MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

???????? ?????? ??????? ??? ???? ??????, ?? ????? ?????? ?????????? ?? ?? ?????????

Gaza – Penjajah Israel kembali menyerang wilayah Beit Hanoun, Gaza Utara, pada Senin (24/3), mengakibatkan sedikitnya 10 orang syahid dievakuasi ke Rumah Sakit Indonesia. Salah satu korban yang dilaporkan syahid  adalah Hossam Shabat, seorang jurnalis Al Jazeera yang tengah meliput situasi di wilayah tersebut.  Ketua Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-8 dr. Tonggo Meaty Fransisca yang saat ini bertugas di Jalur Gaza mengatakan ledakan terus terdengar dari RS Indonesia.  Penjajah Israel kembali melakukan serangan besar-besaran sejak Selasa (18/3), mengakhiri kesepakatan senjata yang sebelumnya telah berlaku sejak 19 Januari 2025.

Kementerian BUMN Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui MER-C

Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyalurkan donasi kemanusiaan untuk Palestina melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia. Penyerahan donasi dilakukan bersamaan dengan Tabligh Akbar Ramadhan 1446 H di Masjid Ar Rayyan, Jakarta, pada Senin (17/3), dalam rangka memperingati Nuzulul Quran.  Donasi diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Kementerian BUMN, Bapak Andus, kepada relawan MER-C Indonesia, dr. Ni Nyoman Indira.  “Momentum Ramadhan dan Nuzulul Quran ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berbagi dan membantu sesama, termasuk saudara-saudara kita di Palestina yang tengah mengalami kesulitan,” ujar Pak Andus dalam sambutannya. Selain penyerahan donasi untuk Palestina, acara Tabligh Akbar ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim, pegawai Kementerian BUMN, serta pengelola gedung.  Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian BUMN dalam menebarkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan. Dengan adanya bantuan ini, Kementerian BUMN berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima donasi serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan.

Solid Pangsion Serahkan Donasi untuk Palestina Melalui MER-C

Jakarta – Solid Pangsion, Rawalumbu, Bekasi, menyerahkan donasi untuk Palestina melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). Donasi diserahkan langsung di Kantor Pusat MER-C Di Jakarta, oleh perwakilan Solid Pangsion pada Senin (17/3). Perwakilan Solid Pangsiun mengatakan donasi terkumpul dari program Jumat berkah, yang dalam bulan-bulan tertentu memang dialokasikan untuk Palestina. “Kami percaya kepada MER-C karena kita lihat sendiri kegiatan-kegiatannya juga banyak di Palestina. Harapanya yang terbaik, apa yang kita berikan ini bisa bermanfaat untuk Palestina,” ujarnya.

Di Tengah Gempuran, Rekonstruksi RS Indonesia di Gaza Utara Terus Berjalan

Gaza – Meskipun serangan kembali terjadi di Gaza Utara, MER-C tetap berkomitmen melanjutkan proses rekonstruksi Rumah Sakit Indonesia.  Di bawah pengawasan Emergency Medical Team (EMT) MER-C Indonesia ke-8 yang diketuai dr. Tonggo Meaty Fransisca, tim konstruksi lokal dan sejumlah relawan setempat juga terus melakukan proses rekonstruksi. Pada Kamis (20/3), para pekerja mulai merapikan area sekitar gas station, membersihkan puing-puing, serta merapikan gudang RS Indonesia yang terdampak akibat serangan berkepanjangan. Dr. Meaty mengatakan, kerusakan di RS Indonesia dan sekitarnya terjadi akibat serangan yang terus berlanjut sejak 2023, membuat fasilitas rumah sakit tidak dapat beroperasi secara maksimal. Oleh karena itu, upaya rekonstruksi dilakukan agar layanan medis dapat kembali berjalan optimal. Ia menjelaskan, beberapa langkah lainnya yang telah dilakukan dalam proyek ini antara lain pembangunan gudang penyimpanan barang medis, penggalian tanah untuk pemasangan pipa saluran, serta pembersihan puing-puing bangunan oksigen yang sebelumnya hancur.  “Namun, kondisi keamanan yang masih tidak stabil menyebabkan beberapa proyek renovasi harus ditunda hingga situasi lebih memungkinkan,” tuturnya.  Di tengah agresi yang masih berlangsung, EMT MER-C ke-8 dan tim medis lokal berusaha tetap memastikan RS Indonesia dapat berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan bagi masyarakat Gaza.

Relawan MER-C Bagikan Pengalaman saat Bertugas di Gaza kepada Jamaah Masjid Jamie Mekar Indah

Jakarta – Relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) berbagi pengalaman selama bertugas di Gaza, Palestina, kepada jamaah Sholat Tarawih di Masjid Jamie Mekar Indah, Cikarang Utara, Bekasi, Selasa (11/3).  Acara ini menghadirkan dr. Fahmi Anshori, Sp.OT, relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C pertama yang bertugas di Gaza pasca serangan 7 Oktober 2023. Kegiatan ini diinisiasi oleh pengurus masjid yang ingin memberikan wawasan langsung kepada jamaah mengenai kondisi terkini di Gaza, terutama akibat agresi Israel yang terus berlangsung.  Dalam sesi sharing ini, dr. Fahmi Anshori menceritakan kondisi medis di lapangan, tantangan yang dihadapi para tenaga medis, serta perjuangan rakyat Palestina dalam menghadapi krisis kemanusiaan. Sebagai bentuk kepedulian, pengurus masjid kemudian mengadakan penggalangan donasi, yang terkumpul diserahkan kepada MER-C pada 15 Maret 2025, untuk disalurkan kepada mereka warga Gaza.

Israel Kembali Serang Gaza, Belasan Korban Dilarikan ke RS Indonesia

Jalur Gaza – Serangan udara kembali menghantam wilayah Gaza Utara, pada Selasa dini hari (18/3), tepat menjelang waktu sahur.  Serangan ini mengakibatkan sedikitnya 13 warga mengalami luka-luka, dari ringan hingga kritis. Korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Indonesia untuk mendapatkan perawatan medis. Serangan terjadi sekitar pukul 02.00 waktu Gaza, ketika warga tengah bersiap untuk sahur, di tengah gencatan senjata yang seharusnya masih berlaku. Serangan ini menunjukkan bahwa ketegangan di Gaza belum mereda. Warga Palestina kembali menjadi sasaran, menambah deretan korban yang terus berjatuhan akibat agresi yang tak kunjung usai. Sebelumnya, RS Indonesia juga menangani korban serangan Israel di Beit Lahia pada Sabtu (15/3), yang mengakibatkan sembilan orang syahid dan enam lainnya luka-luka.  Kantor Perdana Menteri Netanyahu mengatakan, Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz telah memerintahkan militer Israel untuk mengambil tindakan tegas terhadap Hamas di Jalur Gaza dan mengumumkan dimulainya kembali perang.  Selain di Beit Lahia, serangan Israel juga menyebabkan korban syahid dan luka-luka lainnya di Beit Hanoun, serta di wilayah Al Mawasi, Khan Yunis.

Pererat Silaturahim, Tim MER-C Indonesia Sholat Jumat Bersama Warga Gaza

Bayt Lahiya, Gaza Utara – Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia melaksanakan ibadah Sholat Jumat bersama warga di Masjid Rubbah, Bayt Lahiya, Gaza Utara, pada 14 Maret 2025.  Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antara tim MER-C dan masyarakat setempat di tengah kondisi yang penuh tantangan. Masjid Rubbah, yang terletak sekitar 50 meter dari Rumah Sakit Indonesia, sebelumnya tengah menjalani proses renovasi sebelum serangan terbaru terjadi. Meskipun demikian, masjid ini masih mampu menampung sekitar 700 jamaah.  Pada pelaksanaan Sholat Jumat kali ini, sekitar 500 jamaah turut hadir untuk menjalankan ibadah yang hukumnya wajib bagi laki-laki Muslim ini.  Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan ibadah, di mana jamaah tetap teguh menjalankan kewajiban di tengah situasi sulit. Seusai Sholat Jumat, dilakukan prosesi penyalatan seorang syahid yang gugur akibat agresi yang terjadi di Gaza. Kehadiran tim MER-C juga sebagai bentuk solidaritas dan dukungan bagi masyarakat Gaza yang terus berjuang di tengah kondisi konflik berkepanjangan.  Saat ini ada lima relawan MER-C yang masih bertugas di Jalur Gaza. Tim EMT ke-8 terdiri dari lima relawan, yaitu dua dokter umum (dr. Tonggo Meaty Fransisca dan dr. Miftahul Masruri), satu dokter spesialis anestesiologi (dr. Wahyu Bimantoro, Sp.An-TI.), satu perawat (Ade Andrian, S.Kep., Ns., M.Kep.), dan satu bidan (Indah Meliya Sari, Amd.Keb.) dan Liaison Officer Marissa Noriti.

Rumah Sakit Indonesia Tangani Korban Serangan Udara Israel di Beit Lahiya

Beit Lahia, Gaza Utara – Rumah Sakit Indonesia menangani sejumlah korban syahid dan luka-luka akibat serangan udara Israel di Beit Lahiya, Gaza Utara, pada Sabtu (15/3). Serangan pesawat nirawak Israel menyebabkan setidaknya sembilan orang syahid dan enam lainnya terluka. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Indonesia karena lokasinya yang berdekatan dengan tempat kejadian. Tim Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-8, bersama tenaga medis lokal, bekerja sama menangani korban. Beberapa korban belum dapat diidentifikasi karena tiba dalam kondisi tidak utuh. Sumber-sumber lokal menyebut, penjajah menarget langsung mobil yang membawa relawan yang akan membagikan bantuan kemanusiaan, lengkap dengan wartawan dan fotografer yang mendokumentasikan kegiatan tersebut.  Tiga wartawan yang syahid adalah Mahmoud Al-Sarraj, Mahmoud Isleem (Al-Basous), dan Bilal Abu Matar. Kejadian ini semakin menambah angka korban jiwa di Gaza, yang telah meningkat sejak dimulainya gencatan senjata tahap pertama pada 19 Januari lalu, dengan jumlah total korban syahid mencapai sekitar 150 orang.

MER-C Salurkan Bantuan Paket Makanan Pokok untuk Staf RS Indonesia di Gaza

Beit Lahia, – Tim Emergency Medical Team (EMT) MER-C bersama staf lokal MER-C menyalurkan bantuan paket makanan pokok kepada seluruh staf Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara.  Distribusi bantuan dilakukan di Wisma dr. Joserizal Jurnalis, dengan total penerima manfaat mencapai 700 staf, termasuk tenaga medis maupun nonmedis yang bekerja di RS Indonesia.  Bantuan ini diberikan sebagai respons terhadap akses bahan pokok yang semakin sulit akibat penutupan perbatasan oleh Israel, yang juga menyebabkan harga kebutuhan dasar melonjak tajam. Setiap paket bantuan berisi beras, daging kaleng, tomat, kentang, minyak goreng, dan bawang bombai, yang diharapkan dapat membantu mencukupi kebutuhan pangan para staf di tengah situasi krisis. RS Indonesia di Gaza Utara merupakan salah satu fasilitas kesehatan utama yang terus beroperasi di tengah konflik berkepanjangan. Bantuan makanan ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi para tenaga kesehatan dan staf yang tetap bertahan melayani masyarakat Palestina.

Perdana! Operasi Bedah Saraf Dilakukan di RS Indonesia Gaza Pasca Gencatan Senjata

Beit Lahia, 10 Maret 2025 – Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara pada Senin (10/3) kembali melakukan operasi bedah saraf untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata diberlakukan.  Tim medis gabungan dari Emergency Medical Team (EMT) MER-C dan tenaga kesehatan lokal berhasil melakukan operasi kompleks pada seorang pasien dengan patah tulang tengkorak, dan sisa pecahan peluru yang tertanam selama tiga bulan terakhir. Operasi ini dipimpin oleh dokter bedah saraf dari EMT MER-C dr. Eka Budhi Satyawardhana, SpBS bersama dokter bedah saraf lokal dr. Ayesh, dokter anestesi dr. Wahyu Bimantoro, Sp.An-TI serta tim medis lokal RS Indonesia lainnya.  Prosedur bedah berlangsung di ruang operasi yang sebelumnya sempat rusak akibat serangan militer dan kini telah diperbaiki. Saat ini empat kamar operasi sudah kembali berfungsi. Dua di antaranya untuk bedah mayor, termasuk bedah saraf, dan dua lainnya untuk bedah minor. Sejak 2 Maret, operasi minor telah dilakukan oleh tim medis lokal. RS Indonesia di Gaza, yang terletak di Beit Lahia, menjadi salah satu fasilitas kesehatan utama bagi warga Palestina. Pemulihan layanan bedah saraf ini menjadi langkah penting, sebagai upaya rehabilitasi sistem kesehatan di wilayah tersebut. Dengan kembalinya fungsi ruang operasi, diharapkan lebih banyak pasien dengan kondisi kritis dapat segera ditangani, terutama mereka yang mengalami cedera akibat serangan.

Silahkan bertanya?