak 3 ekor unta, 1 ekor sapi dan 35 ekor domba. Idul Adha di Jalur Gaza dirayakan pada hari Sabtu/9 Juli 2022. Ketiga relawan MER-C di Gaza melaksanakan sholat Id di lapangan Soraya, berjarak sekitar 30 menit dari Wisma Indonesia. Lapangan Soraya setiap tahun rutin menyelenggarakan sholat baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Tidak ada protokol kesehatan dalam pelaksanaan sholat Id di tahun ini, karena jumlah kasus Covid-19 yang sudah menurun di Jalur Gaza. Usai sholat dan menelpon keluarga di Indonesia untuk sekedar melepas rindu dengan orang tua serta kakak adik, sekitar pukul 10 waktu setempat relawan MER-C di Gaza memulai pemotongan hewan qurban.  Dikarenakan jumlah hewan qurban cukup banyak dan agar daging qurban tidak rusak akibat cuaca yang panas, pemotongan dibagi menjadi tiga hari. Setiap hari setelah selesai pemotongan, daging qurban langsung didistribusikan kepada warga Gaza. Ada sekitar 1.649 plastik/kg daging qurban yang didistribusikan kepada warga di Jalur Gaza, mulai dari Gaza bagian Utara di sekitar lokasi RS Indonesia, Gaza Tengah, Gaza Timur, Gaza Barat hingga ke Gaza bagian Selatan. Daging qurban dibagikan kepada keluarga fakir miskin, keluarga syuhada dan keluarga yatim baik secara langsung ke rumah-rumah warga oleh relawan, juga melalui bantuan pemerintah kota serta yayasan-yayasan untuk mempercepat penyaluran hewan qurban. Salah satu warga Gaza mengatakan, “Selama saya hidup belum pernah merasakan daging unta, karena daging unta ini hanya ada di Hari Raya Idul Adha saja dan itu juga tidak banyak yang berqurban dengan unta. Walaupun ada yang jual di toko daging, namun harganya mahal dan sangat susah ditemukan.” Ungkapan syukur dan terima kasih berkali-kali disampaikan oleh warga Gaza atas perhatian dari saudara-saudara seiman di Indonesia. Mereka mendoakan, tidak hanya bagi para pequrban, para donator namun juga seluruh rakyat dan pemerintah Indonesia semoga dimudahkan serta dijauhkan dari musibah. Harapan mereka, semoga setiap tahun jumlah masyarakat Indonesia yang berqurban di Jalur Gaza bisa terus bertambah karena memang kondisi ekonomi di Gaza masih sangat sulit akibat blokade berkepanjangan.

MER-C : Tolak Kehadiran Timnas Israel di Indonesia

Siaran Pers Tim nasional sepak bola Israel dinyatakan lolos ke Piala Dunia U-20 dimana Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan olah raga yang akan diselenggarakan pada tahun 2023 mendatang. MER-C Indonesia meminta pemerintah harus tegas menolak Tim U-20 Israel. Hal ini tidak hanya karena daftar panjang pelanggaran hak asasi manusia dan juga penjajahan yang masih dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina yang bertentangan dengan hukum internasional. Ketidaktegasan Pemerintah akan melukai persatuan dan dukungan yang selama ini rakyat Indonesia berikan kepada Palestina. Pernyataan Menteri Pemuda dan Olah Raga RI, Zainudin Amali, yang mengatakan bahwa Tim Israel tetap bisa datang bermain di Indonesia dan jangan mengaitkan olah raga dengan politik, ini adalah pernyataan yang ahistoris. Sejarah mencatat pembelaan bangsa Indonesia terhadap Palestina sudah sejak awal bangsa ini merdeka. Pada tahun 1957, Tim sepakbola Indonesia pernah menolak untuk bertanding melawan Israel pada Kualifikasi Piala Dunia 1958 karena alasan politis atas instruksi Presiden Soekarno. Pada tahun 1962, Presiden Pertama RI ini juga dengan tegas menolak kehadiran kontingen Israel ke Indonesia pada perhelatan Asian Games. Sikap politik luar negeri Indonesia juga selalu menunjukkan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Lolosnya timnas Israel akan menjadi ujian berat bangsa Indonesia untuk membuktikan kekonsistenannya dalam pembelaan terhadap Palestina dan penolakan atas segala bentuk penjajahan seperti yang termaktub dalam UUD 1945. Apabila Tim sepak bola Israel hadir di Indonesia, maka ini akan menjadi sebuah bentuk pengakuan secara tidak langsung bagi eksistensi Israel dan bentuk dukungan atas penjajahan yang dilakukan Isarel kepada bangsa Palestina. Ketegasan pemerintah dalam hal ini Menpora akan menjadi menjadi catatan sejarah keseriusan pemerintah bersikap terhadap penjajahan Israel atas tanah Palestina. Jakarta, 29 Juni 2022 Dr. Sarbini Abdul MuradKetua PresidiumMER-C Indonesia *Disampaikan dalam Konferensi Pers Bersama “Tolak Kehadiran Timnas Israel di Indonesia”MER-C (Medical Emergency Rescue Committee)AWG (Aqsa Working Group)KISDI (Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam)BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia)

Qurban Peduli Gaza 2022

Berkurban di Daerah Konflik yang sudah 15 Tahun di-Blokade Israel Hari Raya Idul Adha sebentar lagi akan hadir. Seperti tahun-tahun sebelumnya, insya Allah pada tahun ini, MER-C melalui Cabangnya di Jalur Gaza Palestina siap menjalankan niat dan amanah Bpk/Ibu/Sahabat yang ingin berqurban untuk  saudara-saudara kita di  Gaza – Palestina. Info & Harga Hewan Qurban 2022 :???? Domba/Kambing = Rp. 5.700.000,- (Berat ±50 kg)???? Sapi = Rp. 35.000.000,- (Berat ±420 kg) Info lebih lanjut : ????Call Center MER-C : 0811990176 (Telp/wa) Rekening Program Qurban MER-C:BSI (Bank Syariah Indonesia ex BSM), Cab. TangerangNo. Rek. 700.2905.803A/n. Medical Emergency Rescue Committee – Batas akhir pentransferan hari Senin, 4 Juli 2022 “Bersyukurlah dengan terus Berbagi, semoga Berkah-NYA senantiasa Menaungi” Wassalam,MER-C Indonesiawww.mer-c.org

Ketua DPD RI Minta Panglima TNI Fasilitasi Relawan Kemanusiaan MER-C Masuk Palestina

SIARAN PERS Ketua DPD RI ———- JAKARTA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta Panglima TNI membantu memfasilitasi relawan kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang terhalang masuk ke Palestina melalui Mesir.    Secara administrasi, relawan MER-C telah memenuhi seluruh prosedur yang diperlukan. Hanya saja, mereka terhalang oleh izin intelejen Mesir.   “Ini butuh koordinasi antar intelejen negara, dalam hal ini BAIS yang memang di bawah kendali Panglima TNI. Maka saya meminta Panglima TNI untuk memfasilitasi hal ini, agar relawan MER-C dapat masuk ke Gaza dengan misi kemanusiaannya,” tutur LaNyalla saat menerima audiensi pengurus MER-C di kediaman Ketua DPD RI, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (12/6/2022).   Senator asal Jawa Timur itu mengatakan segera berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk membantu relawan kemanusiaan MER-C agar dapat membantu kesehatan rakyat Palestina, melalui rumah sakit yang didirikan dari donasi masyarakat Indonesia.   “Secepatnya harus ditindaklanjuti agar masyarakat Palestina segera mendapatkan hak kesehatan yang layak. Saya sangat mendukung dan mendorong agar relawan MER-C dapat segera difasilitasi masuk ke Palestina,” tegas LaNyalla.   Dalam audiensi tersebut, jajaran pengurus MER-C mengeluhkan akses yang sulit untuk dapat masuk ke Palestina melalui Mesir.    “Kami meminta akses untuk dapat masuk ke Palestina. Hubungan Indonesia dan Mesir sangat bagus. Tapi pemerintah tak bisa meyakinkan Pemerintah Mesir, dalam hal ini intelejen mereka, agar relawan MER-C dapat diberikan akses masuk ke Palestina,” tutur Head of Presidium MER-C, dr Sarbini Abdul Murad. Menurutnya, bulan lalu dua orang relawannya tertahan di perbatasan Palestina-Mesir lantaran tak diberikan akses masuk oleh intelejen Mesir.    “Untuk masuk ke Palestina, selain visa dan persyaratan lainnya, juga harus ada izin dari intelejen. Kami sudah berkoordinasi dengan KBRI di Mesir. Tapi tetap gagal masuk dari perbatasan karena terhambat oleh izin intelejen Mesir,” ujar Sarbini.   Sementara untuk pengembangan rumah sakit di sana, mereka butuh akses yang mudah untuk masuk karena kita membawa material, tukang, tenaga ahli, dokter, relawan dan lainnya.  Sebagaimana diketahui, akhir tahun 2015 rumah sakit hasil donasi masyarakat Indonesia telah beroperasi di Palestina.    Setiap harinya lebih dari 500 pasien masyarakat Palestina memanfaatkan fasilitas kesehatan rumah sakit hasil donasi masyarakat Indonesia di Palestina. Karena kebutuhan fasilitas pelayanan, saat ini fasilitas ditambah dengan membangun dua lantai agar pelayanan dapat lebih maksimal.   Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pengurus MER-C, di antaranya dr Sarbini Abdul Murad, Tonggo Meaty, Ita Muswita, Luly Larissa, dr Zackya Yahya, dr Henry Hidayatullah, dr Hadiki Habib dan Rima Manzanaris.(***)     *BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI LANYALLA* www.lanyallacenter.id

Silahkan bertanya?